Kalau kamu sedang bersiap masuk dunia kerja, magang, atau seleksi perguruan tinggi, kamu pasti akan sering bertemu dengan tes kemampuan seperti Tes Potensi Skolastik (TPS).
Tes ini sering muncul dalam berbagai proses seleksi mulai dari contoh soal Tes Potensi Skolastik UTBK sampai rekrutmen kerja yang memakai sistem psikotes modern.
Karena itu, memahami contoh soal Tes Potensi Skolastik dan pembahasannya bisa bantu kamu lebih siap menghadapi berbagai seleksi penting.
Apa Itu Tes Potensi Skolastik (TPS)?

Tes Potensi Skolastik (TPS) adalah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan dasar seseorang dalam berpikir logis, memahami informasi, dan menyelesaikan masalah.
Berbeda dengan ujian mata pelajaran pada umumnya, TPS tidak menilai hafalan atau ingatan terhadap materi tertentu.
Fokus utamanya adalah melihat bagaimana kamu memproses informasi, menarik kesimpulan, dan mengambil keputusan secara logis dalam waktu terbatas.
Dalam praktiknya, TPS sering digunakan dalam berbagai proses seleksi, baik di dunia pendidikan maupun dunia kerja, untuk menilai potensi seseorang secara lebih objektif dibandingkan nilai akademik saja.
Karena itu, jika kamu menemukan contoh soal Tes Potensi Skolastik masuk perguruan tinggi, bentuk soalnya biasanya juga relevan dengan yang digunakan dalam seleksi kerja maupun rekrutmen profesional.
Baca Juga: Apa Itu Tes Potensi Skolastik, Jenis, dan 12 Contoh Soalnya
Jenis-Jenis Soal Tes Potensi Skolastik (TPS)
Materi Tes Potensi Skolastik (TPS) umumnya terbagi menjadi empat (4) jenis utama, yaitu penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.
Berikut adalah rincian jenis-jenis soal TPS beserta fokus pengukurannya:
1. Penalaran Umum
Penalaran umum adalah jenis soal yang menguji cara kamu berpikir secara logis dan analitis. Pada bagian ini, kamu biasanya akan menemukan soal seperti:
- analogi kata
- deret angka
- silogisme atau penarikan kesimpulan
- pola hubungan antar elemen
Tujuan utamanya untuk melihat apakah cara berpikirmu runtut, sistematis, dan mampu memahami pola dengan cepat.
Di dunia kerja, kemampuan ini sangat penting, terutama untuk posisi yang membutuhkan analisis, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah.
2. Kemampuan Kuantitatif
Kemampuan kuantitatif menguji pemahaman terhadap konsep matematika dasar dan penerapannya dalam berbagai situasi sederhana.
Jenis soal yang sering muncul biasanya meliputi:
- operasi hitung
- aljabar dasar
- persentase
- perbandingan
- deret bilangan
Bagian ini tidak selalu mengutamakan rumus yang rumit. Sebaliknya, tes lebih fokus pada ketelitian dan cara kamu menyelesaikan persoalan numerik dengan cepat dan tepat.
Kemampuan kuantitatif juga cukup relevan di lingkungan kerja, terutama pada bidang yang berkaitan dengan data, administrasi, keuangan, maupun operasional.
3. Pengetahuan dan Pemahaman Umum
Bagian ini mengukur seberapa baik kamu memahami penggunaan bahasa dan informasi umum dalam konteks sehari-hari.
Soalnya biasanya mencakup:
- sinonim dan antonim
- padanan kata
- hubungan makna
- pemahaman istilah dalam konteks tertentu
Kemampuan verbal yang baik sering dikaitkan dengan kualitas komunikasi dan kemampuan beradaptasi seseorang.
Karena itu, banyak perekrut menggunakan tipe soal ini untuk membantu menilai kandidat dalam proses seleksi di berbagai platform lowongan kerja maupun rekrutmen perusahaan.
4. Kemampuan Membaca dan Menulis
Jenis soal ini menguji kemampuan memahami teks secara lebih mendalam, bukan sekadar membaca cepat.
Kamu biasanya diminta untuk:
- menemukan ide pokok
- menarik kesimpulan
- memahami tujuan penulis
- mengenali struktur argumen dalam bacaan
Dalam dunia kerja modern, kemampuan memahami informasi secara cepat dan akurat menjadi salah satu keterampilan yang sangat dibutuhkan.
Itulah sebabnya kemampuan critical reading sering dianggap penting di berbagai lingkungan kerja yang dinamis dan penuh informasi.
Baca Juga: 100 Contoh Soal Tes Psikotes Kerja serta Jawaban & Pembahasannya
120 Contoh Soal Tes Potensi Skolastik (TPS)
Berikut ini adalah kumpulan contoh soal tes potensi skolastik dan pembahasannya yang bisa kamu gunakan sebagai bahan latihan.
Soal-soal ini disusun berdasarkan empat jenis utama TPS, dari yang paling sering muncul di UTBK hingga yang kerap digunakan dalam seleksi beasiswa dan rekrutmen kerja.
Contoh Soal Penalaran Umum (Analogi Kata)
Analogi kata menguji kemampuanmu menemukan hubungan logis antara dua pasang kata. Kuncinya: temukan dulu jenis hubungannya, baru cari padanannya.
Soal 1. Dokter : Pasien = Guru : …
A. Murid
B. Buku
C. Sekolah
D. Ilmu
Jawaban: A. Murid
Pembahasan: Hubungannya adalah pelaku dan pihak yang dilayani. Dokter melayani pasien, maka guru melayani murid.
Soal 2. Pena : Menulis = Pisau : …
A. Tajam
B. Memotong
C. Besi
D. Dapur
Jawaban: B. Memotong
Pembahasan: Hubungannya adalah alat dan fungsinya. Pena berfungsi untuk menulis, pisau berfungsi untuk memotong.
Soal 3. Burung : Sangkar = Ikan : …
A. Laut
B. Sirip
C. Akuarium
D. Berenang
Jawaban: C. Akuarium
Pembahasan: Hubungannya adalah makhluk hidup dan tempat tinggal buatannya. Burung ditempatkan di sangkar, ikan ditempatkan di akuarium.
Soal 4. Patologi : Penyakit = Meteorologi : …
A. Hujan
B. Udara
C. Cuaca
D. Alam
Jawaban: C. Cuaca
Pembahasan: Hubungannya adalah ilmu dan objek kajiannya. Patologi mempelajari penyakit, meteorologi mempelajari cuaca.
Soal 5. Kompetisi : Kooperasi = Rival : …
A. Musuh
B. Lawan
C. Kawan
D. Pesaing
Jawaban: C. Kawan
Pembahasan: Hubungannya adalah antonim (lawan kata). Kompetisi berlawanan dengan kooperasi, maka rival berlawanan dengan kawan.
Soal 6. Hati-hati : Selamat = Tekun : …
A. Pintar
B. Berhasil
C. Rajin
D. Cepat
Jawaban: B. Berhasil
Pembahasan: Hubungannya adalah sebab-akibat (tujuan dari suatu sikap). Hati-hati dilakukan agar selamat, tekun dilakukan agar berhasil.
Soal 7. Buku : Perpustakaan = Lukisan : …
A. Kanvas
B. Cat
C. Museum
D. Seniman
Jawaban: C. Museum
Pembahasan: Hubungannya adalah benda dan tempat penyimpanannya. Buku disimpan di perpustakaan, lukisan disimpan di museum.
Soal 8. Lapar : Makan = Haus : …
A. Air
B. Minum
C. Dahaga
D. Tenggorokan
Jawaban: B. Minum
Pembahasan: Hubungannya adalah kondisi dan tindakan yang dilakukan untuk mengatasinya. Lapar diatasi dengan makan, haus diatasi dengan minum.
Soal 9. Pilot : Pesawat = Nahkoda : …
A. Laut
B. Layar
C. Kapal
D. Pelabuhan
Jawaban: C. Kapal
Pembahasan: Hubungannya adalah pengemudi dan kendaraan yang dikemudikannya. Pilot mengemudikan pesawat, nahkoda mengemudikan kapal.
