Selain berurusan untuk menyetir kendaraan di dalam area gudang, seorang operator forklift juga memiliki tanggung jawab krusial sebagai tulang punggung supply chain di pabrik, gudang, ataupun pelabuhan.
Peran ini sangat dibutuhkan untuk memastikan kelancaran arus material (material handling) agar distribusi barang dari lini produksi hingga ke tangan konsumen tidak terhambat.
Mengingat risikonya yang tinggi terhadap keselamatan kerja dan aset perusahaan, profesi ini memiliki nilai tawar yang sangat kompetitif di pasar tenaga kerja industri.
Oleh karena itu, mari pahami lebih dalam mengenai syarat teknis, sertifikasi yang wajib dimiliki, estimasi gaji hingga prospek jenjang kariernya bagi kamu yang ingin serius di bidang ini!
Apa Itu Operator Forklift?

Operator forklift adalah personel tersertifikasi yang memiliki kompetensi khusus untuk mengendalikan kendaraan industri pengangkut beban berat secara aman dan presisi.
Profesi ini sering kali juga disebut dengan istilah Forklift Driver, Forklift Truck Driver, atau jika merujuk pada unit spesifik disebut sebagai Reach Truck Operator.
Peran mereka sangat dibutuhkan karena tidak sembarang orang diizinkan mengoperasikan unit forklift. Perlu adanya sertifikasi dan kualifikasi legal untuk mencegah insiden di area kerja.
Lantas, operator forklift ada berapa kelas? Berdasarkan Permenaker No. 8 Tahun 2020, kualifikasi operator forklift di Indonesia dibagi menjadi tiga, yaitu:
- Operator Forklift Kelas 3: Memiliki kewenangan mengoperasikan forklift dengan kapasitas angkat kurang dari 25 ton atau tinggi menara sampai dengan 40 meter.
- Operator Forklift Kelas 2: Berwenang mengoperasikan forklift dengan kapasitas angkat antara 25 ton hingga 100 ton atau tinggi menara sampai dengan 60 meter.
- Operator Forklift Kelas 1: Diizinkan mengoperasikan forklift dengan kapasitas lebih dari 100 ton atau tinggi menara di atas 60 meter.
Inilah alasannya mengapa tidak semua orang bisa mengoperasikan forklift, karena menjadi operatornya butuh kualifikasi yang ketat.
Baca Juga: Apa Itu Operator Produksi? Tugas, Skill, Gaji, dan Jenjang Karirnya
Jobdesk Operator Forklift
Sebelum memahami syarat-syarat teknisnya, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu apa saja rincian tugas harian seorang operator forklift agar lebih siap berkompetisi di dunia kerja. Berikut beberapa jobdesk operator forklift:
1. Mengoperasikan Forklift Secara Aman
Operator forklift wajib mengendalikan unit dengan aman saat melakukan proses pengangkatan maupun penurunan barang guna menghindari insiden kerja.
Caranya dengan memahami batasan kapasitas beban maksimal forklift agar tidak terjadi kecelakaan akibat beban yang berlebih.
2. Mobilisasi Barang
Tugas utama operator adalah memobilisasi barang ke lokasi yang ditentukan secara efisien tanpa menyebabkan kerusakan pada material. Adapun barangnya mencakup material maupun palet di sekitar area gudang atau lokasi konstruksi.
3. Inspeksi Unit Secara Berkala
Operator juga wajib melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi forklift, baik sebelum maupun sesudah digunakan.
Pemeriksaan ini meliputi pengecekan level bahan bakar atau baterai, kondisi ban, hingga performa mesin dan sistem hidrolik.
4. Bongkar Muat Material (Loading dan Unloading)
Operator bertugas melakukan proses bongkar dan muat material dari berbagai jenis kendaraan angkut. Mereka harus memastikan setiap beban yang dipindahkan telah terpasang dengan stabil pada garpu forklift.
5. Kepatuhan pada Prosedur K3
Seorang operator wajib mematuhi seluruh prosedur keselamatan kerja, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan mengikuti rambu keselamatan di tempat kerja.
Selain itu, mereka harus menerapkan regulasi perundang-undangan terkait keselamatan kerja, seperti UU No. 01 Tahun 1970 untuk menciptakan lingkungan kerja yang zero accident.
