Berapa Gaji Jampidsus 2026? Ini Rincian Gaji, Tunjangan, & Tugasnya

Cek gaji Jampidsus 2026, tunjangan kinerja, fasilitas, tugas, dan cara menjadi Jampidsus. Lengkap dengan perbandingan gaji jaksa lainnya.

Dealls
Ditulis oleh
Dealls July 16, 2026
Key Takeaways
  • Jampidsus adalah pejabat tinggi Kejaksaan Agung yang bertugas menangani tindak pidana khusus, termasuk kasus korupsi.
  • Gaji Jampidsus 2026 terdiri dari gaji pokok ASN, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja dengan total penghasilan kotor diperkirakan lebih dari Rp43 juta per bulan.
  • Tunjangan kinerja Jampidsus berdasarkan Kelas Jabatan 18 mencapai sekitar Rp38.226.000 per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Untuk mencapai posisi Jampidsus, seorang jaksa harus melewati perjalanan karier panjang mulai dari CPNS Kejaksaan hingga jabatan struktural tinggi.
  • Selain menjadi Jampidsus, lulusan hukum juga memiliki banyak peluang karier legal yang bisa ditemukan melalui berbagai lowongan kerja di Dealls.

 

Belakangan ini, jabatan Jampidsus kembali menjadi sorotan publik. Banyak orang penasaran berapa sebenarnya gaji, tunjangan, dan fasilitas yang diterima pejabat yang menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Bagi kamu yang tertarik berkarier di bidang hukum atau sedang mencari informasi mengenai profesi di Kejaksaan, memahami struktur penghasilan Jampidsus bisa memberikan gambaran mengenai jenjang karier seorang jaksa.

Perlu diketahui, penghasilan Jampidsus tidak hanya berasal dari gaji pokok, tetapi juga berbagai tunjangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Nah, di artikel ini, kamu akan menemukan informasi lengkap tentang apa itu Jampidsus, tugas dan wewenangnya, perkiraan gaji Jampidsus 2026, komponen tunjangan, hingga cara meniti karier untuk mencapai jabatan tersebut.

Apa Itu Jampidsus?

jampidsus febrie adriansyah

Jampidsus adalah singkatan dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, yaitu pejabat yang memimpin bidang penanganan tindak pidana khusus di Kejaksaan Agung. Posisi ini berada langsung di bawah Jaksa Agung dan termasuk jabatan struktural tingkat eselon I.

Dasar hukum jabatan ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2010 yang kemudian diperbarui melalui Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2024.

Jampidsus bertanggung jawab menangani perkara-perkara besar, seperti tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan perkara tertentu, hingga tindak pidana khusus lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perlu dipahami juga bahwa Jampidsus bukan merupakan pangkat, melainkan jabatan yang ditempati oleh jaksa senior.

Sebelum mencapai posisi tersebut, seorang jaksa umumnya harus meniti karier dari jenjang yang lebih rendah sesuai pangkat golongan di Kejaksaan dan pengalaman yang dimiliki.

Baca Juga: Gaji Jaksa 2026 & Tunjangan (Tukin) Semua Golongan dan Jabatan

Tugas dan Wewenang Jampidsus

Sebagai pimpinan bidang tindak pidana khusus di Kejaksaan Agung, Jampidsus tidak hanya bertugas menangani kasus korupsi.

Jabatan ini juga memiliki wewenang untuk mengelola proses penegakan hukum mulai dari penyelidikan hingga pelaksanaan putusan pengadilan pada berbagai perkara pidana khusus sesuai peraturan perundang-undangan.

Berikut beberapa tugas dan wewenang utama Jampidsus:

1. Menangani Tindak Pidana Khusus

Tugas utama Jampidsus adalah merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang tindak pidana khusus.

Ruang lingkup perkara yang ditangani meliputi tindak pidana korupsi, tindak pidana ekonomi, pelanggaran HAM berat, serta tindak pidana lain yang menjadi kewenangan Kejaksaan berdasarkan undang-undang.

2. Melakukan Penyelidikan dan Penyidikan

Jampidsus mengawasi proses penyelidikan dan penyidikan untuk menemukan bukti awal suatu tindak pidana khusus.

Tahapan ini bertujuan mengumpulkan alat bukti yang cukup sebelum suatu perkara dilanjutkan ke proses hukum berikutnya.

3. Melakukan Prapenuntutan dan Pemeriksaan Tambahan

Sebelum perkara dilimpahkan ke pengadilan, Jampidsus juga berwenang melakukan prapenuntutan.

Apabila berkas perkara dinilai belum lengkap, jaksa dapat meminta penyidik melengkapinya atau melakukan pemeriksaan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Melaksanakan Penuntutan di Pengadilan

Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap, Jampidsus berwenang melaksanakan proses penuntutan.

Tahap ini mencakup penyusunan surat dakwaan, pelimpahan perkara ke pengadilan, hingga membuktikan dakwaan selama persidangan berlangsung.

5. Mengajukan Upaya Hukum

Apabila diperlukan, Jampidsus juga dapat mengajukan upaya hukum lanjutan, seperti banding, kasasi, maupun peninjauan kembali (PK).

Upaya tersebut dilakukan sesuai mekanisme hukum yang berlaku apabila putusan pengadilan dianggap belum memenuhi ketentuan atau rasa keadilan.

6. Melaksanakan Putusan Pengadilan

Setelah putusan memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah), Jampidsus bertugas melaksanakan eksekusi terhadap putusan tersebut.

Pelaksanaan ini dapat berupa eksekusi pidana maupun tindakan lain sesuai isi putusan pengadilan.

7. Melakukan Pengawasan dan Eksaminasi Perkara

Jampidsus juga memiliki fungsi pengawasan terhadap penanganan perkara tindak pidana khusus.

Selain mengevaluasi kualitas penanganan perkara, fungsi ini bertujuan memastikan seluruh proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai peraturan.

Baca Juga: Cara Menjadi Jaksa: Syarat, Tahapan, Kualifikasi, dan Gajinya di 2026!

CARI LOWONGAN KERJA TERBARU DI BIDANG HUKUM LEWAT DEALLS!

button cari lowongan kerja di dealls.png

Berapa Gaji Jampidsus 2026?

gaji jampidsus 2026

Gaji Jampidsus mengikuti ketentuan penghasilan ASN, sama seperti pegawai negeri sipil (PNS) lainnya. Selain mendapatkan gaji pokok, jaksa juga memperoleh berbagai tunjangan sesuai aturan yang berlaku.

Pada tahun 2026, gaji PNS masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Kesembilan Belas atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Aturan tersebut mengatur penyesuaian gaji berdasarkan golongan dan masa kerja golongan (MKG) sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan ASN.

Karena Jampidsus merupakan jabatan struktural setingkat Jaksa Agung Muda, penghasilannya tidak hanya berasal dari gaji pokok. Komponen pendapatannya terdiri dari gaji pokok ASN, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja (tukin).

Sebagai pejabat senior di Kejaksaan Agung, Jampidsus umumnya memiliki pangkat/golongan tinggi, seperti golongan IV/b ke atas. Berikut gambaran komponen penghasilannya:

1. Gaji Pokok

Gaji pokok Jampidsus mengikuti aturan gaji PNS berdasarkan pangkat dan masa kerja golongan (MKG). Untuk golongan IV/b hingga IV/e, kisarannya berada sekitar Rp3.173.100 hingga Rp5.211.500 per bulan.

2. Kelas Jabatan

Jampidsus merupakan jabatan strategis dengan Kelas Jabatan 18 di lingkungan Kejaksaan Agung. Kelas jabatan ini menjadi salah satu faktor yang menentukan besaran tunjangan kinerja yang diterima.

3. Tunjangan Kinerja (Tukin)

Selain gaji pokok, Jampidsus juga menerima tunjangan kinerja sesuai kelas jabatan dan aturan yang berlaku. Komponen ini menjadi salah satu bagian terbesar dalam total penghasilan pejabat ASN.

Dengan memperhitungkan gaji pokok, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja, penghasilan Jampidsus dapat mencapai puluhan juta rupiah per bulan, tergantung masa kerja, pangkat, dan ketentuan tunjangan yang berlaku.

Baca Juga: Pahami 18 Syarat CPNS Kejaksaan yang Harus Kamu Ikuti!

Tunjangan Jampidsus 2026

Selain memperoleh gaji pokok sebagai ASN, Jampidsus juga menerima berbagai tunjangan dan fasilitas kedinasan yang mendukung tanggung jawabnya sebagai pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung.

Besaran tunjangan dapat berbeda tergantung aturan yang berlaku, kelas jabatan, pangkat, serta kondisi masing-masing pegawai. Berikut beberapa komponen tunjangan yang diterima Jampidsus.

1. Tunjangan Jabatan Struktural

Sebagai pejabat struktural setingkat Jaksa Agung Muda, Jampidsus memperoleh tunjangan jabatan sesuai posisi yang didudukinya.

Tunjangan ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas tanggung jawab dan kewenangan besar dalam memimpin bidang tindak pidana khusus.

2. Tunjangan Kinerja (Tukin)

Tunjangan kinerja menjadi salah satu komponen terbesar dalam penghasilan Jampidsus.

Besaran tukin ditentukan berdasarkan kelas jabatan. Dengan posisi Jampidsus yang berada pada Kelas Jabatan 18, nilai tukin dapat mencapai sekitar Rp38 juta per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

3. Tunjangan Melekat ASN

Karena berstatus sebagai ASN, Jampidsus juga berhak mendapatkan tunjangan yang berlaku bagi PNS secara umum.

Tunjangan tersebut dapat mencakup:

  • tunjangan suami/istri;
  • tunjangan anak;
  • tunjangan lain sesuai ketentuan kepegawaian.

4. Tunjangan Operasional Kedinasan

Jampidsus memiliki tugas yang berkaitan dengan penanganan perkara besar dan membutuhkan koordinasi lintas lembaga.

Karena itu, terdapat dukungan operasional kedinasan seperti biaya perjalanan dinas maupun kebutuhan operasional sesuai aturan yang berlaku.

5. Tunjangan Beras

Sebagai bagian dari komponen penghasilan ASN, Jampidsus juga dapat menerima tunjangan beras. Tunjangan ini diberikan dalam bentuk uang sesuai jumlah anggota keluarga yang tercantum dalam daftar gaji.

Ketentuan ini merujuk pada PP Nomor 7 Tahun 1977 serta Keputusan Presiden RI Nomor 272 Tahun 1967, yang menyebutkan bahwa tunjangan pangan diberikan dengan indeks 10 kg per orang setiap bulan.

Tunjangan beras bisa diberikan dalam dua bentuk:

Dengan kata lain, seorang jaksa yang memiliki istri dan dua anak (total 4 orang dalam daftar gaji) bisa memperoleh tunjangan beras setara 40 kg per bulan, baik dalam bentuk beras maupun uang, tergantung kebijakan instansi.

6. Tunjangan Makan

Selain tunjangan lainnya, ASN juga memperoleh tunjangan makan sesuai golongan dan ketentuan pemerintah.

Untuk golongan IV, besarannya dapat mencapai sekitar Rp41 ribu per hari kerja.

7. Fasilitas Kedinasan

Selain tunjangan dalam bentuk uang, pejabat setingkat Jampidsus juga dapat memperoleh fasilitas kedinasan.

Fasilitas tersebut dapat berupa dukungan kendaraan operasional, rumah dinas, atau fasilitas lain sesuai jabatan dan aturan yang berlaku.

Baca Juga: Ini 5 Tes Kesamaptaan Kejaksaan Yang Akan Kamu Hadapi!

Perbandingan Gaji Jampidsus dengan Gaji Jaksa Lainnya

Jika dibandingkan dengan jaksa di jenjang karier lainnya, gaji Jampidsus memang berada di tingkat yang lebih tinggi. Hal ini karena Jampidsus merupakan pejabat struktural eselon I di Kejaksaan Agung, sementara sebagian besar jaksa lainnya masih berada dalam jenjang fungsional.

Perbedaan penghasilan tersebut tidak hanya berasal dari gaji pokok, tetapi juga dipengaruhi oleh pangkat/golongan, masa kerja, serta tunjangan kinerja sesuai kelas jabatan.

Berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, berikut gambaran perbandingan gaji pokok jaksa berdasarkan jenjang karier:

Jenjang Jaksa

Pangkat/Golongan

Kisaran Gaji Pokok per Bulan

Ajun Jaksa Madya

III/a

Rp2.785.752–Rp4.575.312

Ajun Jaksa

III/b

Rp2.903.580–Rp4.768.848

Jaksa Pratama

III/c

Rp3.026.484–Rp4.970.592

Jaksa Muda

III/d

Rp3.154.464–Rp5.180.760

Jaksa Madya

IV/a

Rp3.287.844–Rp5.400.000

Jaksa Utama Pratama

IV/b

Rp3.426.948–Rp5.628.420

Jaksa Utama Muda

IV/c

Rp3.571.884–Rp5.866.452

Jaksa Utama Madya

IV/d

Rp3.722.976–Rp6.114.636

Jaksa Utama

IV/e

Rp3.880.548–Rp6.373.296

Jampidsus

Eselon I

Rp3.173.100–Rp5.211.500

 

Selain gaji pokok, jaksa juga menerima tunjangan kinerja (tukin) berdasarkan kelas jabatan masing-masing. Semakin tinggi jabatan dan tanggung jawabnya, semakin besar pula tunjangan yang diterima.

Sebagai gambaran:

Jabatan

Kelas Jabatan

Perkiraan Tukin per Bulan

Jaksa Pratama (III/c)

9

Rp5.079.200

Jaksa Muda (III/d)

10

Rp5.979.300

Jaksa Madya (IV/a)

11

Rp8.757.600

Jaksa Utama Muda (IV/c)

13

Rp10.936.000

Jaksa Utama (IV/e)

15

Rp19.280.000

Jampidsus

18

Rp38.226.000

 

Dari perbandingan tersebut, terlihat bahwa selisih penghasilan terbesar berasal dari tunjangan kinerja berdasarkan kelas jabatan.

Sebagai pejabat dengan kelas jabatan 18, Jampidsus memperoleh tukin yang jauh lebih besar dibandingkan jaksa pada jenjang fungsional.

Baca Juga: Formasi CPNS 2026 Terbaru: Daftar Instansi & Cara Cek Formasi

Bagaimana Cara Menjadi Jampidsus?

Jampidsus merupakan jabatan struktural tinggi di Kejaksaan Agung yang biasanya diisi oleh jaksa senior dengan pengalaman panjang, rekam jejak baik, serta kompetensi dalam menangani perkara tindak pidana khusus.

Berikut tahapan umum yang perlu dilalui untuk mencapai posisi Jampidsus:

1. Lulus S-1 Hukum

Langkah awal untuk menjadi jaksa adalah memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Hukum (S1 Ilmu Hukum).

Pendidikan hukum menjadi dasar untuk memahami berbagai aspek peraturan perundang-undangan, proses peradilan, hingga penanganan perkara pidana.

2. Mengikuti Seleksi CPNS Kejaksaan

Setelah lulus kuliah, kamu perlu mengikuti seleksi CPNS Kejaksaan untuk formasi calon jaksa.

Jika lolos seleksi, kamu akan menjalani tahapan pembentukan sebagai calon aparatur sipil negara di lingkungan Kejaksaan.

3. Menjalani Pendidikan Pembentukan Jaksa (PPPJ)

Sebelum resmi menjadi jaksa, calon jaksa wajib mengikuti dan lulus Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ).

Pendidikan ini bertujuan membekali calon jaksa dengan kemampuan teknis hukum, etika profesi, serta keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas.

4. Memulai Karier Sebagai Jaksa

Setelah lulus pendidikan pembentukan jaksa, kamu akan memulai karier dari jenjang awal sebagai jaksa.

Pada tahap ini, seorang jaksa akan melalui berbagai jenjang pangkat golongan di Kejaksaan, mulai dari Ajun Jaksa Madya (III/a), Jaksa Pratama, Jaksa Muda, hingga jenjang yang lebih tinggi.

5. Meningkatkan Golongan dan Pengalaman Kerja

Untuk mencapai posisi strategis seperti Jampidsus, seorang jaksa perlu memiliki pengalaman panjang dalam menangani berbagai perkara.

Kenaikan jenjang biasanya dipengaruhi oleh masa kerja, kinerja, integritas, serta rekam jejak dalam menangani perkara hukum, terutama tindak pidana khusus seperti korupsi.

6. Menduduki Jabatan Struktural di Kejaksaan

Sebelum menjadi Jampidsus, seorang jaksa biasanya telah memiliki pengalaman menduduki berbagai jabatan struktural.

Beberapa posisi yang dapat menjadi bagian dari perjalanan karier antara lain:

  • Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari);
  • Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus);
  • Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati);
  • Direktur di lingkungan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

7. Diangkat Menjadi Jampidsus

Jabatan Jampidsus tidak diperoleh melalui pendaftaran terbuka, melainkan melalui proses pengangkatan pejabat negara.

Calon Jampidsus diajukan oleh Jaksa Agung dan kemudian ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres).

Karena itu, posisi ini biasanya diberikan kepada jaksa senior yang memiliki pengalaman puluhan tahun dan rekam jejak kuat dalam bidang penegakan hukum.

Jadi, perjalanan untuk menjadi Jampidsus membutuhkan proses yang panjang. Dari lulusan S-1 Hukum hingga menduduki jabatan tersebut, seorang jaksa perlu melewati berbagai tahapan karier, meningkatkan kompetensi, serta membangun reputasi profesional.

Baca Juga: Isi Kode Etik Advokat di Indonesia beserta Sanksi & Bentuk Pelanggarannya

FAQ Seputar Gaji Jampidsus

Setelah mengetahui besaran gaji Jampidsus 2026, tunjangan, hingga perjalanan kariernya, mungkin masih ada beberapa pertanyaan yang muncul. Berikut beberapa pertanyaan yang sering dicari seputar Jampidsus dan penghasilannya.

1. Jampidsus tugasnya apa?

Jampidsus bertugas memimpin bidang tindak pidana khusus di Kejaksaan Agung, termasuk menangani perkara seperti korupsi, tindak pidana ekonomi, dan perkara khusus lainnya sesuai aturan yang berlaku.

Selain menangani perkara, Jampidsus juga berperan menyusun kebijakan serta mengoordinasikan proses penegakan hukum di bidang tindak pidana khusus.

2. Berapa lama jadi jaksa biasa sampai bisa jadi Jampidsus?

Tidak ada waktu pasti untuk mencapai posisi Jampidsus. Namun, umumnya seorang jaksa membutuhkan pengalaman belasan hingga puluhan tahun sebelum dapat menduduki jabatan tersebut.

Perjalanannya dimulai dari jenjang awal jaksa, naik melalui pangkat golongan di Kejaksaan, kemudian menduduki berbagai jabatan strategis sebelum akhirnya diangkat sebagai Jampidsus.

3. Apakah gaji Jampidsus mencapai ratusan juta?

Tidak ada informasi resmi yang menyebutkan bahwa gaji Jampidsus mencapai ratusan juta rupiah per bulan.

Berdasarkan komponen gaji pokok ASN dan tunjangan kinerja kelas jabatan 18, total penghasilan Jampidsus diperkirakan berada di kisaran puluhan juta rupiah per bulan, tergantung masa kerja, pangkat, dan tunjangan yang diterima.

4. Apakah Jampidsus mendapat rumah dinas?

Sebagai pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung, Jampidsus dapat memperoleh fasilitas kedinasan sesuai aturan yang berlaku.

Fasilitas tersebut dapat berupa rumah dinas, kendaraan operasional, atau fasilitas pendukung lainnya. Namun, fasilitas ini bukan bagian dari gaji bulanan dan bergantung pada kebijakan serta kebutuhan kedinasan.

5. Apakah Jampidsus termasuk ASN?

Ya, Jampidsus termasuk ASN karena berasal dari jenjang karier jaksa yang berstatus sebagai aparatur sipil negara.

Oleh karena itu, gaji pokok Jampidsus mengikuti ketentuan penghasilan ASN berdasarkan golongan dan masa kerja sesuai peraturan yang berlaku.

Menjadi Jampidsus memang membutuhkan perjalanan karier yang panjang dan pengalaman bertahun-tahun di bidang hukum. Namun, posisi tersebut bukan satu-satunya peluang bagi kamu yang ingin membangun karier di dunia legal.

Selain menjadi jaksa, masih banyak pilihan lowongan kerja bidang hukum yang bisa kamu pertimbangkan, mulai dari legal staff, legal officer, compliance officer, hingga corporate lawyer di berbagai perusahaan.

Karena itu, penting untuk terus mencari informasi lowongan kerja terbaru dari berbagai sumber atau platform lowongan kerja terpercaya agar kamu bisa menemukan peluang yang sesuai dengan kemampuan, pengalaman, dan tujuan karier kamu.

Kalau kamu sedang mencari website cari kerja atau website lamaran kerja terpercaya untuk menemukan peluang di bidang legal maupun bidang lainnya, kamu bisa mulai dari Dealls.

Di Dealls, tersedia 100.000+ lowongan kerja terbaru dari 7.000+ perusahaan ternama, mulai dari perusahaan nasional, startup, hingga perusahaan multinasional.

Kamu bisa menemukan berbagai job vacancy untuk fresh graduate, profesional berpengalaman, maupun pencari kerja yang sedang ingin mengembangkan karier.

Selain menyediakan berbagai loker dari banyak bidang, Dealls juga membantu kamu mencari pekerjaan berdasarkan posisi, lokasi, dan preferensi karier agar proses mencari kerja menjadi lebih mudah dan terarah.

Sebelum mengirim lamaran, pastikan CV kamu sudah sesuai dengan posisi legal yang ingin kamu lamar. Kamu bisa menggunakan AI CV Reviewer dari Dealls untuk membantu mengevaluasi CV, menemukan bagian yang perlu diperbaiki, dan membuat CV kamu lebih siap dilihat recruiter.

Dengan persiapan yang tepat dan akses ke peluang yang lebih luas, kamu bisa mulai membangun karier di bidang hukum maupun bidang profesional lainnya dengan lebih percaya diri.

Yuk, cari lowongan kerja terbaru dan temukan peluang karier terbaik kamu bersama Dealls sekarang!

button lamar loker lewat dealls.png

Referensi

Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2010

Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2024

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Kesembilan Belas atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil

PP Nomor 7 Tahun 1977

Keputusan Presiden RI Nomor 272 Tahun 1967

Tips Pengembangan Karir
Bagikan

Lamar ke Lowongan Kerja Terbaru Setiap Harinya