Soal 10. Dompet : Uang = Lemari : …
A. Kayu
B. Pakaian
C. Pintu
D. Ruangan
Jawaban: B. Pakaian
Pembahasan: Hubungannya adalah wadah dan isinya. Dompet berisi uang, lemari berisi pakaian.
Baca Juga: 50 Contoh Soal Pengetahuan dan Pemahaman Umum UTBK 2026 & Jawabannya
Contoh Soal Penalaran Umum (Deduksi Logis / Silogisme)
Soal silogisme menguji kemampuanmu menarik kesimpulan yang tepat berdasarkan pernyataan-pernyataan yang diberikan. Kunci utamanya: jangan menambahkan asumsi yang tidak ada dalam soal.
Soal 11. Semua karyawan perusahaan A wajib mengenakan seragam. Budi adalah karyawan perusahaan A. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Budi tidak memakai seragam
B. Budi wajib mengenakan seragam
C. Budi mungkin memakai seragam
D. Seragam Budi berwarna biru
Jawaban: B. Budi wajib mengenakan seragam
Pembahasan: Premis pertama berlaku untuk SEMUA karyawan. Karena Budi adalah karyawan, maka kesimpulannya pasti dan langsung: Budi wajib mengenakan seragam.
Soal 12. Semua peserta seleksi harus lulus tes tertulis. Rina tidak lulus tes tertulis. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Rina bukan peserta seleksi
B. Rina tidak diterima kerja
C. Rina akan mengulang tes
D. Rina adalah peserta seleksi
Jawaban: A. Rina bukan peserta seleksi
Pembahasan: Jika semua peserta seleksi HARUS lulus tes tertulis, dan Rina tidak lulus tes tertulis, maka Rina tidak termasuk dalam kelompok peserta seleksi (atau gugur dari proses tersebut).
Soal 13. Semua pegawai negeri mendapatkan tunjangan hari raya. Sebagian pegawai mendapatkan tunjangan hari raya. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Semua pegawai adalah pegawai negeri
B. Sebagian pegawai adalah pegawai negeri
C. Semua yang mendapat tunjangan adalah pegawai negeri
D. Tidak ada kesimpulan yang pasti
Jawaban: D. Tidak ada kesimpulan yang pasti
Pembahasan: Premis kedua hanya menyebut "sebagian pegawai" mendapat tunjangan. Ini bisa saja pegawai swasta atau kelompok lain. Tidak bisa disimpulkan bahwa sebagian atau semua pegawai tersebut adalah pegawai negeri.
Soal 14. Jika hari hujan, Dani tidak berangkat kerja. Hari ini Dani berangkat kerja. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Hari ini tidak hujan
B. Hari ini hujan deras
C. Dani membawa payung
D. Dani tidak suka hujan
Jawaban: A. Hari ini tidak hujan
Pembahasan: Ini adalah penalaran modus tollens. Jika hujan → tidak berangkat. Karena Dani berangkat, maka kebalikannya berlaku: hari ini tidak hujan.
Soal 15. Semua mahasiswa jurusan Teknik Informatika bisa memprogram. Reza bisa memprogram. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Reza adalah mahasiswa Teknik Informatika
B. Reza mungkin mahasiswa Teknik Informatika
C. Reza pasti bukan mahasiswa Teknik Informatika
D. Semua yang bisa memprogram adalah mahasiswa TI
Jawaban: B. Reza mungkin mahasiswa Teknik Informatika
Pembahasan: Kemampuan memprogram tidak hanya dimiliki mahasiswa TI. Reza bisa saja dari jurusan lain yang juga belajar pemrograman. Kesimpulan yang pasti tidak bisa ditarik di sini.
Soal 16. Semua warga Desa Suket bermata pencaharian sebagai nelayan. Pak Imam adalah warga Desa Suket. Kesimpulan yang tepat adalah…
A. Pak Imam pasti seorang nelayan
B. Pak Imam bukan seorang nelayan
C. Pak Imam terpaksa menjadi nelayan
D. Pak Imam belum mau menjadi nelayan
Jawaban: A. Pak Imam pasti seorang nelayan
Pembahasan: Premis pertama berlaku untuk semua warga. Karena Pak Imam adalah warga Desa Suket, maka ia pasti seorang nelayan.
Soal 17. Jika Badru tidak banyak pekerjaan, ia pergi memancing. Hari Minggu ini Badru banyak pekerjaan. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Hari Minggu Badru tidak memancing
B. Hari Minggu Badru pasti memancing
C. Badru memancing setiap hari Minggu
D. Badru tidak suka memancing
Jawaban: A. Hari Minggu Badru tidak memancing
Pembahasan: Kondisi untuk memancing adalah "tidak banyak pekerjaan". Karena hari ini Badru banyak pekerjaan, maka kondisi itu tidak terpenuhi, dan Badru tidak memancing.
Soal 18. Semua karyawan yang rajin mendapat bonus. Tidak semua karyawan mendapat bonus. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Ada karyawan yang tidak rajin
B. Semua karyawan rajin
C. Bonus hanya untuk manajer
D. Tidak ada karyawan yang rajin
Jawaban: A. Ada karyawan yang tidak rajin
Pembahasan: Jika hanya karyawan rajin yang dapat bonus, dan tidak semua karyawan dapat bonus, maka pasti ada karyawan yang tidak rajin (sehingga tidak dapat bonus).
Soal 19. Semua produk yang lolos QC boleh dipasarkan. Produk X tidak boleh dipasarkan. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Produk X lolos QC
B. Produk X tidak lolos QC
C. QC produk X belum selesai
D. Produk X masih dalam proses
Jawaban: B. Produk X tidak lolos QC
Pembahasan: Syarat boleh dipasarkan adalah lolos QC. Karena produk X tidak boleh dipasarkan, maka produk X tidak lolos QC.
Soal 20. Beberapa karyawan divisi pemasaran pandai berbicara di depan umum. Sinta adalah karyawan divisi pemasaran. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Sinta pasti pandai berbicara di depan umum
B. Sinta tidak pandai berbicara di depan umum
C. Sinta mungkin pandai berbicara di depan umum
D. Semua karyawan pemasaran pandai berbicara
Jawaban: C. Sinta mungkin pandai berbicara di depan umum
Pembahasan: Premis menggunakan kata "beberapa", bukan "semua". Maka tidak bisa dipastikan apakah Sinta termasuk yang pandai atau tidak.
Baca Juga: 60 Contoh Soal SMART GMA Verbal untuk Rekrutmen BCA, Pertamina, dll
Contoh Soal Penalaran Umum (Deret Angka dan Pola)
Soal deret angka menguji kemampuanmu menemukan pola dalam urutan bilangan. Perhatikan selisih antar angka, kelipatan, atau kemungkinan adanya dua pola yang berjalan bersamaan.
Soal 21. 2, 4, 6, 8, 10, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 11
B. 12
C.13
D. 14
Jawaban: B. 12
Pembahasan: Pola: setiap bilangan bertambah 2. Maka 10 + 2 = 12.
Soal 22. 3, 6, 12, 24, 48, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 72
B. 84
C. 96
D. 100
Jawaban: C. 96
Pembahasan: Pola: setiap bilangan dikali 2. Maka 48 × 2 = 96.
Soal 23. 1, 4, 9, 16, 25, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 30
B. 34
C. 36
D. 49
Jawaban: C. 36
Pembahasan: Ini adalah deret bilangan kuadrat: 1², 2², 3², 4², 5²,… Maka selanjutnya 6² = 36.
Soal 24. 2, 3, 5, 8, 13, 21, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 29
B. 32
C. 34
D. 36
Jawaban: C. 34
Pembahasan: Ini adalah deret Fibonacci: setiap bilangan adalah jumlah dua bilangan sebelumnya. 13 + 21 = 34.
Soal 25. 1, 2, 4, 7, 11, 16, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 20
B. 21
C. 22
D. 23
Jawaban: C. 22
Pembahasan: Selisih antar angka: +1, +2, +3, +4, +5, +6. Maka 16 + 6 = 22.
Soal 26. 5, 10, 8, 16, 14, 28, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 24
B. 26
C. 30
D. 56
Jawaban: B. 26
Pembahasan: Ada dua pola bergantian: ×2 dan -2. Maka: 5 ×2=10, 10-2=8, 8×2=16, 16-2=14, 14×2=28, 28-2=26.
