Gaji Ahli Gizi 2026 di Indonesia untuk Fresh Graduate & Senior

Gaji ahli gizi 2026 di Indonesia berkisar Rp3,5–6,5 juta per bulan. Cek estimasi gaji fresh graduate hingga senior ahli gizi, beserta tips meningkatkan gajinya!

Dealls
Ditulis oleh
Dealls February 25, 2026
Dealls App
Lamar Loker Prioritas. Dilirik HR Lebih Cepat.
Peluang kerja eksklusif dari perusahaan top, hanya di Dealls. Mulai karier impianmu hari ini!
Lihat Lowongan Prioritas

Mengetahui gaji ahli gizi penting untuk kamu yang sedang mempertimbangkan karier di bidang nutrisi atau sedang mencari peluang kerja baru.

Selain dibutuhkan di rumah sakit, profesi ini juga sangat dibutuhkan di perusahaan, instansi pemerintah, industri makanan, hingga lembaga internasional.

Lantas, berapa gaji ahli gizi di Indonesia? Artikel ini akan membahas secara lengkap kisaran gaji ahli gizi berdasarkan pengalaman, tempat kerja, dan lokasi agar kamu punya gambaran realistis sebelum melamar kerja. Yuk, simak sampai akhir!

Apa Itu Ahli Gizi?

gaji ahli gizi

Ahli gizi adalah tenaga profesional kesehatan yang memiliki keahlian dalam ilmu nutrisi, pola makan, dan kebutuhan gizi manusia.

Perannya penting untuk membantu individu maupun kelompok menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas hidup, serta mencegah penyakit melalui pengaturan asupan makanan yang tepat.

Tenaga gizi bisa bekerja di berbagai sektor, mulai dari rumah sakit, puskesmas, dan klinik, hingga perusahaan, industri makanan, serta lembaga kesehatan masyarakat.

Karena cakupan kerjanya luas, profesi ini tidak hanya berfokus pada pasien, tetapi juga pada edukasi dan program kesehatan secara umum.

Secara pendidikan, profesi ini biasanya berasal dari Program Studi Gizi jenjang D3, D4, atau S1 dengan gelar seperti Amd.Gz atau S.Gz. Namun, untuk bekerja di fasilitas kesehatan, umumnya dibutuhkan STR (Surat Tanda Registrasi).

Lalu sebenarnya, apa tugas seorang ahli gizi? Secara umum, tanggung jawabnya meliputi:

  • Menilai kebutuhan gizi individu atau kelompok
  • Menyusun rencana diet sesuai kondisi kesehatan
  • Memberikan edukasi dan konseling gizi seimbang
  • Merancang menu sehat dan program nutrisi
  • Memantau perkembangan status gizi pasien atau klien
  • Mengawasi standar nutrisi di institusi atau perusahaan

Rata-Rata Gaji Ahli Gizi di Indonesia

Secara umum, gaji ahli gizi di Indonesia berada di kisaran Rp3.500.000–Rp6.500.000 per bulan, tergantung pengalaman, level jabatan, pendidikan, dan lokasi kerja.

Tenaga gizi pemula biasanya menerima gaji di level UMP/UMK, sementara profesional berpengalaman atau senior berpeluang mendapat penghasilan lebih tinggi karena tanggung jawab dan keahlian yang lebih kompleks.

Ketentuan ini sejalan dengan UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mewajibkan perusahaan membayar upah minimal sesuai UMP atau UMK bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun.

Artinya, meskipun kamu masih fresh graduate, gaji tidak boleh berada di bawah standar minimum wilayah tempat kamu bekerja.

Untuk lebih jelasnya, berikut gambaran kisaran penghasilan ahli gizi berdasarkan level karier:

1. Gaji Ahli Gizi Fresh Graduate

Ahli gizi fresh graduate umumnya adalah tenaga dengan pengalaman kerja di bawah 1–2 tahun atau baru lulus dari program studi Gizi D3 atau S1.

Sesuai regulasi ketenagakerjaan, perusahaan wajib membayar gaji minimal sesuai UMP atau UMK daerah, meskipun besarnya tetap tergantung kebijakan perusahaan.