6. Administrasi dan Pelaporan
Setelah menyelesaikan tugas, operator diharuskan membuat laporan penggunaan forklift sebagai bentuk pertanggungjawaban operasional. Mereka perlu mengikuti instruksi tertulis dan melakukan pencatatan data mutasi barang.
7. Pengendalian Beban Dinamis dan Statis
Operator harus memiliki keterampilan teknis untuk mengendalikan beban baik dalam kondisi statis maupun saat unit sedang bergerak (dinamis).
Mereka dituntut untuk mampu melakukan gerakan fisik secara cepat dan akurat di ruang terbatas.
Syarat Menjadi Operator Forklift
Menjadi seorang operator forklift tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang karena pengoperasian alat berat menyangkut aspek keselamatan nyawa dan properti.
Oleh karena itu, kualifikasi dan syarat yang dibutuhkan untuk menjadi operator forklift tergolong ketat demi menjamin profesionalisme di lapangan, seperti:
- Pendidikan Formal: Minimal lulusan SLTA/SMA/SMK atau sederajat dari semua jurusan untuk memastikan kemampuan dasar literasi dan logika.
- Batas Usia: Berusia sekurangnya 21 tahun untuk memastikan kematangan mental dalam mengoperasikan alat berat (beberapa pelatihan sertifikasi menetapkan minimal 20 tahun).
- Sertifikasi Resmi: Wajib memiliki sertifikat dan Surat Izin Operator (SIO) Forklift yang masih aktif sebagai bukti legalitas kompetensi.
- Pengalaman Kerja: Memiliki pengalaman minimal 2 hingga 3 tahun di bidang operasional gudang atau sebagai operator forklift, biasanya untuk kelas kapasitas beban tinggi.
- Kesehatan Fisik: Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dan memiliki koordinasi motorik dan fisik yang prima untuk bekerja di lingkungan pergudangan.
- Keterampilan Teknis: Mahir mengendarai forklift (manual atau matic) dan memiliki kesadaran spasial yang baik untuk bergerak di ruang sempit.
- Karakter Profesional: Memiliki integritas tinggi, disiplin, teliti, serta mampu berkomunikasi dan bekerja sama dengan tim di lapangan.
Sertifikasi Operator Forklift (SIO & K3)

Saat mencari lowongan kerja operator forklift gudang, sering kali kamu akan melihat bahwa salah satu kualifikasinya adalah memiliki sertifikasi seperti SIO & K3.
Hal ini memang wajib karena menunjukkan bahwa kamu memang kompeten di bidang tersebut. Lantas, bagaimana cara mendapatkan sertifikasinya? Mari pahami detailnya di bawah ini!
1. SIO Operator Forklift Kelas 3
Sertifikasi ini adalah lisensi hukum resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker).
Kamu bisa mendapatkannya dengan mengikuti pelatihan melalui PJK3 (Perusahaan Jasa K3) resmi yang bekerja sama dengan Kemnaker.
SIO Kelas 3 diperuntukkan bagi operator forklift kelas 3 yaitu pengoperasian forklift dengan kapasitas beban kurang dari 25 ton atau tinggi menara sampai 40 meter.
Materi yang Dipelajari:
Dalam program pelatihan kelas 3, kamu akan dibekali dengan materi inti yang mencakup:
- Prinsip dasar keselamatan kerja di industri.
- Mempelajari UU No. 1 Tahun 1970 dan Permenaker No. 09/MEN/2010.
- Mengenal komponen mesin dan sistem hidrolik.
- Teknik manuver dan stabilitas beban dasar.
- Evaluasi akhir menggunakan sistem daring (TemanK3) dan praktik lapangan.
Syarat Mendaftar:
Untuk mendaftarkan diri pada program ini, syaratnya tergantung penyelenggaranya. Secara umum, berikut dokumen persyaratannya:
- Fotokopi ijazah minimal SMP atau sederajat.
- Fotokopi KTP yang masih berlaku.
- Minimal berusia 19 tahun.
- Surat keterangan sehat asli dari dokter (tidak buta warna).
- Pas foto.
2. SIO Operator Forklift Kelas 2
Sertifikasi operator forklift kelas 2 ini diterbitkan oleh Kemnaker RI. Kamu bisa mendapatkan lisensi ini melalui lembaga pelatihan PJK3 resmi.
Lantas, operator forklift kelas 2 berapa ton? SIO Kelas 2 memberikan wewenang untuk mengoperasikan forklift kapasitas 25 ton hingga 100 ton, serta memberikan tanggung jawab tambahan untuk mengawasi operator Kelas 3.
