Pekerjaan buruh masih menjadi pilihan banyak orang karena menawarkan penghasilan yang stabil dengan gaji setara UMP/UMK.
Ditambah lagi, biasanya terdapat uang lembur dan tunjangan yang bisa menambah total pemasukan bulanan.
Tidak heran jika minat terhadap pekerjaan ini terus tinggi. Namun, kamu perlu tahu bahwa pekerjaan buruh tidak melulu soal kerja di pabrik, mereka yang bekerja di kantor juga tergolong buruh.
Oleh karena itu, mari ketahui berbagai contoh pekerjaan buruh dan estimasi gajinya di Indonesia!
Apa Itu Buruh?
Jika merujuk pada KBBI, definisi buruh artinya orang yang bekerja untuk orang lain dengan mendapat upah atau istilah lain untuk pekerja.
Namun berdasarkan JDIH Kementerian Ketenagakerjaan, buruh adalah orang yang bekerja pada perusahaan dengan menerima upah, baik secara harian, musiman, maupun tetap.
Jenisnya pun bervariasi, mulai dari:
- Buruh harian yang dibayar berdasarkan hari masuk kerja
- Buruh kasar yang mengandalkan tenaga fisik tanpa keahlian khusus
- Buruh terampil yang memiliki keterampilan tertentu
- Buruh terlatih yang telah melalui proses pelatihan
Ketika berbicara soal buruh, istilah tersebut tidak hanya merujuk pada buruh pabrik, melainkan ada juga buruh tambang, buruh tani, bahkan buruh musiman seperti buruh tebang tebu.
Bahkan, istilah buruh, karyawan, dan pegawai sering digunakan bergantian untuk menyebut seseorang yang bekerja tetap pada orang lain atau instansi dengan menerima upah atau gaji.
Artinya, definisi apa itu karyawan sama seperti definisi buruh. Dalam struktur perusahaan, buruh berada pada kelompok yang menjalankan proses produksi.
Karena buruh merupakan roda penggerak dalam proses produksi perusahaan, mereka sering kali bergabung dalam sebuah serikat buruh, yaitu organisasi yang dibentuk untuk memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan hukum dengan pemberi kerja berjalan.
Secara umum, karakteristik buruh dapat dilihat dari beberapa ciri berikut:
- Bekerja secara aktif dan produktif
- Bekerja untuk pihak pemberi kerja
- Menerima upah sebagai imbalan
- Menjalankan pekerjaan berdasarkan perintah
- Memiliki hubungan kerja yang jelas baik tertulis maupun lisan
Baca Juga: 20+ Contoh Pekerjaan Wiraswasta & Estimasi Keuntungan, Minim Pesaing!
Contoh Pekerjaan Buruh Berdasarkan Sektor
Mari pahami berbagai contoh pekerjaan buruh berdasarkan sektornya, mulai dari sektor manufaktur, pertanian, konstruksi dan lainnya. Panduan ini bisa kamu gunakan untuk menemukan peluang yang lebih sesuai dengan minatmu. Berikut daftarnya:
a. Contoh Pekerjaan Buruh di Sektor Industri & Manufaktur

Sektor industri atau manufaktur berfokus pada pengolahan barang mentah menjadi produk jadi secara massal. Posisi buruh di sini mencakup buruh produksi, operator mesin, quality control, hingga welder. Mari simak tugas dan kualifikasinya masing-masing:
1. Buruh Pabrik (Produksi)
Buruh pabrik bertanggung jawab pada lini perakitan atau pemrosesan produk secara manual. Untuk menjadi buruh pabrik, kualifikasi minimal biasanya adalah lulusan SMA/K dan memiliki ketahanan fisik yang baik untuk berdiri dalam waktu lama.
Tugas Buruh Pabrik
- Melakukan perakitan komponen produk sesuai instruksi kerja (SOP).
- Menjaga kebersihan area lini produksi agar tidak terjadi kontaminasi.
- Mencapai target harian jumlah produk yang telah ditetapkan oleh supervisor.
2. Operator Mesin
Operator mesin adalah pekerja yang mengoperasikan perangkat mekanis atau digital di pabrik. Kualifikasi yang dibutuhkan biasanya lulusan SMK teknik dan memiliki sertifikat pelatihan khusus sesuai jenis mesin yang dipegang.
