Program Specified Skilled Worker (SSW): Syarat, Tahapan, & Cara Daftarnya!

Specified Skilled Worker (SSW) adalah visa kerja Jepang bagi tenaga terampil. Syaratnya lulus ujian bahasa & skill. Nikmati potensi gaji 16-26 juta/bulan.

Dealls
Ditulis oleh
Dealls May 18, 2026
Dealls App
Lamar Loker Prioritas. Dilirik HR Lebih Cepat.
Peluang kerja eksklusif dari perusahaan top, hanya di Dealls. Mulai karier impianmu hari ini!
Lihat Lowongan Prioritas

Program Specified Skilled Worker (SSW) semakin menjadi pilihan populer bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di Jepang secara legal dengan peluang gaji kompetitif. Skema visa yang dikenal juga sebagai Tokutei

Ginou ini dibuka khusus untuk pekerja asing yang memiliki keterampilan di bidang tertentu, mulai dari manufaktur, perhotelan, perawatan lansia, hingga konstruksi. Tidak heran jika pencarian tentang SSW terus meningkat karena menawarkan jalur kerja yang lebih jelas dibanding program magang biasa.

Bagi banyak pencari kerja, specified skilled worker adalah kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja internasional sekaligus meningkatkan jenjang karier dan penghasilan.

Pemerintah Jepang sendiri masih membutuhkan banyak tenaga kerja asing untuk mengisi kekurangan SDM di berbagai sektor industri. Karena itu, memahami syarat, jenis visa, bidang pekerjaan, hingga proses pendaftaran SSW menjadi hal penting sebelum memutuskan bekerja di Jepang.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari secara lengkap apa itu Specified Skilled Worker (SSW), keuntungan programnya, syarat mengikuti seleksi, hingga peluang kerja dan kisaran gaji terbaru di Jepang.

Apa Itu Specified Skilled Worker (SSW)?

specified skilled worker.jpg

Specified skilled worker atau yang sering disebut sebagai Tokutei Ginou adalah status visa baru bagi tenaga kerja asing yang ingin bekerja di Jepang.

Berbeda dengan program magang, SSW dirancang untuk menarik individu yang sudah memiliki keterampilan khusus dan kemampuan bahasa Jepang dasar untuk mengisi kekurangan tenaga kerja di sana.

Kebijakan migrasi tenaga kerja yang terstruktur sangat krusial bagi keberlanjutan ekonomi negara dengan populasi menua. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran kamu sebagai pekerja migran sangat dihargai dan dibutuhkan oleh industri di Jepang.

LAMAR LOKER TERBARU HARI INI!

button buat akun & lamar loker sekarang

Jenis Visa Specified Skilled Worker

Visa SSW terbagi menjadi dua kategori utama yang menentukan masa tinggal dan hak-hak yang kamu peroleh selama berada di Jepang.

Pemahaman ini penting agar kamu bisa merencanakan masa depan karier jangka panjangmu dengan lebih matang.

Berikut beberapa jenis visa specified skilled worker

1. SSW Type 1 (Tokutei Ginou I)

SSW Type 1 (Tokutei Ginou I) adalah level pertama yang biasanya diambil oleh para pemula atau mantan peserta magang (kenshuusei).

Visa ini berlaku maksimal selama 5 tahun. Pada level ini, kamu diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup di bidang tertentu tanpa perlu supervisi yang sangat ketat. Namun, pada tipe ini, kamu belum diperbolehkan untuk membawa keluarga pindah ke Jepang.

2. SSW Type 2 (Tokutei Ginou II)

SSW Type 2 (Tokutei Ginou II) ini diperuntukkan bagi kamu yang sudah memiliki keahlian tingkat mahir. Keuntungan utamanya adalah masa tinggal yang bisa diperpanjang terus-menerus selama kontrak kerja tersedia.

Selain itu, kamu sudah memiliki hak untuk membawa pasangan dan anak ke Jepang. Tipe ini merupakan jenjang karier yang lebih tinggi setelah kamu menyelesaikan masa kerja di tipe pertama.

