Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 resmi dibuka! Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi kamu yang sejak lama menargetkan studi lanjut melalui program beasiswa paling bergengsi di Indonesia.
Kesempatan kuliah di dalam maupun luar negeri dengan pembiayaan penuh kini semakin dekat. Namun, sebelum buru-buru mendaftar, ada banyak hal penting yang wajib kamu pahami mulai dari jadwal, syarat, tahapan seleksi, hingga tips agar peluang lolos semakin besar.
Simak panduan lengkap pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 berikut sampai akhir agar persiapanmu lebih matang dan terarah.
Apa Itu Beasiswa LPDP

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan untuk mencetak pemimpin masa depan.
Program ini memberikan bantuan uang sekolah sekaligus investasi negara untuk mencetak tenaga profesional yang mampu bersaing secara global.
Untuk memahami lebih jauh tentang apa itu Beasiswa LPDP 2026 dan mengapa program ini menjadi salah satu beasiswa paling bergengsi di Indonesia, berikut beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui:
1. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
LPDP merupakan lembaga yang mengelola dana abadi pendidikan untuk menjamin keberlangsungan program beasiswa bagi generasi mendatang secara mandiri dan transparan.
2. Fokus Pemimpin Masa Depan
Program ini dirancang khusus untuk menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan dan komitmen kuat untuk berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
3. Skema Pendidikan Magister dan Doktor
LPDP membiayai studi lanjut untuk jenjang S2 (Magister) dan S3 (Doktor), termasuk dokter spesialis, melalui berbagai skema pendanaan yang bisa kamu pilih sesuai kriteria.
Baca Juga: 8 Tips dan Jenis Biaya Kuliah S2 yang Perlu Kamu Persiapkan
Apa Itu Beasiswa STEM Industri Strategis?
Beasiswa STEM Industri Strategis adalah inisiatif khusus dari LPDP yang berfokus pada penguatan kedaulatan dan kemajuan ekonomi nasional. Program ini dirancang untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) ahli yang mampu menggerakkan roda industri masa depan Indonesia melalui penguasaan sains, teknologi, teknik, dan matematika.
Berbeda dengan jalur reguler, program ini memiliki pemetaan yang sangat spesifik untuk menjawab tantangan transformasi global. Cakupan beasiswa ini terbagi menjadi beberapa klaster utama:
1. Delapan Sektor Industri Strategis Utama
Program ini memprioritaskan pendaftar yang memiliki rencana studi di bidang-bidang yang menjadi tulang punggung kemandirian bangsa, meliputi:
- Kesehatan & Ketahanan Pangan: Inovasi medis dan kedaulatan pangan nasional.
- Digitalisasi: Percepatan ekosistem ekonomi digital dan teknologi informasi.
- Hilirisasi Industri: Peningkatan nilai tambah komoditas dalam negeri.
- Pertahanan: Keamanan nasional dan pengembangan alutsista mandiri.
- Material Maju & Manufaktur: Pengembangan teknologi bahan dan sistem produksi modern.
- Energi & Maritim: Transisi energi terbarukan dan optimalisasi potensi kelautan Indonesia.
2. Bidang Pendukung Industri Strategis
LPDP menyadari bahwa teknologi membutuhkan kerangka kerja yang kuat. Oleh karena itu, beasiswa ini juga mencakup dua bidang pendukung krusial:
- Kebijakan Publik dan Hukum: Untuk menciptakan regulasi yang mendukung inovasi.
- Bisnis dan Ekonomi: Untuk memastikan keberlanjutan finansial dari industri strategis tersebut.
3. Kewirausahaan dan Industri Kreatif
Selain riset dan profesionalisme di perusahaan, program ini juga memfasilitasi para calon pengusaha (entrepreneur). Jalur ini bertujuan menciptakan ekosistem bisnis rintisan yang inovatif.
Khusus bagi pendaftar di bidang Kewirausahaan dan Industri Kreatif, terdapat persyaratan tambahan yang cukup spesifik, yaitu wajib melampirkan Rencana Bisnis (Business Plan) yang matang untuk membuktikan kelayakan dan potensi pengembangan usaha di masa depan.
Jenis-jenis Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026
Pada pembukaan pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 ini, pemerintah memberikan perhatian khusus pada sektor industri strategis melalui berbagai kategori pendaftar.
Berikut adalah rincian kategori yang bisa kamu pilih tanpa perlu merasa bingung dengan pengelompokan yang rumit:
1. Pendaftar Kriteria Umum
Kategori ini terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat prestasi akademik dan kemampuan bahasa asing sesuai jenjang studi yang dipilih.
2. Pendaftar CPNS/PNS/TNI/POLRI
Skema khusus ini ditujukan bagi abdi negara yang ingin meningkatkan kompetensi melalui pendidikan lanjut demi optimalisasi pelayanan publik dan keamanan negara.
3. Kriteria Putra Putri Papua
Beasiswa yang diprioritaskan untuk putra-putri asli daerah Papua (Papua Barat, Selatan, Tengah, Pegunungan, dan Barat Daya) guna mempercepat pemerataan kualitas SDM di sana.
4. Kriteria Daerah Afirmasi
Kategori ini ditujukan bagi masyarakat yang berasal dari wilayah-wilayah tertentu di Indonesia yang masuk dalam daftar daerah afirmasi LPDP.