Tugas Operator Mesin
- Menyiapkan dan menyalakan mesin sebelum proses produksi dimulai.
- Memantau jalannya mesin dan melakukan penyesuaian parameter jika terjadi kendala teknis kecil.
- Melakukan perawatan rutin (maintenance) dasar pada mesin agar tidak cepat rusak.
3. Quality Control (QC)
Contoh pekerjaan buruh berikutnya yaitu staf Quality Control (QC) yang bertugas memastikan setiap produk yang keluar dari lini produksi memenuhi standar kualitas perusahaan.
Kualifikasi yang dibutuhkan adalah ketelitian tinggi, mata yang jeli, dan biasanya minimal lulusan SMA/K atau Diploma.
Tugas Quality Control
- Melakukan inspeksi visual atau teknis terhadap sampel produk secara berkala.
- Memisahkan produk cacat (reject) dari produk yang layak jual.
- Mencatat laporan hasil pemeriksaan kualitas untuk diserahkan kepada manajer produksi.
4. Packing dan Gudang
Bagian ini fokus pada pengemasan akhir dan penataan stok barang sebelum dikirim ke distributor. Kualifikasinya mencakup kekuatan fisik untuk mengangkat beban dan kemampuan dasar dalam manajemen inventaris sederhana.
Tugas Packing dan Gudang
- Membungkus produk dengan material pelindung agar aman selama pengiriman.
- Menyusun barang di atas palet atau rak gudang sesuai dengan kategorinya.
- Melakukan pengecekan jumlah barang yang masuk dan keluar (stock opname).
5. Fitter dan Welder (Tukang Las)
Pekerja spesialis yang melakukan penyambungan material logam atau instalasi struktur besi. Untuk posisi ini, dibutuhkan kualifikasi berupa sertifikat keahlian las (welding) resmi dan pemahaman mendalam tentang keselamatan kerja (K3).
Tugas Fitter dan Welder
- Membaca gambar teknik untuk menentukan titik penyambungan material.
- Melakukan pengelasan dengan teknik yang tepat (MIG, TIG, atau manual) sesuai standar kekuatan.
- Melakukan pemotongan dan penghalusan material logam sebelum dirakit.
Baca Juga: Gaji Welder 2026: Underwater, Pertamina, Tambang, GTAW Argon
b. Contoh Pekerjaan Buruh di Sektor Konstruksi

Sektor konstruksi melibatkan pembangunan infrastruktur fisik seperti gedung, jalan, dan jembatan. Contoh pekerjaan buruh bangunan yaitu kuli bangunan, tukang kayu, operator alat berat, tukang listrik, hingga mandor. Berikut rinciannya:
6. Kuli Bangunan
Ini adalah posisi dasar yang sangat mengandalkan tenaga fisik untuk mendukung tukang ahli. Tidak ada syarat pendidikan khusus, tetapi dibutuhkan stamina yang sangat kuat dan kemauan bekerja keras di lapangan.
Tugas Kuli Bangunan
- Mengangkut material seperti semen, pasir, dan bata ke lokasi pengerjaan.
- Mencampur adukan semen dan pasir sesuai arahan tukang ahli atau mandor.
- Membantu proses penggalian fondasi secara manual atau pembersihan area proyek.
7. Tukang Kayu (Carpenter)
Tukang kayu dalam konstruksi fokus pada pembuatan struktur kayu atau cetakan cor (bekisting). Kualifikasi adalah keahlian dalam menggunakan alat pertukangan kayu dan kemampuan membaca sketsa bangunan sederhana.
Tugas Tukang Kayu
- Mengukur dan memotong kayu untuk kerangka atap, kusen pintu, atau jendela.
- Memasang bekisting kayu untuk cetakan beton pada kolom atau balok bangunan.
- Memastikan struktur kayu terpasang dengan presisi dan kokoh sesuai rencana konstruksi.
8. Operator Alat Berat
Mengoperasikan kendaraan berat untuk memudahkan pengerjaan proyek skala besar. Kualifikasinya sangat ketat, wajib memiliki SIO (Surat Izin Operasi) aktif dan pengalaman teknis pengoperasian unit tertentu.
Tugas Operator Alat Berat
- Mengoperasikan alat berat seperti ekskavator atau crane untuk pengerukan dan pengangkatan beban.
- Melakukan pemeriksaan harian pada sistem hidrolik, bahan bakar, dan mesin alat berat.
