PPPK selama ini dikenal sebagai salah satu karir yang banyak diinginkan karena menawarkan stabilitas penghasilan dan status Aparatur Sipil Negara.
Namun, tidak semua PPPK memiliki skema kerja penuh waktu, sebab pemerintah juga menerapkan sistem paruh waktu sebagai alternatif.
Skema ini diperuntukkan bagi tenaga honorer yang belum lolos formasi penuh waktu, tetapi tetap diberi kesempatan masuk ke dalam sistem ASN.
Mengingat jam kerjanya terbatas, gaji PPPK paruh waktu pun disesuaikan dengan durasi kerja yang dijalani.
Untuk itu, mari pahami skema gaji, hak, dan tunjangan yang didapat sebelum memutuskan menjadi PPPK paruh waktu!
Apa Itu PPPK Paruh Waktu?

PPPK paruh waktu adalah ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dengan skema jam kerja terbatas dan upah yang disesuaikan dengan ketersediaan anggaran instansi pemerintah.
Skema ini dihadirkan untuk memperjelas status kepegawaian pegawai non-ASN. Dengan status ini, PPPK paruh waktu tetap berada dalam kerangka kepegawaian negara meski tidak bekerja penuh waktu seperti PPPK reguler.
Dalam KepmenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 dijelaskan bahwa pengadaan PPPK paruh waktu ditujukan kepada:
- Pegawai non-ASN yang terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).
- Pegawai non-ASN yang telah mengikuti seleksi CPNS tahun 2024 tetapi tidak lulus.
- Pegawai non-ASN yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi PPPK tahun anggaran 2024 tetapi tidak memperoleh formasi penuh waktu.
Melalui skema ini, pemerintah memberikan kepastian status kerja tanpa harus langsung mengangkat seluruhnya sebagai PPPK penuh waktu.
Masa perjanjian kerja PPPK paruh waktu ditetapkan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang hingga diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Baca Juga: 9 Perbedaan PNS dan PPPK, Jangan Salah Pilih!
Dasar Hukum PPPK Paruh Waktu
PPPK paruh waktu adalah ASN yang diakui secara hukum. Keberadaannya telah diatur dalam beberapa dasar hukum, yaitu:
1. UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara
UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara menjadi payung hukum bagi seluruh jenis ASN, termasuk PNS dan PPPK.
Di dalamnya ditegaskan bahwa PPPK adalah ASN yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu.
2. KepMenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025
KepmenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 adalah regulasi yang secara khusus mengatur PPPK paruh waktu.
Aturan ini membahas mekanisme pengangkatan, jabatan yang dapat diisi, skema penggajian, sumber pendanaan, jam kerja, hingga peluang pengangkatan menjadi PPPK penuh waktu.
3. SE BKN Nomor 1 Tahun 2025
Surat Edaran BKN Nomor 1 Tahun 2025 memberikan petunjuk mengenai penetapan Nomor Induk (NI) untuk PPPK paruh waktu.
Regulasi ini memastikan adanya keseragaman administrasi kepegawaian di seluruh instansi pusat maupun daerah, sehingga status PPPK paruh waktu tercatat secara resmi.
Komponen Gaji PPPK Paruh Waktu
Komponen gaji PPPK paruh waktu terdiri dari beberapa unsur. Meski bekerja dengan jam terbatas, struktur penghasilan PPPK paruh waktu tetap mengikuti kerangka penggajian ASN, dengan penyesuaian proporsional. Adapun komponen penyusunnya yaitu:
1. Gaji Pokok
Gaji pokok adalah komponen utama dalam penghasilan PPPK paruh waktu. Gaji pokok PPPK ditetapkan sama berdasarkan golongan dan jenjang jabatan, sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 11 Tahun 2024.
Namun, untuk skema paruh waktu, nilai gaji pokok tersebut tidak dibayarkan penuh, melainkan disesuaikan dengan jam kerja yang tercantum dalam perjanjian kerja.
Dengan kata lain, dasar nominalnya sama untuk seluruh PPPK, tetapi realisasi yang diterima bersifat prorata.
Jika kamu ragu dengan gaji PPPK paruh waktu, ingat kamu bisa mencari peluang kerja di sektor swasta dengan gaji setara UMP sambil menunggu seleksi PPPK penuh waktu berikutnya.
Untuk mendapat gaji setara UMP atau lebih, coba cari lokernya di website lowongan kerja terpercaya seperti Dealls.