Di Indonesia, estimasi gaji ahli gizi fresh graduate baik D3 maupun S1 berkisar sekitar:

  • Rp3.500.000–Rp4.500.000 per bulan, tergantung lokasi, jenis instansi, dan fasilitas tempat bekerja.

2. Gaji Ahli Gizi Tingkat Menengah

Ahli gizi dengan pengalaman 3–5 tahun biasanya sudah menangani program nutrisi yang lebih kompleks dan memiliki jam terbang lebih tinggi, sehingga bisa melakukan negosiasi gaji.

Rata-rata gaji ahli gizi tingkat menengah bergantung pada tanggung jawab, lokasi kerja, dan jenis instansi, seperti rumah sakit, perusahaan, atau puskesmas. Estimasi gajinya berkisar:

  • Rp4.500.000–Rp5.500.000 per bulan, tergantung pengalaman, lokasi, dan fasilitas tempat bekerja.

3. Gaji Ahli Gizi Senior/Spesialis

Ahli gizi senior atau spesialis biasanya memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun, pendidikan lanjutan, atau sertifikasi khusus. Posisi ini sering memegang tanggung jawab strategis, mulai dari pengembangan program nutrisi hingga kepemimpinan tim.

Secara umum, estimasi gaji ahli gizi senior berada di kisaran:

  • Rp5.500.000–Rp6.500.000 per bulan, dan bisa lebih tinggi jika bekerja di perusahaan multinasional, rumah sakit besar, atau lembaga internasional.

Kalau kamu ingin membangun prospek kerja di bidang ini, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Kamu bisa mulai mencari info loker terdekat di berbagai fasilitas kesehatan atau perusahaan melalui platform lowongan kerja terpercaya seperti Dealls.

Gaji Ahli Gizi Berdasarkan Industri

Selain pengalaman dan level jabatan, industri tempat bekerja juga sangat memengaruhi gaji ahli gizi. Setiap sektor memiliki kebutuhan, tanggung jawab, dan standar kompensasi yang berbeda.

Berikut ini gambaran kisaran gaji ahli gizi berdasarkan industri, agar kamu bisa mendapatkan referensi realistis sebelum memilih tempat bekerja.

1. Gaji Ahli Gizi di Perusahaan

Ahli gizi yang bekerja di perusahaan biasanya menangani program kesehatan karyawan, pengembangan produk, atau label nutrisi.

Contohnya, perusahaan FMCG seperti Unilever Indonesia atau startup wellness seperti Halodoc mempekerjakan ahli gizi untuk memastikan produk dan program sesuai standar kesehatan.

Estimasi gaji ahli gizi di perusahaan berada di kisaran:

  • Rp4.500.000–Rp6.000.000 per bulan, tergantung ukuran perusahaan, tanggung jawab, dan lokasi kantor.

2. Gaji Ahli Gizi di Rumah Sakit Swasta

Di rumah sakit swasta, ahli gizi menangani pasien rawat inap maupun rawat jalan, merancang menu diet, serta memantau status gizi pasien.

Contoh rumah sakit yang rutin mempekerjakan ahli gizi antara lain RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo dan Siloam Hospitals.

Rata-rata gaji ahli gizi di rumah sakit swasta berkisar:

  • Rp4.000.000–Rp6.000.000 per bulan, dengan variasi berdasarkan ukuran rumah sakit dan kompleksitas pasien.

3. Gaji Ahli Gizi di Puskesmas

Ahli gizi di puskesmas berperan dalam program kesehatan masyarakat, memberikan edukasi gizi, serta melakukan pemantauan status gizi balita dan lansia. Instansi ini biasanya berada di bawah Dinas Kesehatan setempat, seperti Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Gaji ahli gizi di puskesmas rata-rata berada di kisaran:

  • Rp3.500.000–Rp5.000.000 per bulan, sesuai standar gaji ASN/Pegawai PPPK dan tunjangan daerah.

4. Gaji Ahli Gizi MBG

Untuk posisi ahli gizi MBG (Makanan Bergizi Gizi), Kepala BGN melalui Katadata menyebutkan pegawai di setiap SPPG yang masuk skema PPPK menerima gaji pokok sekitar Rp3.700.000 per bulan, belum termasuk tunjangan kinerja dan uang makan berdasarkan tingkat kehadiran.

