
Fresh graduate merupakan sebutan bagi individu yang baru lulus kuliah atau sekolah menengah dan siap memasuki dunia pekerjaan.
Biasanya, banyak yang masih kebingungan untuk membuat CV fresh graduate karena sedikit atau bahkan tidak memiliki pengalaman kerja sama sekali.
Namun, meskipun kamu tidak memiliki pengalaman kerja, kamu masih bisa stand-out di mata perekrut, lho!
Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap tentang bagaimana cara membuat CV bagi fresh graduate. Jadi, pastikan simak sampai akhir, ya!
Apa Itu CV?
CV atau curriculum vitae adalah dokumen yang menyorot riwayat profesional dan akademik seseorang, meliputi pengalaman kerja, pencapaian, hingga keterampilan dan sertifikasi yang dimiliki.
Lantas, apa fungsi dari CV?
Bayangkan ketika kamu baru berkenalan dengan seseorang, tentunya kamu memiliki first impression atau pendapat awal yang kamu pikirkan tentang orang tersebut, bukan? Biasanya, kamu memperoleh first impression tentang seseorang dari penampilannya.
Nah, serupa dengan ketika pertama kali berkenalan dengan seseorang, CV bisa dibilang menjadi first impression perekrut terhadap kemampuan pelamar. Oleh karena itu, penting untuk membuat CV semenarik mungkin meskipun kamu merupakan seorang fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja sekalipun.
Tips Membuat CV Fresh Graduate
Sering sekali menjadi pertanyaan, apa yang perlu ditulis dalam CV kalau belum memiliki pengalaman? Berikut tipsnya buat kamu fresh graduate yang ingin membuat CV
1. Disarankan Membuat CV yang ATS-Friendly
Dalam menyeleksi kandidat atau pelamar kerja, perekrut biasanya menggunakan ATS (Applicant Tracking System), sebuah software komputer yang mampu menyaring CV berdasarkan kata kunci yang diinginkan.
Adanya software tersebut memungkinkan perekrut untuk dapat menyeleksi CV pelamar yang paling sesuai dengan kualifikasi dalam waktu singkat untuk kemudian ditinjau secara manual.
Oleh sebab itu, bagi kamu yang ingin melamar pekerjaan, disarankan untuk membuat CV yang ATS-friendly.
CV yang ATS-friendly disusun dengan sederhana; menggunakan font standar dan bullet point, serta menghindari adanya gambar visual dan tabel yang bisa membuat isinya tidak terbaca pada software ATS.
Namun, perlu dicatat bahwa CV dengan format ini kurang disarankan bagi yang ingin melamar posisi yang berhubungan dengan bidang kreatif, seperti desain grafis dan ilustrator.
Sebagai gantinya, gunakan CV kreatif. CV dengan format ini memungkinkan perekrut untuk dapat mengetahui kemampuan visualisasi kreatif pelamar melalui desain CV yang dibuatnya.
Omong-omong, jika kamu belum mengetahui bagaimana CV yang menggunakan format ATS-friendly, artikel ini akan memberikan contohnya di bagian selanjutnya. Jadi, simak sampai akhir, ya!
2. Buat CV yang Terstruktur dan Jelas
Jangan sampai CV kamu sulit untuk dibaca oleh HRD karena ukuran font terlalu kecil, penggunaan warna yang tidak cocok, desain yang berantakan dan yang lainnya.
Pastikan CV kamu terbaca dengan mudah dan jelas dengan struktur yang rapi dan berurutan, seperti:
- Data diri
- Tentang saya
- Pengalaman pekerjaan
- Riwayat pendidikan
- Achievement
- Sertifikasi yang dimiliki
- Skill dan kemampuan
3. Berikan Informasi Data Diri yang Jelas
Jangan sampai perekrut kesulitan ketika ingin menghubungi kamu untuk menginformasikan bahwa kamu lanjut ke tahap rekrutmen berikutnya.
Maka dari itu tulislah data diri kamu dengan jelas dan benar mulai dari nama lengkap, nomor telepon, alamat email, profil LinkedIn dan domisili tempat tinggal.
Tidak mau, kan, gagal hanya karena menuliskan data diri yang salah?
4. Tonjolkan Keahlian
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, CV menjadi first impression perekrut dalam menilai kemampuan atau keahlian pelamar.
Oleh karena itu, pastikan untuk menonjolkan keahlian yang kamu miliki di CV, tentunya dengan disertai bukti atau contoh berdasarkan pengalaman.
Misalnya, kamu memiliki kemampuan leadership. Jangan hanya tulis bahwa kamu memiliki skill tersebut, tetapi berikan juga contoh implementasinya.
Bagaimana caranya? Kamu dapat mendeskripsikan dengan rinci bagaimana kamu menggunakan kemampuan tersebut pada organisasi, proyek, atau riwayat pekerjaan yang kamu miliki sebelumnya.
Jika kamu pernah mengikuti sertifikasi dalam bidang terkait, jangan lupa juga untuk menyertakannya.
Dengan begini, perekrut akan menilai bahwa kamu memang memiliki keahlian yang mereka inginkan, tidak hanya ditulis pada CV secara sembarangan atau dilebih-lebihkan.
5. Tuliskan Bagian “Tentang Saya” dengan Menarik
Walaupun kamu fresh graduate belum memiliki pengalaman, jangan sampai kamu tidak terlihat percaya diri ketika menuliskan bagian “Tentang Saya” atau “Summary” di awal CV kamu.