2. Tunjangan
Tunjangan PPPK paruh waktu diberikan dengan mengacu pada gaji pokok sebagai dasar perhitungan.
Besarannya sangat bergantung pada jenis tunjangan dan kebijakan instansi, dan umumnya diberikan secara proporsional mengikuti porsi jam kerja.
3. Gaji ke-13
PPPK paruh waktu berhak menerima Gaji ke-13. Komponen ini diberikan sebagai bentuk dukungan penghasilan tambahan tahunan dan dibayarkan sesuai ketentuan pemerintah.
Besaran Gaji ke-13 dihitung berdasarkan gaji pokok dan tunjangan yang diterima secara proporsional.
Baca Juga: Gaji ke-13 PNS, PPPK, & Pensiunan 2026 Kapan Cair 2026? Berapa Besarannya?
4. Tunjangan Hari Raya (THR)
Sebagai ASN, PPPK paruh waktu juga berhak atas THR. Umumnya, THR diberikan sebesar satu bulan gaji pokok, tetapi untuk skema paruh waktu nilainya tergantung besaran gaji yang diterima per bulan.
5. Jaminan Sosial
PPPK paruh waktu memperoleh perlindungan jaminan sosial, seperti jaminan pensiun dan jaminan hari tua sebagaimana diatur dalam UU ASN Nomor 20 Tahun 2023.
Namun, untuk PPPK paruh waktu, mekanisme teknis pelaksanaan pensiun masih menunggu peraturan pemerintah sebagai aturan turunan.
Jadi, haknya sudah diakui, tetapi implementasinya belum sepenuhnya operasional.
Gaji PPPK Paruh Waktu
Berapa gaji PPPK Paruh Waktu? Gaji PPPK paruh waktu 2026 diatur dalam Keputusan MenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025 diktum ke-19, ke-20, dan ke-21, yang menyatakan bahwa:
- Upah minimal PPPK paruh waktu paling sedikit sama dengan gaji sebelumnya sebagai pegawai non-ASN, atau
- Mengacu pada upah minimum yang berlaku di daerah masing-masing.
Agar lebih paham berapa total gaji PPPK paruh waktu dan tunjangan 2026, mari lihat contoh kasus berikut:
Seorang PPPK paruh waktu yang bekerja di DKI Jakarta selama 25 jam per minggu akan menerima penghasilan yang dihitung proporsional dari UMP Jakarta yaitu Rp5.729.876. Jika dihitung secara proporsi jam kerja, maka ia akan mendapat sekitar Rp3.581.173 per bulan.
Untuk gambaran lebih lengkap, mari lihat tabel gaji PPPK paruh waktu 2026 berdasarkan UMP yang menjadi acuan pengupahan PPPK paruh waktu sebelum penyesuaian jam kerja:
1. Gaji PPPK Paruh Waktu Pulau Jawa
Di Pulau Jawa, gaji PPPK paruh waktu lulusan S1 maupun SMA berada pada rentang Rp2.317.601–Rp5.729.876. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan UMP tertinggi, sedangkan Jawa Barat memiliki UMP terendah di wilayah ini.
Provinsi | UMP 2026 |
Rp5.729.876 | |
Jawa Barat | Rp2.317.601 |
Jawa Tengah | Rp2.327.386 |
Jawa Timur | Rp2.446.880 |
Banten | Rp3.100.881 |
Daerah Istimewa Yogyakarta | Rp2.417.495 |
2. Gaji PPPK Paruh Waktu Pulau Sulawesi
Gaji PPPK paruh waktu di Pulau Sulawesi berkisar dari Rp3.179.565–Rp4.002.630. UMP tertinggi terdapat di Sulawesi Utara, sementara yang terendah berada di Sulawesi Tengah.
Provinsi | UMP 2026 |
Sulawesi Selatan | Rp3.921.088 |
Sulawesi Barat | Rp3.315.934 |
Sulawesi Tenggara | Rp3.306.496 |
Sulawesi Tengah | Rp3.179.565 |
Sulawesi Utara | Rp4.002.630 |
Gorontalo | Rp3.405.144 |
3. Gaji PPPK Paruh Waktu Pulau Kalimantan
Gaji PPPK paruh waktu lulusan SMA maupun S1 di Pulau Kalimantan berkisar antara Rp3.054.552–Rp3.775.243. Kalimantan Utara mencatat UMP tertinggi, sementara Kalimantan Barat berada di posisi terendah.