- Memastikan area operasional steril dari pekerja lain saat unit sedang beroperasi untuk mencegah kecelakaan.
9. Tukang Listrik (Electrician)
Tukang listrik adalah contoh pekerjaan buruh yang bertanggung jawab atas instalasi kabel dan sistem kelistrikan bangunan. Mereka memerlukan kualifikasi minimal lulusan SMK dan pemahaman tentang denah instalasi listrik.
Tugas Tukang Listrik
- Menarik jalur kabel dan memasang panel listrik sesuai diagram teknis proyek.
- Melakukan pengujian (testing) untuk memastikan tidak ada kebocoran arus atau korsleting.
- Memasang perlengkapan listrik seperti lampu, sakelar, dan titik stop kontak secara rapi.
10. Mandor (Site Supervisor)
Mandor atau pengawas proyek juga tergolong buruh. Mereka adalah pemimpin tim lapangan yang menjembatani manajemen proyek dengan para buruh. Kualifikasinya yaitu pengalaman lapangan selama bertahun-tahun serta kemampuan kepemimpinan dan komunikasi yang tegas.
Tugas Mandor
- Membagi penugasan harian kepada para buruh dan tukang agar pengerjaan efisien.
- Mengawasi progres harian di lapangan agar sesuai dengan jadwal proyek (deadline).
- Melaporkan kebutuhan material dan melaporkan kendala lapangan kepada Site Manager.
c. Contoh Pekerjaan Buruh di Sektor Logistik dan Pergudangan

Logistik berurusan dengan manajemen perpindahan barang dari gudang hingga ke tangan konsumen. Pekerjaan buruh di sektor ini meliputi kurir dan delivery driver, checker gudang, operator forklift, inventory clerk, dan loader/unloader. Mari lihat tugas mereka:
11. Kurir (Delivery Driver)
Pekerja garda depan yang memastikan paket sampai ke tujuan. Kualifikasi wajibnya adalah memiliki SIM yang sah (SIM C/A/B) dan ketangkasan dalam menavigasi rute jalan menggunakan aplikasi GPS.
Tugas Kurir (Delivery Driver)
- Mengambil paket dari gudang sortir atau pusat distribusi.
- Mengantarkan barang tepat waktu kepada pelanggan sesuai rute pengiriman.
- Melakukan penagihan (jika COD) dan meminta bukti serah terima (dokumentasi/tandatangan).
12. Checker Gudang
Bertugas sebagai pengawas data yang memvalidasi fisik barang. Kualifikasinya mencakup ketelitian tinggi, kemampuan dasar berhitung, dan minimal latar belakang pendidikan SMA/K.
Tugas Checker Gudang
- Mencocokkan data pada surat jalan dengan jumlah serta jenis barang yang diterima.
- Melakukan pemindaian (scanning) barcode pada setiap item untuk pembaruan sistem.
- Melaporkan temuan jika ada barang yang rusak, cacat, atau selisih jumlah saat pembongkaran.
13. Operator Forklift
Contoh pekerjaan buruh spesialis ini mewajibkan keahlian memindahkan muatan berat secara vertikal maupun horizontal di dalam gudang. Selain itu, mereka wajib memiliki sertifikat keahlian operator forklift untuk aspek keamanan.
Tugas Operator Forklift
- Menyusun palet barang ke rak penyimpanan tingkat tinggi (high racking).
- Membantu memindahkan muatan dari area loading dock ke dalam truk pengangkut.
- Melakukan pengecekan rutin pada unit forklift sebelum digunakan bekerja.
14. Inventory Clerk (Admin Gudang)
Mengelola dokumentasi keluar-masuknya arus barang. Kualifikasinya adalah literasi digital dasar untuk mengoperasikan komputer dan ketertiban dalam pengarsipan dokumen.
Tugas Inventory Clerk
- Menginput data barang masuk dan keluar ke dalam sistem manajemen gudang (WMS).
- Menyiapkan dokumen jalan, faktur, dan label pengiriman barang.
- Melakukan rekonsiliasi data stok fisik dengan data sistem secara berkala.
15. Loader/Unloader (Buruh Bongkar Muat)
Pekerja yang melakukan aktivitas fisik pemindahan barang dari dan ke kendaraan angkut. Kualifikasinya murni ketahanan fisik dan teknik pengangkatan beban yang aman bagi tubuh.
