10 Daerah dengan UMR Terendah di Indonesia, Mana Saja?

Temukan 10 daerah di Indonesia dengan upah minimum terendah. Apakah kotamu termasuk? Cari tahu selengkapnya di artikel ini!

Dealls
Ditulis oleh
Dealls February 04, 2026

Mau tahu daerah mana aja di Indonesia yang punya upah minimum terendah? Upah minimum adalah patokan penting untuk menentukan seberapa besar gaji yang bisa kamu terima, dan ternyata ada beberapa daerah yang upah minimumnya cukup rendah. 

Dalam artikel ini, kita bakal bongkar 10 daerah dengan upah minimum terendah di Tanah Air. Jangan kaget kalau ada beberapa tempat yang mungkin kamu belum pernah dengar sebelumnya! 

Simak yuk, dan temukan apakah kotamu termasuk dalam daftar ini.

Jangan Lewatkan Loker Terbaru Hari Ini!

 

Apa itu UMR?

UMR Terendah di Indonesia

UMR, atau Upah Minimum Regional, adalah batasan gaji paling rendah yang harus dibayar oleh perusahaan kepada karyawan di suatu daerah. Bayangkan UMR itu seperti "harga dasar" yang jadi patokan supaya gaji karyawan nggak jatuh terlalu rendah.

UMR ini wajib diberikan oleh pengusaha atau pelaku industri kepada karyawan mereka. Penetapan gaji ini diatur dalam Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Jadi, UMR ini penting banget untuk melindungi para pekerja agar gaji mereka setidaknya mencukupi kebutuhan dasar. Misalnya, kalau kamu kerja di Jakarta, UMR-nya bakal beda dibandingkan dengan di daerah lain yang lebih kecil. Ini karena biaya hidup di Jakarta lebih tinggi, jadi UMR-nya juga lebih besar.

UMR diperbarui setiap tahun, jadi penting buat kamu yang baru mulai kerja atau sedang merencanakan karier untuk selalu update informasi ini. Dengan tahu UMR, kamu bisa lebih pintar dalam memilih pekerjaan dan menegosiasikan gaji.

Penetapan UMR untuk tahun 2024 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) No. 51/2023, yang mengubah Peraturan PP No. 36/2021 tentang Pengupahan. Besaran UMR di setiap kabupaten/kota ditentukan berdasarkan tiga variabel utama: inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu.

Proses penetapan UMR di setiap daerah di Indonesia dilakukan oleh Dewan Pengupahan Daerah (DPD), yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, pekerja, pengusaha, dan akademisi. Keberagaman perwakilan ini bertujuan untuk memastikan berbagai perspektif diperhitungkan dalam perumusan dan penetapan UMR.

Baca Juga: Perbedaan UMK dan UMR, Hal Wajib yang Perlu Kamu Pahami Sebagai Karyawan

Apa Perbedaan UMR dan UMK?

Mungkin kamu sering mendengar istilah UMR dan UMK, tapi bingung bedanya? Tenang, kita bahas tuntas apa perbedaan UMR dan UMK di bawah inI!

UMR (Upah Minimum Regional)

UMR atau Upah Minimum Regional adalah gaji terendah yang harus dibayar oleh perusahaan di suatu daerah. UMR ini mencakup seluruh kabupaten/kota dalam satu provinsi. Biasanya, UMR berlaku untuk daerah-daerah dengan biaya hidup yang relatif sama.

UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten)

Di sisi lain, adalah varian dari UMR yang lebih spesifik. UMK ditetapkan untuk masing-masing kota atau kabupaten, jadi angkanya bisa berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya dalam satu provinsi. UMK dirancang untuk lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan biaya hidup yang unik di setiap kota atau kabupaten.

Contoh Sederhana:
Misalnya, UMR di satu provinsi bisa jadi sama untuk seluruh kabupaten/kota. Namun, UMK di kota besar seperti Jakarta biasanya lebih tinggi daripada UMK di kabupaten yang lebih kecil dalam provinsi yang sama. Kenapa? Karena biaya hidup di Jakarta jauh lebih tinggi!

Jadi, singkatnya: UMR adalah batas gaji minimum yang berlaku di seluruh provinsi, sementara UMK adalah batas gaji minimum yang berlaku khusus untuk masing-masing kota atau kabupaten. Dengan mengetahui perbedaannya, kamu bisa lebih memahami bagaimana upah di daerahmu ditentukan dan menyesuaikan ekspektasi gaji sesuai dengan kondisi lokal.