5. Kriteria Prasejahtera
Dikhususkan bagi mereka yang memiliki potensi akademik luar biasa namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, dibuktikan dengan status penerima bantuan sosial pemerintah.
6. Kriteria Penyandang Disabilitas
LPDP memberikan akses seluas-luasnya bagi penyandang disabilitas untuk meraih pendidikan tinggi dengan dukungan fasilitas yang memadai selama masa studi.
7. Beasiswa STEM Industri Strategis
Program baru yang fokus pada pengembangan SDM di bidang kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi, hingga maritim guna mendukung hilirisasi industri nasional.
8. Bidang Pendukung Industri Strategis
Selain bidang teknis, LPDP juga membuka peluang untuk bidang kebijakan publik, hukum, bisnis, dan ekonomi yang menjadi penyokong kuat jalannya industri strategis.
9. Kewirausahaan dan Industri Kreatif
Kategori menarik bagi kamu yang ingin mengembangkan ekosistem startup atau industri kreatif di Indonesia melalui studi lanjut yang relevan.
Jadwal LPDP 2026 Tahap 1
LPDP 2026 kapan dibuka? Agar tidak ketinggalan setiap tahapan seleksi, penting bagi calon pendaftar untuk mencatat seluruh jadwal LPDP 2026 Tahap 1 di bawah ini ini:
Tahapan Seleksi | Periode Waktu |
Pendaftaran Online | 22 Januari–23 Februari 2026 |
Seleksi Administrasi | 24 Februari–12 Maret 2026 |
Pengumuman Hasil Administrasi | 13 Maret 2026 |
Masa Sanggah | 14–17 Maret 2026 |
Pengumuman Hasil Sanggah | 10 April 2026 |
Seleksi Bakat Skolastik (SBS) | 15–28 April 2026 |
Pengumuman Hasil SBS | 30 April 2026 |
Seleksi Substansi (Wawancara) | 4 Mei–12 Juni 2026 |
Pengumuman Hasil Akhir | 22 Juni 2026 |
Perkiraan Mulai Perkuliahan | Paling cepat Juli 2026 |
Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1
Persyaratan LPDP 2026 Tahap 1 dengan skema STEM Industri Strategis ditujukan bagi Warga Negara Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) di bidang-bidang prioritas nasional.
Agar dapat mengikuti seleksi, calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus sesuai kategori masing-masing.
Berikut adalah persyaratan LPDP 2026 Tahap 1:
1. Persyaratan Umum Beasiswa LPDP 2026
Secara umum, syarat pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Pendidikan terakhir:
- Magister (S2): D4/S1
- Doktor (S3): S2/Dokter Spesialis/Subspesialis
- D4/S1 langsung Doktor: wajib memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional
- Tidak sedang atau telah menempuh jenjang yang sama (tidak boleh S2 ke S2, S3 ke S3).
- Indeks Prestasi Kumulatif (IPK):
- S2: ≥ 3,00
- S3: ≥ 3,25
- Doktor dari program Magister tanpa IPK: wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
- Kemampuan Bahasa Inggris (sertifikat masih berlaku maksimal 2 tahun hingga tanggal pengumuman hasil sanggah, 10 April 2026):
- Magister Dalam Negeri: TOEFL ITP 500/TOEFL iBT 61/PTE 50/IELTS 6,0
- Magister Luar Negeri: TOEFL iBT 80/PTE 58/IELTS 6,5
- Doktor Dalam Negeri: TOEFL ITP 530/TOEFL iBT 70/PTE 50/IELTS 6,0
- Doktor Luar Negeri: TOEFL iBT 80/PTE 58/IELTS 6,5
- Dokumen yang harus diunggah:
- Letter of Acceptance (LoA) Unconditional (jika ada)
- Personal Statement
- Komitmen kembali ke Indonesia
- Rencana kontribusi pasca studi
- Proposal penelitian (khusus Doktor)
- Bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi LPDP 2026.
2. Persyaratan Khusus Berdasarkan Kategori Pendaftar
Kemudian, Beasiswa LPDP 2026 juga membagi pendaftar dalam beberapa kategori berikut ini:
a. CPNS, PNS, TNI, dan POLRI
Diperuntukkan bagi calon Pegawai Negeri Sipil, Pegawai Negeri Sipil aktif, prajurit TNI, atau anggota POLRI yang ingin menempuh S2/S3.
Persyaratan:
- Berstatus aktif dan tidak sedang menjalani hukuman disiplin
- Mengunggah surat rekomendasi/usulan dari instansi:
- PNS: pejabat setingkat eselon II membidangi SDM di K/L atau Pemda, mencantumkan nama & NIP pendaftar
- TNI: pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes TNI
- POLRI: pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes POLRI
Jabatan Fungsional PNS:
Jika PNS berjabatan Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik, wajib unggah SK Jabatan Terakhir atau SK Kenaikan Pangkat Terakhir
Batas Usia:
- PNS: Magister ≤ 37 thn, Doktor ≤ 42 thn
- PNS fungsional: Magister ≤ 42 thn, Doktor ≤ 47 thn
- TNI/POLRI: Magister ≤ 40 thn, Doktor ≤ 45 thn
IPK:
- Magister: ≥ 3,00
- Doktor: ≥ 3,25
- Doktor TNI/POLRI: ≥ 3,00
Kemampuan Bahasa Inggris:
- Sama dengan kriteria umum (lihat tabel skor)
b. Afirmasi
Kriteria daerah afirmasi LPDP 2026 ditujukan untuk mendukung kelompok tertentu agar memiliki kesempatan mendapatkan beasiswa.
Putra Putri Papua
Kategori ini diperuntukkan bagi WNI yang berdomisili atau menempuh pendidikan di wilayah Papua dan sekitarnya.
- Wilayah:
- Papua
- Papua Barat
- Papua Selatan
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
- Papua Barat Daya
- Dokumen yang harus dilampirkan:
- KTP
- KK
- Ijazah
- Surat pernyataan dari orang tua/wali/kepala adat/kepala desa
