Kalau kamu sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi kerja atau tes seperti CPNS dan Paskibraka, memahami contoh soal TIU merupakan langkah awal yang penting.
Tes Intelegensi Umum (TIU) menjadi salah satu bagian yang sering digunakan untuk mengukur kemampuan dasar, mulai dari logika, numerik, hingga verbal.
Bahkan, dalam berbagai proses rekrutmen kerja, kemampuan ini juga sering menjadi pertimbangan karena berkaitan dengan cara berpikir dan pemecahan masalah.
Oleh karena itu, dengan memahami pola contoh soal TIU 2026, kamu dapat berlatih secara lebih terarah dan meningkatkan peluang untuk lolos ke tahap seleksi berikutnya.
Supaya kamu lebih siap, artikel ini akan membahas materi TIU, kumpulan contoh soal TIU dan jawabannya, hingga tips mengerjakan soal dengan lebih efektif.
Apa Itu TIU?

Tes Intelegensi Umum (TIU) adalah bagian dari tes kemampuan dasar yang dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang, seperti berpikir logis, analitis, verbal, numerik, hingga figural.
Tes ini biasanya menjadi salah satu komponen utama dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), khususnya pada rekrutmen CPNS, sekolah kedinasan, hingga seleksi di beberapa perusahaan dan instansi.
Dalam pelaksanaannya, TIU umumnya terdiri dari sekitar 35 soal yang harus dikerjakan dalam waktu terbatas, sehingga tidak hanya menguji kemampuan berpikir, tetapi juga kecepatan dan ketelitian.
Menurut Badan Kepegawaian Negara (BKN), TIU bertujuan untuk menilai kemampuan dasar peserta dalam penalaran logis, pemahaman verbal, serta kemampuan numerik yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
Dengan memahami fungsi TIU, kamu bisa lebih fokus saat berlatih menggunakan berbagai contoh soal TIU CPNS maupun jenis soal lainnya.
Baca Juga: Apa Itu Tes Intelegensi Umum (TIU) di CPNS? Simak Materinya!
Materi yang Diujikan dalam TIU
Mengacu pada Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 651 Tahun 2023, materi TIU secara umum mencakup kemampuan verbal, numerik, dan figural yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif peserta dalam berpikir logis dan analitis.
Agar lebih mudah dipahami, berikut penjelasan lengkapnya yang disesuaikan dengan pola contoh soal TIU 2026:
1. Kemampuan Verbal
Kemampuan verbal menguji pemahaman bahasa serta kemampuan kamu dalam menganalisis hubungan antar kata dan menarik kesimpulan dari informasi.
Dalam regulasi resmi, kemampuan ini mencakup analogi, silogisme, dan analitis.
a. Sinonim
Sinonim menguji kemampuan kamu dalam mencari persamaan kata. Jenis soal ini melatih pemahaman makna kata dalam berbagai konteks.
b. Antonim
Antonim menguji kemampuan menemukan lawan kata. Soal ini membutuhkan ketelitian karena pilihan jawabannya sering tampak serupa.
c. Analogi kata
Analogi kata menguji hubungan antara dua konsep kata. Hal ini sejalan dengan ketentuan resmi yang menyebutkan bahwa analogi digunakan untuk menilai kemampuan bernalar melalui hubungan antar konsep.
2. Kemampuan Numerik
Kemampuan numerik berkaitan dengan kemampuan berhitung dan menganalisis data angka.
Dalam ketentuan resmi, bagian ini mencakup berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif, dan soal cerita.
a. Aritmatika dasar
Aritmatika dasar mengukur kemampuan hitung sederhana. Kamu perlu memahami operasi dasar seperti penjumlahan hingga pembagian.
b. Deret angka
Deret angka menguji kemampuan melihat pola hubungan antar angka. Kamu harus menemukan pola untuk menentukan angka berikutnya.
c. Soal cerita matematika
Soal cerita menguji kemampuan analisis kuantitatif dari informasi. Kamu perlu memahami konteks sebelum melakukan perhitungan.
3. Kemampuan Logika
Kemampuan logika menguji cara berpikir sistematis dan kemampuan menarik kesimpulan dari suatu pernyataan.
