Sragen dikenal sebagai salah satu kabupaten di Soloraya dengan basis ekonomi yang cukup beragam, mulai dari pertanian, industri pengolahan, hingga sentra batik Masaran.
Setiap akhir tahun, isu Upah Minimum Kabupaten (UMK) selalu jadi topik yang dinanti, baik oleh pekerja maupun pelaku usaha di daerah ini.
UMK sendiri menjadi acuan gaji minimum yang wajib dibayarkan perusahaan kepada pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.
Dengan memahami angka terbarunya, kamu bisa menilai kewajaran tawaran gaji sekaligus lebih siap bernegosiasi soal kompensasi kerja.
Yuk, simak besaran UMK Sragen 2026, dasar hukumnya, tren lima tahun terakhir, posisinya dibanding daerah Soloraya lain, sampai gambaran peluang kerja di Sragen!
Berapa UMK Sragen 2026?

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi resmi menetapkan UMK Sragen 2026 sebesar Rp2.337.700 per bulan, lewat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 24 Desember 2025.
Angka ini naik 7,124% atau setara Rp155.500 dari UMK Sragen 2025 yang sebesar Rp2.182.200, dan sudah berlaku efektif sejak 1 Januari 2026.
Menariknya, angka final ini merupakan hasil revisi langsung dari Bupati Sragen Sigit Pamungkas, setelah kesepakatan awal Dewan Pengupahan di angka Rp2.335.350 dinilai bupati masih terlalu kecil dibanding kondisi ekonomi daerah.
Sebagai pembanding, UMP Jawa Tengah 2026 sendiri ditetapkan sebesar Rp2.327.386,07, yang berarti UMK Sragen hanya berselisih sekitar Rp10.314 dari UMP provinsi, salah satu selisih tertipis se-Jawa Tengah.
Meski naik cukup signifikan, UMK Sragen 2026 masih tergolong di kelompok bawah Jawa Tengah, dan kenaikan ini bahkan sempat memicu kekhawatiran sejumlah pelaku usaha lokal soal daya saing investasi daerah kedepannya.
Baca Juga: UMP Jawa Tengah 2026 Naik Jadi Rp2,3 Juta! Berapa Rinciannya?
Dasar Hukum dan Faktor Penentu UMK Sragen 2026
Penetapan UMK Sragen 2026 mengikuti regulasi resmi dari pemerintah pusat dan daerah.
Dasar hukumnya merujuk pada PP No. 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, yang menjadi perubahan terbaru dari formula sebelumnya di PP No. 51 Tahun 2023.
Berikut faktor-faktor yang memengaruhi penetapan UMK Sragen 2026:
1. Proses Musyawarah yang Alot
Dewan Pengupahan Sragen sempat menggelar empat kali rapat sebelum mencapai kesepakatan, karena perbedaan pandangan antara unsur serikat pekerja dan pengusaha soal besaran indeks alfa yang digunakan.
2. Intervensi Bupati dalam Penentuan Alfa
Setelah kesepakatan awal di alfa 0,81 dinilai terlalu kecil, Bupati Sragen memutuskan menaikkannya menjadi 0,83, sehingga kenaikan UMK berubah dari 7,018% menjadi 7,124%.
3. Formula Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Sesuai PP No. 49 Tahun 2025, perhitungan menggunakan data inflasi daerah sebesar 2,65% dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,39%, yang kemudian dikalikan indeks alfa tersebut.
4. Kekhawatiran Iklim Investasi
Sejumlah pengusaha lokal menyoroti bahwa kenaikan UMK yang signifikan berisiko membuat investor asing mempertimbangkan ulang rencana investasi di Sragen, apalagi kabupaten ini sempat gagal meraih status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Baca Juga: UMK Boyolali 2026 Naik 5,90 Persen, Jadi Berapa?
Tren UMK Sragen 5 Tahun Terakhir
Melihat riwayat kenaikan UMK Sragen dari tahun ke tahun bisa membantumu memahami pola kebijakan pengupahan di kabupaten ini.
Berikut rincian UMK Sragen dari 2022 sampai 2026:
- UMK Sragen 2026: Rp2.337.700 — naik 7,124% dari 2025
- UMK Sragen 2025: Rp2.182.200 — naik 6,50% dari 2024
- UMK Sragen 2024: Rp2.049.000 — naik 4,03% dari 2023
- UMK Sragen 2023: Rp1.969.569 — naik 7,08% dari 2022
- UMK Sragen 2022: Rp1.839.429,56
Kalau diperhatikan, kenaikan UMK Sragen cenderung fluktuatif, sempat melonjak di atas 7% di 2023 dan 2026, namun melandai ke 4% di 2024.
Pola ini wajar terjadi karena formula perhitungan upah minimum terus berubah mengikuti regulasi terbaru yang berlaku saat ini.
CARI LOWONGAN KERJA TERBARU DAN TERDEKAT LEWAT DEALLS!

Posisi UMK Sragen 2026 Dibanding Daerah Soloraya
Sebagai bagian dari kawasan Soloraya, penting untuk mengetahui posisi UMK Sragen dibanding daerah tetangganya.
Berikut perbandingannya dengan seluruh kabupaten/kota se-Soloraya:
1. Kabupaten Karanganyar
UMK 2026 ditetapkan sebesar Rp2.592.154,06, menjadi yang tertinggi se-Soloraya berkat basis industri manufaktur yang kuat.
2. Kota Surakarta (Solo)
UMK 2026 sebesar Rp2.570.000, berada di posisi kedua tertinggi sebagai pusat ekonomi dan jasa terbesar di kawasan Soloraya.
3. Kabupaten Klaten
UMK 2026 sebesar Rp2.538.691, ditopang sektor konveksi dan tekstil yang cukup kuat.
4. Kabupaten Boyolali
UMK 2026 ditetapkan Rp2.537.949, hanya berselisih tipis di bawah Klaten.
5. Kabupaten Sukoharjo
UMK 2026 sebesar Rp2.500.000, ditopang industri tekstil dan garmen berskala besar.
6. Kabupaten Sragen
UMK 2026 sebesar Rp2.337.700, berada di posisi keenam dari tujuh daerah Soloraya, hanya sedikit lebih tinggi dari Wonogiri.
7. Kabupaten Wonogiri
UMK 2026 ditetapkan Rp2.335.126, menjadi yang terendah se-Soloraya.
Meski berada di posisi bawah Soloraya, UMK Sragen 2026 justru hampir setara dengan UMP Jawa Tengah, dengan selisih hanya sekitar Rp10 ribu saja.
Baca Juga: Nominal UMK Tegal 2026 Resmi Naik 6% Lebih! Cek Besaran untuk Kota/Kabupaten!
Gambaran Peluang Kerja di Sragen

Dengan basis ekonomi yang beragam, peluang kerja di Sragen tersebar di beberapa sektor utama, mulai dari pertanian hingga kerajinan batik.
Berikut beberapa sektor yang bisa jadi pertimbanganmu saat mencari kerja di Sragen.
1. Pertanian dan Perikanan
Sebagai salah satu sektor basis utama Sragen, pertanian padi dan perikanan darat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama di wilayah pedesaan.
Estimasi Gaji: Rp2.000.000–Rp3.500.000, tergantung posisi dan skala usaha tani.
Contoh Posisi:
- Buruh Tani/Pemanen: Membantu proses tanam hingga panen hasil pertanian.
- Staf Distribusi Hasil Tani: Mengelola distribusi hasil panen ke pasar lokal maupun luar daerah.
- Staf Budi Daya Perikanan: Mengelola kolam atau tambak ikan air tawar.
2. Industri Batik dan Kerajinan
Kawasan Masaran dikenal sebagai sentra industri batik yang menyerap tenaga kerja lokal, mulai dari proses produksi hingga pemasaran.
Estimasi Gaji: Rp2.200.000–Rp4.000.000, tergantung keahlian dan skala usaha.
Contoh Posisi:
- Pembatik/Pengrajin: Mengerjakan proses pembuatan motif batik tulis maupun cap.
- Quality Control Produk: Memeriksa kualitas hasil produksi sebelum dipasarkan.
- Staf Pemasaran Produk Lokal: Mempromosikan produk batik Sragen secara online maupun offline.
3. Industri Pengolahan dan Manufaktur
Sragen juga punya sejumlah kawasan industri pengolahan yang terus berkembang, menyerap tenaga kerja dari berbagai latar belakang.
Estimasi Gaji: Rp2.300.000–Rp4.500.000, tergantung posisi dan keahlian teknis.
Contoh Posisi:
- Operator Produksi: Mengoperasikan mesin produksi sesuai standar operasional pabrik.
- Staf Quality Assurance: Memastikan produk sesuai standar kualitas sebelum dikirim ke distributor.
- Staf Logistik dan Distribusi: Mengelola pengiriman produk ke berbagai wilayah pemasaran.
4. Perdagangan dan Jasa Akomodasi
Sebagai salah satu sektor basis Sragen, perdagangan, akomodasi, dan penyediaan makan-minum terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk.
Estimasi Gaji: Rp1.900.000–Rp3.500.000, tergantung skala usaha dan posisi.
Contoh Posisi:
- Kasir/Staf Toko: Mengelola transaksi dan pencatatan penjualan di toko atau retail lokal.
- Staf Rumah Makan/Kafe: Melayani pelanggan di restoran atau kafe lokal.
- Staf Pemasaran Digital: Mengelola media sosial dan platform e-commerce untuk memasarkan produk lokal.
5. Kesehatan dan Layanan Publik
Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk cukup besar, kebutuhan tenaga kesehatan dan administrasi layanan publik di Sragen juga cukup tinggi.
Estimasi Gaji: Rp2.200.000–Rp4.500.000, tergantung jenjang dan kualifikasi.
Contoh Posisi:
- Perawat/Bidan: Memberikan layanan medis di puskesmas maupun rumah sakit daerah.
- Staf Administrasi Kecamatan: Mengelola data dan pelayanan publik di tingkat lokal.
- Tenaga Kesehatan Masyarakat: Mendukung program kesehatan di wilayah pedesaan Sragen.
Baca Juga: UMK Solo 2026 Naik 6,66%! Cek Besaran & Perbandingannya di Solo Raya
Tips Melamar Kerja di Sragen
Karena struktur ekonomi Sragen cukup beragam, kamu perlu strategi yang tepat sasaran saat melamar kerja di daerah ini.
1. Pahami Sektor Basis Daerah
Sebelum melamar, cari tahu apakah kamu tertarik di sektor pertanian, batik, atau industri pengolahan, karena masing-masing punya kualifikasi dan pola kerja yang berbeda.
2. Sesuaikan CV dengan Kebutuhan Sektor
Kalau melamar di sektor batik atau kerajinan, tonjolkan keterampilan dan ketelitian kerja. Untuk posisi industri pengolahan, tonjolkan pengalaman teknis atau operasional.
3. Pertimbangkan Peluang di Kota Sekitar
Kalau kamu terbuka untuk merantau, Kota Solo dan Kabupaten Karanganyar menawarkan UMK yang jauh lebih tinggi dibanding Sragen.
4. Manfaatkan Jaringan UMKM Lokal
Sragen punya banyak UMKM berbasis kerajinan dan pertanian, jadi manfaatkan jaringan komunitas lokal untuk menemukan peluang kerja informal maupun formal.
5. Jadikan UMK sebagai Patokan Negosiasi
Sebelum menerima tawaran kerja, pastikan gaji yang ditawarkan minimal sesuai UMK Sragen 2026 sebagai standar dasar perlindungan upah.
6. Gunakan Platform Lowongan Kerja Terpercaya
Cari info loker terdekat lewat website cari kerja atau platform lowongan kerja yang kredibel, supaya kamu terhindar dari info lowongan palsu yang sering beredar di media sosial.
Sanksi Jika Perusahaan Tidak Membayar UMK Sragen 2026
Meski sudah ditetapkan secara resmi, perusahaan tetap wajib mematuhi ketentuan UMK yang berlaku.
1. Sanksi Pidana
Mengacu pada UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, pengusaha yang membayar upah di bawah UMK bisa dijerat pidana penjara 1–4 tahun, ditambah denda Rp100 juta hingga Rp400 juta.
2. Sanksi Administratif
Selain pidana, perusahaan juga berisiko dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, hingga pencabutan izin usaha.
3. Kewajiban Membayar Kekurangan Upah
Sanksi apa pun yang dijatuhkan tidak menghapus kewajiban perusahaan untuk tetap melunasi kekurangan gaji pekerja sesuai UMK yang berlaku.
4. Larangan Menurunkan Upah di Atas UMK
Perusahaan yang sudah membayar upah di atas ketentuan UMK dilarang menurunkannya, sesuai penegasan dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah terkait.
5. Saluran Pengaduan bagi Pekerja
Kalau kamu menemukan indikasi pelanggaran, kamu berhak melaporkannya ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen untuk ditindaklanjuti.
FAQ Seputar UMK Sragen 2026
Masih ada beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar UMK Sragen 2026? Berikut jawabannya biar kamu makin siap sebelum melamar kerja atau bernegosiasi gaji.
1. Berapa UMK Sragen 2026?
UMK Sragen 2026 ditetapkan sebesar Rp2.337.700, naik 7,124% dari UMK 2025 yang sebesar Rp2.182.200.
2. Apa dasar hukum UMK Sragen 2026?
Penetapannya mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505 Tahun 2025 dan PP No. 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
3. Kenapa angka UMK Sragen 2026 direvisi Bupati?
Kesepakatan awal Dewan Pengupahan di angka Rp2.335.350 dinilai Bupati Sragen masih terlalu kecil, sehingga direvisi menjadi Rp2.337.700 dengan menaikkan indeks alfa dari 0,81 menjadi 0,83.
4. Apakah UMK Sragen termasuk yang tertinggi di Soloraya?
Belum. UMK Sragen 2026 berada di posisi keenam dari tujuh daerah se-Soloraya, hanya sedikit lebih tinggi dari Kabupaten Wonogiri.
5. Bagaimana kalau perusahaan menawarkan gaji di bawah UMK Sragen?
Kamu berhak melaporkannya ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sragen, karena perusahaan dilarang membayar upah di bawah UMK kecuali usaha mikro dan kecil dengan kesepakatan khusus.
Yuk, Cari Kerja dengan Gaji Sesuai UMK di Dealls!
Setelah tahu besaran dan posisi UMK Sragen 2026, sekarang saatnya kamu mengambil langkah nyata untuk mengembangkan karier.
Jangan cuma berhenti di informasi, langsung temukan peluang kerja yang sesuai dengan minat dan skill kamu lewat Dealls.
Melalui platform lowongan kerja ini, kamu bisa menemukan 100.000+ lowongan kerja terbaru dari 7.000+ perusahaan ternama di berbagai industri, termasuk peluang kerja di Purwakarta dan sekitarnya.
Fitur pencarian di Dealls memudahkan kamu menyaring lowongan kerja terbaru berdasarkan lokasi, posisi, hingga pengalaman, sehingga proses mencari info loker terdekat jadi lebih cepat dan tepat sasaran.
Sebelum mengirim lamaran, cek dulu kesiapan CV kamu lewat fitur AI CV Reviewer untuk memastikan dokumenmu sudah sesuai standar rekruter dan ramah sistem ATS.
Nah, kalau CV sudah siap, kamu bisa langsung melamar pekerjaan hanya dengan beberapa klik. Prosesnya praktis dan peluang untuk mendapatkan panggilan kerja juga lebih besar.
Yuk, mulai langkah kariermu sekarang dan temukan lowongan kerja terbaru di Salatiga melalui Dealls!

Referensi
Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505 Tahun 2025