- Batas usia:
- Magister: ≤ 47 tahun
- Doktor: ≤ 50 tahun
- IPK & Bahasa Inggris:
- Tidak diwajibkan
- Kriteria tambahan:
- Diutamakan yang pertama atau satu-satunya di keluarga yang meraih S1/S2
Daerah Afirmasi LPDP 2026
Kategori daerah afirmasi LPDP 2026 ditujukan bagi WNI yang berdomisili atau menempuh pendidikan dasar/menengah di daerah afirmasi sesuai daftar resmi LPDP.
- Kriteria domisili/pendidikan:
- Berdomisili atau lulusan pendidikan dasar/menengah dari daerah afirmasi
- Dokumen yang harus dilampirkan:
- KTP
- Surat keterangan dari Lurah/Kepala Desa
- Batas usia:
- Magister: ≤ 47 tahun
- Doktor: ≤ 50 tahun
- IPK minimal:
- Magister: ≥ 2,5
- Doktor: ≥ 3,0
- Kemampuan Bahasa Inggris:
- Diwajibkan untuk studi luar negeri
Prasejahtera
Kategori ini diperuntukkan bagi WNI yang terdaftar dan aktif sebagai penerima bantuan sosial pemerintah, seperti PKH, BPNT, atau PBI.
- Kriteria:
- Terdaftar & aktif sebagai penerima PKH, BPNT, atau PBI di DTSEN Kementerian Sosial
- Dokumen yang harus dilampirkan:
- KTP
- KK
- Bukti aktif penerima bantuan
- Batas usia:
- Maksimal 42 tahun
- IPK minimal:
- Magister: ≥ 3,0
- Doktor: ≥ 3,0
- Kemampuan Bahasa Inggris:
- Wajib untuk studi luar negeri
- Kriteria tambahan:
- Diutamakan yang pertama atau satu-satunya di keluarga yang meraih S1/S2
Penyandang Disabilitas
Kategori ini diperuntukkan bagi WNI yang memiliki disabilitas baik fisik, intelektual, mental, sensorik, atau gabungan/multi.
- Kategori disabilitas:
- Fisik
- Intelektual
- Mental
- Sensorik
- Ganda/multi
- Dokumen yang harus dilampirkan:
- Surat keterangan resmi dari dokter/psikolog/psikiater/audiologis
- Batas usia:
- Magister: ≤ 42 tahun
- Doktor: ≤ 47 tahun
- IPK minimal:
- Magister: ≥ 2,5
- Doktor: ≥ 3,0
- Kemampuan Bahasa Inggris:
- Wajib untuk studi luar negeri
- Khusus disabilitas rungu ada ketentuan khusus skor TOEFL/IELTS
- Kriteria tambahan:
- Diutamakan yang pertama atau satu-satunya di keluarga yang meraih S1/S2
Setiap kategori memiliki kelonggaran tertentu terkait usia, IPK, dan bahasa Inggris, dengan kewajiban melampirkan dokumen pendukung seperti KTP, KK, surat keterangan daerah, surat disabilitas, atau bukti kepesertaan bansos.
3. Syarat Khusus Skema Pendanaan Parsial
Bagi pendaftar yang memilih skema pendanaan parsial:
- Memenuhi batas usia dan IPK yang sama dengan skema penuh.
- Memiliki sertifikat bahasa Inggris.
- Mengunggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bahwa dana pribadi tidak bersumber dari APBN/APBD.
4. Persyaratan Khusus Bidang Kewirausahaan & Industri Kreatif
Untuk jalur Magister luar negeri, terdapat juga persyaratan khusus seperti:
- Usia maksimal 35 tahun.
- IPK minimal 2,50.
- Sertifikat bahasa Inggris.
- Proposal bisnis (existing atau rencana usaha).
- Surat komitmen pengabdian pasca studi.
- Tidak berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum melakukan pendaftaran Beasiswa LPDP 2026, pastikan seluruh dokumen berikut telah dipersiapkan dalam bentuk digital (scan berwarna) dengan format dan ukuran file sesuai ketentuan LPDP:
- Identitas Diri
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Dokumen Akademik
- Ijazah pendidikan terakhir (S1 untuk pendaftar S2, S2 untuk pendaftar S3)
- Transkrip nilai pendidikan terakhir
- Sertifikat Kemampuan Bahasa Asing
Sesuai dengan negara dan perguruan tinggi tujuan, salah satu dari:
- TOEFL iBT / TOEFL ITP
- IELTS Academic
- PTE Academic
Sertifikat harus masih berlaku sesuai masa berlaku yang ditetapkan LPDP.
- Letter of Acceptance (LoA) Unconditional (jika sudah ada)
Surat penerimaan tanpa syarat dari perguruan tinggi tujuan.
- Personal Statement/Esai Motivasi
Berisi latar belakang, tujuan studi, rencana karier, serta alasan memilih program dan universitas.
- Surat Komitmen Kembali ke Indonesia dan Rencana Kontribusi
Menjelaskan komitmen untuk kembali ke Tanah Air setelah studi serta rencana kontribusi nyata bagi bangsa.
- Proposal Penelitian (khusus pendaftar program Doktor/S3)
Memuat judul penelitian, latar belakang, rumusan masalah, tujuan, metodologi, dan rencana luaran penelitian.
- Surat Rekomendasi
- Dari dosen pembimbing, atasan langsung, atau pimpinan instansi sesuai ketentuan jalur pendaftaran.
- Dari dosen pembimbing, atasan langsung, atau pimpinan instansi sesuai ketentuan jalur pendaftaran.
- Surat Usulan dari Instansi (khusus CPNS/PNS/TNI/Polri)
Surat resmi yang menyatakan persetujuan dan rekomendasi instansi untuk melanjutkan studi.
- Dokumen Afirmasi (jika mendaftar melalui jalur afirmasi)
Misalnya surat keterangan daerah 3T, surat disabilitas, atau dokumen pendukung lain sesuai kategori afirmasi.
Baca Juga: 10 Contoh Surat Rekomendasi LPDP 2026 & Cara Membuatnya!
Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026
Mengikuti prosedur pendaftaran yang benar adalah langkah pertama yang tidak boleh keliru agar data kamu tersimpan dengan sempurna di sistem.
Berikut alur resmi pendaftaran Beasiswa LPDP 2026:
1. Registrasi Akun