Tugas Loader/Unloader
- Menyusun barang ke dalam truk dengan teknik yang rapi agar kapasitas angkut maksimal.
- Menurunkan muatan dari kontainer ke area transit dengan cepat dan hati-hati.
- Mengoperasikan alat bantu angkut manual seperti hand pallet atau troli.
Contoh Pekerjaan Buruh di Sektor Pertanian dan Perkebunan

Sektor ini bekerja langsung dengan sumber daya alam. Peran buruh sangat ditentukan oleh siklus tanam. Beberapa contoh pekerjaan buruh tani adalah buruh pemetik, buruh tanam, buruh semprot & pemupukan, petugas irigasi, hingga buruh sortir hasil tani. Ini tugasnya:
16. Buruh Pemetik
Tugas mereka fokus mengambil hasil panen dari pohon atau lahan, contohnya seperti pekerjaan buruh sawit. Kualifikasinya adalah ketelatenan dan pemahaman mengenai standar kematangan buah atau daun yang layak jual.
Tugas Buruh Pemetik
- Memanen komoditas (seperti sawit, teh, atau kopi) menggunakan alat manual yang disediakan.
- Mengumpulkan hasil panen ke titik pengumpulan sementara untuk ditimbang.
- Memastikan area sekitar tanaman tetap bersih dari gulma setelah proses panen.
17. Buruh Tanam
Bertanggung jawab pada fase awal pertumbuhan tanaman. Tidak mensyaratkan pendidikan tinggi, tetapi membutuhkan kedisiplinan dalam mengikuti instruksi teknik penanaman.
Tugas Buruh Tanam
- Menyiapkan lubang tanam dengan kedalaman dan jarak yang konsisten.
- Menanam bibit muda ke lahan secara hati-hati agar akar tidak rusak.
- Melakukan penyiraman awal pada bibit yang baru saja dipindahkan ke lahan terbuka.
18. Buruh Semprot dan Pemupukan
Bertugas memelihara kesehatan tanaman agar terhindar dari hama. Kualifikasinya adalah pemahaman dasar mengenai dosis bahan kimia dan prosedur penggunaan alat pelindung diri (APD).
Tugas Buruh Semprot dan Pemupukan
- Mencampur larutan pupuk atau pestisida sesuai dengan instruksi dosis dari pengawas.
- Menyemprotkan cairan ke seluruh bagian tanaman secara merata dan efektif.
- Membersihkan dan merawat tangki semprot serta menyimpan sisa bahan kimia dengan aman.
19. Petugas Irigasi (Pengairan)
Tugas contoh pekerjaan buruh ini yaitu mengatur distribusi air agar tanaman mendapatkan hidrasi yang cukup. Untuk menjadi petugas irigasi, dibutuhkan kemampuan teknis dasar dalam pengaturan debit air dan pemeliharaan kanal.
Tugas Petugas Irigasi
- Membuka dan menutup pintu air sesuai jadwal pengairan yang telah ditentukan.
- Memastikan saluran air bersih dari sampah atau endapan lumpur yang menghambat aliran.
- Memantau kondisi kelembaban tanah di berbagai blok lahan pertanian.
20. Buruh Sortir Hasil Tani
Bekerja di gudang pengemasan hasil bumi. Diperlukan ketelitian mata untuk melakukan klasifikasi produk berdasarkan kualitas dan ukuran (grading).
Tugas Buruh Sortir Hasil Tani
- Memilah hasil panen berdasarkan bobot, diameter, dan kesegaran fisik.
- Membuang bagian tanaman yang busuk atau tidak memenuhi standar pasar.
- Mengemas hasil sortir ke dalam keranjang atau kardus distribusi sesuai kategori kualitas.
Baca Juga: 11 Jenis Pekerjaan di Dataran Tinggi, Tak Hanya Petani!
Contoh Pekerjaan Buruh di Sektor Jasa dan Harian Lepas

Sektor jasa menyediakan layanan langsung untuk mendukung operasional bisnis lain atau kebutuhan publik. Pekerjaan buruh di bidang ini meliputi cleaning service, satpam, steward, laundry attendant, dan field technician. Berikut contoh pekerjaan buruh harian lepas:
21. Cleaning Service (Buruh Kebersihan)
Menjaga standar sanitasi di lingkungan kerja atau fasilitas publik. Kualifikasinya adalah kejujuran, kerapian, dan kemahiran menggunakan alat serta cairan pembersih kimia.
