Jika kamu sedang mencari tahu UMP Jawa Barat berapa untuk pertimbangan saat mencari kerja wilayah Jawa Barat, artikel ini akan membahasnya sampai tuntas!
UMP Jawa Barat 2026 terbaru sudah resmi diketok palu oleh Gubernur Dedi Mulyadi sejak tanggal 24 Desember 2025.
Penetapan ini menjadi acuan penting bagi dunia kerja karena menentukan standar upah minimum yang berlaku di tingkat provinsi.
Secara sederhana, UMP sendiri adalah upah minimum yang wajib diterapkan perusahaan bagi pekerja dengan masa kerja tertentu di wilayah Jawa Barat.
Pastinya kamu penasaran, berapa UMP Jawa Barat tahun 2026 dan apa yang harus dilakukan jika perusahaan membayar lebih rendah dari UMP!
Jangan Lewatkan Loker Terbaru Hari Ini! |
|---|
|
UMP Jawa Barat 2026 Terbaru

UMP Jawa Barat terbaru resmi diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, pada 24 Desember 2025 di Gedung Pakuan, Bandung.
Besaran UMP Jawa Barat 2026 tercantum dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561/Kep.859-Kesra/2025 tentang UMP Jawa Barat Tahun 2026.
Berdasarkan surat keputusan tersebut, UMP Jawa Barat 2026 adalah Rp2.317.601.
Lantas, UMP Jawa Barat naik berapa persen? UMP saat ini naik sekitar 0,7% atau bertambah sekitar Rp126 ribu dibandingkan UMP Jawa Barat 2025 yang sebesar Rp2.191.238.
UMP Jawa Barat 2026 mulai diberlakukan dan wajib dibayarkan kepada pekerja sejak 1 Januari 2026.
Ketentuan ini berlaku sebagai acuan utama, khususnya fresh graduate atau pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.
Namun perlu kamu ingat, nominal tersebut tidak sama dengan UMP Jawa Barat Bandung, Bogor, Subang, atau daerah Jabar lainnya, karena wilayah-wilayah tersebut menggunakan UMK yang ditetapkan secara terpisah oleh masing-masing pemerintah daerah.
Baca Juga: 12 Cara Cepat Mendapatkan Pekerjaan untuk Fresh Graduate
Dasar Penetapan UMP Jawa Barat 2026
Dasar utama penetapan UMP Jawa Barat 2026 mengacu pada UU Cipta Kerja dan PP Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan Permen Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2024.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa penyesuaian UMP 2026 menggunakan nilai alpha sebesar 0,7.
Nilai alpha ini merupakan komponen dalam formula pengupahan nasional yang digunakan untuk menghitung kenaikan upah minimum, dengan mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, penetapan UMP Jawa Barat 2026 juga mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat.
Dengan landasan hukum dan proses tersebut, UMP Jawa Barat 2026 memiliki kekuatan hukum yang mengikat.
Artinya, perusahaan yang beroperasi di sektor formal dan tidak termasuk dalam kategori UMKM wajib menerapkan UMP terbaru sebagai standar gaji minimum sesuai ketentuan yang berlaku.
Daftar UMK Jawa Barat 2026
Di antara 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, Kota Bekasi mencatat UMK tertinggi sebesar hampir Rp6 juta untuk tahun 2026.
Berikut Daftar UMK Jawa Barat 2026 yang telah ditetapkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026:
No | Kabupaten/Kota | UMK 2026 |
1 | Kota Bekasi | Rp5.999.443 |
2 | Kabupaten Bekasi | Rp5.938.885 |
3 | Kabupaten Karawang | Rp5.886.853 |
4 | Kota Depok | Rp5.522.662 |
5 | Kota Bogor | Rp5.437.203 |
6 | Kabupaten Bogor | Rp5.161.769 |
7 | Kabupaten Purwakarta | Rp5.052.856 |
8 | Kota Bandung | Rp4.737.678 |
9 | Kota Cimahi | Rp4.090.568 |
10 | Kabupaten Bandung Barat | Rp3.984.711 |
Daftar UMP Jawa Barat dalam 5 Tahun Terakhir
Dalam beberapa tahun terakhir, UMP Jawa Barat menunjukkan tren kenaikan yang cukup konsisten.