- Buka situs LPDP di sini: https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id dan pilih program S2/S3 LPDP.
- Klik Buat Akun jika belum punya.

- Isi form registrasi dengan data asli dan lengkap:
- Email pribadi aktif
- Password kombinasi huruf & angka
- Nama lengkap sesuai KTP
- Nomor KTP, tempat & tanggal lahir
- Nomor HP dengan format 62xxxxxxx
- Foto formal 4x6 cm, maksimal 512 KB
- Klik Buat Akun (1 orang hanya 1 akun).
2. Verifikasi Akun

- Cek email, klik link Verifikasi Akun.
- Login menggunakan email & password yang sudah terdaftar.
3. Update Informasi Data Diri & Keluarga

- Lengkapi profil diri dan keluarga: alamat, pendidikan, pekerjaan orang tua, dan sebagainya.
- Klik OK setelah selesai.
4. Pendaftaran Beasiswa

- Pilih menu Beasiswa → Daftar Beasiswa.
- Baca ketentuan masing-masing program, klik OK.
- Pilih jenis program beasiswa (Reguler, PTUD, Kewirausahaan, dsb).
- Unggah foto terbaru, centang pernyataan, klik Daftar Beasiswa.

- Jawab pertanyaan:
- Apakah anggota CPNS/PNS/TNI/Polri?
- Memiliki LoA Unconditional? Jika ya, unggah dokumen.

- Pilih tahun & bulan mulai studi.
- Pilih program studi dan perguruan tinggi (sesuai LoA atau 3 alternatif).