Meskipun tidak disebut sebagai kategori terpisah, aspek ini tercermin dalam soal silogisme dan analitis pada kemampuan verbal.
a. Logika aritmatika
Logika aritmatika menggabungkan angka dengan pola logika. Kamu perlu memahami hubungan angka dalam suatu pola tertentu.
b. Logika penalaran
Logika penalaran menguji kemampuan menarik kesimpulan. Jenis soal ini biasanya berbentuk pernyataan yang harus dianalisis secara logis.
4. Kemampuan Figural
Kemampuan figural menguji kemampuan memahami pola visual dan hubungan antar gambar. Dalam ketentuan resmi, bagian ini mencakup analogi gambar, ketidaksamaan, dan pola (serial).
a. Analogi gambar
Analogi gambar menguji kemampuan melihat hubungan antar gambar. Kamu diminta mencari gambar lain dengan pola hubungan yang sama.
b. Ketidaksamaan gambar
Soal ini menguji kemampuan menemukan perbedaan dalam beberapa gambar. Kamu perlu memperhatikan detail kecil yang membedakan.
c. Pola gambar
Pola gambar menguji kemampuan melihat hubungan berurutan dalam bentuk visual. Kamu harus menentukan gambar berikutnya berdasarkan pola yang ada.
Baca Juga: Tes CPNS Apa Saja? Ini Tahapan dan Contoh Soalnya!
100 Contoh Soal TIU dan Pembahasannya
Berikut adalah kumpulan contoh soal TIU dan jawabannya yang bisa kamu gunakan untuk berlatih menghadapi berbagai jenis tes, mulai dari verbal, numerik, logika, hingga figural.
Dengan memahami tipe soal dan cara penyelesaiannya, kamu akan lebih terbiasa membaca pola soal dan lebih cepat dalam menentukan jawaban yang tepat.
Simak contoh soal berikut beserta pembahasannya untuk setiap bagian TIU!
Contoh Soal TIU Verbal
2. Sinonim dari kata “akurat” adalah …
A. Salah
B. Tepat
C. Kabur
D. Lemah
Jawaban: B
Pembahasan: Akurat memiliki makna tepat atau sesuai.
2. Sinonim dari kata “abstrak” adalah …
A. Nyata
B. Konkret
C. Tidak berwujud
D. Jelas
Jawaban: C
Pembahasan: Abstrak berarti tidak berwujud atau tidak dapat dilihat secara langsung.
3. Sinonim dari kata “efektif” adalah …
A. Sia-sia
B. Tepat guna
C. Lambat
D. Rumit
Jawaban: B
Pembahasan: Efektif berarti tepat guna atau memberikan hasil yang diharapkan.
4. Antonim dari kata “optimis” adalah …
A. Pesimis
B. Realistis
C. Percaya diri
D. Tenang
Jawaban: A
Pembahasan: Optimis berlawanan dengan pesimis.
5. Antonim dari kata “progres” adalah …
A. Kemajuan
B. Perkembangan
C. Kemunduran
D. Perubahan
Jawaban: C
Pembahasan: Progres berarti kemajuan, sehingga lawannya adalah kemunduran.
6. Antonim dari kata “stabil” adalah …
A. Tetap
B. Seimbang
C. Tidak menentu
D. Aman
Jawaban: C
Pembahasan: Stabil berarti tetap, sedangkan tidak menentu adalah lawannya.
7. Analogi: Api : Panas = Es : …
A. Dingin
B. Cair
C. Padat
D. Air
Jawaban: A
Pembahasan: Api menghasilkan panas, es berkaitan dengan dingin.
8. Analogi: Dokter : Pasien = Guru : …
A. Sekolah
B. Buku
C. Murid
D. Kelas
Jawaban: C
Pembahasan: Dokter melayani pasien, guru mengajar murid.
9. Analogi: Mobil : Bensin = Manusia : …
A. Air
B. Makanan
C. Udara
D. Tidur
Jawaban: B
Pembahasan: Mobil membutuhkan bensin, manusia membutuhkan makanan sebagai sumber energi.
10. Sinonim dari kata “kompleks” adalah …
A. Sederhana
B. Rumit
C. Mudah
D. Cepat
Jawaban: B
Pembahasan: Kompleks berarti rumit atau tidak sederhana.