Kenaikan UMP Jawa Barat dari tahun ke tahun ini tidak lepas dari penyesuaian berdasarkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta kebijakan pengupahan nasional yang berlaku.
Berikut daftar UMP Jawa Barat dari tahun ke tahun::
- UMP Jawa Barat 2021: Rp1.810.351,36 (naik sekitar Rp20.351 atau ±1,14% dari 2020)
- UMP Jawa Barat 2022: Rp1.841.487,31 (naik sekitar Rp31.136 atau ±1,7% dari tahun 2021)
- UMP Jawa Barat 2023: Rp1.986.670,17 (naik sekitar Rp145.183 atau ±7,88% dari tahun 2022)
- UMP Jawa Barat 2024: Rp2.057.495 (naik sekitar Rp70.825 atau ±3,6% dari tahun 2023)
- UMP Jawa Barat 2025: Rp2.191.238 (naik sekitar Rp133.743 atau ±6,5% dari tahun 2024)
- UMP Jawa Barat 2026: Rp2.317.601 (naik sekitar Rp126.363 atau ±5,8% dari tahun 2025)
Perbandingan UMP Jawa Barat 2026 dengan Daerah Sekitar
Perlu kamu ketahui, hingga artikel ini terbit, belum semua daerah di Indonesia mengumumkan besaran upah minimum provinsinya.
Namun, sejumlah provinsi, khususnya di sekitar Jawa Barat, sudah lebih dulu menetapkan UMP 2026 melalui surat keputusan gubernur masing-masing.
Mari lihat perbandingan UMP Jawa Barat BPS dengan sekitar 10 daerah terdekat yang telah mengumumkan UMP 2026:
Nama Provinsi | UMP 2026 | UMP 2025 |
DKI Jakarta | Rp5.729.876 | Rp5.396.761 |
Bali | Rp3.207.459 | Rp2.996.561 |
Banten | Rp3.100.881 | Rp2.905.119,90 |
Lampung | Rp3.047.734 | Rp2.893.070 |
Nusa Tenggara Barat | Rp2.673.861 | Rp2.602.931 |
Nusa Tenggara Timur | Rp2.455.898 | Rp2.328.969,69 |
Jawa Timur | Rp2.446.880 | Rp2.305.985 |
DI Yogyakarta | Rp2.417.495 | Rp2.264.080,95 |
Jawa Tengah | Rp2.327.386 | Rp2.169.349 |
Jawa Barat | Rp2.317.601 | Rp2.191.232,18 |
Jika dibandingkan dengan daerah lain, UMP Jawa Barat 2026 berada di level menengah untuk kawasan Pulau Jawa.
Nilainya masih berada di bawah DKI Jakarta, tetapi relatif berdekatan dengan provinsi tetangga seperti Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Sanksi Jika Perusahaan Tidak Membayar UMP Jawa Barat 2026
UMP Jawa Barat 2026 merupakan batas upah terendah yang wajib dibayarkan pengusaha kepada pekerja.
Kewajiban ini bersifat mengikat dan diatur secara tegas dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Perusahaan yang membayar upah di bawah UMP dinyatakan melanggar hukum dan dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana.
Lebih lanjut, berikut sanksi yang bisa dikenakan kepada perusahaan:
1. Sanksi Administratif
Berdasarkan Pasal 88E ayat (2) UU Ketenagakerjaan dan PP Nomor 36 Tahun 2021, pengusaha yang tidak memenuhi ketentuan upah minimum dapat dikenakan sanksi administratif, berupa:
- Teguran tertulis
- Pembatasan kegiatan usaha
- Penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi
- Pembekuan kegiatan usaha.