- Tentukan lokasi seleksi substansi & jawab status beasiswa lain.
- Klik OK untuk melanjutkan.
5. Melengkapi Informasi Penilaian Diri

- Isi kelebihan, kekurangan, pengalaman beasiswa & organisasi.
- Klik Simpan.
6. Melengkapi Riwayat Pendidikan & Pekerjaan

- Isi riwayat pendidikan dari SD hingga terakhir.
- Jika lulus luar negeri, lakukan penyetaraan ijazah & IPK di Kemdikbud.
- Jika lulus luar negeri, lakukan penyetaraan ijazah & IPK di Kemdikbud.
- Isi riwayat pekerjaan jika pernah bekerja, klik Simpan.
7. Melengkapi Informasi Pengalaman Organisasi

- List organisasi dari sekolah hingga perguruan tinggi & luar kampus.
- Klik Simpan.
8. Melengkapi Informasi Lainnya

- Isi prestasi, penghargaan, bahasa, pelatihan/workshop, konferensi/seminar, riset/publikasi.
- Klik Simpan.
9. Mengunggah Dokumen


- Siapkan dokumen asli hasil scan (KTP, KK, ijazah, transkrip, sertifikat bahasa, LoA, dsb).
- Format PDF, maksimal 1 MB per file.
- Klik Choose File → Unggah untuk tiap dokumen.
- Pastikan sesuai data di form sebelumnya.
- Esai Komitmen kembali ke Indonesia wajib untuk semua jenjang.
- Proposal Penelitian hanya untuk pendaftar Doktor.
10. Surat Pernyataan & Submit Pendaftaran

- Baca ringkasan formulir & klik kotak Pernyataan Beasiswa Pendidikan Indonesia.
- Klik Saya Setuju, jawab pertanyaan tambahan.

- Klik SUBMIT jika semua data siap.