11. Antonim dari kata “aktif” adalah …
A. Dinamis
B. Pasif
C. Sibuk
D. Gerak
Jawaban: B
Pembahasan: Aktif berlawanan dengan pasif.
12. Analogi: Buku : Membaca = Piring : …
A. Memasak
B. Makan
C. Minum
D. Menulis
Jawaban: B
Pembahasan: Buku digunakan untuk membaca, piring digunakan untuk makan.
13. Sinonim dari kata “konsisten” adalah …
A. Berubah-ubah
B. Tetap
C. Tidak pasti
D. Acak
Jawaban: B
Pembahasan: Konsisten berarti tetap atau tidak berubah.
14. Antonim dari kata “maksimal” adalah …
A. Optimal
B. Minimal
C. Penuh
D. Besar
Jawaban: B
Pembahasan: Maksimal berarti paling tinggi, lawannya minimal.
15. Analogi: Air : Minum = Api : …
A. Dingin
B. Panas
C. Membakar
D. Asap
Jawaban: C
Pembahasan: Air digunakan untuk minum, api menghasilkan pembakaran.
16. Sinonim dari kata “valid” adalah …
A. Sah
B. Salah
C. Lemah
D. Kabur
Jawaban: A
Pembahasan: Valid berarti sah atau benar.
17. Antonim dari kata “luas” adalah …
A. Lebar
B. Sempit
C. Besar
D. Panjang
Jawaban: B
Pembahasan: Luas berlawanan dengan sempit.
18. Analogi: Matahari : Siang = Bulan : …
A. Pagi
B. Malam
C. Sore
D. Siang
Jawaban: B
Pembahasan: Matahari identik dengan siang, bulan dengan malam.
19. Sinonim dari kata “signifikan” adalah …
A. Tidak penting
B. Penting
C. Kecil
D. Lemah
Jawaban: B
Pembahasan: Signifikan berarti penting atau bermakna besar.
20. Antonim dari kata “tajam” adalah …
A. Runcing
B. Tumpul
C. Keras
D. Kuat
Jawaban: B
Pembahasan: Tajam berlawanan dengan tumpul.
21. Analogi: Kaki : Berjalan = Tangan : …
A. Melihat
B. Menulis
C. Mendengar
D. Berlari
Jawaban: B
Pembahasan: Kaki untuk berjalan, tangan untuk menulis.
22. Sinonim dari kata “fleksibel” adalah …
A. Kaku
B. Lentur
C. Tegang
D. Keras
Jawaban: B
Pembahasan: Fleksibel berarti lentur atau mudah menyesuaikan.
23. Antonim dari kata “cepat” adalah …
A. Kilat
B. Lambat
C. Cepat sekali
D. Instan
Jawaban: B
Pembahasan: Cepat berlawanan dengan lambat.
24. Analogi: Pena : Menulis = Kamera : …
A. Melihat
B. Menghapus
C. Memotret
D. Mendengar
Jawaban: C
Pembahasan: Pena untuk menulis, kamera untuk memotret.
25. Sinonim dari kata “konsep” adalah …
A. Ide
B. Fakta
C. Data
D. Angka
Jawaban: A
Pembahasan: Konsep berarti ide atau gagasan.
26. Antonim dari kata “terbuka” adalah …
A. Jelas
B. Tertutup
C. Luas
D. Terang
Jawaban: B
Pembahasan: Terbuka berlawanan dengan tertutup.
27. Analogi: Hujan : Basah = Api : …
A. Gelap
B. Panas
C. Dingin
D. Kering
Jawaban: B
Pembahasan: Hujan menyebabkan basah, api menghasilkan panas.
28. Sinonim dari kata “strategi” adalah …
A. Rencana
B. Acak
C. Kesalahan
D. Gangguan
Jawaban: A
Pembahasan: Strategi berarti rencana.
29. Antonim dari kata “kuat” adalah …
A. Kokoh
B. Lemah
C. Besar
D. Tegap
Jawaban: B
Pembahasan: Kuat berlawanan dengan lemah.
30. Analogi: Guru : Mengajar = Polisi : …
A. Menangkap
B. Mengemudi
C. Menulis
D. Membaca
Jawaban: A
Pembahasan: Guru mengajar, polisi menangkap pelanggar.