2. Sanksi Pidana dan Denda
Selain sanksi administratif, pengusaha yang membayar upah lebih rendah dari upah minimum juga dapat dikenai sanksi pidana.
Hal ini diatur dalam Pasal 185 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Isinya menyebutkan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan upah minimum dapat dikenai pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 4 tahun, dan/atau denda paling sedikit Rp100 juta hingga Rp400 juta.
Jika kamu menerima upah di bawah UMP Jawa Barat 2026, padahal memiliki masa kerja lebih dari 1 tahun, berarti hak normatifnya tidak dipenuhi.
Secara hukum, kamu memiliki dasar yang kuat untuk menuntut pemenuhan hak tersebut melalui:
- Perundingan bipartit dengan perusahaan sesuai mekanisme penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
- Mengajukan pengaduan ke Dinas Ketenagakerjaan setempat apabila perundingan internal tidak membuahkan hasil.
- Menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Hubungan Industrial, karena pembayaran upah di bawah upah minimum dikategorikan sebagai perselisihan hak.
Baca Juga: Gaji di Bawah UMR? Cek Risiko Sanksi & Pidananya!
Tips Mempersiapkan Lamaran Kerja di Jawa Barat
Memahami ketentuan UMP memang penting, tetapi bagi pencari kerja, persiapan lamaran yang matang juga menjadi kunci agar bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang layak.
Mari terapkan beberapa tips berikut untuk meningkatkan peluang kesuksesan lamaranmu:
1. Manfaatkan Aplikasi Pencari Kerja Online
Aplikasi pencari kerja online seperti Dealls bisa kamu gunakan untuk mencari peluang sesuai lokasi dan bidang, karena lamarnya cukup 1x klik tombol saja, tidak perlu mengisi formulir lamaran kerja yang panjang.
Pastikan kamu sudah menyusun CV sesuai dengan posisi yang dilamar agar lebih menonjol di mata HR.
Melamar lewat Dealls juga bisa melindungimu dari loker bodong, karena setiap loker yang terpasang sudah dikurasi secara ketat.
2. Fokus pada Kawasan Industri Strategis
Jawa Barat memiliki banyak kawasan industri besar seperti Bekasi, Karawang, Bandung, dan sekitarnya.
Pilih perusahaan atau posisi yang sesuai dengan target lamaran atau karakter industri di wilayah tersebut dapat meningkatkan peluang diterima kerja.
3. Asah Keahlian yang Paling Dibutuhkan
Keahlian teknis dan kemampuan bahasa asing menjadi nilai tambah, terutama bagi perusahaan manufaktur dan multinasional.
Kamu bisa berinvestasi pada peningkatan skill untuk meningkatkan daya saing, hingga mengikuti career mentoring gratis untuk mendapatkan insight langsung dari pakarnya terkait posisi atau perusahaan impianmu.
4. Cari Informasi Langsung dari Website Perusahaan
Banyak perusahaan membuka rekrutmen langsung melalui laman karier resmi. Melamar melalui jalur ini bisa jadi salah satu alternatif, apalagi lamaranmu bisa langsung masuk ke sistem rekrutmen internal perusahaan.
Namun, pendaftaran melalui website perusahaan seringkali membutuhkan pengisian formulir yang panjang.
5. Susun CV yang ATS-Friendly
CV yang ringkas, sesuai dengan posisi yang dilamar, dan menonjolkan pencapaian akan terlihat lebih menonjol di mata HR.
Kamu bisa menggunakan CV ATS agar CV-mu berpeluang lolos screening tahap awal, khususnya jika melamar di perusahaan skala besar.
Untuk memastikan apakah skill dan pengalaman yang ada di CV-mu sudah sesuai dengan posisi incaran, coba review CV gratis dulu pakai AI CV Analyzer gratis dari Dealls.