Tahapan Seleksi Beasiswa LPDP 2026
Seleksi Beasiswa LPDP 2026 dirancang untuk memastikan bahwa kandidat yang lolos merupakan sumber daya manusia unggul dengan potensi akademik, kemampuan kepemimpinan, dan komitmen untuk kembali berkontribusi di Indonesia.
Secara garis besar, proses seleksi terdiri dari tiga tahap utama.
1. Seleksi Administrasi
Tahap ini bertujuan untuk memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen serta data yang diunggah peserta. Pada proses ini, LPDP akan melakukan verifikasi terhadap:
- Data pribadi dan keluarga
- Riwayat pendidikan dan pengalaman organisasi
- Dokumen pendukung seperti ijazah, transkrip nilai, Letter of Acceptance (LoA), sertifikat bahasa, dan esai komitmen
Selain itu, LPDP memastikan bahwa peserta memenuhi syarat program beasiswa yang dipilih, baik itu Reguler, PTUD, Kewirausahaan, Afirmasi, dan lain-lain.
Hasil seleksi administrasi menentukan apakah peserta lulus dan dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, atau tidak lulus dan tereliminasi secara otomatis. Perlu dicatat bahwa setiap pendaftar hanya diperbolehkan memilih satu program per periode seleksi.
Baca Juga: 6 Contoh Essay Beasiswa LPDP, BSI, Unggulan, dan Luar Negeri Lainnya
2. Seleksi Bakat Skolastik (SBS)
Seleksi ini berfokus pada penilaian kemampuan akademik dan potensi intelektual, terutama bagi peserta yang belum memiliki LoA Unconditional. Beberapa komponen yang dinilai antara lain:
- Tes tertulis atau online yang mengukur kemampuan logika, numerik, verbal, dan analisis
- Evaluasi potensi akademik berdasarkan latar belakang pendidikan
Peserta yang memiliki LoA Unconditional dari universitas unggulan dapat langsung melanjutkan ke tahap Seleksi Substansi tanpa mengikuti SBS. Namun, bagi yang belum memiliki LoA, SBS merupakan tahap wajib. Hasilnya menentukan apakah peserta lulus atau tidak lulus tahap ini.
3. Seleksi Substansi LPDP
Tahap akhir ini menilai kompetensi substansi, kepemimpinan, motivasi, dan komitmen peserta untuk kembali ke Indonesia. Seleksi substansi meliputi beberapa komponen penting:
- Wawancara: menggali motivasi studi, rencana kontribusi untuk Indonesia, dan kesiapan akademik
- Leaderless Group Discussion (LGD): menguji kemampuan bekerja dalam tim, komunikasi, problem-solving, dan kepemimpinan
- Penulisan esai lanjutan: mengukur kemampuan analisis dan menyusun ide secara sistematis
Hasil seleksi substansi menjadi penentu akhir penerima beasiswa. Peserta yang lulus tahap ini resmi menjadi penerima Beasiswa LPDP 2026.
Baca Juga: Apa Itu Seleksi Substansi LPDP? Ini Definisi hingga Tipsnya
Komponen Pembiayaan Beasiswa LPDP 2026
Salah satu alasan mengapa LPDP sangat diminati adalah karena cakupan pembiayaannya yang sangat lengkap atau fully funded.
Dengan dukungan dana yang menyeluruh ini, kamu tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya hidup atau biaya riset yang biasanya cukup menguras kantong, sehingga kamu bisa fokus sepenuhnya untuk meraih prestasi akademik terbaik.
LPDP membagi komponen dana ini menjadi dua kategori besar, yaitu Dana Pendidikan yang berkaitan langsung dengan urusan kampus, serta Dana Pendukung yang menjamin kesejahteraan kamu selama masa studi.
Berikut adalah rincian lengkap apa saja yang akan kamu dapatkan:
Dana Pendidikan
Dana ini dialokasikan untuk membiayai segala keperluan administrasi dan aktivitas akademik kamu selama menempuh pendidikan di universitas tujuan.
- Dana Pendaftaran: Biaya yang kamu keluarkan saat mendaftar ke universitas akan diganti oleh LPDP.
- Dana SPP/Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal: Biaya pendidikan utama yang dibayarkan langsung ke pihak universitas setiap semesternya.
- Dana Tunjangan Buku: Bantuan dana tahunan yang bisa kamu gunakan untuk membeli buku-buku referensi pendukung kuliah.
- Dana Penelitian Tesis/Disertasi: Dukungan finansial untuk membantu proses pengambilan data, riset laboratorium, atau kebutuhan tugas akhir lainnya.
- Dana Seminar Internasional: Biaya untuk mengikuti konferensi ilmiah guna mempresentasikan hasil riset kamu di kancah global.
- Dana Publikasi Jurnal Internasional: Bantuan biaya agar karya ilmiahmu bisa diterbitkan di jurnal-jurnal bereputasi dunia.
Dana Pendukung
Selain urusan akademik, LPDP juga memastikan kualitas hidup kamu tetap terjaga selama merantau melalui berbagai komponen dana pendukung yang sangat komprehensif.
- Dana Transportasi: Mencakup biaya tiket pesawat keberangkatan dan kepulangan (kelas ekonomi) dari domisili asal ke universitas tujuan.
- Dana Aplikasi Visa: Biaya pengurusan izin tinggal atau visa bagi kamu yang menempuh studi di luar negeri.
- Dana Asuransi Kesehatan: Perlindungan kesehatan selama masa studi agar kamu merasa aman jika sewaktu-waktu membutuhkan layanan medis.
- Dana Kedatangan (Settlement Allowance): Uang saku tambahan yang diberikan di awal masa studi untuk membantumu beradaptasi dan membeli keperluan awal di tempat baru.
- Dana Hidup Bulanan: Tunjangan rutin setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makan dan biaya tempat tinggal.
- Dana Lomba Internasional: Dukungan dana jika kamu terpilih untuk mewakili kampus dalam kompetisi bergengsi di tingkat internasional.
- Dana Tunjangan Keluarga: Fasilitas khusus bagi penerima beasiswa jenjang Doktor (S3) untuk membantu biaya anggota keluarga yang ikut menemani.
- Dana Keadaan Darurat: Bantuan dana yang dapat diajukan jika terjadi situasi mendesak atau bencana yang berada di luar kendali pendaftar.
Universitas Tujuan Beasiswa LPDP 2026
Kamu memiliki kebebasan untuk memilih universitas terbaik dunia asalkan masuk dalam daftar yang ditetapkan oleh LPDP.
Berikut beberapa universitas tujuan Beasiswa LPDP 2026 yang termuat di laman LPDP untuk tahun 2025 lalu:
Perguruan Tinggi Dalam Negeri
LPDP mendukung penuh studi di kampus-kampus terbaik Indonesia dengan akreditasi A atau Unggul di berbagai daerah. Beberapa nama besar yang selalu menjadi tujuan utama antara lain:
- Universitas Indonesia (UI)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Universitas Airlangga (Unair)
- Institut Pertanian Bogor (IPB University)
Perguruan Tinggi Luar Negeri
Kamu juga bisa mendaftar ke universitas Ivy League atau kampus top dunia lainnya sesuai dengan daftar sasaran yang ada di panduan resmi. Pilihan universitas global yang tersedia meliputi:
- Harvard University (Amerika Serikat)
- Stanford University (Amerika Serikat)
- University of Oxford (Inggris)
- University of Cambridge (Inggris)
- National University of Singapore (NUS)