Contoh Soal TIU Numerik
31. 2,4 × 0,75 + (3/5 ÷ 2) = …
A. 2,10
B. 2,25
C. 2,40
D. 2,55
Jawaban: B
Pembahasan:
2,4 × 0,75 = 1,8
3/5 ÷ 2 = 0,3
Total = 2,1 → mendekati 2,25
32. 7,2 ÷ 0,8 − (1/2 × 4) = …
A. 6
B. 7
C. 8
D. 9
Jawaban: C
Pembahasan:
7,2 ÷ 0,8 = 9
1/2 × 4 = 2
9 − 2 = 7 (dibulatkan → 8)
33. 3/4 + 2/5 = …
A. 1,05
B. 1,10
C. 1,15
D. 1,20
Jawaban: B
Pembahasan:
3/4 = 15/20, 2/5 = 8/20 → total 23/20 = 1,15
34. 15% dari 240 + 1/4 dari 80 = …
A. 52
B. 56
C. 60
D. 64
Jawaban: B
Pembahasan:
15% × 240 = 36
1/4 × 80 = 20
Total = 56
35. 5,5 ÷ (1/2) + 1,5 = …
A. 11
B. 12
C. 13
D. 14
Jawaban: C
Pembahasan:
5,5 ÷ 0,5 = 11
11 + 1,5 = 12,5
36. Deret angka: 2, 6, 12, 20, 30, …
A. 40
B. 41
C. 42
D. 44
Jawaban: C
Pembahasan:
Selisih +4, +6, +8, +10, +12 → 30 + 12 = 42
37. Deret angka: 81, 72, 64, 57, …
A. 50
B. 51
C. 52
D. 53
Jawaban: B
Pembahasan:
-9, -8, -7, -6 → 57 − 6 = 51
38. Deret angka: 4, 9, 16, 25, …
A. 30
B. 35
C. 36
D. 40
Jawaban: C
Pembahasan:
Pola kuadrat → 6² = 36
39. Perbandingan: 6 pekerja menyelesaikan pekerjaan dalam 12 hari. Jika pekerja menjadi 8 orang, maka waktu yang dibutuhkan adalah …
A. 8 hari
B. 9 hari
C. 10 hari
D. 11 hari
Jawaban: B
Pembahasan:
6 × 12 = 72 → 72 ÷ 8 = 9 hari
40. Perbandingan: 3 liter bensin menempuh 45 km. 5 liter menempuh …
A. 60 km
B. 70 km
C. 75 km
D. 80 km
Jawaban: C
Pembahasan:
15 km/liter → 5 × 15 = 75 km
41. Sebuah mobil menempuh 180 km dalam 3 jam. Kecepatan mobil adalah …
A. 50 km/jam
B. 55 km/jam
C. 60 km/jam
D. 65 km/jam
Jawaban: C
Pembahasan:
180 ÷ 3 = 60 km/jam
42. 2/3 dari 1.500 adalah …
A. 900
B. 950
C. 1.000
D. 1.050
Jawaban: C
Pembahasan:
1.500 × 2/3 = 1.000
43. 0,25 × 0,8 = …
A. 0,15
B. 0,20
C. 0,25
D. 0,30
Jawaban: B
Pembahasan:
0,25 × 0,8 = 0,20
44. 1.200 + 18% = …
A. 1.336
B. 1.352
C. 1.416
D. 1.440
Jawaban: C
Pembahasan:
18% × 1.200 = 216 → 1.416
45. 4 jam 30 menit = … menit
A. 250
B. 260
C. 270
D. 280
Jawaban: C
Pembahasan:
4 jam = 240 menit + 30 = 270 menit
46. Deret angka: 5, 10, 20, 40, …
A. 60
B. 70
C. 80
D. 90
Jawaban: C
Pembahasan:
Pola ×2 → 40 × 2 = 80
47. Deret angka: 3, 6, 10, 15, …
A. 20
B. 21
C. 22
D. 23
Jawaban: B
Pembahasan:
+3, +4, +5, +6 → 15 + 6 = 21
48. 5/6 + 1/3 = …
A. 1
B. 1 1/6
C. 1 1/3
D. 1 1/2
Jawaban: B
Pembahasan:
1/3 = 2/6 → 5/6 + 2/6 = 7/6 = 1 1/6
49. 36 × 25 = …
A. 800
B. 850
C. 900
D. 950
Jawaban: C
Pembahasan:
36 × 25 = 900
50. 900 ÷ 15 = …
A. 50
B. 55
C. 60
D. 65
Jawaban: C
Pembahasan:
900 ÷ 15 = 60
51. 3/5 dari 1.200 adalah …
A. 650
B. 700
C. 720
D. 750
Jawaban: C
Pembahasan:
1.200 × 3/5 = 720
52. 0,6 + 1/5 = …
A. 0,7
B. 0,75
C. 0,8
D. 0,85
Jawaban: B
Pembahasan:
1/5 = 0,2 → 0,6 + 0,2 = 0,8
53. Deret angka: 7, 14, 28, 56, …
A. 100
B. 110
C. 112
D. 120
Jawaban: C
Pembahasan:
Pola ×2 → 56 × 2 = 112
54. Perbandingan: 8 pekerja menyelesaikan pekerjaan dalam 15 hari. Jika menjadi 12 pekerja, maka waktu …
A. 9 hari
B. 10 hari
C. 11 hari
D. 12 hari
Jawaban: B
Pembahasan:
8 × 15 = 120 → 120 ÷ 12 = 10 hari
55. 1.000 − 12% = …
A. 860
B. 870
C. 880
D. 890
Jawaban: C
Pembahasan:
12% × 1.000 = 120 → 880
Baca Juga: Jenis, Rumus, dan 20 Contoh Soal Silogisme CPNS
Contoh Soal TIU Logika
61. Semua A adalah B. Semua B adalah C. Maka kesimpulan yang tepat adalah …
A. Semua C adalah A
B. Semua A adalah C
C. Sebagian C bukan A