Kamu bisa tuliskan background study kamu, prestasi yang kamu raih selama berkuliah, kegiatan positif yang pernah kamu lakukan, pengalaman magang bila ada dan jelaskan alasan dan tujuan kamu ingin memulai karir pada posisi yang kamu lamar.
6. Tonjolkan Keahlian
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, CV menjadi first impression perekrut dalam menilai kemampuan atau keahlian pelamar.
Oleh karena itu, pastikan untuk menonjolkan keahlian yang kamu miliki di CV, tentunya dengan disertai bukti atau contoh berdasarkan pengalaman.
Misalnya, kamu memiliki kemampuan leadership. Jangan hanya tulis bahwa kamu memiliki skill tersebut, tetapi berikan juga contoh implementasinya.
Bagaimana caranya? Kamu dapat mendeskripsikan dengan rinci bagaimana kamu menggunakan kemampuan tersebut pada organisasi, proyek, atau riwayat pekerjaan yang kamu miliki sebelumnya.
Jika kamu pernah mengikuti sertifikasi dalam bidang terkait, jangan lupa juga untuk menyertakannya.
Dengan begini, perekrut akan menilai bahwa kamu memang memiliki keahlian yang mereka inginkan, tidak hanya ditulis pada CV secara sembarangan atau dilebih-lebihkan.
7. Tulis Background Study dengan Jelas
Jangan hanya menuliskan sekolah tempat kamu belajar dan tahun masuk dan tahun lulus saja, tetapi tuliskan juga nilai akhir kamu seperti IPK, lalu kegiatan positif selama bersekolah seperti organisasi kampus, volunteer, lomba, dan prestasi yang didapat.
Namun, hindari menuliskan semua riwayat pendidikan kamu dari TK atau SD, tuliskan hanya pendidikan kamu yang terakhir.
7. Cantumkan Pengalaman Magang, Proyek, Organisasi dan Kegiatan Kampus
Selanjutnya, kamu bisa menuliskan pengalaman kerja dan magang yang pernah kamu ikut.
Lantas, apa yang ditulis di CV jika belum ada pengalaman kerja?
Jika kamu merupakan seorang fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja, tidak perlu khawatir karena kamu bisa memasukkan pengalaman organisasi yang relevan di sini.
8. Tambahkan Prestasi dan Skill
Walaupun kamu belum memiliki pengalaman, menuliskan prestasi dan skill yang kamu miliki yang sekiranya relevan pada posisi yang kamu lamar bisa menjadi nilai tambah di mata HRD.
Hal tersebut menunjukkan kalau kamu adalah orang yang tepat dan memiliki integritas yang tinggi.
9. Cantumkan Sertifikasi atau Kursus
Jangan lupa setelah kamu menyelesaikan kursus atau sertifikasi, cantumkan juga ke dalam CV kamu. Karena ini menjadi nilai tambah yang menunjukkan bahwa kamu selalu ingin belajar hal-hal baru dan selalu meningkatkan skill kamu.
10. Lampirkan Portofolio Jika Ada
Portofolio ini menjadi bukti pekerjaan atau proyek yang sudah pernah kamu kerjakan dan bisa menjadi bukti bahwa skill kamu cocok dengan yang perusahaan cari.
11. Jujur Dalam Membuat CV
Jangan sampai CV kamu ingin terlihat bagus di mata HRD sampai kamu berbohong ketika membuatnya.
Buatlah CV sejujur mungkin sesuai dengan pengalaman, skill, background study dan yang lainnya sesuai dengan yang kamu miliki.
Karena isi CV kamu akan ditanyakan kembali ketika interview dengan HRD dan kamu bisa terlihat kurang yakin dengan isi CV kamu sendiri jika kamu tidak jujur dalam membuatnya.
Hal ini menjadi nilai yang kurang baik di mata HRD jika kamu terlihat kurang yakin atau bahkan ketahuan berbohong di CV kamu.
12. Cek Kembali Sebelum Mengirim
Langkah terakhir setelah membuat CV adalah kamu perlu periksa kembali sebelum mengirim. Cek dan hindari beberapa hal berikut ini:
- Typo
- Gunakan grammar yang baik untuk CV bahasa Inggris
- Sesuaikan isi CV dengan posisi yang akan dilamar
- Jangan bertele-tele
- Gunakan format PDF untuk mengirim
Baca juga: Trik Jitu Membuat CV ATS-Friendly Beserta Contoh Template Gratis!
Contoh CV Fresh Graduate
Setelah mengetahui tips membuat CV, sekarang Dealls mau kasih beberapa contoh CV yang bisa jadi referensi kamu.
1. Contoh CV ATS Fresh Graduate Tanpa Pengalaman

2. Contoh CV ATS Fresh Graduate Bahasa Inggris

3. Contoh CV Fresh Graduate Kreatif Bahasa Indonesia

4. Contoh CV Fresh Graduate Kreatif Bahasa Inggris

Baca juga: 15 Contoh CV Bahasa Inggris Beserta Tips dan Template Gratis
Setelah membaca beberapa tips membuat CV fresh graduate beserta contohnya di atas, jangan lupa untuk langsung mempraktikannya dalam CV mililkmu, ya.
Jika kamu butuh screening CV untuk memeriksa apakah CV yang kamu buat sudah baik atau belum, kamu bisa menggunakan AI CV Reviewer dari Dealls.
Reviewer CV ini bisa memberikan penilaian beserta komentar perbaikan untuk 12 aspek yang ada dalam CV. Menarik, bukan?
Selain itu, apabila kamu ingin melamar pekerjaan, gunakan Dealls! Ada lebih dari 1.500 lowongan kerja terbaru dari 2.000+ perusahaan ternama di Indonesia setiap harinya. Tunggu apalagi? Yuk, wujudkan karir impianmu bersama Dealls sekarang juga!