Provinsi | UMP 2026 (Rp) |
Kalimantan Utara | Rp3.775.243 |
Rp3.680.000 | |
Kalimantan Selatan | Rp3.725.000 |
Kalimantan Tengah | Rp3.686.138 |
Rp3.054.552 |
4. Gaji PPPK Paruh Waktu Pulau Sumatra
Di wilayah Sumatra, gaji PPPK paruh waktu berada dalam rentang Rp2.827.250–Rp4.035.000. Kepulauan Bangka Belitung menjadi provinsi dengan UMP tertinggi, sedangkan Bengkulu memiliki UMP terendah.
Provinsi | UMP 2026 (Rp) |
Aceh | Rp3.685.616 |
Sumatra Selatan | Rp3.942.963 |
Kepulauan Bangka Belitung | Rp4.035.000 |
Kepulauan Riau | Rp3.879.520 |
Rp3.780.495 | |
Jambi | Rp3.471.497 |
Sumatra Barat | Rp3.182.955 |
Sumatra Utara | Rp3.228.971 |
Lampung | Rp3.047.734 |
Bengkulu | Rp2.827.250 |
5. Gaji PPPK Paruh Waktu di Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku
Untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku, gaji PPPK paruh waktu berkisar dari Rp2.455.898–Rp3.552.840. UMP tertinggi tercatat di Maluku Utara, sedangkan yang terendah berada di Nusa Tenggara Timur.
Provinsi | UMP 2026 (Rp) |
Bali | Rp3.207.459 |
Nusa Tenggara Barat | Rp2.673.861 |
Nusa Tenggara Timur | Rp2.455.898 |
Maluku Utara | Rp3.552.840 |
Maluku | Rp3.334.490 |
Baca Juga: UMP Bali 2026 Resmi Naik Jadi 3,2 Juta! Cek Besarannya di Sini!
6. Gaji PPPK Paruh Waktu Pulau Papua
Gaji PPPK paruh waktu lulusan SMA 2026 maupun S1 di wilayah Papua berada pada rentang Rp3.766.000–Rp4.508.850 dengan Papua Selatan mencatat UMP tertinggi, sementara Papua Barat Daya memiliki UMP terendah.
Provinsi | UMP 2026 (Rp) |
Papua | Rp4.436.283 |
Papua Tengah | Rp4.285.848 |
Papua Pegunungan | Rp4.508.714 |
Papua Selatan | Rp4.508.850 |
Papua Barat | Rp3.841.000 |
Papua Barat Daya | Rp3.766.000 |
Gaji PPK Paruh Waktu Guru
Berapa gaji PPPK paruh waktu guru? Gaji PPPK paruh waktu biasanya bekerja sekitar 20–30 jam per minggu, sehingga gaji dan tunjangan yang diterima disesuaikan proporsional.
Gaji guru PPPK paruh waktu mengacu pada UMP atau upah sebelumnya saat non-ASN, disesuaikan jam kerja.
Sebagai contoh:
- Guru PPPK paruh waktu di DKI Jakarta:
- UMP Jakarta: Rp5.729.876 per bulan
- Jam kerja: 25 jam/minggu dari standar 40 jam
- Gaji proporsional: 25 ÷ 40 × 5.729.876 ≈ Rp3.581.173 per bulan
- Guru PPPK paruh waktu di Jawa Barat:
- UMP: Rp2.317.601 per bulan
- Jam kerja: 20 jam/minggu dari standar 40 jam
- Gaji proporsional: 20 ÷ 40 × 2.317.601 ≈ Rp1.158.800 per bulan
Tunjangan PPPK Paruh Waktu
Meskipun berstatus paruh waktu, mereka tetap berhak atas tunjangan karena diakui sebagai bagian dari ASN.
Adapun tunjangan yang dapat diterima yaitu:
1. Tunjangan Pekerjaan
Tunjangan ini diberikan berdasarkan jenis pekerjaan dan tingkat tanggung jawab. Besarannya biasanya berkisar 5–20% dari gaji pokok, dan untuk PPPK paruh waktu dihitung secara proporsional sesuai jam kerja.
2. Tunjangan Hari Raya (THR)
THR diberikan menjelang hari raya keagamaan dan umumnya setara dengan satu bulan gaji. Untuk PPPK paruh waktu, nilainya menyesuaikan gaji bulanan yang diterima.
3. Tunjangan Transportasi dan Fasilitas Kerja
Jika pekerjaan menuntut mobilitas, instansi dapat memberikan tunjangan transportasi. Selain itu, fasilitas kerja seperti seragam, alat kerja, atau perangkat pendukung juga dapat diberikan sesuai kebijakan instansi.