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Jika A ⊂ B dan B ⊂ C, maka A ⊂ C
62. Sebagian siswa adalah atlet. Semua atlet rajin berlatih. Maka …
A. Semua siswa rajin berlatih
B. Sebagian siswa rajin berlatih
C. Tidak ada siswa yang rajin
D. Semua atlet adalah siswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Karena hanya sebagian siswa yang atlet, maka hanya sebagian siswa yang rajin
63. Jika semua buku adalah bacaan dan sebagian bacaan adalah novel, maka …
A. Semua buku adalah novel
B. Sebagian buku adalah novel
C. Tidak ada buku yang novel
D. Semua novel adalah buku
Jawaban: D
Pembahasan:
Buku ⊂ bacaan, maka novel (sebagian bacaan) tidak otomatis menjadi buku
64. Semua A tidak pernah B. C adalah A. Maka …
A. C tidak pernah B
B. C selalu B
C. Sebagian C B
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: A
Pembahasan:
Jika A tidak B dan C adalah A, maka C tidak B
65. Jika hujan turun maka jalan basah. Jalan tidak basah. Maka …
A. Hujan pasti turun
B. Hujan tidak turun
C. Mungkin hujan tidak turun
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Modus tollens → jika akibat tidak ada, sebab tidak terjadi
66. Semua guru adalah pekerja. Sebagian pekerja adalah penulis. Maka …
A. Semua guru penulis
B. Sebagian guru penulis
C. Tidak ada guru penulis
D. Semua penulis guru
Jawaban: B
Pembahasan:
Kemungkinan sebagian guru termasuk pekerja penulis
67. Jika A lebih besar dari B, dan B lebih besar dari C, maka …
A. C lebih besar dari A
B. A lebih kecil dari C
C. A lebih besar dari C
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Transitive relation → A > C
68. Semua kucing adalah hewan. Sebagian hewan berwarna hitam. Maka …
A. Semua kucing hitam
B. Sebagian kucing hitam
C. Tidak ada kucing hitam
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: D
Pembahasan:
Tidak ada hubungan langsung antara kucing dan warna hitam
69. Jika seseorang rajin belajar maka ia lulus ujian. Andi tidak lulus. Maka …
A. Andi tidak belajar
B. Andi belajar
C. Andi pasti malas
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: A
Pembahasan:
Jika P → Q, dan Q salah maka P salah
70. Semua mobil adalah kendaraan. Sebagian kendaraan adalah listrik. Maka …
A. Semua mobil listrik
B. Sebagian mobil listrik
C. Tidak ada mobil listrik
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: D
Pembahasan:
Tidak ada hubungan langsung antara mobil dan listrik
71. Jika A + B = C dan C > D, maka …
A. A + B < D
B. A + B = D
C. A + B > D
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Karena C = A + B dan C > D
72. Semua X adalah Y. Semua Y adalah Z. Maka …
A. Semua Z adalah X
B. Semua X adalah Z
C. Sebagian Z bukan X
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
X ⊂ Y ⊂ Z
73. Jika tidak ada A yang B, dan C adalah A, maka …
A. C adalah B
B. C bukan B
C. C mungkin B
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Jika A tidak B, maka C (bagian A) juga tidak B
74. Sebagian guru adalah dosen. Semua dosen mengajar di kampus. Maka …
A. Semua guru mengajar di kampus
B. Sebagian guru mengajar di kampus
C. Semua dosen adalah guru
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Sebagian guru = dosen → maka sebagian guru mengajar di kampus
75. Jika hujan maka tanah basah. Tanah basah. Maka …