Tugas Cleaning Service
- Melakukan pembersihan menyeluruh pada area lantai, kaca, dan perabotan kantor.
- Memastikan ketersediaan logistik di area toilet (sabun, tisu) tetap terjaga.
- Mengelola pembuangan sampah dari ruang kerja ke tempat penampungan akhir.
22. Satpam
Bertanggung jawab atas perlindungan aset dan keselamatan orang di area perusahaan. Wajib memiliki sertifikat pelatihan Gada Pratama dan kemampuan komunikasi yang tegas tetapi sopan.
Tugas Satpam
- Melakukan pengawasan pintu masuk dan pemeriksaan tamu/kendaraan.
- Melaksanakan patroli rutin untuk mencegah potensi tindak kriminal atau kebakaran.
- Memberikan bantuan informasi awal kepada pengunjung yang datang ke lokasi.
23. Steward (Buruh Cuci Piring & Dapur)
Buruh ini bekerja di area belakang layar restoran atau hotel. Kualifikasinya adalah kecepatan kerja tinggi dan ketahanan fisik menghadapi tumpukan beban kerja saat jam sibuk.
Tugas Steward
- Mencuci dan mensterilkan peralatan makan serta alat masak dalam jumlah besar.
- Membantu koki dalam mempersiapkan bahan makanan dasar (seperti mencuci sayuran).
- Menjaga area sanitasi dapur agar selalu bersih dan tidak licin.
24. Laundry Attendant
Ini adalah contoh pekerjaan buruh spesialis di jasa pencucian pakaian atau linen hotel. Diperlukan pemahaman tentang karakteristik kain dan cara kerja mesin cuci otomatis serta setrika uap industri.
Tugas Laundry Attendant
- Memisahkan pakaian berdasarkan warna dan sensitivitas bahan sebelum dicuci.
- Mengatur program mesin cuci dan pengering agar tidak merusak serat pakaian.
- Melakukan proses penyetrikaan (pressing) dan pelipatan pakaian secara rapi.
25. Field Technician (Teknisi Lapangan)
Mereka adalah pekerja yang mendatangi pelanggan untuk layanan teknis. Kualifikasinya adalah lulusan SMK jurusan teknik (Elektro/Mesin/TKJ) dan memiliki kendaraan pribadi untuk mobilitas.
Tugas Field Technician
- Melakukan instalasi perangkat baru atau perbaikan kerusakan di lokasi pelanggan.
- Menjelaskan penyebab kerusakan dan memberikan solusi perawatan kepada pengguna.
- Melakukan pengecekan akhir fungsi alat sebelum meninggalkan lokasi pengerjaan.
Kualifikasi dan Skill yang Dibutuhkan Pekerjaan Buruh
Buruh sebetulnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu buruh yang mengandalkan keterampilan teknis dan mereka yang menjual ketahanan fisik. Kualifikasi yang diminta untuk keduanya pun berbeda. Secara umum, berikut kualifikasi dan skill yang dibutuhkan:
1. Tingkat Pendidikan
Pekerjaan buruh yang menjual keterampilan teknis (seperti teknisi mesin) biasanya mensyaratkan latar belakang pendidikan minimal D4 atau S1. Meski, ada porsi kecil untuk lulusan SMA/K dengan sertifikasi.
Untuk pekerjaan yang mengandalkan tenaga fisik murni, sering kali tidak ada syarat tingkat pendidikan formal, bahkan lulusan SD atau SMP tetap berpeluang untuk diterima.
2. Keterampilan Teknis (Hard Skills)
Buruh biasanya memiliki keterampilan yang ditawarkan kepada pemberi kerja. Jenisnya spesifik terhadap posisi pekerjaan yang diemban.
Sebagai contoh, jika melamar sebagai buruh dapur di restoran cepat saji, kamu wajib memiliki keterampilan memasak dan ritme kerja yang cepat.
3. Pengalaman Kerja
Pengalaman kerja juga sering dijadikan kualifikasi untuk melamar pekerjaan sebagai buruh. Bahkan pengalaman dianggap lebih bernilai daripada sekadar ijazah.
Bagi fresh graduate, pengalaman magang atau pelatihan vokasi biasanya akan dilirik untuk menunjukkan bahwa kamu siap diterjunkan ke area operasional.