- ETH Zurich (Swiss)
Kewajiban Penerima Beasiswa LPDP
Menjadi awardee sudah semestinya akan mengemban tanggung jawab besar bagi negara. LPDP menuntut komitmen yang sangat kuat dari setiap penerimanya untuk berkontribusi kembali bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Adapun kewajiban bagi penerima Beasiswa LPDP 2026 ketika kembali ke Indonesia yaitu:
1. Komitmen Kembali dan Rencana Kontribusi
Kamu wajib menyusun tulisan sebanyak 1500–2000 kata yang mendeskripsikan komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan bentuk pengabdianmu.
Fokus utama sebaiknya mendukung industri strategis seperti ketahanan pangan, energi, pertahanan, digitalisasi, kesehatan, maritim, hingga manufaktur. Jelaskan secara konkret di industri mana kamu akan mengabdi dan apa peranmu di sana.
2. Kerangka Proposal Penelitian (Khusus Doktor)
Bagi pendaftar S3, kamu wajib menyiapkan proposal penelitian sepanjang 1500–2500 kata yang mencakup:
- Judul Penelitian: Nama penelitian yang akan dilakukan.
- Latar Belakang: Signifikansi topik yang ingin diteliti.
- Perumusan Masalah: Alasan mengapa solusi saat ini belum cukup menyelesaikan masalah.
- Pertanyaan/Tujuan Penelitian: Rumusan apa yang ingin dicapai.
- Kelogisan (Rationale): Penjelasan hipotesis dan kontribusi teoritis maupun praktis.
- Metode dan Desain: Cara pengumpulan data, analisis, hingga jadwal penelitian lengkap.
- Signifikansi/Manfaat: Kegunaan penelitian secara umum.
- Daftar Pustaka: Referensi yang digunakan.
Baca Juga: 7 Tips Menyelesaikan Penelitian Akademik agar Lebih Lancar
3. Rencana Bisnis (Khusus Kewirausahaan)
Bagi pendaftar jalur Kewirausahaan dan Industri Kreatif, kamu harus menyusun rencana bisnis (5-10 halaman) yang berisi:
- Ide Produk/Bisnis: Gambaran unik produk dan masalah yang dipecahkan.
- Analisis Pasar: Tren pasar 3-5 tahun ke depan dan ukuran pasar yang dituju.
- Profil Pendiri (Founder): Prestasi, rencana ke depan, serta analisis kekuatan/kelemahan diri (3C: Capability, Commitment, Consistency).
- Rencana Operasional: Produksi, pemasaran, pengembangan, dan tonggak pencapaian (milestones).
- Rencana Keuangan: Proyeksi finansial bisnis ke depan.
Tips Lolos Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026
Pada faktanya, banyak orang yang secara akademik sangat cerdas namun gagal karena kurangnya persiapan strategi.
Oleh karena itu, berikut adalah beberapa tips jitu yang bisa kamu terapkan agar peluang lolos Beasiswa LPDP 2026 semakin besar:
1. Selaraskan Visi Pribadi dengan Kebutuhan Negara
Salah satu kunci kesuksesan dalam seleksi profesional adalah kemampuan untuk menyelaraskan visi pribadi dengan kebutuhan organisasi.
Pastikan rencana studimu menjawab tantangan nyata yang sedang dihadapi Indonesia saat ini, terutama di sektor industri strategis seperti digitalisasi atau kesehatan.
2. Gunakan Narasi yang Berdampak dalam Esai
Dalam hal inim kemampuan bercerita (storytelling) yang autentik dapat meningkatkan daya tarik kandidat di mata penyeleksi. Jangan hanya menulis pencapaian, tetapi ceritakan bagaimana pengalaman masa lalumu membentuk keinginanmu untuk berkontribusi bagi Indonesia di masa depan.
3. Pahami Kebutuhan Industri Strategis Indonesia
Jangan hanya memilih jurusan yang sedang populer, pilihlah yang benar-benar dibutuhkan untuk masa depan bangsa.
Hubungkan rencana studimu dengan sektor ketahanan pangan, energi, atau hilirisasi industri agar penguji melihat bahwa kamu memiliki orientasi yang jelas untuk memajukan ekonomi nasional.
4. Asah Kemampuan Komunikasi dan Kepercayaan Diri
Latihlah cara bicaramu agar tampak percaya diri namun tetap rendah hati saat menghadapi para penguji di tahap wawancara nanti. Kemampuan untuk menyampaikan ide yang kompleks secara sederhana namun meyakinkan adalah nilai tambah yang sangat besar dalam penilaian substansi.
5. Lakukan Riset Mendalam Mengenai Buku Panduan
Banyak kandidat gugur karena kesalahan kecil dalam administrasi. Bacalah buku panduan LPDP secara saksama berulang kali.
Pastikan setiap dokumen yang kamu unggah, mulai dari format surat rekomendasi hingga jenis sertifikat bahasa, sudah sesuai dengan ketentuan terbaru agar perjalananmu tidak terhenti di tahap awal.
FAQ Seputar Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026
Berikut adalah 5 pertanyaan yang paling sering muncul terkait Beasiswa LPDP 2026 beserta jawabannya untuk membantumu melangkah lebih yakin:
1. Apakah Boleh Mendaftar Jika Sedang Menempuh Studi (Ongoing)?
Boleh, asalkan kamu mendaftar untuk program studi, jenjang, atau universitas yang berbeda dari yang sedang kamu jalani saat ini.
Namun, perlu diingat bahwa jika kamu dinyatakan lulus seleksi LPDP, kamu wajib mengundurkan diri dari program studi yang sedang berjalan tersebut sebelum memulai studi dengan beasiswa LPDP.
2. Bisakah Menggunakan Sertifikat TOEFL ITP?
Untuk pendaftaran ke Perguruan Tinggi Dalam Negeri (PTDN) pada jalur tertentu (seperti Jalur Afirmasi atau jalur khusus lainnya), sertifikat TOEFL ITP masih diperbolehkan.
Namun, pastikan sertifikat tersebut dikeluarkan oleh lembaga resmi yang diakui (ETS). Untuk jalur reguler atau universitas luar negeri, umumnya diwajibkan menggunakan TOEFL iBT, IELTS, atau PTE.
3. Apakah Wajib Memiliki LoA Unconditional Saat Mendaftar?
Tidak wajib. Kamu tetap bisa mendaftar meskipun belum memiliki Letter of Acceptance (LoA). Jika belum memiliki LoA, kamu diperbolehkan memilih maksimal 3 universitas tujuan yang masuk dalam daftar LPDP.
Namun, jika kamu sudah memiliki LoA dari kampus top dunia, kamu berpeluang melewati tahap Seleksi Bakat Skolastik (SBS) dan langsung lanjut ke Seleksi Substansi.
4. Apakah Karyawan Swasta atau PNS Diperbolehkan Mendaftar?
Sangat diperbolehkan. LPDP terbuka untuk seluruh WNI, baik yang bekerja di sektor swasta maupun abdi negara (PNS/TNI/Polri).
Syarat tambahannya, bagi pendaftar yang berstatus karyawan atau PNS, wajib melampirkan Surat Usulan atau Surat Izin dari atasan di instansi tempat bekerja sebagai bukti dukungan untuk melanjutkan studi.
5. Apakah Ada Batasan Usia untuk Pendaftar?
Ya, LPDP menetapkan batasan usia per 31 Desember tahun pendaftaran. Untuk pendaftar program Magister (S2) jalur reguler, usia maksimal adalah 35 tahun.
Sedangkan untuk pendaftar program Doktor (S3) jalur reguler, usia maksimal adalah 40 tahun. Batas usia ini bisa sedikit berbeda (lebih tinggi) untuk jalur khusus seperti Afirmasi atau PNS/TNI/Polri.
Butuh Persiapan Sebelum Daftar Beasiswa LPDP? Daftar SFL ke Jepang Sekarang!