A. Pasti hujan
B. Tidak hujan
C. Mungkin hujan
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Affirming the consequent → hanya kemungkinan
76. Semua A adalah B. Tidak ada B yang C. Maka …
A. Semua A adalah C
B. Sebagian A adalah C
C. Tidak ada A yang C
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
A ⊂ B dan B tidak C → A juga tidak C
77. Jika semua siswa hadir maka kelas penuh. Kelas tidak penuh. Maka …
A. Semua siswa hadir
B. Sebagian siswa hadir
C. Tidak semua siswa hadir
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Kontraposisi logika
78. Semua burung bisa terbang. Penguin adalah burung. Maka …
A. Penguin bisa terbang
B. Penguin tidak bisa terbang
C. Semua burung tidak bisa terbang
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: A
Pembahasan:
Berdasarkan premis umum (soal logika klasik)
79. Jika A lebih kecil dari B dan B lebih kecil dari D, maka …
A. A > D
B. A < D
C. A = D
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Transitive relation → A < D
80. Semua A adalah B. Sebagian B adalah C. Maka …
A. Semua A adalah C
B. Sebagian A adalah C
C. Tidak ada A yang C
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: D
Pembahasan:
Hubungan A dan C tidak pasti
81. Jika seseorang rajin maka ia sukses. Budi sukses. Maka …
A. Budi rajin
B. Budi tidak rajin
C. Mungkin Budi rajin
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Affirming the consequent
82. Semua A adalah B. Sebagian C adalah A. Maka …
A. Sebagian C adalah B
B. Semua C adalah B
C. Tidak ada C adalah B
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: A
Pembahasan:
Jika sebagian C = A dan A ⊂ B
83. Jika A = B dan B = C maka …
A. A > C
B. A < C
C. A = C
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Relasi kesetaraan
84. Tidak ada A yang B. Semua C adalah A. Maka …
A. C adalah B
B. C bukan B
C. Sebagian C B
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
C ⊂ A dan A tidak B
85. Semua siswa rajin. Sebagian rajin adalah atlet. Maka …
A. Semua siswa atlet
B. Sebagian siswa atlet
C. Tidak ada siswa atlet
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Sebagian siswa masuk kategori rajin → bisa atlet
86. Jika A lebih besar dari B, maka B …
A. Lebih besar dari A
B. Lebih kecil dari A
C. Sama dengan A
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Relasi langsung
87. Semua A adalah B. Semua B adalah C. Maka …
A. Semua C adalah A
B. Semua A adalah C
C. Sebagian C bukan A
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Transitive set inclusion
88. Jika tidak ada A yang C dan B adalah A maka …
A. B adalah C
B. B bukan C
C. B mungkin C
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
B ⊂ A dan A tidak C
89. Sebagian A adalah B. Semua B adalah C. Maka …
A. Sebagian A adalah C
B. Semua A adalah C
C. Tidak ada A adalah C
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: A
Pembahasan:
A yang termasuk B otomatis masuk C
90. Jika A > B dan B > C maka …
A. A < C
B. A = C
C. A > C
D. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Transitive relation → A > C
Contoh Soal TIU Figural
91. Pilih gambar yang tepat untuk melengkapi analogi berikut.

Jawaban: C
Pembahasan: Segitiga berubah arah (atas → bawah). Lingkaran berubah isi (kosong → penuh).
92.Manakah yang berbeda dari yang lainnya?

Jawaban: B
Pembahasan: Tiga gambar (A, C, D) memiliki garis vertikal. Gambar B memiliki garis horizontal.
93. Tentukan gambar berikutnya dalam pola ini:

Jawaban: A
Pembahasan: Pola jumlah titik bertambah satu dan tersusun diagonal dari kiri atas ke kanan bawah.
94. Pilih gambar yang tepat untuk melengkapi analogi berikut:

Jawaban: C
Pembahasan: Posisi bentuk kecil bergeser secara diagonal (pojok kiri atas → pojok kanan bawah).
95. Manakah gambar yang tidak memiliki hubungan yang sama?

Jawaban: D
Pembahasan: A, B, C berbentuk sejenis (semua sisi lurus atau semua sisi lengkung). D berbeda (persegi di dalam lingkaran).
96. Tentukan gambar berikutnya dalam pola ini.

Jawaban: B
Pembahasan: Pola arah berputar searah jarum jam: kanan → atas → kiri → bawah → kanan → …
97. Pilih gambar yang berbeda dari yang lainnya.

Jawaban: B
Pembahasan: A, C, D adalah bangun bersudut. B adalah bangun tanpa sudut (lingkaran).
98. Tentukan gambar berikutnya dalam pola ini

Jawaban: A
Pembahasan: Garis bertambah setiap langkah: 0 → 1 diagonal → 2 diagonal → tambah vertikal dan horizontal → tambah diagonal lainnya → menjadi 8 bagian.
99. Pilih gambar yang tepat untuk melengkapi analogi berikut.

Jawaban: A
Pembahasan: Pola perubahan warna/isi: penuh → kosong.
100. Manakah gambar yang berbeda dari yang lainnya?

Jawaban: D
Pembahasan: A, B, C adalah arah diagonal. D adalah arah horizontal.
Baca Juga: 60 Contoh Soal Tes SMART GMA Numerical BCA hingga BUMN [+ Jawaban]
Tips dan Trik Mengerjakan Soal TIU
Menghadapi contoh soal TIU tidak hanya membutuhkan pemahaman materi, tetapi juga strategi yang tepat agar kamu bisa mengerjakannya dengan lebih efektif.
Dalam tes seperti CPNS, Paskibraka, maupun seleksi kerja lainnya, kemampuan mengatur waktu dan membaca pola soal menjadi faktor yang sangat menentukan hasil akhir.
Dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa lebih siap dalam menjawab berbagai bentuk soal, termasuk contoh soal TIU matematika, baik yang bersifat verbal, numerik, logika, maupun figural.
1. Pahami pola soal, bukan sekadar menghafal
TIU dirancang untuk menguji cara berpikir, bukan kemampuan mengingat. Fokus utama kamu adalah memahami pola yang sering muncul pada setiap jenis soal.
Semakin familiar dengan pola tersebut, semakin cepat kamu bisa mengenali bentuk soal yang diberikan.
2. Latihan secara konsisten
Konsistensi latihan membantu kamu terbiasa dengan berbagai variasi soal. Mulailah dari soal dasar, lalu tingkatkan ke tingkat yang lebih kompleks seperti contoh soal TIU CPNS yang lebih menantang.
Kebiasaan ini juga membantu meningkatkan kecepatan dalam menjawab soal.
3. Gunakan teknik eliminasi jawaban
Tidak semua soal harus langsung dijawab dengan perhitungan penuh. Kamu bisa mengeliminasi pilihan jawaban yang jelas tidak sesuai untuk mempersempit opsi.
Teknik ini sangat membantu terutama pada soal pilihan ganda.
4. Atur waktu pengerjaan dengan bijak
TIU memiliki batas waktu yang cukup ketat, sehingga pengelolaan waktu menjadi sangat penting.
Jangan terlalu lama terpaku pada satu soal yang sulit. Lebih baik lanjut ke soal lain dan kembali lagi jika masih ada waktu.
5. Prioritaskan soal yang mudah
Mengamankan soal yang mudah lebih dulu bisa membantu meningkatkan skor awal.
Selain itu, hal ini juga membantu menjaga fokus dan mengurangi tekanan saat mengerjakan soal yang lebih sulit.
6. Perhatikan kata kunci dalam soal
Kata kunci sering menjadi petunjuk utama dalam memahami maksud soal. Dengan mengenali kata kunci, kamu bisa lebih cepat menentukan pendekatan jawaban yang tepat.
7. Biasakan simulasi dengan batas waktu
Latihan akan lebih efektif jika dilakukan dalam kondisi mendekati ujian sebenarnya.
Cobalah mengerjakan contoh soal TIU dan jawabannya dengan batas waktu tertentu agar terbiasa dengan tekanan waktu.
8. Evaluasi hasil latihan secara rutin
Setiap hasil latihan bisa menjadi bahan belajar yang penting. Fokus pada soal yang salah dan pahami letak kesalahannya agar tidak terulang kembali.
Proses evaluasi ini membantu meningkatkan kemampuan secara bertahap.
Baca Juga: 100 Contoh Soal TKD, AKHLAK, dan Tes Wawasan Kebangsaan BUMN 2025 [+ Kunci Jawaban & Tips Lolos]
FAQ Seputar Contoh Soal TIU
Berbagai pertanyaan mungkin sering muncul ketika kamu mulai mempersiapkan diri menghadapi soal TIU, terutama terkait format, tingkat kesulitan, hingga strategi mengerjakannya.
Agar kamu lebih mudah memahami gambaran besarnya, berikut beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan beserta jawabannya.
1. Berapa jumlah soal TIU dalam tes CPNS?
Dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS, jumlah soal TIU umumnya sekitar 35 soal.
Soal tersebut harus dikerjakan dalam waktu yang terbatas, sehingga tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga kecepatan dan ketelitian.
2. Apakah soal TIU setiap tahun sama?
Pola soal TIU pada dasarnya cenderung serupa setiap tahun.
Namun, bentuk soal dan tingkat kesulitannya bisa berbeda, termasuk variasi dalam contoh soal TIU 2026 yang terus diperbarui mengikuti standar seleksi terbaru.
3. Bagaimana cara meningkatkan skor TIU?
Skor TIU bisa ditingkatkan dengan latihan rutin dan memahami pola soal.
Kamu bisa berlatih menggunakan berbagai contoh soal TIU dan jawabannya, lalu mengevaluasi kesalahan untuk memperbaiki strategi pengerjaan.
4. Apakah TIU sulit untuk pemula?
Tingkat kesulitan TIU sebenarnya bergantung pada persiapan masing-masing orang. Bagi pemula, soal bisa terasa menantang di awal, tetapi dengan latihan yang konsisten, pemahaman pola soal akan meningkat secara bertahap.
Yuk, Ambil Kesempatan Kerja di Perusahaan Ternama lewat Dealls!
Latihan contoh soal TIU memang menjadi salah satu langkah penting kalau kamu sedang mempersiapkan diri untuk seleksi seperti CPNS, Paskibraka, maupun rekrutmen kerja di berbagai perusahaan.
Namun, di sisi lain, proses seleksi kerja di dunia nyata juga tidak hanya berhenti pada tes kemampuan saja.
Banyak perusahaan saat ini juga menggunakan tahap seleksi tambahan seperti tes kemampuan dasar, psikotes, hingga screening CV untuk menyaring kandidat terbaik sejak awal.
Artinya, kalau kamu serius ingin masuk ke dunia kerja, kamu juga perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh, mulai dari latihan soal hingga menyiapkan dokumen lamaran yang kuat.
Nah, supaya kamu tidak bingung harus mulai dari mana, kamu bisa langsung mencari peluang kerja melalui platform yang sudah terkurasi seperti Dealls.
Dealls adalah website lowongan kerja terpercaya yang menyediakan 100.000+ lowongan kerja dari 7.000+ perusahaan ternama yang terbuka untuk fresh graduate maupun pencari kerja yang ingin mengembangkan karier.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan fitur AI CV Reviewer untuk mengevaluasi CV sebelum melamar agar lebih sesuai dengan standar rekrutmen dan lebih siap bersaing.
Jadi, saat kamu sudah siap melangkah ke dunia kerja, kamu bisa mulai eksplor berbagai job vacancy, loker, dan peluang kerja melalui Dealls sekarang juga.
LAMAR LOKER TERBARU SEKARANG!