Soal 27. 100, 90, 81, 73, 66, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 58
B. 59
C. 60
D. 61
Jawaban: C. 60
Pembahasan: Selisih antar angka berkurang satu setiap langkah: -10, -9, -8, -7, -6. Maka 66 - 6 = 60.
Soal 28. 2, 6, 18, 54, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 108
B. 162
C. 216
D. 270
Jawaban: B. 162
Pembahasan: Pola: setiap bilangan dikali 3. Maka 54 × 3 = 162.
Soal 29. 7, 14, 13, 26, 25, 50, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 48
B. 49
C. 50
D. 51
Jawaban: B. 49
Pembahasan: Dua pola bergantian: ×2 dan -1. Maka: 7×2=14, 14-1=13, 13×2=26, 26-1=25, 25×2=50, 50-1=49.
Soal 30. 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 18
B. 20
C. 21
D. 24
Jawaban: C. 21
Pembahasan: Deret Fibonacci: setiap bilangan = dua bilangan sebelumnya. 8 + 13 = 21.
Baca Juga: 10 Jalur Masuk PTN 2026: Cek Syarat Pendaftaran & Daya Tampungnya
Contoh Soal Kemampuan Kuantitatif (Operasi Hitung dan Persentase)
Soal-soal berikut menguji kemampuan berhitungmu dalam konteks praktis. Jangan terburu-buru, baca soalnya pelan-pelan dan pastikan kamu memahami apa yang ditanyakan.
Soal 31. Sebuah toko memberikan diskon 20% untuk harga sepatu seharga Rp500.000. Berapa harga akhir sepatu tersebut?
A. Rp380.000
B. Rp400.000
C. Rp420.000
D. Rp450.000
Jawaban: B. Rp400.000
Pembahasan: Diskon = 20% × 500.000 = 100.000. Harga akhir = 500.000 - 100.000 = Rp400.000.
Soal 32. Jika 30% dari suatu bilangan adalah 90, berapakah bilangan tersebut?
A. 270
B. 300
C. 310
D. 330
Jawaban: B. 300
Pembahasan: 30% × x = 90 → x = 90 ÷ 0,3 = 300.
Soal 33. Harga barang naik dari Rp200.000 menjadi Rp250.000. Berapa persen kenaikannya?
A. 20%
B. 25%
C. 30%
D. 50%
Jawaban: B. 25%
Pembahasan: Kenaikan = 50.000. Persentase = (50.000 ÷ 200.000) × 100% = 25%.
Soal 34. Seorang pekerja dapat menyelesaikan 15 tugas dalam 5 jam. Berapa tugas yang bisa diselesaikan dalam 8 jam?
A. 20
B. 22
C. 24
D. 30
Jawaban: C. 24
Pembahasan: Kecepatan = 15 ÷ 5 = 3 tugas/jam. Dalam 8 jam = 3 × 8 = 24 tugas.
Soal 35. Rata-rata nilai 5 siswa adalah 70. Jika satu siswa dengan nilai 80 keluar dari kelompok, berapa rata-rata nilai 4 siswa yang tersisa?
A. 67,5
B. 68,5
C. 70
D. 72,5
Jawaban: A. 67,5
Pembahasan: Total nilai 5 siswa = 5 × 70 = 350. Setelah dikurangi 80, sisa = 270. Rata-rata = 270 ÷ 4 = 67,5.
Soal 36. Sebuah mobil menempuh jarak 240 km dalam 4 jam. Berapa kecepatan rata-ratanya?
A. 50 km/jam
B. 55 km/jam
C. 60 km/jam
D. 65 km/jam
Jawaban: C. 60 km/jam
Pembahasan: Kecepatan = jarak ÷ waktu = 240 ÷ 4 = 60 km/jam.
Soal 37. Sebuah proyek dikerjakan oleh 6 orang selama 10 hari. Jika dikerjakan 4 orang, berapa hari yang dibutuhkan?
A. 12 hari
B. 14 hari
C. 15 hari
D. 16 hari
Jawaban: C. 15 hari
Pembahasan: Total hari-orang = 6 × 10 = 60. Dengan 4 orang: 60 ÷ 4 = 15 hari.
Soal 38. Jika 2x + 5 = 17, berapakah nilai x?
A. 4
B. 5
C. 6
D. 7
Jawaban: C. 6
Pembahasan: 2x = 17 - 5 = 12 → x = 12 ÷ 2 = 6.
Soal 39. Dari 200 pelamar kerja, 40% lolos seleksi administrasi. Dari yang lolos, 50% lolos tes tertulis. Berapa orang yang lolos tes tertulis?
A. 30 orang
B. 35 orang
C. 40 orang
D. 45 orang
Jawaban: C. 40 orang
Pembahasan: Lolos administrasi = 40% × 200 = 80 orang. Lolos tes tertulis = 50% × 80 = 40 orang.
Soal 40. Tiga buah bilangan berurutan memiliki jumlah 48. Bilangan terbesar adalah…
A. 15
B. 16
C. 17
D. 18
Jawaban: C. 17
Pembahasan: Misalkan bilangan: n, n+1, n+2. Jumlah = 3n+3 = 48 → n = 15. Bilangan terbesar = 15 + 2 = 17.
Baca Juga: 50+ Contoh Soal TKD BUMN 2025 Terbaru [+ Kunci Jawaban & Pembahasan]
Contoh Soal Kemampuan Kuantitatif (Rasio dan Perbandingan)
Soal rasio dan perbandingan menguji kemampuanmu membagi atau menghitung nilai berdasarkan hubungan proporsional antara dua hal atau lebih. Pahami dulu perbandingannya, tentukan total bagiannya, baru hitung nilainya.
Soal 41. Perbandingan gaji Andi dan Budi adalah 3:4. Jika gaji Budi Rp8.000.000, berapa gaji Andi?
A. Rp5.000.000
B. Rp6.000.000
C. Rp6.500.000
D. Rp7.000.000
Jawaban: B. Rp6.000.000
Pembahasan: Rasio Andi:Budi = 3:4. Gaji Andi = (3/4) × 8.000.000 = Rp6.000.000.
Soal 42. Dalam sebuah kantor, perbandingan karyawan pria dan wanita adalah 2:3. Jika total karyawan 60 orang, berapa jumlah karyawan wanita?
A. 24 orang
B. 30 orang
C. 36 orang
D. 40 orang
Jawaban: C. 36 orang
Pembahasan: Total bagian = 2+3 = 5. Wanita = (3/5) × 60 = 36 orang.
Soal 43. Jika harga 5 buku adalah Rp75.000, berapa harga 8 buku?
A. Rp100.000
B. Rp110.000
C. Rp115.000
D. Rp120.000
Jawaban: D. Rp120.000
Pembahasan: Harga per buku = 75.000 ÷ 5 = 15.000. Harga 8 buku = 8 × 15.000 = Rp120.000.
Contoh Soal Kemampuan Kuantitatif (Pemecahan Masalah)
Soal pemecahan masalah menguji kemampuanmu menerapkan logika dan operasi hitung dalam situasi yang lebih kompleks. Baca soal dengan cermat, identifikasi apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan, baru mulai menghitung.
Soal 44. Dua orang bekerja bersama dapat menyelesaikan pekerjaan dalam 6 jam. Orang pertama bisa menyelesaikan pekerjaan itu sendiri dalam 10 jam. Berapa jam orang kedua bisa menyelesaikannya sendiri?
A. 12 jam
B. 14 jam
C. 15 jam
D. 16 jam
Jawaban: C. 15 jam
Pembahasan: Kapasitas bersama = 1/6. Kapasitas orang pertama = 1/10. Kapasitas orang kedua = 1/6 - 1/10 = 5/30 - 3/30 = 2/30 = 1/15. Jadi orang kedua butuh 15 jam.
Soal 45. Sebuah tangki penuh berisi air. Keran A bisa mengosongkannya dalam 4 jam, keran B dalam 6 jam. Jika keduanya dibuka bersamaan, berapa jam tangki akan kosong?
A. 2,0 jam
B. 2,2 jam
C. 2,4 jam
D. 2,5 jam
Jawaban: C. 2,4 jam
Pembahasan: Kecepatan bersama = 1/4 + 1/6 = 3/12 + 2/12 = 5/12 per jam. Waktu kosong = 12/5 = 2,4 jam.
