Cari kerja sebagai copywriter tapi masih bingung harus mulai dari mana saat menyusun CV?
Banyak calon copywriter, baik fresh graduate maupun yang sudah berpengalaman, memang terkadang merasa kesulitan saat membuat CV yang benar-benar bisa menunjukkan kemampuan menulis mereka. Apalagi kalau belum punya gambaran format yang tepat.
Padahal, CV copywriter itu sedikit berbeda dari CV pada umumnya. CV ini bukan hanya rangkuman pengalaman, tetapi juga menjadi “contoh karya” pertama yang dilihat rekruter untuk menilai gaya komunikasi dan kemampuan menulis kamu.
Nah, di artikel ini, kamu akan menemukan berbagai contoh CV copywriter dari berbagai level, mulai dari fresh graduate sampai senior. Kamu juga akan melihat struktur CV, skill penting, hingga tips agar CV kamu lebih mudah lolos ATS.
Yuk, simak selengkapnya supaya kamu bisa lebih siap melamar di berbagai lowongan kerja terbaru sebagai copywriter!
Apa Itu CV Copywriter?

CV copywriter adalah dokumen lamaran kerja yang dirancang khusus untuk menampilkan kemampuan menulis persuasif, kreativitas, serta portofolio tulisan kamu kepada calon rekruter.
Berbeda dari CV pada umumnya, copywriter CV tidak hanya merangkum pengalaman, tetapi juga menjadi bagian dari “contoh kerja” itu sendiri.
Bahkan, di beberapa perusahaan, cara kamu menyusun kalimat dan memilih kata akan ikut dinilai, bahkan sebelum rekruter melihat portofolio kamu.
Secara sederhana, CV copywriter berfungsi untuk:
- Menjelaskan kemampuan dan pengalaman menulis kamu secara ringkas
- Menjadi gambaran awal gaya komunikasi yang kamu miliki
- Menghubungkan rekruter dengan portofolio atau hasil tulisan kamu
Karena itu, CV ini penting untuk dipersiapkan dengan baik sebelum kamu melamar ke berbagai lowongan kerja terbaru atau job vacancy di bidang kreatif.
Baca Juga: 12 Cara Menjadi Copywriter yang Sukses & Andal, Ini Rahasianya!
Struktur CV Copywriter
Sebelum kamu masuk ke contoh CV copywriter, penting untuk memahami dulu bagian-bagian utama yang sebaiknya ada di dalamnya. Struktur ini membantu CV kamu terlihat lebih rapi, profesional, dan mudah dipahami oleh rekruter.
1. Header & Kontak
Bagian ini berisi informasi dasar tentang kamu agar rekruter bisa menghubungi dengan mudah. Biasanya mencakup nama lengkap, nomor telepon, email aktif, serta link LinkedIn atau portofolio.
Contoh penulisan:
Andi Pratama
Jl. Kenanga No. 10, Bekasi Timur, Jawa Barat
0812-3456-7890 | [email protected]
LinkedIn: linkedin.com/in/andipratama | Portofolio: bit.ly/portofolioandi
2. Ringkasan Profil (Professional Summary)
Bagian ini berisi gambaran singkat tentang siapa kamu sebagai copywriter. Biasanya ditulis dalam 2–3 kalimat yang menjelaskan pengalaman, kekuatan utama, dan gaya menulis kamu.
Contoh penulisan:
Copywriter dengan pengalaman 1 tahun di industri digital marketing. Terbiasa membuat copy iklan dan artikel SEO dengan fokus pada peningkatan engagement dan konversi. Memiliki kemampuan storytelling yang kuat dan adaptif terhadap brand voice.
3. Pengalaman Kerja
Bagian ini menjelaskan riwayat pekerjaan kamu sebelumnya, disusun dari yang paling terbaru. Sertakan juga tugas atau pencapaian yang relevan dengan copywriting.
Contoh penulisan:
Copywriter – ABC Agency (2023–2024)
- Menulis copy iklan untuk kampanye digital dengan peningkatan CTR sebesar 20%
- Mengelola konten media sosial untuk 5 klien aktif
- Membuat artikel SEO dengan rata-rata traffic 10.000+ per bulan
4. Portofolio & Kampanye Terbaik
Di bagian ini, kamu menampilkan hasil karya terbaik yang bisa menunjukkan kemampuan menulis kamu secara nyata. Bisa berupa artikel, iklan, atau landing page.
Contoh penulisan:
- Landing page campaign produk skincare: bit.ly/landingpage1
- Artikel SEO “Tips Digital Marketing”: bit.ly/artikelseo
- Copy iklan Instagram campaign Ramadhan: bit.ly/copyiklan1
5. Keterampilan (Skills)
Bagian ini berisi kemampuan teknis dan non-teknis yang mendukung pekerjaan copywriter. Pastikan relevan dengan dunia kerja kreatif dan digital.
Contoh penulisan:
- SEO Writing
- Copywriting (AIDA, PAS Framework)
- Content Strategy
- Storytelling
- Basic Google Analytics
6. Pendidikan
Bagian ini mencantumkan latar belakang pendidikan terakhir kamu. Tidak perlu terlalu panjang, cukup yang relevan dan jelas.
Contoh penulisan:
S1 Ilmu Komunikasi – Universitas Indonesia (2019–2023)
Fokus pada jurnalistik dan komunikasi digital.
7. Sertifikasi atau Pelatihan (Opsional)
Bagian ini bisa ditambahkan jika kamu punya kursus atau pelatihan yang relevan dengan copywriting. Tidak wajib, tapi bisa menjadi nilai tambah.
Contoh penulisan:
- Copywriting Bootcamp – RevoU (2023)
- SEO Content Writing – Google Digital Garage (2022)
Baca Juga: Contoh CV ATS-Friendly & Cara membuatnya [Plus 5 Template Gratis!]
7 Contoh CV Copywriter
Di bagian ini, kamu akan melihat beberapa contoh CV copywriter dari berbagai level dan format. Tujuannya supaya kamu bisa memahami seperti apa bentuk CV yang tepat sesuai pengalaman dan kebutuhan kamu sebelum melamar ke berbagai lowongan kerja terbaru.
1. Contoh CV Copywriter Fresh Graduate
Contoh ini cocok untuk kamu yang baru lulus dan belum memiliki banyak pengalaman kerja.
Fokus CV biasanya ada pada pendidikan, proyek kampus, atau magang yang relevan dengan dunia copywriting, sehingga sering dijadikan referensi contoh CV copywriter template untuk pemula.