Baca Juga: Apa Itu Gaji Kotor? Ini Komponen Serta Cara Menghitungnya

10 Daerah dengan UMR Terendah di Indonesia

Sebagian besar wilayah dengan upah minimum paling terjangkau masih terkonsentrasi di Provinsi Jawa Tengah dan sebagian Jawa Barat.

Data ini merujuk pada penyesuaian regulasi pengupahan terbaru yang menekankan pada keseimbangan daya beli masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha.

1. Kabupaten Banjarnegara: Rp2.221.000

Banjarnegara tetap menjadi daerah dengan standar upah paling kompetitif. Meskipun berada di posisi terbawah, biaya hidup yang relatif rendah di wilayah ini menjadi penyeimbang bagi masyarakat setempat.

2. Kabupaten Wonogiri: Rp2.231.000

Wonogiri terus berupaya menggenjot sektor UMKM dan ekonomi kreatif untuk meningkatkan pendapatan per kapita, di tengah angka minimum upah yang masih tergolong rendah di skala nasional.

3. Kabupaten Sragen: Rp2.233.000

Sebagai daerah agraris, Sragen mulai bertransformasi menuju industrialisasi ringan. Angka ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi tetap menarik.

4. Kota Banjar: Rp2.256.000

Satu-satunya wilayah kota di daftar ini, Banjar memiliki tantangan dalam diversifikasi industri untuk mengangkat standar upah agar tidak tertinggal dari kota-kota lain di Jawa Barat.

5. Kabupaten Kuningan: Rp2.261.000

Kuningan mengandalkan sektor pariwisata alam dan pendidikan. Standar upah tahun 2026 ini diharapkan mampu menopang kebutuhan dasar pekerja di sektor jasa.

6. Kabupaten Pangandaran: Rp2.274.000

Meskipun popularitas wisatanya mendunia, Pangandaran masih memiliki tantangan dalam menyetarakan pendapatan buruh sektor formal dengan fluktuasi ekonomi dari sektor pariwisata.

7. Kabupaten Ciamis: Rp2.277.000

Ciamis menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Fokus pemerintah daerah saat ini adalah memperkuat rantai pasok industri pengolahan untuk memberikan nilai tambah pada upah pekerja.

8. Kabupaten Rembang: Rp2.288.000

Berada di pesisir utara, Rembang memiliki potensi besar di sektor perikanan dan semen. UMR di angka ini diharapkan tetap mampu menjaga daya beli masyarakat pesisir.

9. Kabupaten Blora: Rp2.291.000

Blora yang kaya akan sumber daya alam (migas dan jati) terus mengupayakan skema pengupahan yang lebih adil bagi para pekerja di sektor pendukung.

10. Kabupaten Brebes: Rp2.292.000

Sebagai pusat bawang merah nasional, Brebes menutup daftar 10 terbawah. Tingginya populasi menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk mendorong upah ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga: Apa Itu UMR? Pelajari Perbedaannya dengan UMP dan UMK

Tertarik mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih sesuai harapan? Jangan biarkan UMR yang rendah di beberapa daerah membatasi peluang kariermu.

Lewat aplikasi Dealls, kamu bisa menemukan lowongan kerja terbaru dari lebih dari 7.000 perusahaan terbaik di Indonesia, termasuk posisi dengan potensi gaji lebih tinggi, bahkan di wilayah dengan UMR yang relatif rendah.

Dealls memudahkan kamu mencari pekerjaan lintas lokasi, dari entry level hingga posisi profesional, tanpa ribet. Tinggal sesuaikan preferensi, lalu eksplor peluang karier yang paling cocok untukmu.

Bukan cuma itu, kamu juga bisa cek CV gratis di Dealls. Kalau CV-mu masih kurang meyakinkan atau belum lolos screening HR, fitur ini bisa bantu kamu meningkatkan peluang dipanggil interview.

Jadi, tunggu apa lagi? Lamar loker terbaru di Dealls dan mulai langkah baru menuju karier yang lebih menjanjikan.

button lamar loker lewat dealls.png

 

Sumber: 

Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Tips Pengembangan Karir
Bagikan

Lamar ke Lowongan Kerja Terbaru Setiap Harinya