4. Sertifikasi
Ada kualifikasi yang sifatnya tidak bisa ditawar, yaitu sertifikasi. Biasanya kualifikasi ini wajib untuk bidang pekerjaan yang memiliki risiko tinggi.
Contohnya sertifikat operator (SIO) untuk pengemudi forklift, sertifikasi pengelasan, hingga sertifikat pertolongan pertama. Tanpa sertifikat tersebut, kamu mungkin lebih sulit untuk tembus.
5. Soft Skills
Pekerjaan buruh menuntut dedikasi tinggi dan disiplin waktu yang ketat. Oleh karena itu, soft skills kadang menjadi salah satu kualifikasi yang menentukan lolos atau tidaknya kandidat.
Sifat jujur, teliti dalam mengikuti instruksi, dan kemampuan bekerja dalam tim adalah aset yang sangat dihargai di dunia karir buruh.
Gaji Pekerjaan Buruh di Indonesia
Menurut data dari Trading Economics, gaji buruh di Indonesia berkisar antara Rp2,3 Juta hingga Rp6 Juta per bulan. Angka ini mengacu pada upah minimum di masing-masing daerah tempat buruh bekerja.
Namun faktor jenis industri juga turut memengaruhi besaran gaji yang diterima. Oleh karenanya, mari simak estimasi gaji pekerjaan buruh di Indonesia berikut:
1. Gaji Buruh sesuai Industri
Berdasarkan data dari berbagai portal lowongan kerja, berikut adalah estimasi gaji pekerjaan buruh sesuai sektor industrinya:
- Sektor Pertambangan & Energi: Rp5.500.000–Rp8.500.000
- Sektor Konstruksi & Infrastruktur: Rp4.500.000–Rp6.500.000
- Sektor Manufaktur Otomotif: Rp5.200.000–Rp7.000.000
- Sektor Logistik & Pergudangan: Rp4.200.000–Rp5.800.000
- Sektor Kuliner & F&B (Restoran): Rp3.500.000–Rp5.200.000
- Sektor Perkebunan & Agrikultur: Rp3.200.000–Rp4.500.000
- Sektor Tekstil & Garmen: Rp3.100.000–Rp4.800.000
- Sektor Perhotelan & Hospitality: Rp3.800.000–Rp5.500.000
- Sektor Ritel & Perdagangan: Rp3.500.000–Rp5.000.000
- Sektor Kebersihan & Fasilitas: Rp3.200.000–Rp4.600.000
2. Gaji Buruh sesuai Kota/Provinsi
Besaran upah di masing-masing daerah juga bergantung pada kebijakan UMP atau UMK setempat.
Daerah dengan aktivitas industri padat memiliki gaji yang lebih tinggi, seperti Bekasi. Mari lihat estimasi gaji buruh di beberapa daerah jika mengacu pada upah minimum terbaru tahun 2026:
- Kota Bekasi: Rp5.992.931–Rp6.200.000
- Kabupaten Bekasi: Rp5.938.885–Rp6.150.000
- Kabupaten Karawang: Rp5.886.852–Rp6.100.000
- DKI Jakarta: Rp5.729.876–Rp6.000.000
- Kota Depok: Rp5.522.662–Rp5.800.000
- Kota Cilegon: Rp5.469.922–Rp5.700.000
- Provinsi Papua Tengah: Rp4.285.848–Rp4.600.000
- Provinsi Kepulauan Riau: Rp3.879.520–Rp4.200.000
- Provinsi Sulawesi Utara: Rp4.002.630–Rp4.300.000
- Provinsi Jawa Timur: Rp2.446.880–Rp5.000.000
Baca Juga: UMP 2026 Resmi: Daftar Upah Minimum di 38 Provinsi
Tips Mencari Pekerjaan Buruh yang Aman dan Legal
Mengingat tingginya permintaan pasar terhadap tenaga buruh, banyak oknum tidak bertanggung jawab yang menyebarkan lowongan kerja palsu.
Biasanya, mereka memanfaatkan desakan kebutuhan ekonomi dengan memungut biaya administrasi di awal. Agar tidak terjebak, mari simak tips berikut:
1. Riset Perusahaan yang Membuka Loker
Pastikan perusahaan yang membuka loker memiliki alamat kantor yang jelas dan terdaftar di Kementerian Ketenagakerjaan.