2. Contoh CV Copywriter Junior
Contoh ini menggambarkan CV untuk kamu yang sudah punya pengalaman kerja sekitar 1–2 tahun di bidang copywriting atau content writing. Biasanya sudah mulai ada hasil kerja nyata yang bisa ditampilkan dalam CV.

3. Contoh CV Copywriter Senior
Contoh ini ditujukan untuk level yang sudah berpengalaman lebih lama dan biasanya sudah menangani banyak campaign atau proyek besar. CV lebih menonjolkan pencapaian, dampak kerja, dan strategi yang pernah dijalankan.

4. Contoh CV Copywriter dalam Bahasa Indonesia
Contoh ini menggunakan bahasa Indonesia yang formal namun tetap mudah dipahami. Format ini umum digunakan untuk melamar ke perusahaan lokal melalui berbagai website cari kerja atau website lamaran kerja di Indonesia.

5. Contoh CV Copywriter dalam Bahasa Inggris
Contoh ini ditulis dalam bahasa Inggris dan biasanya digunakan untuk melamar ke perusahaan internasional atau remote job. Banyak juga yang mencari contoh CV copywriting bahasa inggris untuk meningkatkan peluang di job vacancy global.

6. Contoh CV Copywriter Word
Contoh ini menunjukkan format CV dalam file Word yang mudah diedit. Banyak orang mencari contoh CV copywriter Word atau contoh CV copywriter free karena bisa langsung disesuaikan dengan kebutuhan lamaran.

7. Contoh CV Copywriter PDF
Contoh ini adalah versi final CV yang biasanya dikirim ke rekruter. Format PDF dipilih karena tampilannya lebih stabil dan aman saat diunggah ke berbagai platform lowongan kerja atau website lowongan kerja terpercaya.

Baca Juga: Trik Jitu Membuat CV ATS-Friendly Beserta Contoh Template Gratis!
Download Template CV Copywriter Gratis