Materi yang Dipelajari:
Kurikulum Kelas 2 lebih menekankan pada aspek pengawasan dan teknis berat, seperti:
- Pemahaman mendalam tentang motor penggerak alat berat.
- Fungsi dan perawatan perangkat keselamatan pada unit besar.
- Mempelajari mitigasi risiko kegagalan operasional.
- Cara mengarahkan operator junior di area kerja.
- Menghitung titik berat untuk kapasitas di atas 25 ton.
Syarat Mendaftar:
Syarat yang dibutuhkan untuk jenjang ini umumnya meliputi:
- Wajib melampirkan surat keterangan bekerja/pengalaman dari perusahaan.
- Fotokopi ijazah minimal SMP dan KTP.
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
- Mengisi formulir pendaftaran dan pakta integritas di platform TemanK3.
3. SIO Operator Forklift Kelas 1
Operator forklift kelas 1 adalah kasta tertinggi sertifikasi yang diterbitkan oleh Kemnaker RI. Sertifikat ini hanya bisa didapatkan melalui PJK3 bersertifikasi khusus yang memiliki fasilitas alat berat berkapasitas di atas 100 ton.
Operator kelas 1 memiliki wewenang mengawasi operator kelas 2 dan kelas 3 di area industri skala besar atau pelabuhan.
Materi yang Dipelajari:
Materi pelatihan sangat intensif, biasanya berlangsung selama 40 jam pelajaran (JP). Adapun materi yang dipelajari meliputi:
- Teknik analisis bahaya kerja tingkat lanjut.
- Teori keseimbangan untuk beban raksasa (di atas 100 ton).
- Pemahaman mendalam Permenaker No. 8 Tahun 2020.
- Mengelola alur kerja operasional alat berat di lapangan.
- Prosedur pemeliharaan mandiri untuk menjaga umur unit.
Syarat Mendaftar:
Mengingat besarnya risiko, syarat untuk kelas 1 tergolong juga ketat, seperti:
- Sekurang-kurangnya telah berumur 19 tahun.
- Minimal lulusan SMP (disarankan SMA/SMK untuk pemahaman teknis).
- Wajib menyertakan surat rekomendasi atau paklaring dari perusahaan asal.
- Wajib sudah bisa mengendarai forklift sebelum mengikuti sertifikasi.
4. Sertifikat Pelatihan K3 Operator Forklift
Sertifikat ini bisa kamu dapatkan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta atau pusat pelatihan industri.
Berbeda dengan SIO yang merupakan lisensi operasional, sertifikat ini lebih fokus pada pengakuan kompetensi keterampilan teknis mengacu pada SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia).
Materi yang Dipelajari:
Program ini biasanya memiliki durasi panjang (sekitar 300 jam pelajaran dengan materi:
- Cara memposisikan garpu dan palet secara presisi.
- Penerapan 5S/5R untuk kerapihan dan keteraturan di area gudang.
- Cara berkoordinasi dengan petugas gudang dan sopir truk.
- Praktik penggunaan helm, rompi, dan sepatu safety yang benar.
- Pelaporan operasi dan cara mengisi buku log harian unit forklift.
Syarat Mendaftar:
Syarat peserta untuk pelatihan kompetensi ini adalah:
- Minimal berusia 18 tahun.
- Tidak buta warna dan tidak ada kendala motorik pada tangan/kaki.
- Terbuka untuk pria maupun wanita.
- Peserta biasanya wajib membawa atau disediakan perlengkapan safety dasar.
5. Sertifikat Operator Alat Angkat dan Angkut (Forklift) dari Kemnaker
Sertifikasi ini didapatkan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) atau UPTP (Unit Pelaksana Teknis Pusat) di bawah naungan Direktorat Jenderal Binalavotas Kemnaker.
Ini adalah jalur yang sangat disarankan bagi para pencari kerja karena sering kali disubsidi oleh pemerintah.
Materi yang Dipelajari:
Dengan durasi sekitar 152 jam pelajaran, materi yang akan kamu kuasai adalah:
- Prosedur start-up dan shut-down unit.
- Dasar-dasar mesin otomotif dan teknik alat berat.
- Penerapan keselamatan kerja spesifik pada sektor tertentu.
- Membuat laporan penggunaan forklift.
- Menjaga etika profesi sebagai operator.
Syarat Mendaftar:
Pendaftaran biasanya dilakukan secara online melalui portal Kemnaker, dengan syarat:
- Diutamakan bagi yang belum bekerja atau sedang mencari kerja.
- Fotokopi KTP/KK dan ijazah terakhir (minimal SMP atau tanpa ijazah pada program tertentu).
- Surat keterangan sehat dari puskesmas atau klinik.
- Peserta wajib lulus tahapan seleksi masuk yang diadakan oleh BLK.
6. Sertifikat Operator Forklift dari Lembaga Training Berlisensi Disnaker/Kemnaker
Sertifikat ini diperoleh dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) atau lembaga training swasta yang sudah mendapatkan izin operasional dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat.
Sertifikat ini sering digunakan sebagai syarat awal sebelum seorang operator dikirim untuk mengikuti sertifikasi SIO yang lebih tinggi.
Materi yang Dipelajari:
Materi difokuskan pada kecakapan operasional standar industri:
- Teknik operasional reach truck/counterbalance
- Pengetahuan rak gudang yang tinggi.
- Dasar-dasar komputer untuk input data sederhana.
- Pemeriksaan baterai/bahan bakar, tergantung jenis forklift.
- Prosedur penanganan kebocoran oli atau limbah mesin.
Syarat Mendaftar:
Syarat pendaftaran pada lembaga berlisensi ini meliputi:
- Pas foto menggunakan kemeja putih dan berdasi hitam.
- Surat keterangan tidak buta warna.
- Melampirkan fotokopi BPJS Kesehatan (jika ada).
- Terbuka untuk pendidikan minimal SD/SMP/SMA sesuai kebijakan lembaga.
Jika sudah memiliki sertifikat di atas, tandanya kamu siap melamar lowongan sebagai operator forklift di perusahaan industri.
Kalau kamu mencari loker operator forklift, pastikan cari di website lowongan kerja terpercaya seperti Dealls supaya tidak tertipu loker bodong yang justru merugikan diri sendiri.
Gaji Operator Forklift Terbaru
Gaji operator forklift di Indonesia pada tahun 2026 berkisar antara Rp3.250.000 hingga Rp5.600.000 per bulan.
Besarnya tergantung pada lokasi penempatan kerja, skala perusahaan, dan tingkat kemahiran atau kelas sertifikasi yang dimiliki oleh operator. Berikut rincian lengkapnya:
Rata-rata Gaji Nasional
Secara nasional, rata-rata gaji operator forklift di Indonesia berada di angka Rp3.993.178–Rp5.000.000 per bulan.
Pada sektor industri skala besar seperti manufaktur otomotif atau logistik multinasional, seorang operator bisa mengantongi pendapatan yang jauh lebih tinggi.
Bahkan, operator forklift pelabuhan bisa mendapat gaji di rentang Rp5.000.000–Rp7.600.000, karena berurusan dengan beban yang beratnya bisa mencapai 100 ton.
Selain gaji pokok yang tinggi, operator pelabuhan sering mendapatkan premi berdasarkan volume alat angkut yang mereka operasikan.
Gaji Berdasarkan Lokasi
Jika kamu mengincar loker operator forklift dengan gaji kompetitif, pilihlah daerah industri seperti Bekasi dan Karawang karena memiliki UMK yang tinggi.
Berikut estimasi gaji operator forklift di berbagai wilayah berdasarkan data dari berbagai job portal:
- Bekasi: Rp4.580.056–Rp5.600.000
- Jakarta Timur: Rp4.800.000–Rp5.500.000
- Jakarta Utara: Rp4.700.000–Rp5.300.000
- Karawang: Rp5.300.000–Rp5.477.413
- Bogor: Rp4.900.000–Rp5.422.140
- Batam: Rp4.500.000–Rp5.000.000
- Surabaya: Rp4.037.649–Rp4.900.000
- Tangerang: Rp4.656.024–Rp4.900.000
- Semarang: Rp3.500.000–Rp4.085.226
- Medan: Rp3.200.000–Rp3.533.176
Baca Juga: UMK Bekasi 2026 Resmi! Cek Besarannya untuk Kota & Kabupaten
Gaji Berdasarkan Pengalaman
Semakin tinggi pengalaman dan jam terbang seorang operator, maka semakin besar pula nilai tawarnya karena mereka mampu mengangkat beban berat dengan risiko kerusakan yang minim.
Jika diurutkan berdasarkan masa kerja, maka berikut estimasi gajinya:
- Kurang dari 1 Tahun (Junior): Rp3.993.178–Rp4.500.000 (Biasanya fokus pada pengoperasian dasar).
- 1–3 Tahun (Senior): Rp4.500.000–Rp6.316.018 (Sudah mahir manuver sulit dan pemeliharaan unit).
- Lebih dari 5 Tahun: Rp4.559.674–Rp7.614.718 (Sering kali memegang sertifikasi Kelas I dan memiliki peran pengawasan).
Baca Juga: 60+ Contoh Perusahaan Manufaktur di Indonesia dari Berbagai Sektor
Jenjang Karier Operator Forklift

Memulai karier sebagai operator forklift bukan berarti kamu akan berada di balik kemudi selamanya.
Dengan memiliki sertifikasi yang tepat dan performa kerja yang disiplin, kamu bisa naik level menjadi supervisor gudang hingga instruktur. Mari lihat jenjang karier sebagai operator forklift:
1. Operator Forklift Junior (Entry Level)
Ini adalah tahap awal bagi pemilik SIO baru. Tugas utamanya adalah pengoperasian dasar, pemindahan barang rutin, dan pembersihan harian unit.
Gaji pada level ini biasanya mengikuti standar minimum regional (UMK) berkisar Rp3,9 juta–Rp4,5 juta.
2. Operator Forklift Kelas I (Senior/Specialist)
Operator yang memiliki lisensi Kelas I berwenang menangani beban di atas 15 ton hingga 100 ton.
Selain mengoperasikan alat berat, mereka juga bertindak sebagai pengawas lapangan bagi operator junior. Gaji untuk level spesialis ini bisa mencapai Rp6 juta–Rp7,6 juta.
3. Supervisor Gudang/Logistik
Posisi manajerial ini bertanggung jawab atas seluruh operasional gudang, manajemen stok, dan koordinasi distribusi.
Operator senior yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan paham sistem WMS (Warehouse Management System) sering dipromosikan ke posisi ini dengan estimasi gaji Rp8 juta–Rp12 juta.
4. Instruktur/Trainer Forklift
Bagi operator senior yang memiliki sertifikasi kepelatihan, mereka bisa beralih menjadi instruktur di lembaga pelatihan K3 (PJK3).
Tugasnya adalah melatih dan menguji calon operator baru. Gaji instruktur biasanya bersifat profesional atau tetap di kisaran Rp7 juta–Rp10 juta tergantung frekuensi pelatihan.
Perbedaan Operator Forklift Gudang, Pabrik, dan Pelabuhan
Meskipun alat yang digunakan serupa, lingkungan kerja yang berbeda menuntut tanggung jawab dan keahlian yang spesifik pula.
Mari simak perbedaan operator forklift warehouse, gudang dan pelabuhan:
1. Tugas dan Tanggung Jawab
Tanggung jawab utama operator sangat dipengaruhi oleh jenis barang yang dipindahkan dan kecepatan arus logistik di lokasi tersebut.
- Operator Forklift Gudang: Bongkar muat trailer, menyusun palet di rak tinggi, dan akurasi stok barang retail agar sesuai dengan data inventaris.
- Operator Forklift Pabrik: Menyuplai bahan baku ke lini produksi dan memindahkan produk jadi ke area pengiriman secara tepat waktu agar proses manufaktur tidak terhenti.
- Operator Forklift Pelabuhan: Menangani beban raksasa seperti kontainer atau material berat di dermaga, sering kali bekerja di luar ruangan dengan kondisi cuaca ekstrem.
2. Jenis Unit yang Dioperasikan
Setiap medan membutuhkan spesifikasi alat yang berbeda untuk menunjang efektivitas pemindahan barang di lapangan.
- Operator Forklift Gudang: Umumnya menggunakan Reach Truck untuk rak tinggi atau Electric Pallet Jack untuk area lorong gudang yang sempit.
- Operator Forklift Pabrik: Sering menggunakan forklift Counterbalance (diesel atau elektrik) yang lincah untuk bermanuver di sekitar mesin produksi.
- Operator Forklift Pelabuhan: Wajib menguasai alat berat seperti Heavy Lift Forklift, Side Loader, atau Reach Stacker yang mampu mengangkat beban puluhan ton.
3. Lingkungan dan Kondisi Kerja
Kondisi lingkungan kerja menentukan tingkat kelelahan fisik dan kesiapan mental yang harus dimiliki oleh setiap operator.
- Operator Forklift Gudang: Bekerja sepenuhnya di dalam ruangan (indoor), terkadang di lingkungan suhu terkontrol seperti Cold Storage yang sangat dingin.
- Operator Forklift Pabrik: Bekerja di lantai produksi yang semi-terbuka, sering kali terpapar suara bising mesin pabrik dan suhu yang cenderung panas.
- Operator Forklift Pelabuhan: Bekerja di area terbuka (outdoor) atau dermaga yang terpapar langsung sinar matahari, hujan, angin kencang, serta debu pelabuhan.
4. Risiko Utama di Lapangan
Memahami risiko spesifik di tiap lokasi sangat penting untuk menerapkan standar keselamatan kerja (K3) yang tepat guna menghindari kecelakaan.
- Operator Forklift Gudang: Risiko terbesar adalah barang jatuh dari ketinggian, rak roboh akibat tabrakan, atau menabrak personel yang berjalan di lorong gudang.
- Operator Forklift Pabrik: Risiko utama meliputi gangguan pada lini produksi akibat keterlambatan suplai bahan serta potensi kecelakaan di area kerja yang padat mesin.
- Operator Forklift Pelabuhan: Menghadapi risiko beban berat (di atas 25 ton) yang terlepas, kondisi jalan dermaga yang licin, hingga jarak pandang yang terbatas saat cuaca buruk.
5. Kualifikasi Sertifikasi (SIO)
Tingkat kesulitan beban dan alat mengharuskan operator memiliki klasifikasi lisensi yang berbeda sesuai aturan Kemnaker.
- Operator Forklift Gudang: Biasanya cukup memiliki SIO Kelas 3.
- Operator Forklift Pabrik: Umumnya menggunakan SIO Kelas 3 atau Kelas 2, tergantung jenis material yang dipindahkan.
- Operator Forklift Pelabuhan: Wajib memiliki SIO Kelas 2 atau Kelas 1.
Tabel Perbandingan Karakteristik Kerja
Berikut adalah tabel perbandingan untuk memudahkanmu memahami perbedaan di ketiga sektor tersebut secara sekilas:
Fitur | Operator Gudang | Operator Pabrik | Operator Pelabuhan |
Jenis Unit | Reach truck, pallet jack | Counterbalance, electric | Heavy lift forklift, side loader |
Lingkungan | Dalam ruangan (Indoor) | Lantai produksi (Indoor/Semi) | Luar ruangan (Outdoor/Dock) |
Risiko Utama | Barang rusak, rak roboh | Gangguan lini produksi | Cuaca ekstrem, beban berat |
Sertifikasi | SIO kelas 3/kelas 2 | SIO kelas 3/kelas 2 | SIO kelas 2/kelas 1 |
Kecepatan Kerja | Sangat cepat (Arus barang) | Stabil (Mengikuti produksi) | Tergantung jadwal kapal |
Siap Jadi Operator Forklift Profesional? Temukan Lowongan Logistik Terbaik di Dealls Sekarang
Peluang karir sebagai operator forklift sangat terbuka lebar, apalagi dengan masifnya pertumbuhan industri logistik dan e-commerce saat ini.
Jika kamu tertarik, kamu bisa melamar loker bidang logistik di perusahaan besar seperti SayurBox, Kargo Technologies, J&T, dan lainnya melalui Dealls!
Dealls telah dipercaya oleh lebih dari 7.000 perusahaan untuk menyalurkan tenaga kerja profesional.
Tersedia juga 100.000+ loker terbaru lainnya yang menunggu untuk dilamar. Selengkapnya bisa lihat di bawah ini!
Di Dealls, kamu juga bisa memfilter lowongan berdasarkan lokasi, posisi, hingga jenis pekerjaan seperti full-time, part-time, freelance, dan internship sesuai kebutuhanmu.
Agar lamaranmu lebih dilirik oleh rekruter, manfaatkan fitur review CV gratis menggunakan AI CV Analyzer untuk membantu memastikan dokumenmu sudah ATS-friendly dan sesuai kebutuhan saat ini.
Yuk, temukan info loker terdekat di bidang logistik dan lamar pekerjaan impianmu melalui Dealls sekarang!

Referensi:
What is a Forklift Operator? Explanation for Beginners | Khazen Training