Soal 46. Kereta A berangkat pukul 07.00 dengan kecepatan 80 km/jam. Kereta B berangkat dari stasiun yang sama pukul 08.00 dengan kecepatan 100 km/jam. Pukul berapa kereta B menyusul kereta A?
A. 11.00
B. 11.30
C. 12.00
D. 12.30
Jawaban: C. 12.00
Pembahasan: Selisih start = 1 jam. Saat B berangkat, A sudah 80 km di depan. Kecepatan relatif B terhadap A = 100 - 80 = 20 km/jam. Waktu menyusul = 80 ÷ 20 = 4 jam dari pukul 08.00 = pukul 12.00.
Soal 47. Dua keran mengisi bak 300 liter. Keran A: 20 liter/menit, keran B: 10 liter/menit. Berapa menit hingga penuh?
A. 8 menit
B. 10 menit
C. 12 menit
D. 15 menit
Jawaban: B. 10 menit
Pembahasan: Laju gabungan = 30 liter/menit. Waktu = 300 ÷ 30 = 10 menit.
Soal 48. Sebuah perusahaan memiliki 120 karyawan. 60% bekerja di kantor pusat. Berapa karyawan di cabang?
A. 42 orang
B. 46 orang
C. 48 orang
D. 50 orang
Jawaban: C. 48 orang
Pembahasan: Cabang = 40% × 120 = 48 orang.
Soal 49. Jika x = 3 dan y = 4, nilai dari 2x² + y adalah…
A. 22
B. 24
C. 26
D. 28
Jawaban: A. 22
Pembahasan: 2(3²) + 4 = 2(9) + 4 = 18 + 4 = 22.
Soal 50. 2² + 3² + 4² = …
A. 25
B. 27
C. 29
D. 31
Jawaban: C. 29
Pembahasan: 4 + 9 + 16 = 29.
Contoh Soal Pengetahuan dan Pemahaman Umum (Sinonim)
Soal sinonim menguji kemampuanmu mengenali kata lain yang maknanya sama atau hampir sama dengan kata yang diberikan. Semakin kaya kosakata yang kamu miliki, semakin mudah kamu mengerjakan soal jenis ini.
Soal 51. Sinonim dari "kompeten" adalah…
A. Mampu
B. Sombong
C. Lambat
D. Gagap
Jawaban: A. Mampu
Pembahasan: "Kompeten" berarti memiliki kemampuan atau keahlian yang diperlukan. Sinonimnya adalah "mampu" atau "cakap".
Soal 52. Sinonim dari "ambigu" adalah…
A. Jelas
B. Mendua
C. Pasti
D. Terang
Jawaban: B. Mendua
Pembahasan: "Ambigu" berarti bermakna ganda atau tidak jelas. Sinonimnya adalah "mendua".
Soal 53. Sinonim dari "inisiatif" adalah…
A. Perintah
B. Larangan
C. Prakarsa
D. Penolakan
Jawaban: C. Prakarsa
Pembahasan: "Inisiatif" berarti langkah pertama yang diambil secara mandiri. Dalam KBBI, padanannya adalah "prakarsa".
Soal 54. Sinonim dari "efisien" adalah…
A. Boros
B. Cermat
C. Mewah
D. Lambat
Jawaban: B. Cermat
Pembahasan: "Efisien" berarti menggunakan sumber daya dengan tepat tanpa pemborosan. Sinonimnya adalah "cermat" atau "hemat".
Soal 55. Sinonim dari "konsisten" adalah…
A. Berubah-ubah
B. Tidak tetap
C. Ajek
D. Ragu
Jawaban: C. Ajek
Pembahasan: "Konsisten" berarti tetap pada pendirian atau cara yang sama. Padanannya dalam KBBI adalah "ajek".
Soal 56. Sinonim dari "kolaborasi" adalah…
A. Persaingan
B. Kerja sama
C. Perselisihan
D. Kemandirian
Jawaban: B. Kerja sama
Pembahasan: "Kolaborasi" berarti bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama. Sinonimnya adalah "kerja sama".
Soal 57. Sinonim dari "urgensi" adalah…
A. Kekhawatiran
B. Kepentingan mendesak
C. Ketidakpedulian
D. Kesabaran
Jawaban: B. Kepentingan mendesak
Pembahasan: "Urgensi" berarti sesuatu yang perlu segera ditangani atau sangat penting untuk diselesaikan.
Contoh Soal Pengetahuan dan Pemahaman Umum (Antonim)
Antonim adalah kata yang memiliki makna berlawanan. Soal ini menguji pemahaman kamu terhadap hubungan makna antar kata.
Soal 58. Antonim dari "eksplisit" adalah…
A. Jelas
B. Implisit
C. Terbuka
D. Tegas
Jawaban: B. Implisit
Pembahasan: "Eksplisit" berarti diungkapkan secara terang-terangan. Lawannya adalah "implisit", yang berarti tersirat.
Soal 59. Antonim dari "optimis" adalah…
A. Realistis
B. Pesimis
C. Pasif
D. Apatis
Jawaban: B. Pesimis
Pembahasan: "Optimis" berarti penuh harapan positif. Lawannya adalah "pesimis".
Soal 60. Antonim dari "transparan" adalah…
A. Bening
B. Terbuka
C. Tertutup
D. Jujur
Jawaban: C. Tertutup
Pembahasan: "Transparan" berarti terbuka dan dapat dipahami. Antonimnya adalah "tertutup".
Soal 61. Antonim dari "inovasi" adalah…
A. Kreasi
B. Stagnasi
C. Gagasan
D. Perubahan
Jawaban: B. Stagnasi
Pembahasan: "Inovasi" berarti pembaruan ke arah lebih baik. Lawannya adalah "stagnasi" — kemacetan tanpa kemajuan.
Soal 62. Antonim dari "konvergen" adalah…
A. Menyatu
B. Memusat
C. Divergen
D. Berfokus
Jawaban: C. Divergen
Pembahasan: "Konvergen" berarti menyatu atau bertemu di satu titik. Lawannya adalah "divergen" — menyebar atau menjauh.
Soal 63. Antonim dari "ambisius" adalah…
A. Bersemangat
B. Bercita-cita tinggi
C. Tidak punya tujuan
D. Gigih
Jawaban: C. Tidak punya tujuan
Pembahasan: "Ambisius" berarti memiliki keinginan kuat untuk mencapai sesuatu. Antonimnya adalah seseorang yang tidak memiliki tujuan atau motivasi.
Baca Juga: 50 Contoh Soal Tes IQ & Jawabannya untuk Latihan Sebelum Melamar Kerja
Contoh Soal Pengetahuan dan Pemahaman Umum (Padanan Kata)
Soal padanan kata menguji kemampuanmu memilih kata yang paling tepat untuk melengkapi kalimat berdasarkan konteksnya. Baca kalimatnya secara keseluruhan terlebih dahulu sebelum memilih jawaban.
Soal 64. "Kemampuan berkomunikasi yang baik adalah salah satu … yang paling dicari oleh perusahaan saat merekrut karyawan baru."
A. Jabatan
B. Kompetensi
C. Pengalaman
D. Sertifikat
Jawaban: B. Kompetensi
Pembahasan: Dalam konteks rekrutmen, kemampuan komunikasi merupakan bagian dari "kompetensi" — kata yang paling tepat secara makna dan konteks profesional.
Soal 65. "Kebijakan perusahaan itu bersifat … sehingga semua karyawan dari semua divisi wajib mematuhinya."
A. Selektif
B. Opsional
C. Universal
D. Temporal
Jawaban: C. Universal
Pembahasan: "Universal" paling tepat untuk menggambarkan kebijakan yang berlaku untuk semua pihak tanpa terkecuali.
Soal 66. "Laporan keuangan perlu … sebelum dipresentasikan kepada dewan direksi."
A. Dicetak
B. Direvisi
C. Diarsipkan
D. Dihapus
Jawaban: B. Direvisi
Pembahasan: Konteks merujuk pada proses penyempurnaan sebelum presentasi. "Direvisi" paling tepat.
Soal 67. "Karyawan yang … cenderung lebih cepat naik jabatan dibandingkan rekan-rekannya."
A. Malas
B. Proaktif
C. Pendiam
D. Ragu-ragu
Jawaban: B. Proaktif
Pembahasan: "Proaktif" berarti aktif mengambil inisiatif — sifat yang paling erat kaitannya dengan kemajuan karier.
Contoh Soal Kemampuan Membaca dan Menulis (Pemahaman Bacaan)
Baca setiap teks dengan seksama sebelum menjawab pertanyaan yang menyertainya. Fokus pada gagasan utama, bukan detail yang tidak relevan.
Teks 1:
Dalam beberapa tahun terakhir, tren kerja jarak jauh atau remote working mengalami pertumbuhan signifikan di Indonesia. Hal ini tidak hanya mengubah cara perusahaan beroperasi, tetapi juga menggeser ekspektasi para pencari kerja terhadap fleksibilitas. Banyak perusahaan yang awalnya skeptis kini mulai mengadopsinya secara permanen, mengingat produktivitas tim yang tidak menurun — bahkan di beberapa kasus meningkat. Di sisi lain, tantangan seperti sulitnya membangun budaya kerja dan koordinasi lintas divisi tetap menjadi perhatian utama.
Soal 68. Ide utama paragraf di atas adalah…
A. Perusahaan Indonesia meningkatkan gaji karyawan remote
B. Remote working mengubah cara kerja perusahaan dan ekspektasi pencari kerja
C. Produktivitas karyawan menurun akibat remote working
D. Semua perusahaan Indonesia sudah menerapkan remote working
Jawaban: B.
Pembahasan: Kalimat pertama dan kedua adalah inti teks. Remote working tumbuh pesat dan mengubah cara kerja serta ekspektasi para pencari kerja.
Soal 69. Berdasarkan teks, apa yang menjadi tantangan utama dalam penerapan remote working?
A. Biaya internet yang mahal
B. Kesulitan membangun budaya kerja dan koordinasi lintas divisi
C. Karyawan tidak mau bekerja dari rumah
D. Produktivitas yang terus menurun
Jawaban: B.
Pembahasan: Teks secara eksplisit menyebutkan "sulitnya membangun budaya kerja dan koordinasi lintas divisi" sebagai tantangan utama.
Soal 70. Kata "skeptis" dalam teks paling tepat dimaknai sebagai…
A. Sangat antusias
B. Meragukan atau tidak percaya
C. Sangat mendukung
D. Tidak peduli
Jawaban: B. Meragukan atau tidak percaya
Pembahasan: "Skeptis" berarti memiliki keraguan atau ketidakpercayaan terhadap sesuatu — dalam konteks ini terhadap efektivitas remote working.
Teks 2:
Literasi keuangan menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki setiap individu, terutama mereka yang baru memasuki dunia kerja. Tanpa pemahaman dasar tentang pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, seseorang cenderung menghadapi kesulitan finansial meskipun memiliki penghasilan yang cukup. Penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan yang rendah berkorelasi dengan tingginya tingkat utang konsumtif di kalangan usia produktif. Oleh karena itu, banyak perusahaan kini mulai menyertakan program edukasi keuangan sebagai bagian dari pengembangan karyawan.
Soal 71. Tujuan utama penulis paragraf di atas adalah…
A. Menjelaskan cara berinvestasi saham bagi pemula
B. Mengkritik perilaku boros karyawan muda
C. Menekankan pentingnya literasi keuangan bagi individu yang memasuki dunia kerja
D. Menjelaskan program keuangan di perusahaan besar
Jawaban: C.
Pembahasan: Seluruh paragraf bergerak dari pentingnya literasi keuangan, dampak kekurangannya, hingga respons perusahaan. Inti pesannya adalah pentingnya literasi keuangan.
Soal 72. Berdasarkan teks, hubungan antara literasi keuangan rendah dan utang konsumtif adalah…
A. Tidak ada hubungannya
B. Literasi keuangan rendah berkorelasi dengan tingginya utang konsumtif
C. Utang konsumtif menyebabkan literasi keuangan rendah
D. Keduanya tidak berkaitan dengan usia produktif
Jawaban: B.
Pembahasan: Teks secara eksplisit menyebut korelasi antara literasi keuangan rendah dan tingginya utang konsumtif.
Soal 73. Kata "berkorelasi" dalam teks paling tepat diartikan sebagai…
A. Bertentangan
B. Tidak berhubungan
C. Memiliki keterkaitan
D. Saling meniadakan
Jawaban: C. Memiliki keterkaitan
Pembahasan: "Berkorelasi" berarti memiliki hubungan atau keterkaitan antara dua variabel.
Teks 3:
Proses seleksi kerja di banyak perusahaan saat ini tidak lagi hanya mengandalkan wawancara konvensional. Berbagai instrumen tambahan digunakan untuk menilai kandidat secara lebih komprehensif, salah satunya adalah tes kemampuan kognitif. Tes ini mencakup soal penalaran, numerik, dan verbal yang serupa dengan materi tes potensi skolastik. Perusahaan menggunakannya untuk memperoleh gambaran awal tentang cara berpikir kandidat — bukan sekadar pengalaman yang tertera di CV.
Soal 74. Inferensi yang paling tepat dari teks di atas adalah…
A. Wawancara kerja sudah tidak relevan
B. Pengalaman kerja tidak penting dalam seleksi
C. Tes kognitif digunakan untuk melengkapi penilaian kandidat secara menyeluruh
D. Semua perusahaan hanya menggunakan tes kognitif dalam rekrutmen
Jawaban: C.
Pembahasan: Teks menyebut tes kognitif sebagai instrumen "tambahan" — artinya melengkapi, bukan menggantikan wawancara.
Soal 75. Apa yang dimaksud dengan "instrumen tambahan" dalam teks?
A. Peralatan wawancara baru
B. Alat penilaian selain wawancara konvensional
C. Pertanyaan tambahan saat wawancara
D. Dokumen pendukung lamaran kerja
Jawaban: B.
Pembahasan: "Instrumen tambahan" merujuk pada alat penilaian lain selain wawancara, seperti tes kognitif.
Teks 4:
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, para pencari kerja dituntut untuk tidak hanya memiliki kualifikasi akademik yang baik, tetapi juga kemampuan berpikir analitis dan adaptif. Platform lowongan kerja kini menjadi salah satu kanal utama yang digunakan jutaan pelamar untuk mencari info loker terbaru setiap harinya. Kemudahan akses ini berbanding lurus dengan tingginya volume pelamar untuk satu posisi yang sama. Akibatnya, proses seleksi semakin ketat — dan tes kemampuan kognitif seperti TPS menjadi salah satu cara perusahaan menyaring kandidat terbaik sejak tahap awal.
Soal 76. Kesimpulan yang paling tepat dari teks di atas adalah…
A. Platform lowongan kerja membuat rekrutmen semakin mudah bagi semua pihak
B. Persaingan kerja yang ketat mendorong perusahaan menggunakan tes kognitif sebagai saringan awal
C. Pelamar tidak perlu memiliki kemampuan analitis jika IPK-nya tinggi
D. Tes TPS hanya digunakan oleh perusahaan kecil
Jawaban: B.
Pembahasan: Teks membangun hubungan sebab-akibat: banyak pelamar → seleksi makin ketat → tes kognitif seperti TPS digunakan untuk menyaring kandidat sejak awal.
Soal 77. Frasa "berbanding lurus" dalam teks bermakna…
A. Semakin banyak kemudahan, semakin sedikit pelamar
B. Semakin mudah akses, semakin banyak pelamar
C. Kemudahan dan volume pelamar tidak berkaitan
D. Volume pelamar tidak dipengaruhi akses informasi
Jawaban: B.
Pembahasan: "Berbanding lurus" berarti dua hal bergerak dalam arah yang sama. Semakin mudah akses info loker, semakin tinggi jumlah pelamar.
Contoh Soal Kemampuan Membaca dan Menulis (Perbaikan Kalimat dan Ejaan)
Soal ini menguji kemampuanmu mengenali kesalahan dalam penggunaan bahasa, mulai dari pemborosan kata, penulisan baku, tanda baca, hingga struktur kalimat. Acuannya adalah kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai KBBI serta EYD.
Soal 78. Kalimat mana yang paling efektif?
A. Perusahaan itu sangat berkembang dengan pesat sekali.
B. Perusahaan itu berkembang sangat pesat.
C. Perusahaan itu sangat amat berkembang pesat.
D. Perusahaan itu perkembangannya sangat pesat sekali.
Jawaban: B.
Pembahasan: Pilihan A, C, dan D mengandung pemborosan kata (sangat + sekali, sangat + amat). Pilihan B adalah kalimat yang efektif dan tidak berlebihan.
Soal 79. Penulisan kata serapan yang benar adalah…
A. Standarisasi
B. Standardisasi
C. Standarisasion
D. Standardizasion
Jawaban: B. Standardisasi
Pembahasan: Menurut KBBI, bentuk baku kata ini adalah "standardisasi".
Soal 80. Penulisan kata yang benar sesuai KBBI adalah…
A. Antar kota
B. Antar-kota
C. Antarkota
D. Antar_kota
Jawaban: C. Antarkota
Pembahasan: Awalan "antar-" yang diikuti kata tidak berimbuhan ditulis serangkai: antarkota, antarnegara, antarpulau.
Soal 81. Kalimat mana yang menggunakan tanda baca dengan tepat?
A. Rapat dimulai pukul, 09.00 WIB.
B. Rapat dimulai pukul 09.00 WIB.
C. Rapat, dimulai pukul 09.00 WIB.
D. Rapat dimulai, pukul 09.00 WIB.
Jawaban: B.
Pembahasan: Tidak ada alasan gramatikal untuk meletakkan tanda koma di tengah kalimat sederhana ini.
Soal 82. Kalimat yang menggunakan kata baku dengan benar adalah…
A. Dia nggak bisa hadir di acara itu.
B. Ia tidak dapat hadir dalam acara tersebut.
C. Dia engga bisa dateng ke sana. D. Ia enggak bisa datang ke situ.
Jawaban: B.
Pembahasan: Pilihan B menggunakan kata baku sesuai KBBI: "tidak", "dapat", "hadir", "dalam", "tersebut".
Soal 83. Kalimat mana yang TIDAK boros kata?
A. Kami semua sudah saling mengenal satu sama lain dengan baik.
B. Kami sudah saling mengenal satu sama lain.
C. Kami sudah saling mengenal.
D. Kami semua sudah saling kenal mengenal satu sama lainnya.
Jawaban: C.
Pembahasan: Kata "saling" sudah mengandung makna timbal balik, sehingga "satu sama lain" adalah pemborosan. Pilihan C paling efektif.
Soal 84. Kalimat yang menggunakan "di" sebagai kata depan dengan benar adalah…
A. Laporan itu harus diserahkan di hari Senin.
B. Ia bekerja di perusahaan asing.
C. Keputusan itu sudah diambil kemarin.
D. Surat itu sudah dikirimkan tadi.
Jawaban: B.
Pembahasan: "Di" sebagai kata depan (preposisi) menunjukkan tempat dan ditulis terpisah: di perusahaan, di kantor, di Jakarta.
Soal 85. "Dia bekerja keras, … hasilnya tetap tidak memuaskan." Kata penghubung yang paling tepat adalah…
A. Sehingga
B. Namun
C. Karena
D. Supaya
Jawaban: B. Namun
Pembahasan: Kalimat ini membutuhkan konjungsi pertentangan karena ada kontradiksi antara kerja keras dan hasil yang tidak memuaskan.
Soal 86. Manakah kalimat pasif yang benar?
A. Kami mengerjakan laporan itu kemarin.
B. Laporan itu kami kerjakan kemarin.
C. Kemarin laporan itu mengerjakan kami.
D. Laporan dikerjakan kemarin oleh kami sudah.
Jawaban: B.
Pembahasan: Pilihan B adalah kalimat pasif yang tepat: subjek (laporan itu) + predikat pasif (kami kerjakan) + keterangan waktu.
Soal 87. "Reformasi" paling tepat bermakna…
A. Kemunduran sistem
B. Pembaruan dengan cara mengubah atau memperbaiki
C. Penghapusan total suatu sistem
D. Penguatan sistem lama
Jawaban: B.
Pembahasan: Menurut KBBI, "reformasi" berarti perubahan secara drastis untuk perbaikan di bidang sosial, politik, atau agama dalam suatu masyarakat.
Soal 88. Manakah penggunaan kata "daripada" yang benar?
A. Ia lebih suka bekerja daripada menganggur.
B. Daripada itu, ia juga bisa memasak.
C. Pekerjaan daripada itu sangat mudah.
D. Dia datang daripada jauh.
Jawaban: A.
Pembahasan: "Daripada" digunakan untuk membandingkan dua hal. Dalam pilihan A, "bekerja" dibandingkan dengan "menganggur" — penggunaan yang tepat secara KBBI.
Soal 89. Manakah kata yang penulisannya sesuai KBBI?
A. Kwalitas
B. Kwantitas
C. Kualitas
D. Kuantiti
Jawaban: C. Kualitas
Pembahasan: Penulisan baku adalah "kualitas" dan "kuantitas". Pilihan lain tidak sesuai KBBI.
Soal 90. Manakah penggunaan kata "adapun" yang benar?
A. Adapun ia tidak hadir karena sakit.
B. Ia tidak hadir karena sakit, adapun kita harus melanjutkan rapat.
C. Adapun perlu diingat bahwa rapat dimulai pukul 09.00.
D. Adapun saya tidak setuju dengan keputusan itu.
Jawaban: B.
Pembahasan: "Adapun" berfungsi sebagai konjungsi antarkalimat yang menandai peralihan atau tambahan informasi baru dari pernyataan sebelumnya.
Contoh Soal Campuran (Latihan Simulasi Akhir)
Soal-soal berikut adalah latihan campuran dari berbagai jenis materi TPS. Cocok untuk simulasi akhir sebelum tes sesungguhnya.
Ini juga relevan sebagai contoh soal tes potensi skolastik UTBK karena mencakup semua jenis soal yang kerap muncul dalam format ujian nasional.
Soal 91. Manakah dari berikut ini yang BUKAN jenis soal dalam Tes Potensi Skolastik?
A. Penalaran umum
B. Kemampuan kuantitatif
C. Menggambar teknik
D. Memahami bacaan dan menulis
Jawaban: C. Menggambar teknik
Pembahasan: Menggambar teknik bukan bagian dari materi TPS. Empat jenis utama adalah penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan membaca dan menulis.
Soal 92. Lima orang duduk berurutan: A, B, C, D, E.
- B tidak bersebelahan dengan D
- A duduk di urutan pertama
- C duduk di antara B dan D
Urutan yang memenuhi semua syarat adalah…
A. A-B-C-D-E
B. A-D-C-B-E
C. A-E-C-B-D
D. A-B-D-C-E
Jawaban: A. A-B-C-D-E
Pembahasan: C di antara B dan D → urutan B-C-D memenuhi syarat. A di posisi pertama. B dan D tidak bersebelahan langsung karena ada C di tengah. Urutan A-B-C-D-E memenuhi semua syarat.
Soal 93. Jika hari ini adalah Rabu, maka 100 hari lagi adalah hari…
A. Jumat
B. Sabtu
C. Minggu
D. Senin
Jawaban: A. Jumat
Pembahasan: 100 ÷ 7 = 14 sisa 2. Rabu + 2 hari = Jumat.
Soal 94. Manakah pernyataan yang merupakan fakta (bukan opini)?
A. Ujian ini terlalu sulit untuk semua peserta.
B. Sebaiknya perusahaan tidak menggunakan tes kognitif.
C. TPS terdiri dari empat jenis soal utama.
D. Soal penalaran umum adalah yang paling menarik.
Jawaban: C.
Pembahasan: Pilihan C adalah pernyataan faktual yang dapat diverifikasi. Pilihan lain mengandung penilaian subjektif.
Soal 95. Jika semua manajer adalah pemimpin, dan sebagian pemimpin adalah komunikator yang baik, maka…
A. Semua manajer adalah komunikator yang baik
B. Sebagian manajer mungkin komunikator yang baik
C. Tidak ada manajer yang menjadi komunikator yang baik
D. Semua pemimpin adalah manajer
Jawaban: B.
Pembahasan: Semua manajer adalah pemimpin, dan sebagian pemimpin adalah komunikator baik. Maka sebagian manajer yang masuk dalam "sebagian pemimpin" itu mungkin saja komunikator yang baik — tapi tidak bisa dipastikan semua.
Soal 96. Sebuah deret: 1, 3, 7, 15, 31, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 45
B. 55
C. 63
D. 65
Jawaban: C. 63
Pembahasan: Pola: ×2 + 1. Urutan: 1×2+1=3, 3×2+1=7, 7×2+1=15, 15×2+1=31, 31×2+1= 63.
Soal 97. Nilai rata-rata ujian 10 siswa adalah 75. Jika seorang siswa dengan nilai 95 bergabung, berapa rata-rata barunya?
A. 76,8
B. 77
C. 77,3
D. 78
Jawaban: A. 76,8
Pembahasan: Total awal = 10 × 75 = 750. Ditambah 95 = 845. Rata-rata baru = 845 ÷ 11 ≈ 76,8.
Soal 98. Tiga kandidat wawancara: X, Y, Z.
- Y tidak mau di posisi pertama
- Z harus setelah Y
- X bisa di posisi mana saja
Urutan yang memenuhi syarat adalah…
A. Y – X – Z
B. X – Y – Z
C. Z – X – Y
D. Z – Y – X
Jawaban: B. X – Y – Z
Pembahasan: Y tidak di posisi pertama → X pertama. Z setelah Y → Z ketiga. Urutan: X – Y – Z.
Soal 99. Jika P > Q dan R < Q, urutan dari terbesar ke terkecil adalah…
A. Q – P – R
B. R – Q – P
C. P – Q – R
D. P – R – Q
Jawaban: C. P – Q – R
Pembahasan: P > Q dan R < Q → urutan: P > Q > R.
Soal 100. "Efektif" dan "efisien" memiliki perbedaan makna. Pernyataan yang paling tepat adalah…
A. Efektif = hemat biaya, efisien = menghasilkan tujuan
B. Efektif = mencapai tujuan, efisien = dengan cara yang hemat sumber daya
C. Keduanya memiliki arti yang sama persis
D. Efektif = lambat tapi tepat, efisien = cepat tapi boros
Jawaban: B.
Pembahasan: "Efektif" berarti berhasil mencapai tujuan. "Efisien" berarti mencapai tujuan dengan penggunaan sumber daya yang minimal.
Soal 101. Sebuah seleksi kerja memiliki 3 tahap. Tahap 1: 50% gugur. Tahap 2: 40% dari yang tersisa gugur. Tahap 3: 25% dari yang tersisa gugur. Awalnya 400 pelamar. Berapa yang lolos semua tahap?
A. 80 orang
B. 85 orang
C. 90 orang
D. 95 orang
Jawaban: C. 90 orang
Pembahasan: Setelah tahap 1: 400 × 50% = 200. Setelah tahap 2: 200 × 60% = 120. Setelah tahap 3: 120 × 75% = 90 orang.
Soal 102. Teks: "Beberapa pelamar gagal bukan karena tidak pintar, melainkan karena kurang terlatih menghadapi format tes yang spesifik." Pernyataan yang paling sesuai dengan isi teks adalah…
A. Pelamar yang pintar pasti lolos seleksi
B. Kegagalan dalam tes bisa diatasi dengan latihan
C. Format tes tidak berpengaruh pada hasil seleksi
D. Hanya pelamar yang sangat cerdas yang bisa lolos
Jawaban: B.
Pembahasan: Teks mengimplikasikan bahwa kegagalan bukan semata soal kecerdasan, melainkan kebiasaan terhadap format tes — yang bisa diatasi dengan latihan.
Soal 103. Dalam teks akademik, fungsi paragraf penutup adalah…
A. Memperkenalkan topik baru yang belum dibahas
B. Menyajikan data mentah tanpa interpretasi
C. Merangkum isi tulisan dan menegaskan kembali gagasan utama
D. Memberikan contoh yang tidak berkaitan
Jawaban: C.
Pembahasan: Paragraf penutup berfungsi merangkum dan menegaskan kembali gagasan utama yang telah dibahas.
Soal 104. 15% dari 200 + 25% dari 80 = …
A. 48
B. 50
C. 52
D. 55
Jawaban: B. 50
Pembahasan: 15% × 200 = 30. 25% × 80 = 20. Total = 50.
Soal 105. Pola: ○△□○△□○△… Simbol berikutnya adalah…
A. ○
B. △
C. □
D. ○△
Jawaban: C. □
Pembahasan: Pola berulang setiap 3 elemen: ○△□. Setelah △, pasti □.
Soal 106. Kalimat mana yang menggunakan konjungsi sebab-akibat dengan benar?
A. Walaupun hujan deras, ia tidak membawa payung.
B. Ia terlambat ke kantor karena macet parah.
C. Ia membawa payung meskipun tidak hujan.
D. Ia berangkat pagi supaya tidak mengantuk.
Jawaban: B.
Pembahasan: Pilihan B menunjukkan hubungan sebab-akibat yang jelas: terlambat ke kantor (akibat) karena macet parah (sebab).
Soal 107. Sebuah produk A lebih mahal dari produk B. Produk C lebih murah dari produk B. Urutan dari paling mahal ke paling murah adalah…
A. B – A – C
B. A – C – B
C. A – B – C
D. C – B – A
Jawaban: C. A – B – C
Pembahasan: A > B dan C < B. Urutan: A > B > C.
Soal 108. Seorang kandidat mendapat skor tinggi di subtes verbal TBS tapi rendah di kuantitatif. Kesimpulan yang paling tepat adalah…
A. Ia gagal dalam seleksi LPDP
B. Kemampuan verbalnya lebih kuat dari kemampuan numeriknya
C. Ia tidak cocok bekerja di perusahaan
D. Skor verbal tidak penting dalam TBS
Jawaban: B.
Pembahasan: Dari informasi yang diberikan, hanya dapat disimpulkan bahwa kemampuan verbal kandidat lebih kuat dari kemampuan kuantitatifnya.
Soal 109. 3/4 + 5/6 = …
A. 8/10
B. 18/24
C. 1 7/12
D. 1 5/12
Jawaban: C. 1 7/12
Pembahasan: KPK dari 4 dan 6 adalah 12. 3/4 = 9/12, 5/6 = 10/12. Jumlah = 19/12 = 1 7/12.
Soal 110. Deret: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 18
B. 20
C. 21
D. 24
Jawaban: C. 21
Pembahasan: Deret Fibonacci: setiap bilangan = dua bilangan sebelumnya. 8 + 13 = 21.
Soal 111. "Kolaborasi antardivisi sangat … untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu." Kata yang paling tepat untuk mengisi titik-titik adalah…
A. Merugikan
B. Menghambat
C. Krusial
D. Membingungkan
Jawaban: C. Krusial
Pembahasan: Dalam konteks kalimat, diperlukan kata yang bermakna "sangat penting". "Krusial" adalah pilihan yang paling tepat.
Soal 112. Jika hari ini Senin dan kamu memiliki wawancara kerja 45 hari lagi, hari apakah itu?
A. Kamis
B. Jumat
C. Sabtu
D. Minggu
Jawaban: A. Kamis
Pembahasan: 45 ÷ 7 = 6 sisa 3. Senin + 3 hari = Kamis.
Soal 113. Manakah kalimat yang struktur logisnya paling tepat?
A. Karena hujan turun, maka saya membawa payung hari ini.
B. Saya membawa payung karena hari ini mungkin hujan.
C. Meskipun hujan turun, saya tidak membawa payung karena hujan.
D. Karena tidak hujan, maka saya membawa payung hari ini.
Jawaban: B.
Pembahasan: Pilihan B adalah satu-satunya kalimat dengan hubungan sebab-akibat yang logis dan tidak kontradiktif.
Soal 114. Deret: 4, 8, 7, 14, 13, 26, 25, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 48
B. 50
C. 52
D. 54
Jawaban: B. 50
Pembahasan: Dua pola bergantian: ×2 dan −1. Urutan: 4×2=8, 8−1=7, 7×2=14, 14−1=13, 13×2=26, 26−1=25, 25×2= 50.
Soal 115. "Ia … pekerjaan barunya dengan sangat baik sehingga atasan memberikan pujian." Kata yang paling tepat adalah…
A. Menghindari
B. Menyelesaikan
C. Mengabaikan
D. Menolak
Jawaban: B. Menyelesaikan
Pembahasan: Konteks kalimat menunjukkan tindakan positif yang berujung pada pujian. "Menyelesaikan" adalah pilihan yang paling tepat dan logis.
Soal 116. Sebuah deret: 2, 5, 11, 23, 47, … Bilangan selanjutnya adalah…
A. 84
B. 93
C. 95
D. 99
Jawaban: C. 95
Pembahasan: Pola: ×2 + 1. Urutan: 2×2+1=5, 5×2+1=11, 11×2+1=23, 23×2+1=47, 47×2+1= 95.
Soal 117. Teks: "Kecerdasan emosional atau EQ dianggap sama pentingnya dengan IQ dalam dunia kerja modern. Berbeda dengan IQ yang relatif stabil, EQ dapat diasah dan ditingkatkan melalui latihan dan pengalaman." Perbedaan utama antara IQ dan EQ berdasarkan teks adalah…
A. IQ hanya dimiliki orang pintar, EQ hanya dimiliki orang ramah
B. IQ berkaitan dengan angka, EQ berkaitan dengan perasaan
C. IQ relatif stabil, sedangkan EQ bisa diasah dan ditingkatkan
D. IQ tidak relevan di dunia kerja, sedangkan EQ sangat relevan
Jawaban: C.
Pembahasan: Teks secara langsung menyebutkan bahwa IQ "relatif stabil" sementara EQ "dapat diasah dan ditingkatkan".
Soal 118. Persamaan: 3x − 7 = 2x + 5. Nilai x adalah…
A. 10
B. 11
C. 12
D. 13
Jawaban: C. 12
Pembahasan: 3x − 2x = 5 + 7 → x = 12.
Soal 119. "Proaktif" paling tepat bersinonim dengan…
A. Pasif
B. Reaktif
C. Berinisiatif
D. Menunggu perintah
Jawaban: C. Berinisiatif
Pembahasan: "Proaktif" berarti aktif mengambil tindakan sebelum diminta. Sinonimnya adalah "berinisiatif".
Soal 120. Manakah yang merupakan inferensi yang valid dari pernyataan: "Semua website cari kerja yang terpercaya menyediakan informasi lowongan kerja terbaru yang terverifikasi"?
A. Semua informasi lowongan di internet sudah terverifikasi
B. Jika sebuah platform tidak menyediakan info terverifikasi, ia bukan website cari kerja yang terpercaya
C. Platform yang terpercaya tidak membutuhkan verifikasi
D. Semua pelamar kerja menggunakan website lowongan kerja terpercaya
Jawaban: B.
Pembahasan: Ini adalah penalaran modus tollens. Jika terpercaya → info terverifikasi. Jika tidak ada info terverifikasi → tidak terpercaya.
Baca Juga: 100 Contoh Soal TKD, AKHLAK, dan Tes Wawasan Kebangsaan BUMN 2025 [+ Kunci Jawaban & Tips Lolos]
Tips Persiapan Menghadapi Tes Potensi Skolastik

Memahami contoh soal dan pembahasan tes potensi skolastik saja belum cukup. Kamu juga perlu strategi yang tepat agar hasilnya maksimal, baik untuk tes masuk perguruan tinggi, seleksi beasiswa, maupun rekrutmen kerja.
Berikut ini tips persiapan yang bisa langsung kamu terapkan:
1. Kenali Format Tes yang Akan Kamu Hadapi
Sebelum berlatih, pastikan kamu tahu format tes spesifik yang akan digunakan.
TPS untuk UTBK berbeda dari TBS untuk LPDP, dan bisa berbeda lagi dari tes kognitif dalam rekrutmen perusahaan. Masing-masing punya jumlah soal, alokasi waktu, dan bobot sub-materi yang berbeda.
2. Latihan dengan Simulasi Waktu Nyata
Berlatih tanpa tekanan waktu tidak mencerminkan kondisi tes yang sebenarnya.
Biasakan mengerjakan soal dengan target sekitar 60–90 detik per soal. Ini akan melatih kecepatan dan ketepatan secara bersamaan.
3. Pelajari Soal dari Tahun-Tahun Sebelumnya
Pola soal TPS dari tahun ke tahun relatif konsisten, terutama di bagian penalaran dan kuantitatif.
Berlatih dari kumpulan contoh soal tes potensi skolastik UTBK tahun-tahun sebelumnya akan membuat kamu jauh lebih familiar dengan gaya dan struktur pertanyaannya.
4. Gunakan Teknik Eliminasi
Jika tidak yakin dengan jawaban, jangan langsung menebak secara acak.
Eliminasi dulu pilihan yang jelas salah, lalu pilih yang paling masuk akal dari jawaban yang tersisa. Teknik ini terbukti meningkatkan peluang menjawab dengan benar.
5. Jangan Terlalu Lama di Satu Soal
Salah satu kesalahan paling umum dalam TPS adalah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk satu soal sulit.
Jika dalam 90 detik kamu belum menemukan jawaban, tandai soal tersebut, lanjutkan ke soal berikutnya, dan kembali jika masih ada waktu.
6. Tingkatkan Kebiasaan Membaca
Kemampuan membaca cepat dan memahami isi teks sangat menentukan performa di bagian literasi TPS.
Biasakan membaca artikel, berita, atau tulisan ilmiah secara rutin — bukan untuk menghafal isinya, tapi untuk melatih kemampuan menangkap gagasan utama dengan lebih cepat.
7. Pahami Konsep, Bukan Hafalkan Rumus
TPS adalah ujian cara berpikir, bukan ujian hafalan.
Pelajari konsep di balik soal penalaran dan kuantitatif. Jika kamu memahami mengapa sebuah pola terbentuk atau bagaimana silogisme bekerja, kamu bisa menyelesaikan variasi soal apa pun, termasuk soal yang belum pernah kamu lihat sebelumnya.
8. Istirahat Cukup Sebelum Hari Tes
Belajar semalam suntuk justru kontraproduktif untuk tes yang mengandalkan kemampuan berpikir.
Pastikan kamu tidur cukup sebelum hari tes agar otak bekerja secara optimal.
Mau Lebih Siap Hadapi Seleksi Kerja dan Magang? Cari Peluangnya di Dealls!
Mempelajari contoh soal tes potensi skolastik, memahami pola soal, dan rutin berlatih memang bisa membantu kamu lebih siap menghadapi berbagai proses seleksi.
Namun, persiapan tes saja belum cukup. Setelah memiliki bekal kemampuan yang baik, langkah berikutnya adalah menemukan peluang yang sesuai dengan tujuan kariermu.
Kalau saat ini kamu sedang aktif mencari kerja atau magang, Dealls bisa menjadi website lowongan kerja terpercaya yang membantu kamu menemukan berbagai peluang dari perusahaan terkemuka di Indonesia.
Di Dealls, kamu bisa menemukan beragam lowongan kerja terbaru dari perusahaan yang sudah terverifikasi, mulai dari program magang, posisi entry level untuk fresh graduate, hingga kesempatan karier untuk profesional berpengalaman.
Platform ini telah dipercaya oleh 7.000+ perusahaan ternama dan menyediakan 100.000+ lowongan kerja terbaru di berbagai industri dan lokasi.
Jadi, baik kamu sedang mencari info loker terdekat, peluang kerja pertama setelah lulus, maupun job vacancy dari perusahaan nasional dan multinasional, semuanya bisa ditemukan dalam satu platform.
Sebelum mulai melamar, pastikan juga CV yang kamu gunakan sudah mampu menunjukkan kemampuan dan pengalamanmu secara optimal.
Untuk membantu proses tersebut, kamu bisa memanfaatkan fitur AI CV Reviewer dari Dealls. Fitur ini akan memberikan evaluasi dan masukan yang dapat membantu kamu meningkatkan kualitas CV sebelum mengirimkannya ke perusahaan tujuan.
Yuk, setelah selesai berlatih TPS, lanjutkan persiapan kariermu dengan mencari peluang yang sesuai melalui Dealls dan temukan lowongan impianmu sekarang juga!
LAMAR LOWONGAN KERJA TERBARU SEKARANG!