Dengan tambahan tunjangan, total penghasilan bulanan bisa mencapai:

  • Rp6.000.000–Rp7.000.000 per bulan, tergantung masa kerja dan lokasi penempatan.

Baca Juga: Gaji Karyawan MBG Bagian Chef, Cuci Ompreng, Ahli Gizi

5. Gaji Ahli Gizi di Industri Makanan dan Minuman

Di industri F&B, ahli gizi terlibat dalam riset produk, pengembangan menu, dan memastikan label nutrisi sesuai regulasi. Contoh perusahaan besar yang mempekerjakan ahli gizi antara lain Nestlé Indonesia dan Mayora Group.

Estimasi gaji di sektor ini biasanya:

  • Rp5.000.000–Rp6.500.000 per bulan, tergantung skala perusahaan dan tanggung jawab proyek.

6. Gaji Ahli Gizi di Instansi Pemerintah

Ahli gizi di instansi pemerintah bekerja di bidang kesehatan masyarakat, regulasi pangan, atau program nutrisi nasional. Contohnya Kementerian Kesehatan RI atau BPOM.

Rata-rata gaji ahli gizi di instansi pemerintah berada di kisaran:

  • Rp4.000.000–Rp5.500.000 per bulan, ditambah tunjangan kinerja sesuai golongan dan lokasi kerja.

7. Gaji Ahli Gizi di Lembaga Internasional dan LSM

Di lembaga internasional atau LSM, ahli gizi menangani proyek nutrisi global, program kesehatan masyarakat, dan penelitian. Contoh lembaga yang rutin mempekerjakan ahli gizi adalah WHO Indonesia dan UNICEF Indonesia.

Gaji di sektor ini cenderung lebih tinggi dibanding sektor domestik, yaitu:

  • Rp8.000.000–Rp15.000.000 per bulan, tergantung jenis proyek, pengalaman, dan sumber dana lembaga.

Gaji Ahli Gizi Berdasarkan Lokasi

rata-rata gaji ahli gizi

Gaji seorang ahli gizi tidak hanya dipengaruhi pengalaman atau industri tempat bekerja, tapi juga lokasi penempatannya. Kota besar dengan biaya hidup tinggi biasanya menawarkan gaji lebih tinggi dibanding kota kecil.

Selain itu, standar upah minimum di tiap wilayah membuat besaran gaji tidak selalu sama, meskipun level dan pengalaman kamu setara antara Jakarta, Bandung, atau Medan.

Berikut estimasi gajinya:

1. Gaji Ahli Gizi di Jakarta

Jakarta merupakan pusat layanan kesehatan terbesar di Indonesia, dengan banyak rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan swasta maupun publik. Permintaan ahli gizi di ibu kota cukup tinggi karena kompleksitas pasien dan jumlah fasilitas yang besar.

Rata-rata gaji ahli gizi di Jakarta berada di kisaran:

  • Rp4.500.000–Rp6.500.000 per bulan, tergantung pengalaman dan tanggung jawab yang kamu pegang.

Baca Juga: UMP Jakarta 2026 Naik 6,17% Jadi 5,7 Juta!

2. Gaji Ahli Gizi di Bekasi

Bekasi dikenal sebagai kawasan industri dan manufaktur padat. Banyak fasilitas kesehatan dan klinik yang membutuhkan tenaga ahli gizi untuk mendukung program kesehatan karyawan atau masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, estimasi gaji ahli gizi di Bekasi berada di kisaran:

  • Rp4.000.000–Rp6.000.000 per bulan, tergantung fasilitas dan pengalaman kerja.

Baca Juga: UMK Bekasi 2026 Resmi! Cek Besarannya untuk Kota & Kabupaten 

3. Gaji Ahli Gizi di Bandung

Bandung memiliki banyak rumah sakit, klinik, dan institusi pendidikan kesehatan. Tingginya aktivitas layanan kesehatan membuat permintaan ahli gizi cukup stabil di wilayah ini.

Rata-rata gaji ahli gizi di Bandung berkisar:

  • Rp3.800.000–Rp5.500.000 per bulan, tergantung sektor dan pengalaman kerja.

4. Gaji Ahli Gizi di Surabaya

Surabaya adalah daerah dengan banyak pusat layanan kesehatan dan rumah sakit swasta, dengan daerah populer seperti Tunjungan, Gubeng, dan Wonokromo.

Selain itu, kota ini memiliki industri makanan dan wellness yang turut membuka peluang kerja untuk ahli gizi.

Estimasi gaji ahli gizi di Surabaya:

  • Rp4.000.000–Rp5.800.000 per bulan, tergantung pengalaman dan jenis fasilitas.

5. Gaji Ahli Gizi di Semarang

Semarang memiliki kombinasi fasilitas kesehatan publik dan swasta, terutama di Tembalang, Banyumanik, dan Semarang Tengah. Kebutuhan ahli gizi tetap tinggi untuk mendukung rumah sakit dan program kesehatan masyarakat.

Kisaran gaji ahli gizi di Semarang:

  • Rp3.800.000–Rp5.500.000 per bulan, sesuai pengalaman dan tanggung jawab.

6. Gaji Ahli Gizi di Medan

Medan menjadi pusat layanan kesehatan Sumatera Utara, dengan rumah sakit dan klinik yang cukup banyak, terutama di Medan Polonia, Helvetia, dan Medan Baru. Tingginya permintaan tenaga gizi membuat gaji relatif kompetitif.

Rata-rata gaji di Medan berkisar:

  • Rp3.700.000–Rp5.500.000 per bulan, tergantung pengalaman dan fasilitas tempat bekerja.

7. Gaji Ahli Gizi di Makassar

Makassar berperan sebagai hub layanan kesehatan di Indonesia Timur. Rumah sakit dan klinik di kota ini membutuhkan tenaga ahli gizi untuk mendukung pasien rawat inap dan program nutrisi masyarakat.

Estimasi gaji ahli gizi di Makassar sekitar:

  • Rp3.800.000–Rp5.500.000 per bulan, sesuai pengalaman dan lokasi fasilitas.

8. Gaji Ahli Gizi di Yogyakarta

Yogyakarta memiliki banyak institusi pendidikan kesehatan dan rumah sakit swasta. Tingginya aktivitas edukasi dan layanan klinis membuat kebutuhan ahli gizi tetap stabil.

Estimasi gaji ahli gizi di Yogyakarta:

  • Rp3.500.000–Rp5.200.000 per bulan, tergantung pengalaman dan jenis institusi.

9. Gaji Ahli Gizi di Bali

Bali terkenal dengan industri pariwisata, wellness, dan kesehatan, sehingga ahli gizi banyak dibutuhkan di hotel, resort, maupun rumah sakit.

Perkiraan gaji ahli gizi di Bali:

  • Rp4.000.000–Rp6.000.000 per bulan, bergantung jenis fasilitas dan pengalaman kerja.

10. Gaji Ahli Gizi di Luar Negeri

Bekerja di luar negeri menawarkan gaji jauh lebih tinggi, terutama di negara dengan biaya hidup tinggi seperti Singapura, Malaysia, atau Australia.

Ahli gizi di rumah sakit, klinik, atau lembaga internasional bisa memperoleh gaji sekitar:

  • Rp12.000.000–Rp25.000.000 per bulan, tergantung pengalaman dan lokasi.

Baca Juga: UMP 2026 Resmi: Daftar Upah Minimum di 38 Provinsi

Cara Meningkatkan Gaji Ahli Gizi

Kalau saat ini gaji yang kamu terima masih berada di kisaran UMP atau UMK, itu tidak berarti kariermu berhenti di situ.

Profesi ahli gizi punya banyak jalur untuk meningkatkan penghasilan, apalagi seiring meningkatnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan, nutrisi, dan gaya hidup sehat.

Berikut beberapa cara praktis yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan gaji dan memperluas peluang karier sebagai ahli gizi:

1. Melanjutkan Pendidikan dan Mengambil Sertifikasi Tambahan

Sertifikasi dan pendidikan lanjutan adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan gaji ahli gizi. Dengan gelar tambahan atau sertifikasi spesialis, kamu tidak hanya meningkatkan keahlian, tetapi juga nilai tawar di mata perusahaan atau klien.

Beberapa sertifikasi yang bisa dipertimbangkan:

  • Registered Dietitian (RD): untuk menangani pasien medis secara klinis.
  • Sertifikasi Gizi Olahraga: cocok untuk bekerja di klub kebugaran atau wellness center.
  • Spesialis Diet/Katering: meningkatkan peluang bekerja di industri makanan dan minuman.

Dengan sertifikasi ini, gaji kamu bisa naik signifikan, terutama jika diterapkan di rumah sakit swasta atau perusahaan multinasional.

2. Meningkatkan Pengalaman Kerja

Pengalaman kerja menjadi faktor penting dalam menentukan gaji. Semakin lama dan beragam pengalaman yang kamu miliki, semakin besar peluang mendapatkan penghasilan lebih tinggi.

  • Bekerja di rumah sakit besar, klinik premium, atau perusahaan multinasional biasanya menawarkan gaji lebih tinggi.
  • Mengambil tanggung jawab tambahan, misalnya menjadi koordinator gizi atau supervisor diet, juga membantu kenaikan gaji.

Secara umum, ahli gizi dengan pengalaman 3–5 tahun dapat memperoleh gaji lebih tinggi dibanding fresh graduate, karena jam terbang dan keahlian yang semakin matang.

3. Memperluas Jaringan Profesional

Jaringan profesional membantu kamu mendapatkan peluang kerja dengan gaji lebih tinggi. Bergabung dengan organisasi atau komunitas gizi memungkinkan kamu bertemu mentor, partner, atau calon klien.

Contohnya:

  • Bergabung dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) untuk mengikuti seminar, workshop, dan pelatihan.
  • Mengikuti komunitas gizi online atau offline untuk berbagi pengalaman dan peluang kerja.

Jaringan yang luas juga bisa membuka peluang untuk proyek konsultasi atau posisi senior dengan kompensasi lebih tinggi.

4. Bekerja di Sektor Industri dan Korporasi

Tidak semua sektor memberi gaji sama. Industri makanan, minuman, katering, atau R&D umumnya menawarkan gaji lebih tinggi dibanding puskesmas atau instansi pemerintah.

  • Bekerja di perusahaan besar biasanya disertai tunjangan kesehatan, transport, atau bonus tahunan.
  • Industri wellness dan makanan sehat juga menawarkan peluang tambahan, seperti honor seminar atau program edukasi klien.

Dengan pindah ke sektor ini, gaji kamu bisa meningkat lebih cepat dibanding tetap di sektor publik.

5. Membuka Praktik Mandiri atau Konsultasi Gizi

Menjadi konsultan gizi mandiri adalah cara untuk meningkatkan penghasilan tanpa batasan gaji pokok. Kamu bisa menentukan tarif sendiri dan menyesuaikan jumlah klien.

Beberapa peluang:

  • Konsultasi gizi untuk individu atau kelompok.
  • Program diet dan wellness di kantor, sekolah, atau komunitas.
  • Bekerja sama dengan restoran atau katering untuk merancang menu sehat.

Selain menambah penghasilan, membuka praktik mandiri juga meningkatkan reputasi profesionalmu di industri gizi.

6. Diversifikasi Pendapatan dan Personal Branding

Menggabungkan keahlian gizi dengan aktivitas lain bisa menambah sumber penghasilan. Kamu tidak hanya mengandalkan gaji utama, tapi juga bisa memperoleh penghasilan tambahan.

Contoh strategi:

  • Menjadi pembicara atau trainer di seminar kesehatan dan nutrisi.
  • Menulis buku, artikel, atau konten edukatif di media sosial.
  • Menggabungkan gizi dengan kebugaran, misalnya menjadi pelatih kesehatan atau personal trainer.

Strategi ini juga membantu membangun reputasi, sehingga peluang negosiasi gaji di pekerjaan utama semakin kuat.

Baca Juga: Apa Itu Personal Branding? Arti, Contoh, dan Cara Membangunnya

7. Mengejar Posisi Manajerial atau Spesialis

Mengejar posisi senior atau manajerial membuka peluang gaji lebih tinggi. Posisi seperti kepala divisi R&D di industri makanan, ahli gizi klinis senior, atau peneliti memiliki tanggung jawab lebih besar dan kompensasi lebih tinggi.

  • Pengalaman dan sertifikasi lanjutan akan mendukung kamu untuk naik ke level ini.
  • Posisi manajerial biasanya disertai tunjangan jabatan, bonus, dan fleksibilitas kerja lebih baik.

Dengan kombinasi pengalaman, sertifikasi, dan reputasi, gaji ahli gizi di posisi ini tidak lagi terbatas pada UMK/UMP, tapi bisa menembus kisaran profesional senior.

FAQ Seputar Gaji Ahli Gizi

Ada beberapa pertanyaan yang mungkin muncul di benakmu mengenai rincian penghasilan sebagai ahli gizi. Mari simak jawabannya di bawah ini:

1. Berapa Gaji Ahli Gizi per Bulan di Indonesia?

Rata-rata gaji ahli gizi di Indonesia berada di kisaran Rp3.500.000–Rp6.500.000 per bulan, tergantung pengalaman, level jabatan, dan lokasi kerja. Fresh graduate biasanya berada di level UMP/UMK, sedangkan profesional berpengalaman atau senior bisa mendapatkan gaji lebih tinggi karena tanggung jawab dan keahlian yang lebih kompleks.

2. Berapa Gaji Ahli Gizi Fresh Graduate?

Ahli gizi fresh graduate yang baru lulus dari D3 atau S1 umumnya menerima gaji di kisaran Rp3.500.000–Rp4.500.000 per bulan, menyesuaikan UMK/UMP daerah tempat bekerja.

3. Apakah Gaji Ahli Gizi di Rumah Sakit Lebih Tinggi?

Ya, gaji ahli gizi di rumah sakit swasta biasanya lebih tinggi dibandingkan puskesmas atau instansi pemerintah. Rata-rata gaji berkisar Rp4.000.000–Rp6.000.000 per bulan, tergantung ukuran rumah sakit dan tanggung jawab pekerjaan.

4. Gaji Ahli Gizi di Puskesmas Berapa?

Ya, gaji ahli gizi di rumah sakit swasta biasanya lebih tinggi dibandingkan puskesmas atau instansi pemerintah. Rata-rata gaji berkisar Rp4.000.000–Rp6.000.000 per bulan, tergantung ukuran rumah sakit dan tanggung jawab pekerjaan.

5. Berapa Gaji Ahli Gizi di MBG?

Ahli gizi yang bekerja di program MBG (Makanan Bergizi) menerima gaji pokok sekitar Rp3.700.000, belum termasuk tunjangan kinerja dan uang makan sesuai kehadiran. Posisi ini penting karena berkontribusi langsung dalam program kesehatan masyarakat, terutama menekan angka stunting.

Siap Dapat Gaji Ahli Gizi Lebih Tinggi? Lamar Loker Terbaru di Dealls!

Kalau gaji yang kamu terima saat ini masih terasa pas-pasan atau tidak sebanding dengan tanggung jawab dan keahlianmu sebagai ahli gizi, itu tandanya kamu perlu mencari peluang kerja yang lebih menghargai kompetensimu.

Di Dealls, kamu bisa eksplorasi 100.000+ lowongan kerja terbaru dari 7.000+ perusahaan besar khusus bidang kesehatan, gizi, wellness, hingga industri makanan dan minuman, seperti United Family Food, Food Beverages Indonesia (Chatime), dan masih banyak lagi.

Tersedia berbagai posisi full-timepart-time maupun freelance dengan gaji yang lebih kompetitif, sesuai level dan pengalamanmu.

Selain itu, kamu juga bisa review CV gratis dengan AI CV Analyzer agar lebih ramah sistem ATS, khususnya saat melamar loker di rumah sakit, perusahaan, atau institusi besar.

Untuk mengetahui tingkat kecocokan CV-mu dengan posisi yang dilamar, langsung saja drop CV-mu di bawah ini!

Yuk, daftarkan dirimu sekarang dan lamar loker impianmu dengan sekali klik. Melalui Dealls, peluangmu untuk mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lebih pasti jadi lebih besar!

button lamar loker lewat dealls.png

Referensi

Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang

Tips Pengembangan Karir
Bagikan

Lamar ke Lowongan Kerja Terbaru Setiap Harinya