Nantinya, CV kamu bisa mendapat rekomendasi perbaikan agar lebih sesuai dan berpeluang maju ke tahap interview! Klik tombol berikut untuk coba gratis, hanya 1 menit!

6. Ikuti Job Fair dan Virtual Job Fair
Job fair membuka kesempatan bertemu langsung dengan perekrut dan memahami kebutuhan perusahaan secara lebih spesifik.
Jika tidak ada job fair di kotamu, alternatifnya adalah menghadiri virtual job fair yang juga memberikan akses luas tanpa harus datang ke lokasi fisik.
Baca Juga: Apa yang Harus Dibawa Saat Job Fair? Ikuti Tipsnya Disini!
7. Perluas Jaringan Profesional
Jaringan sering kali menjadi pintu masuk peluang kerja yang tidak dipublikasikan secara luas. Jadi, cobalah membangun relasi dengan rekan, alumni, atau komunitas profesional dapat membantu mempercepat proses mendapatkan pekerjaan.
FAQ Seputar UMP Jawa Barat 2026
Terdapat beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar UMP Jawa Barat. Mari simak jawabannya untuk menambah pemahamanmu untuk gambaran yang lebih jelas tentang standar upah minimum yang berlaku:
1. Apa itu UMP Jawa Barat?
UMP Jawa Barat adalah upah minimum provinsi yang ditetapkan pemerintah daerah sebagai standar gaji paling rendah yang wajib dibayarkan perusahaan kepada pekerja di wilayah Jawa Barat.
2. Siapa saja yang berhak menerima UMP Jawa Barat?
UMP berlaku terutama bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Untuk pekerja dengan masa kerja lebih lama, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah di atas UMP.
3. Kapan UMP Jawa Barat 2026 mulai berlaku?
UMP Jawa Barat 2026 mulai berlaku dan wajib dibayarkan kepada pekerja sejak 1 Januari 2026.
4. Apakah semua perusahaan wajib mengikuti UMP Jawa Barat?
Perusahaan di sektor formal yang tidak termasuk kategori UMKM wajib menerapkan UMP Jawa Barat sebagai standar gaji minimum sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Apakah UMP Jawa Barat sama dengan UMK?
Tidak. UMP berlaku di tingkat provinsi, sedangkan UMK ditetapkan oleh masing-masing kabupaten atau kota dan umumnya memiliki nilai yang lebih spesifik sesuai kondisi daerah.
Artinya, UMP Jawa Barat Bogor, Bandung, Bekasi, dan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat dapat lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan UMP Jawa Barat yang berlaku. Ketentuan tersebut disebut sebagai UMK, bukan UMP.
Cari Kerja di Jawa Barat dengan Gaji Setara UMP Lebih Mudah lewat Dealls!
Meski UMP sudah resmi ditetapkan, mencari pekerjaan di Jawa Barat masih menjadi tantangan, karena tidak semua pemberi kerja mencantumkan informasi gaji secara transparan.
Guna memastikan pekerjaan yang dilamar sesuai UMP Jawa Barat, kamu bisa mencari loker di Jawa Barat melalui Dealls karena informasi gajinya ditampilkan secara transparan.
Kamu bisa menemukan loker di Bandung, Bogor, Bekasi, dan berbagai loker kota/kabupaten di Jawa Barat lainnya dengan informasi gaji yang terpampang jelas, lengkap dengan benefit-nya.
Jadi, kamu tidak perlu membuang waktu melamar pekerjaan yang tidak sejalan dengan kebutuhanmu.
Jangan lupa, sebelum melamar, review CV gratis dulu menggunakan AI CV Analyzer dari Dealls untuk memastikan kecocokan pengalaman dan skill-mu dengan posisi dan standar yang dibutuhkan perusahaan.
Jika semuanya sudah siap, langsung saja kirimkan CV kamu untuk menjemput posisi impian di Jawa Barat!

Referensi:
