Masa probation adalah masa penentu yang sering kali membuat setiap karyawan baru khawatir. Pasalnya ini menjadi masa yang menentukan apakah kamu akan lanjut atau tidak.
Pada masa ini, perusahaan akan melakukan evaluasi terkait performa dan kecocokan kamu terhadap budaya dan sistem kerja perusahaan.
Namun tenang, terdapat beberapa tips lulus masa probation agar kamu bisa melewatinya dengan lebih percaya diri.
Sebelum itu, mari pahami dulu tentang masa probation dan bagaimana caranya supaya kamu sukses melewati tahap ini!
Apa Itu Masa Probation?

Masa probation adalah periode waktu tertentu yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan baru untuk menilai kecocokannya dengan pekerjaan dan budaya perusahaan.
Biasanya masa probation dilakukan di awal masa kerja untuk menentukan apakah kamu cocok dan layak diangkat menjadi karyawan tetap.
Selama masa probation, perusahaan dapat mengamati berbagai aspek, seperti:
- Kemampuan kerja: Seberapa baik karyawan melaksanakan tugas yang diberikan.
- Kepribadian: Bagaimana karyawan berinteraksi dengan rekan kerja, atasan, dan lingkungan perusahaan.
- Kesesuaian dengan budaya perusahaan: Sejauh mana karyawan dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang ada.
Jika karyawan menunjukkan kinerja yang baik, mereka akan diangkat menjadi karyawan tetap dan memperoleh berbagai manfaat, seperti gaji yang lebih baik.
Namun, masa probation juga memberi perusahaan hak untuk mengakhiri hubungan kerja jika karyawan tidak memenuhi ekspektasi, baik dari segi kemampuan maupun perilaku.
Masa ini sering kali dianggap sebagai tahap awal yang berat, padahal bisa memberi kesempatan bagi karyawan untuk menyesuaikan diri untuk perjalanan karier jangka panjang.
Berapa Lama Masa Probation?
Masa probation umumnya berlangsung selama 3 bulan. Di Indonesia, berdasarkan Pasal 60 ayat (1) UU Ketenagakerjaan, masa probation tidak boleh melebihi 3 bulan, kecuali ada alasan khusus yang disepakati oleh kedua belah pihak.
Jika karyawan berhasil melewati masa probation dengan baik, mereka akan diangkat sebagai karyawan tetap.
Jika perusahaan merasa perlu waktu tambahan untuk menilai karyawan dan menerapkan masa probation 6 bulan, maka bisa saja diperpanjang atas kesepakatan bersama,
Namun dalam UU, durasi masa probation tetap tidak boleh lebih dari 3 bulan. Jika melebihi 3 bulan, maka karyawan tersebut secara otomatis dianggap sebagai karyawan tetap (PKWTT).
Baca Juga: Bolehkah Resign saat Masa Probation? Ketahui Hukumnya!
Hak & Kewajiban Karyawan Probation
Sebagai karyawan probation, kamu tetap memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti karyawan penuh waktu. Mari pahami apa saja hak dan kewajiban yang didapat:
Hak Karyawan Probation
Selama masa probation, kamu tetap memiliki hak-hak yang wajib dipenuhi perusahaan, meskipun belum menjadi karyawan tetap, di antaranya adalah:
1. Gaji dan Tunjangan
Gaji masa probation berhak diberikan secara penuh sesuai perjanjian yang disepakati bersama, termasuk juga tunjangannya.
Besaran gaji dan tunjangan tidak boleh lebih rendah dari upah minimum regional (UMR), apalagi menggunakan alasan karena masih berstatus sebagai karyawan probation.
2. Perlindungan Hukum
Kamu juga berhak atas perlindungan hukum, seperti hak cuti yang diatur sesuai dengan UU Ketenagakerjaan, meski ada beberapa tunjangan yang baru diberikan setelah status menjadi karyawan tetap.
3. Fasilitas Kesehatan
Di beberapa perusahaan, meskipun kamu masih dalam masa probation, kamu berhak atas fasilitas kesehatan seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Kewajiban Karyawan Probation
Selain hak, kamu juga memiliki kewajiban yang perlu dikerjakan agar lulus masa probation, di antaranya:
1. Patuhi Aturan Perusahaan
Sebagai karyawan probation, kamu diwajibkan untuk mengikuti semua aturan dan regulasi yang ada di perusahaan, termasuk jam kerja, kode etik, dan kebijakan internal.
2. Menunjukkan Kemampuan
Perusahaan menilai kinerjamu selama masa probation, sehingga kamu harus menunjukkan kemampuan terbaik dalam melaksanakan tugas dan menyelesaikan pekerjaan yang diberikan.
3. Menjaga Komunikasi yang Baik
Kamu perlu menjaga hubungan komunikasi yang baik dengan atasan dan rekan kerja sangat penting.
Selama probation, kamu perlu mendemonstrasikan keterampilan dalam bekerja sama dengan tim dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.
20 Tips Lulus Masa Probation

Agar kamu bisa tetap tenang melalui masa probation, cobalah untuk menerapkan beberapa tips lulus masa probation berikut ini supaya bisa mendapatkan status karyawan tetap:
1. Pahami Tugas dan Tanggung Jawab
Sebelum mulai bekerja, pastikan kamu memahami deskripsi pekerjaan yang diberikan. Ini akan membantu kamu mengetahui apa yang diharapkan dan bagaimana cara memenuhinya.
Jangan ragu untuk bertanya jika ada bagian yang belum jelas, karena lebih baik bertanya daripada salah paham.
2. Tunjukkan Sikap Positif
Selama masa probation, tunjukkan sikap positif setiap hari. Sikap yang penuh semangat dan selalu siap membantu akan memberikan kesan baik pada atasan dan rekan kerja. Menjaga sikap positif juga menunjukkan bahwa kamu bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja baru.
3. Manajemen Waktu yang Baik
Kemampuan untuk mengelola waktu dengan baik sangat penting dalam masa probation. Prioritaskan tugas berdasarkan tingkat urgensinya dan buatlah daftar tugas harian untuk memastikan semuanya selesai tepat waktu.
4. Kerja dengan Efisien
Tips lulus masa probation keempat yaitu pastikan kamu menunjukkan bahwa kamu mampu bekerja dengan efisien.
Temukan cara untuk meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan. Hindari menunda-nunda pekerjaan agar tetap terjaga performamu.
5. Komunikasi yang Efektif
Komunikasi adalah kunci sukses di dunia kerja. Pastikan kamu menyampaikan ide dan pembaruan pekerjaan secara proaktif dan tepat waktu.
Jangan ragu memberikan umpan balik yang konstruktif dan selalu terbuka untuk menerima masukan dari rekan kerja maupun atasan.
6. Tunjukkan Keinginan untuk Belajar
Tips lulus masa probation selanjutnya yaitu menunjukkan keinginan untuk belajar. Pasalnya, perusahaan menghargai karyawan yang terus belajar dan berkembang.
Ikutilah pelatihan atau kursus yang disediakan perusahaan dan tunjukkan minatmu untuk meningkatkan kemampuan.
Baca Juga: Apa Itu Training Kerja? Arti, Tujuan, dan Contoh
7. Bangun Hubungan Baik dengan Rekan Kerja
Cobalah bangun hubungan yang baik dengan rekan kerja supaya memudahkanmu beradaptasi dan bekerja dalam tim.
Jadilah pribadi yang ramah, siap membantu, dan bersemangat untuk bekerja sama. Ini akan membuatmu lebih diterima di lingkungan kerja.
8. Lakukan Evaluasi Diri secara Berkala
Secara rutin lakukan evaluasi diri untuk melihat apakah kamu sudah memenuhi target yang ditetapkan.
Identifikasi kekuatan dan kelemahanmu, dan cari cara untuk memperbaikinya. Jika perlu, mintalah saran atau masukan dari atasan atau mentor.
9. Jaga Keseimbangan Kerja dan Kehidupan Pribadi
Meskipun masa probation bisa menantang, tetap penting untuk menjaga work-life balance. Jangan lupakan waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga atau teman agar kamu tetap fokus dan produktif di tempat kerja.
10. Datang Tepat Waktu
Jaga kedisiplinan waktu selama masa probation. Datanglah tepat waktu dan pastikan untuk mengatur jadwal agar tidak terlambat. Ini akan memberikan kesan bahwa kamu menghargai waktu dan pekerjaanmu.
11. Komunikasikan Ekspektasi dengan Jelas
Selama masa probation, pastikan kamu sudah memahami ekspektasi dari atasan dan tim. Komunikasikan secara terbuka apa yang kamu butuhkan untuk mencapai target dan apa yang diharapkan dari kamu.
Jika ada hal yang belum jelas, segera diskusikan dengan atasan agar tidak terjadi misinterpretasi dalam penilaian kinerja.
12. Tunjukkan Kemampuan Problem-Solving
Selama masa probation, kemampuan untuk menyelesaikan masalah dengan cepat dan efektif akan sangat dihargai.
Cobalah untuk tidak hanya melapor masalah, tetapi juga datang dengan solusi. Ini menunjukkan bahwa kamu bisa berpikir kritis dan bekerja secara mandiri.
13. Gunakan Tools dan Teknologi dengan Efektif
Memanfaatkan tools kerja yang digunakan perusahaan akan meningkatkan efisiensi kerjamu. Ini bisa berupa aplikasi manajemen proyek atau alat komunikasi tim.
Pastikan kamu menguasai perangkat-perangkat ini agar bisa bekerja lebih cepat dan efektif, sekaligus menunjukkan kemampuan teknis yang baik.
14. Fokus pada Kualitas, Bukan Kuantitas
Jangan sepelekan tips lulus masa probation ini. Meski banyak tugas yang mungkin perlu diselesaikan, lebih baik fokus pada kualitas pekerjaan daripada sekadar menyelesaikan sebanyak mungkin tugas.
Tunjukkan bahwa kamu bisa memberikan hasil yang memuaskan dan sesuai dengan standar perusahaan.
15. Jangan Ragu untuk Bertanya
Bertanya adalah tanda bahwa kamu ingin belajar lebih banyak dan menghindari kesalahan. Ini menunjukkan ketulusanmu dalam menjalani pekerjaan dan keinginan untuk berkembang.
Jangan takut untuk bertanya jika ada hal yang kurang jelas, karena itu membantu kamu agar tidak membuat kesalahan yang sama.
16. Bersikap Profesional saat Bertemu Klien
Masa probation bukan hanya soal berinteraksi dengan rekan kerja, tetapi juga dengan klien. Pastikan kamu menunjukkan sikap profesional di setiap kesempatan dengan klien, baik dalam pertemuan langsung maupun komunikasi jarak jauh.
17. Volunteering untuk Proyek atau Tugas Tambahan
Menawarkan diri untuk proyek atau tugas tambahan menunjukkan bahwa kamu memiliki komitmen lebih terhadap perusahaan.
Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuanmu dalam menangani pekerjaan yang lebih kompleks dan menunjukkan keinginanmu untuk berkembang.
18. Ukur Kemajuanmu Secara Berkala
Jangan lupa lacak kemajuanmu selama masa probation supaya kamu bisa tahu apa yang sudah dicapai dan area mana yang perlu diperbaiki.
Tips lulus masa probation ini sering diabaikan, padahal bisa membantu. Gunakan spreadsheet untuk memantau progres dan tunjukkan hasilnya kepada atasan sebagai bukti pencapaianmu.
19. Kuasai Alur Kerja dan Prosedur Perusahaan
Selama masa probation, pastikan kamu memahami alur kerja dan prosedur yang berlaku di perusahaan.
Ini termasuk proses dari mulai menerima tugas hingga penyelesaiannya. Pahami setiap langkah yang diperlukan agar kamu bisa bekerja sesuai dengan standar perusahaan.
20. Jaga Konsistensi Kinerja
Tips lulus masa probation yang paling penting adalah menjaga konsistensi dalam kualitas dan kecepatan kerja.
Pastikan kamu selalu memenuhi target yang ditetapkan dan tidak mengurangi performa setelah beberapa minggu. Konsistensi ini membuat atasan yakin bahwa kamu dapat diandalkan.
Ciri-ciri Tidak Lulus Masa Probation

Masa probation memang kerap menjadi fase yang menegangkan, karena ini adalah momen yang menentukan apakah kamu bisa bertahan dan berkembang di perusahaan tersebut.
Jika selama masa probation kamu merasa ada yang kurang, mungkin ada beberapa ciri-ciri tidak lulus probation yang perlu kamu perhatikan:
1. Kinerja yang Tidak Memuaskan
Jika kamu sering mendapat umpan balik negatif terkait kualitas pekerjaan, ini bisa jadi tanda bahwa kinerja kamu belum memenuhi standar perusahaan. Untuk itu, kamu perlu terus meningkatkan kualitas pekerjaan dan menunjukkan hasil yang konsisten.
2. Tidak Bisa Beradaptasi dengan Budaya Perusahaan
Perusahaan biasanya punya budaya kerja yang khas. Jika kamu kesulitan beradaptasi atau tidak bisa bekerja sama dengan tim, bisa jadi kamu dianggap tidak cocok dengan lingkungan tersebut.
3. Komunikasi yang Buruk
Komunikasi yang buruk bisa menyebabkan miskomunikasi dengan atasan atau rekan kerja, yang tentu saja memengaruhi kinerja dan suasana kerja.
Jika kamu merasa tidak diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan jelas, ini bisa jadi masalah besar.
4. Tidak Mencapai Target yang Diberikan
Jika selama masa probation kamu tidak dapat memenuhi target atau menyelesaikan tugas sesuai waktu yang diberikan, ini bisa menjadi indikator bahwa kamu tidak lulus masa probation.
5. Terlalu Banyak Cuti atau Izin
Mengambil banyak cuti atau izin selama masa probation bisa dilihat sebagai ketidakseriusan dalam bekerja. Ini bisa menjadi alasan kuat perusahaan untuk tidak melanjutkan hubungan kerja.
6. Kurang Mengambil Inisiatif
Dalam masa probation, perusahaan cenderung melihat sejauh mana kamu bisa mengambil inisiatif tanpa harus selalu diberi perintah.
Jika kamu terlalu bergantung pada instruksi tanpa berinisiatif, itu bisa jadi alasan mengapa probation kamu tidak berhasil.
7. Tidak Ada Peningkatan Keterampilan
Jika selama masa probation kamu tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan, itu bisa menjadi tanda bahwa perusahaan tidak melihat potensi kamu untuk berkembang lebih jauh.
Baca Juga: 6 Perbedaan PKWT dan PKWTT dari segi Hak, Probation hingga Masa Kerja
FAQ Seputar Masa Probation
Mari simak beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan tentang masa probation dan jawabannya:
1. Berapa Lama Masa Probation Berlangsung?
Menurut regulasi di Indonesia, masa probation berlangsung selama 3 bulan. Jika lebih dari waktu tersebut, maka dinyatakan batal secara hukum dan karyawan otomatis berstatus sebagai karyawan tetap.
2. Apakah Karyawan Probation Mendapat Gaji Penuh?
Ya, selama masa probation, kamu tetap mendapatkan gaji sesuai kesepakatan. Nominalnya tidak boleh lebih rendah dari Upah Minimum Regional (UMR).
3. Apa yang Terjadi Jika Tidak Lulus Masa Probation?
Jika tidak lulus masa probation, biasanya kamu akan diberi tahu oleh atasan atau HRD dan hubungan kerja dapat diakhiri.
Namun, beberapa perusahaan bisa memberikan kesempatan untuk perpanjangan masa probation.
4. Apa yang Harus Dilakukan Jika Merasa Tidak Bisa Memenuhi Ekspektasi selama Masa Probation?
Jika kamu merasa kesulitan, cobalah untuk meminta umpan balik dari atasan dan tunjukkan niat untuk memperbaiki kinerjamu. Proaktif dalam mengatasi kekurangan akan menunjukkan komitmenmu.
5. Apakah Masa Probation Bisa Diperpanjang?
Masa probation bisa diperpanjang jika perusahaan merasa membutuhkan lebih banyak waktu untuk menilai kinerjamu.
Namun, hal ini tetap harus sesuai dengan peraturan yang berlaku, seperti Undang-Undang Ketenagakerjaan yang mengatur maksimal durasi masa probation.
Lamar Loker lewat Dealls, Dijamin Lebih Cepat Dapat Kerja!
Kalau kamu ingin segera mendapatkan pekerjaan agar bisa merasakan masa probation baru, bisa cari loker lewat Dealls yang memungkinkan adanya balasan hanya dalam 14 hari saja.
Dealls adalah website lowongan kerja terpercaya yang menyediakan 100.000+ lowongan kerja terbaru dari 7.000+ perusahaan besar, seperti BCA Digital, MAP, PwC, dan masih banyak lagi.
Dengan menggunakan Dealls, kamu bisa melamar dalam 1 klik saja, tidak perlu repot mengisi formulir panjang.
Setelah melamar, kamu bisa tracking tahapan lamaran, mulai dari pengiriman CV sampai tes seleksi.
Supaya cepat mendapat kerja, jangan lupa review CV terlebih dulu dengan AI CV Analyzer gratis untuk memastikan CV kamu sudah memenuhi kualifikasi yang diminta.
Jangan lewatkan peluangmu untuk bekerja di perusahaan impian, yuk langsung saja cari info loker terdekat di Dealls sekarang!

Referensi:
Tips to Pass the Probation and Become a Permanent Employee | Venteny
6 Signs That You May Be Failing Your Probation Period | Robert Half