4. Tunjangan Perlindungan Sosial
PPPK paruh waktu mendapatkan perlindungan melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Iuran ditanggung oleh negara sebagai pemberi kerja, sehingga memberikan perlindungan atas risiko kesehatan, kecelakaan kerja, bahkan jaminan hari tua dan pensiun.
Baca Juga: Masa Kerja PPPK Berapa Lama? Ini UU & Nasibnya setelah Kontrak Habis
Sistem Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu
Sistem pembayaran gaji dan tunjangan PPPK paruh waktu sepenuhnya mengacu pada ketersediaan anggaran instansi, sebagaimana ditegaskan dalam Diktum Kesatu Keputusan MenPAN-RB Nomor 16 Tahun 2025.
Pembayaran gaji dilakukan berdasarkan dua dokumen utama:
- Surat Keputusan (SK) Pengangkatan
- Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT)
Selain itu, besaran gaji harus sudah tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) instansi. Jika anggaran tersedia, maka proses pembayaran dapat dilakukan.
Sebelum pencairan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) akan melakukan uji kelengkapan dokumen, termasuk validasi SK, SPMT, dan ketersediaan anggaran.
Selanjutnya, pembayaran diproses melalui sistem keuangan pemerintah SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi).
Karena mekanisme ini sangat bergantung pada kesiapan anggaran dan administrasi, wajar jika waktu dan pola pembayaran gaji PPPK paruh waktu berbeda antarinstansi.
Perbandingan Gaji PPPK Paruh Waktu dengan Penuh Waktu
PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu pada dasarnya memiliki perbedaan, terutama dari durasi kerja, acuan penggajian, hingga total penghasilan yang diterima.
Perbedaan jam kerja ini yang membuat besaran gaji PPPK paruh waktu tidak sebesar PPPK penuh waktu.
- PPPK paruh waktu menerima gaji yang disesuaikan dengan jumlah jam kerja yang ditetapkan oleh instansi,
- PPPK penuh waktu bekerja dengan jam kerja standar ASN dan memperoleh gaji serta tunjangan secara penuh sesuai golongan.
Untuk memahami perbedaannya secara lebih detail, mari lihat tabel perbandingan keduanya sebagai berikut:
Aspek Perbandingan | PPPK Paruh Waktu | PPPK Penuh Waktu |
Durasi kerja | Ditetapkan oleh PPK (umumnya 20–30 jam per minggu) | Jam kerja penuh sesuai ketentuan ASN |
Acuan Gaji Pokok | UMP/Upah sebelumnya saat non-ASN dan disesuaikan jam kerja | Golongan PPPK sesuai Perpres No. 11 Tahun 2024 |
Besaran Gaji | Proporsional (prorata) berdasarkan jam kerja | Dibayar penuh sesuai golongan |
Tunjangan | Tetap berhak, tetapi sebagian dapat diberikan proporsional | Diterima penuh sesuai ketentuan |
Masa Kerja | Kontrak 1 tahun, tetapi dapat diperpanjang | Sesuai perjanjian kerja PPPK penuh waktu |
Evaluasi Kinerja | Dilakukan triwulan dan tahunan | Dilakukan sesuai sistem penilaian ASN |
Peluang Kenaikan Status | Dapat diangkat menjadi PPPK penuh waktu | Tidak berlaku (status sudah penuh waktu) |
Tips Lolos Seleksi PPPK Paruh Waktu
Meski tingkat persaingannya tidak seketat PPPK penuh waktu, kamu tetap perlu mempersiapkan diri agar peluang lolos semakin besar. Berikut beberapa tips lolos seleksi PPPK paruh waktu:
1. Pahami Pola Soal CAT BKN
Seleksi PPPK paruh waktu menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dari BKN. Kamu perlu memahami tampilan, sistem penilaian, dan manajemen waktu agar tidak kehilangan poin hanya karena kendala teknis.
2. Rutin Mengikuti Simulasi CAT Resmi
Manfaatkan simulasi CAT yang disediakan BKN melalui situs resminya. Simulasi ini membantu kamu membiasakan diri dengan format soal yang akan diujikan saat tes sebenarnya.
3. Fokus pada Kompetensi Teknis Jabatan
Seleksi PPPK paruh waktu menitikberatkan pada kompetensi teknis sesuai jabatan yang dilamar.
Pastikan kamu mempelajari materi yang sesuai dengan tugas dan fungsi posisi tersebut, bukan sekadar hafalan umum.
4. Latihan Manajemen Waktu saat Ujian
Banyak peserta gagal bukan karena tidak bisa menjawab, tetapi karena kehabisan waktu. Biasakan mengerjakan soal dengan strategi eliminasi jawaban dan jangan terlalu lama terpaku pada satu soal yang sulit.
5. Gunakan Sumber Belajar Terbaru
Pastikan buku, e-book, atau aplikasi belajar yang kamu gunakan mengacu pada materi seleksi PPPK terbaru. Percuma jika mempelajari materi yang sudah tidak up-to-date, karena berisiko menyesatkan fokus belajar.
6. Perhatikan Syarat Administrasi
Kesalahan administratif seperti dokumen tidak lengkap atau salah jadwal dapat menggugurkan kelulusan. Pastikan seluruh persyaratan administrasi dipenuhi sebelum hari pelaksanaan ujian.
7. Jaga Kondisi Fisik dan Mental
Kesiapan mental dan kondisi tubuh berpengaruh langsung pada performa ujian. Istirahat dengan cukup menjelang ujian agar kamu dapat berpikir lebih jernih saat mengerjakan soal.
FAQ Seputar Gaji PPPK Paruh Waktu
Simak juga jawaban dari beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan untuk meningkatkan pemahamanmu seputar gaji PPPK paruh waktu:
1. Apakah PPPK Paruh Waktu Dapat Gaji ke-13?
Ya, PPPK paruh waktu berhak mendapatkan Gaji ke-13 dan THR. Hak ini diberikan karena PPPK paruh waktu secara hukum termasuk ASN yang berada di bawah perlindungan pemerintah. Ketentuan ini didasari oleh PP Nomor 14 Tahun 2024.
2. Siapa yang Membayar Gaji PPPK Paruh Waktu?
Gaji PPPK paruh waktu dibayarkan oleh pemerintah melalui instansi tempatnya bekerja. Sumber pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau anggaran instansi terkait, tergantung pengelolaannya.
3. Apakah PPPK Paruh Waktu Menerima Gaji Setiap Bulan?
Ya, PPPK paruh waktu menerima gaji secara rutin setiap bulan. Meskipun jam kerjanya terbatas, status kamu sebagai ASN tetap menjamin adanya pembayaran gaji bulanan. Besaran gaji tersebut disesuaikan dengan porsi kerja yang telah ditetapkan dalam perjanjian kerja.
4. Kapan Gaji PPPK Paruh Waktu Cair?
Gaji PPPK paruh waktu biasanya diterima pada bulan berjalan setelah seluruh administrasi kepegawaian lengkap. Apabila SK dan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) terbit di tengah bulan, maka pencairan gaji dapat dilakukan secara prorata atau bulan berikutnya.
5. Apakah PPPK Paruh Waktu Mendapatkan Uang Pensiun?
Menurut UU ASN Nomor 20 Tahun 2023, PPPK paruh waktu berhak atas jaminan pensiun. Skema ini dibiayai melalui iuran pegawai dan pemerintah. Namun, sistemsitem penyalurannya masih menunggu pengesahan PP, apakah sekaligus atau setiap bulan (jika masa kerja >16 tahun).
Baca Juga: PPPK Kemenkumham 2026: Jadwal, Formasi, Syarat, & Cara Daftar di SSCASN
Ingin Peluang dengan Gaji Lebih Kompetitif? Cari Loker Terbaru di Dealls!
PPPK memang identik dengan gaji stabil, tetapi jika kamu ingin penghasilan yang lebih kompetitif, coba pertimbangkan bekerja di sektor swasta.
Terdapat 7.000+ perusahaan swasta yang memasang loker di Dealls, seperti Wings Group, PwC, United Family Food, BCA, BRI, dan berbagai perusahaan bonafide lainnya.
Kamu bisa mencoba melamar ke 100.000+ loker baru setiap harinya. Plus, kamu bisa langsung melihat estimasi gaji untuk setiap posisi.
Jangan lupa, review CV kamu dengan AI CV Analyzer gratis agar CV kamu lebih mudah tersangkut sistem screening ATS perusahaan. Prosesnya hanya 1 menit, bisa langsung drop CV kamu ke bawah!
Sembari menunggu pembukaan seleksi PPPK berikutnya, coba mencari peluang kerja di sektor swasta lewat Dealls untuk memperoleh penghasilan yang lebih besar dan berkelanjutan!

Referensi:
Gaji PPPK Paruh Waktu 2025: Skema, Tunjangan, dan Perbedaannya dengan PPPK Penuh Waktu | KPU Papua Pegunungan