Jangan pernah memproses lamaran dari perusahaan yang menggunakan alamat email gratisan (seperti @gmail atau @yahoo), tetapi mengatasnamakan perusahaan multinasional besar.
Baca Juga: Hati-hati! Ini Perusahaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja
2. Hindari Pembayaran dalam Bentuk Apapun
Prinsip utama dalam mencari kerja adalah kamu mencari penghasilan, bukan mengeluarkan uang.
Jika ada pihak yang meminta biaya seragam, biaya tes medis, atau biaya penempatan dengan janji "pasti diterima," segera tinggalkan karena itu adalah indikasi kuat penipuan.
3. Baca Deskripsi Pekerjaan secara Cermat
Loker yang aman akan mencantumkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara spesifik. Hindari lowongan dengan narasi seperti "Kerja santai gaji besar tanpa syarat”. Pekerjaan buruh yang legal selalu memiliki standardisasi beban kerja dan kualifikasi yang masuk akal.
4. Manfaatkan Jaringan
Metode "siapa yang kamu kenal" masih sangat efektif di dunia kerja operasional. Cobalah bertanya kepada teman atau kerabat yang sudah bekerja di pabrik atau instansi tertentu, referensi langsung sering kali lebih kredibel dan mempercepat proses pemanggilan wawancara.
5. Siapkan Dokumen Persyaratan yang Diminta
Pastikan kamu menyiapkan dokumen persyaratan yang diminta, salah satunya CV. Berbicara soal CV, pastikan kamu menggunakan CV yang ATS-friendly agar data di CV-mu mudah dibaca oleh ATS perusahaan.
ATS hanya akan menyaring CV yang memiliki keterampilan, pengalaman atau tingkat pendidikan sesuai kualifikasi yang diminta di iklan loker.
Untuk memastikan apakah CV kamu sudah cocok dengan loker yang dilamar, sebaiknya review CV gratis menggunakan AI CV Analyzer. Hanya butuh 1 menit, bisa langsung meningkatkan peluangmu dipanggil interview!
6. Berpakaian Formal saat Menghadiri Wawancara
Saat menghadiri sesi wawancara, pastikan penampilanmu sesuai dengan budaya kerja di instansi tersebut.
Misalnya, jika melamar di sektor manufaktur, biasanya kemeja putih dan celana bahan hitam menjadi standar baku.
Namun, jika melamar di perusahaan startup, penggunaan kemeja kasual yang bersih umumnya sudah memadai.
Poinnya jangan berlebihan, dan pastikan rambut tertata rapi, kuku tidak panjang atau kotor, serta pakaian tidak kusut.
7. Gunakan Portal Lowongan Kerja Terpercaya
Selalu gunakan website lowongan kerja terpercaya seperti Dealls saat mencari loker buruh. Selain supaya mudah menemukan loker buruh dari berbagai industri, loker yang diunggah juga lebih terjamin kredibilitasnya.
Pasalnya, platform seperti Dealls memiliki sistem verifikasi ketat terhadap pemberi kerja. Ini yang mengurangi risiko loker bodong dibanding melamar loker yang bertebaran di grup media sosial yang tidak terkelola dengan baik.
Di Mana Mencari Loker Pekerjaan Buruh Terpercaya?
Mencari loker pekerjaan buruh itu sebenarnya mudah-mudah susah. Pasalnya tingginya peminat membuat banyak oknum memanfaatkan situasi ini dengan menyebarkan loker palsu.
Karena itu, kamu sebaiknya memilih website cari kerja yang benar-benar terpercaya, seperti Dealls yang menyediakan 100.000+ loker terbaru setiap hari dari 7.000+ perusahaan.
Tenang, semua loker di Dealls telah melalui proses verifikasi ketat untuk mencegah penipuan dan praktik rekrutmen fiktif.
Kamu juga bisa memanfaatkan fitur review CV gratis menggunakan AI CV Analyzer untuk memastikan CV sesuai dengan standar ATS, sehingga lebih berpeluang lolos screening awal di perusahaan.
Supaya terhindar dari risiko loker buruh bodong, pastikan selalu melakukan pengecekan ulang alamat perusahaan.
Daripada terjebak loker mencurigakan, lebih baik lamar loker buruh melalui Dealls. Yuk, temukan info loker terdekat sesuai domisilimu sekarang!

Sumber:
Arti Kata Buruh | Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online