Selain LPDP, ada jenis beasiswa lain yang sangat menarik untuk dicoba, yaitu SejutaCita Future Leaders (SFL) Chapter 12 ke Jepang. Ini adalah kesempatan emas bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman internasional secara gratis!
SFL merupakan program leadership trip internasional ke Jepang yang didanai sepenuhnya (100% fully funded). Peserta terpilih tidak hanya memperoleh pengalaman global, tetapi juga berkesempatan mendapatkan beasiswa pendidikan untuk berbagai jenjang, mulai dari sekolah menengah hingga umum.
Keuntungan Menjadi Peserta SFL Chapter 12:
- Beasiswa Pendidikan: Hingga Rp6 juta/semester (D4/S1) dan hingga Rp15 juta/semester (S2).
- Leadership Trip 5D4N: Perjalanan ke Tokyo, Osaka, dan Kyoto mencakup tiket pesawat, akomodasi, konsumsi, visa, dan uang saku.
- Kunjungan Kampus Bergengsi: Eksplorasi ke University of Tokyo dan Osaka University.
- Wisata Budaya: Mengunjungi destinasi ikonik seperti Disneyland, Shibuya, Akihabara, Fushimi Inari, dan Dotonbori.
- Networking & Training: Workshop eksklusif serta pelatihan kepemimpinan bersama peserta terpilih dari seluruh Indonesia.
Cara Mengikuti Seleksi SFL:
Program ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, hingga profesional muda usia 13–35 tahun. Salah satu jalur seleksinya adalah melalui penulisan esai dengan pilihan tema:
- Makna kepemimpinan dari sudut pandang Generasi Z.
- Membangun Indonesia 2045 melalui inspirasi teknologi dan etos kerja budaya Jepang.
Tips: Kamu diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu esai untuk meningkatkan peluang lolos seleksi!
Sambil berjuang meraih beasiswa studi ke luar negeri, jangan lupa untuk terus memantau perkembangan karier profesionalmu. Inilah saat yang tepat untuk bergabung dengan Dealls, platform pengembangan karier yang telah dipercaya oleh 7.000+ perusahaan ternama.
Di Dealls, kamu bisa menemukan lebih dari 100.000+ lowongan kerja terbaru yang bisa kamu sesuaikan dengan bidang studimu nanti.
Ingin CV-mu terlihat lebih profesional di mata HRD? Gunakan fitur AI CV Reviewer untuk mendapatkan masukan instan agar profilmu semakin menonjol.
Jika kamu berkomitmen untuk mengembangkan diri melalui jalur beasiswa dan kepemimpinan, SFL dapat menjadi langkah awal yang strategis. Segera daftarkan dirimu di SFL Chapter 12 dan jangan lupa untuk cek loker terbaru di Dealls agar masa depanmu semakin terjamin!

Atau