Bidang Pekerjaan Specified Skilled Worker

Pemerintah Jepang telah menetapkan sektor-sektor tertentu yang terbuka bagi pemegang visa Specified Skilled Worker. Kamu bisa memilih bidang yang paling sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikanmu. Berikut adalah detail bidangnya:

1. Industri Perawatan Lansia (Caregiver)

Di sini kamu akan bertugas membantu aktivitas harian lansia di fasilitas perawatan. Bidang ini memiliki permintaan tertinggi karena populasi lansia di Jepang yang terus meningkat secara signifikan setiap tahunnya.

  • Fokus Kerja: Pendampingan makan, mandi, dan mobilisasi lansia.
  • Lokasi: Panti jompo atau fasilitas kesehatan khusus.

2. Industri Restoran dan Food Service

Sektor ini mencakup persiapan makanan, pelayanan pelanggan, serta manajemen kebersihan di restoran atau jasa boga. Sangat cocok bagi kamu yang memiliki minat besar di bidang kuliner dan pelayanan.

  • Fokus Kerja: Memasak, melayani pesanan, dan manajemen stok bahan.
  • Lokasi: Restoran, kafe, atau industri katering.

3. Industri Konstruksi

Meliputi pekerjaan fisik dan teknis dalam pembangunan infrastruktur maupun gedung. Fokus utamanya adalah keterampilan teknis dalam perakitan, pengecoran, dan manajemen proyek di lapangan.

  • Fokus Kerja: Pertukangan, pengoperasian alat berat, dan pengecatan.
  • Lokasi: Proyek bangunan, jalan raya, atau terowongan.

4. Industri Pertanian

Pekerjaan ini melibatkan budidaya tanaman, peternakan, serta manajemen hasil panen. Teknologi pertanian di Jepang sangat maju, sehingga kamu juga bisa belajar banyak inovasi baru di bidang ini.

  • Fokus Kerja: Penanaman, pemanenan, dan pemeliharaan hewan ternak.
  • Lokasi: Perkebunan rumah kaca atau peternakan modern.

5. Industri Manufaktur

Cakupan pekerjaannya luas, mulai dari pembuatan komponen mesin, pengolahan logam, hingga perakitan produk elektronik. Bidang ini sangat stabil dan memiliki standar keamanan kerja yang sangat tinggi.

  • Fokus Kerja: Operator mesin, pengelasan, dan kontrol kualitas produk.
  • Lokasi: Pabrik otomotif, elektronik, atau logam.

6. Industri Perhotelan

Kamu akan bekerja di bagian operasional hotel seperti resepsionis, manajemen perjamuan, hingga layanan kebersihan kamar. Sangat mengutamakan kemampuan komunikasi dan keramah-tamahan (omotenashi).

  • Fokus Kerja: Check-in/out tamu, reservasi, dan pelayanan housekeeping.
  • Lokasi: Hotel, resort, atau penginapan tradisional (ryokan).

7. Industri Perikanan

Industri perikanan meliputi penangkapan ikan di laut hingga budidaya biota air. Kamu akan dilatih menggunakan peralatan modern dan teknik pengolahan hasil laut yang efisien.

  • Fokus Kerja: Pengoperasian jaring, budidaya ikan/kerang, dan pengolahan hasil laut.
  • Lokasi: Kapal penangkap ikan atau tambak budidaya.

8. Industri Kebersihan Gedung

Bukan sekadar membersihkan ruangan, tetapi mencakup manajemen perawatan fasilitas gedung agar tetap estetis dan berfungsi dengan baik sesuai standar kebersihan Jepang yang ketat.

  • Fokus Kerja: Pembersihan interior gedung dan pemeliharaan kebersihan sanitasi.
  • Lokasi: Gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, atau apartemen.

Baca Juga: Cara Kerja di Jepang: Syarat, Gaji, Peluang, dan Persiapannya

Syarat Mengikuti Program Specified Skilled Worker

Untuk bisa lolos dan mendapatkan visa SSW, ada beberapa persyaratan administratif dan kompetensi yang harus kamu penuhi secara konsisten:

  • Usia minimal 18 tahun pada saat pendaftaran.
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang (minimal JLPT N4 atau JFT-Basic A2).
  • Lulus ujian keterampilan teknis (Skill Test) sesuai bidang yang dipilih.
  • Sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan medis resmi.
  • Tidak memiliki catatan kriminal atau pelanggaran keimigrasian sebelumnya.

Baca Juga: Syarat Kerja di Jepang 2026 untuk Pria & Wanita: Umur, Fisik, Kesehatan

Tahapan Seleksi Program SSW

Proses untuk berangkat ke Jepang tidak terjadi dalam semalam. Kamu perlu mengikuti alur yang telah ditentukan agar semuanya berjalan legal dan lancar.

Persiapan prakerja yang matang, termasuk penguasaan bahasa dan pemahaman budaya, secara signifikan meningkatkan tingkat keberhasilan adaptasi pekerja migran di negara tujuan.

Berikut adalah tahapan yang harus kamu lalui:

1. Tahap Belajar Mandiri atau Pelatihan

Langkah awal dimulai dari dirimu sendiri. Kamu perlu mempelajari bahasa Jepang minimal hingga level dasar (N4 atau A2) serta mendalami materi teknis sesuai bidang pekerjaan yang kamu pilih.

Kamu bisa belajar secara mandiri menggunakan aplikasi dan buku, atau bergabung dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) agar lebih terarah.

  • Fokus Utama: Penguasaan tata bahasa, kosakata teknis, dan etika kerja Jepang.

2. Tahap Ujian Kemampuan dan Keterampilan

Setelah merasa siap, kamu harus mendaftar dan mengikuti dua jenis ujian resmi. Pertama adalah ujian bahasa Jepang (JFT-Basic atau JLPT), dan kedua adalah ujian keterampilan (Skill Test) sesuai sektor yang kamu minati. Sertifikat lulus dari kedua ujian ini adalah "senjata" utama kamu untuk melamar kerja.

  • Fokus Utama: Meraih skor kelulusan minimal yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang.

3. Tahap Pencarian Kerja Melalui Platform Terpercaya

Jika sertifikat sudah di tangan, saatnya mencari perusahaan di Jepang yang sedang membuka lowongan. Kamu bisa mencari posisi yang sesuai melalui platform lowongan kerja terpercaya atau agensi resmi. Pastikan perusahaan tersebut menawarkan kondisi kerja yang sesuai dengan harapanmu.

  • Fokus Utama: Mencocokkan kualifikasi dirimu dengan kriteria yang diminta perusahaan Jepang.

4. Tahap Wawancara dengan Pengguna (User)

Pada tahap ini, kamu akan berhadapan langsung dengan calon pemberi kerja dari Jepang. Wawancara biasanya dilakukan secara daring (online) menggunakan aplikasi video call.

Di sini kamu harus menunjukkan semangat, kesantunan, dan kemampuan komunikasi yang baik untuk meyakinkan mereka.

  • Fokus Utama: Menjelaskan pengalaman kerja dan alasan kuat ingin bekerja di perusahaan tersebut.

5. Tahap Pengurusan Kontrak, COE, dan Visa

Setelah dinyatakan diterima, kamu akan menandatangani kontrak kerja resmi. Pihak perusahaan kemudian akan mengurus Certificate of Eligibility (COE) ke imigrasi Jepang.

Setelah COE terbit, kamu tinggal mengajukan permohonan visa ke Kedutaan Besar Jepang di Indonesia sebagai langkah terakhir sebelum terbang.

  • Fokus Utama: Kelengkapan dokumen administrasi dan validitas izin tinggal.

LAMAR LOKER TERBARU HARI INI!

button buat akun & lamar loker sekarang

Cara Daftar Specified Skilled Worker

Cara daftar Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou sebenarnya cukup terstruktur, mulai dari persiapan dokumen hingga mendapatkan visa kerja Jepang.

Program ini ditujukan bagi tenaga kerja asing yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri di Jepang.

Berikut tahapan lengkap cara daftar SSW yang perlu Anda pahami.

1. Pilih Bidang Pekerjaan SSW

Langkah pertama adalah menentukan sektor pekerjaan yang ingin dilamar. Saat ini, program SSW mencakup berbagai bidang seperti:

  • Perawatan lansia (caregiver)
  • Konstruksi
  • Manufaktur
  • Pertanian
  • Perikanan
  • Perhotelan
  • Restoran
  • Kebersihan gedung
  • Industri makanan dan minuman

Pemilihan bidang penting karena akan menentukan jenis ujian keterampilan yang harus diikuti.

2. Memenuhi Syarat Dasar SSW

Beberapa perusahaan Jepang juga dapat meminta pengalaman kerja sesuai bidang yang dilamar. Secara umum, syarat mengikuti program specified skilled worker meliputi:

  • Minimal lulusan SMA/SMK sederajat
  • Usia produktif sesuai ketentuan perusahaan perekrut
  • Memiliki kemampuan bahasa Jepang dasar
  • Lulus ujian keterampilan (skill test)
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Tidak memiliki catatan kriminal

3. Mengikuti Ujian Bahasa Jepang

Kemampuan bahasa Jepang penting agar pekerja dapat berkomunikasi dengan baik di lingkungan kerja Jepang.

Calon peserta SSW wajib memiliki kemampuan bahasa Jepang dasar. Biasanya, syarat minimal yang diminta adalah:

  • JLPT N4 atau setara
  • JFT-Basic A2

4. Mengikuti Ujian Skill Test

Selain bahasa, peserta harus lulus ujian keterampilan sesuai sektor pekerjaan yang dipilih. Tes ini bertujuan mengukur kemampuan teknis calon pekerja sebelum bekerja di Jepang.

Contohnya:

  • Caregiver → ujian kaigo
  • Restoran → food service skill test
  • Manufaktur → manufacturing skill test

5. Melamar ke Perusahaan atau Lembaga Penyalur Resmi

Setelah lolos ujian, Anda bisa mulai melamar kerja ke perusahaan Jepang atau melalui lembaga penyalur resmi (LPK/P3MI). Pastikan memilih agen yang legal dan memiliki izin resmi agar proses penempatan lebih aman.

Biasanya tahap ini mencakup:

  • Interview online/offline
  • Seleksi dokumen
  • Medical check-up

6. Mengurus Certificate of Eligibility (COE)

Jika diterima perusahaan Jepang, pihak perusahaan akan membantu pengurusan Certificate of Eligibility (COE) di Jepang. Dokumen ini menjadi syarat utama pengajuan visa kerja.

7. Mengajukan Visa SSW Jepang

Setelah COE terbit, Anda dapat mengajukan visa specified skilled worker ke Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dengan melengkapi dokumen seperti:

  • Paspor
  • COE
  • Kontrak kerja
  • Form aplikasi visa
  • Foto
  • Sertifikat ujian bahasa dan skill test

8. Berangkat dan Mulai Bekerja di Jepang

Jika visa disetujui, Anda tinggal mengikuti briefing keberangkatan dan mulai bekerja di Jepang sesuai kontrak kerja yang telah disepakati.

Gaji Specified Skilled Worker di Jepang

Salah satu daya tarik utama yang membuat program SSW begitu diminati adalah standar penghasilannya yang tinggi.

Berbeda dengan program magang tradisional, sistem penggajian SSW diatur dengan sangat adil; pemerintah Jepang mewajibkan perusahaan untuk memberikan gaji yang setara atau bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan pekerja lokal Jepang yang melakukan pekerjaan yang sama.

Penghasilan ini tentu sangat kompetitif untuk membantu kamu membangun masa depan ekonomi dan menabung bagi keluarga di rumah.

Berikut adalah gambaran estimasi pendapatan yang bisa kamu peroleh:

  • Rata-rata gaji kotor: Berkisar antara 150.000 hingga 250.000 Yen per bulan (atau sekitar 16 hingga 26 juta Rupiah dengan asumsi kurs terbaru).

Baca Juga: Gaji Kerja di Jepang 2026: UMR, Gaji Pabrik, dan Biaya Hidup TKI

Tips Sebelum Daftar SSW

Mempersiapkan diri sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja internasional adalah kunci sukses agar kamu tidak kaget saat menjalani prosesnya.

Program specified skilled worker menjadi peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin membangun karier di Jepang dengan jalur resmi dan prospek penghasilan yang menarik.

Berikut adalah tips yang perlu kamu perhatikan:

1. Pelajari Bahasa Jepang Sejak Dini

Bahasa adalah fondasi utama untuk bertahan hidup dan bekerja di Jepang. Jangan menunggu sampai ada panggilan ujian, mulailah belajar kosakata harian dan tata bahasa dasar secepat mungkin.

Selain untuk syarat visa, kelancaran berbahasa akan sangat membantu kamu saat bernegosiasi gaji atau memahami instruksi kerja dari atasan di sana.

2. Pilih Bidang Kerja yang Sesuai Kemampuan

Jangan hanya memilih bidang kerja berdasarkan besarnya gaji, tapi sesuaikan juga dengan minat dan latar belakang keterampilanmu.

Jika kamu punya pengalaman di bidang memasak, maka industri food service akan lebih mudah kamu jalani.

Memilih bidang yang sesuai akan membuatmu lebih cepat lulus ujian keterampilan (skill test) karena kamu sudah punya dasar ilmunya.

3. Pastikan Lembaga Penyalur Resmi dan Terpercaya

Banyak oknum yang memanfaatkan antusiasme calon pekerja dengan menawarkan jalur singkat yang ilegal.

Pastikan kamu bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) atau Sending Organization (SO) yang sudah memiliki izin resmi dari Kemnaker. Hal ini sangat penting untuk menjamin perlindungan hukum kamu selama berada di luar negeri.

4. Siapkan Dana untuk Tes dan Dokumen

Meskipun program SSW menawarkan gaji tinggi, kamu tetap perlu menyiapkan modal awal untuk proses administrasi. Dana ini biasanya digunakan untuk biaya ujian bahasa Jepang, ujian keterampilan, medical check-up, hingga pembuatan paspor dan dokumen keimigrasian lainnya.

Mempersiapkan tabungan sejak awal akan membuat prosesmu berjalan lebih tenang tanpa kendala biaya di tengah jalan.

5. Cari Informasi Detail Tentang Budaya Kerja Jepang

Etos kerja di Jepang sangat berbeda dengan di Indonesia; mereka sangat menghargai ketepatan waktu, kedisiplinan, dan kerja sama tim yang solid.

Dengan mencari tahu budaya kerja mereka sejak awal, kamu tidak akan mengalami culture shock yang berat. Memahami etika seperti hourensou (lapor, kontak, konsultasi) akan membuatmu menjadi karyawan kesayangan di perusahaan Jepang.

Perbedaan Specified Skilled Worker dan Magang Jepang

Sangat penting bagi kamu untuk tidak tertukar antara SSW dan program magang (Internship/Kenshuusei). 

Status hukum dan perlindungan hak pekerja pada skema visa berbasis keahlian (seperti SSW) cenderung lebih kuat dibandingkan skema pelatihan teknis tradisional.

  • Tujuan: Magang berfokus pada transfer teknologi dan pelatihan, sedangkan SSW berfokus pada pemenuhan kebutuhan tenaga kerja siap pakai.
  • Status: Pekerja SSW dianggap sebagai tenaga kerja profesional, sedangkan peserta magang adalah "peserta pelatihan".
  • Gaji: Gaji SSW umumnya lebih tinggi karena mengikuti standar upah minimum industri, bukan sekadar uang saku pelatihan.
  • Fleksibilitas: Pekerja SSW diperbolehkan pindah perusahaan dalam bidang yang sama jika ada alasan yang sah, sedangkan peserta magang terikat pada satu perusahaan.

Baca Juga: Cara Magang di Jepang: Syarat, Biaya, & Besaran Gajinya!

Mulai Lamar Loker Terbaru yang Lebih Profesional lewat Dealls!

Setelah memahami peluang besar melalui program specified skilled worker, kini saatnya kamu mengambil langkah nyata. Jangan biarkan kariermu stagnan karena kurangnya informasi tentang peluang global.

Gunakan Dealls sebagai website lowongan kerja terpercaya yang akan menemani perjalanan kariermu. Kami telah dipercaya oleh 7.000+ perusahaan ternama dan menyediakan lebih dari 100.000+ lowongan kerja terbaru yang siap kamu lamar.

Cek info loker terdekat atau cari job vacancy impianmu sekarang juga di Dealls. Apapun bidang keahlianmu, Dealls adalah platform lowongan kerja terbaik untuk menemukan lowongan kerja terbaru yang profesional dan aman.

LAMAR LOKER TERBARU HARI INI!

button buat akun & lamar loker sekarang
Tips Pengembangan Karir
Bagikan

Lamar ke Lowongan Kerja Terbaru Setiap Harinya