Menyusun CV copywriter dari nol sering kali membuat kamu bingung harus mulai dari bagian mana, terutama saat harus menuliskan pengalaman, skill, dan portofolio agar terlihat rapi serta relevan.
Dengan menggunakan contoh CV copywriter template yang sudah tersusun, kamu bisa lebih mudah membuat CV yang sesuai standar rekruter maupun sistem ATS yang banyak digunakan di berbagai website cari kerja dan platform lowongan kerja.
Template ini membantu kamu menyusun informasi secara lebih terarah, mulai dari pengalaman kerja, skill, hingga portofolio tulisan yang relevan dengan posisi copywriter, sehingga lebih siap digunakan saat melamar di berbagai lowongan kerja yang kamu incar.
[Download Template CV Copywriter Gratis]
Skill yang Sebaiknya Dicantumkan dalam CV Copywriter
Saat kamu menyusun contoh cv copywriter, bagian skill menjadi salah satu elemen yang paling diperhatikan rekruter. Bagian ini membantu menunjukkan seberapa siap kamu menjalankan pekerjaan copywriting.
Berikut adalah daftar skill utama yang sebaiknya ada di CV kamu:
Hard Skill
Hard skill adalah kemampuan teknis yang langsung berkaitan dengan pekerjaan copywriter. Skill ini menunjukkan kemampuan praktis kamu dalam menulis, mengelola konten, dan menggunakan tools pendukung yang dibutuhkan di dunia kerja.
- Copywriting & persuasi: kemampuan menyusun teks persuasif menggunakan teknik seperti AIDA atau PAS untuk mendorong tindakan pembaca.
- Riset audiens & produk: kemampuan memahami target pembaca dan karakter produk agar pesan yang dibuat lebih relevan dan tepat sasaran.
- SEO (Search Engine Optimization): kemampuan melakukan riset keyword dan mengoptimasi konten agar mudah ditemukan di mesin pencari.
- Manajemen konten (CMS): kemampuan menggunakan platform seperti WordPress untuk mengelola dan mempublikasikan konten.
- Copyediting: kemampuan menyunting tulisan agar sesuai kaidah bahasa, rapi, dan bebas dari kesalahan penulisan.
- Manajemen media sosial: kemampuan menyesuaikan gaya bahasa dan format konten sesuai platform seperti Instagram, TikTok, atau LinkedIn.
Soft Skill
Soft skill adalah kemampuan non-teknis yang mendukung cara kamu bekerja, berkomunikasi, dan beradaptasi dalam lingkungan kerja. Skill ini sering menjadi pembeda utama antar kandidat copywriter.
- Berpikir kreatif: kemampuan mengubah ide sederhana menjadi pesan yang menarik, jelas, dan mudah dipahami audiens.
- Kemampuan komunikasi: kemampuan menyampaikan ide dan bekerja sama dengan tim kreatif, marketing, atau klien secara efektif.
- Adaptabilitas: kemampuan menyesuaikan gaya bahasa dan tone of voice sesuai kebutuhan brand yang berbeda.
- Manajemen waktu: kemampuan mengatur prioritas pekerjaan dan menyelesaikan tugas sesuai deadline yang ketat.
- Kolaborasi tim: kemampuan bekerja sama dalam tim lintas divisi untuk menghasilkan konten yang optimal.
- Ketelitian: kemampuan memastikan setiap tulisan sudah benar, konsisten, dan siap dipublikasikan tanpa kesalahan.
Baca Juga: 12 Contoh CV Mahasiswa untuk Magang, Organisasi, dan Beasiswa
Tips Membuat CV Copywriter agar Lolos ATS
Menurut riset Jobscan, sebagian besar perusahaan besar menggunakan ATS dalam proses rekrutmen. Artinya, CV yang tidak sesuai format ATS bisa saja tidak terbaca, meskipun isinya sebenarnya bagus. Karena itu, penting untuk memastikan CV sudah ramah ATS sejak awal.
Nah, agar CV kamu lebih mudah terbaca sistem ATS dan tidak terlewat di tahap penyaringan awal, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
1. Gunakan Format File yang Sederhana
Pastikan kamu menggunakan format file yang umum seperti Word atau PDF sederhana sesuai instruksi lowongan kerja. Format yang terlalu kompleks bisa menyulitkan sistem ATS membaca isi CV kamu.
2. Gunakan Kata Kunci yang Relevan
Sisipkan keyword yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan seperti “copywriter”, “content writing”, atau “brand voice” agar CV kamu lebih mudah terdeteksi oleh sistem ATS.
3. Hindari Elemen Visual yang Rumit
Tabel, grafik, ikon berlebihan, atau desain terlalu kompleks sebaiknya dihindari karena bisa membuat ATS gagal membaca informasi dengan benar.
4. Gunakan Font yang Standar
Pilih font seperti Arial, Calibri, atau Georgia agar CV tetap terbaca dengan baik oleh sistem dan terlihat profesional.
5. Gunakan Struktur Heading yang Umum
Gunakan istilah yang familiar seperti “Pengalaman Kerja” atau “Pendidikan”, bukan judul kreatif yang sulit dikenali oleh sistem ATS.
6. Susun Pengalaman Kerja Secara Kronologis
Tulis pengalaman kerja dari yang paling baru ke yang lama agar alur karier kamu mudah dipahami oleh rekruter maupun sistem.
7. Pastikan Informasi Penting Ada di Bagian Atas
Ringkasan profil dan pengalaman relevan sebaiknya ditempatkan di bagian awal CV karena rekruter biasanya hanya membutuhkan beberapa detik untuk menilai CV pertama kali.
Terlebih lagi, studi TheLadders menunjukkan bahwa rata-rata rekruter hanya memindai CV dalam waktu sekitar 6 detik di tahap awal screening.
8. Gunakan AI CV Reviewer dari Dealls
Setelah kamu menyusun CV dengan format yang tepat, kamu bisa melakukan pengecekan akhir menggunakan AI CV Reviewer dari Dealls untuk memastikan CV kamu sudah optimal.
Fitur ini membantu kamu mengecek penggunaan keyword, struktur CV, hingga memberikan saran perbaikan agar CV lebih sesuai dengan standar ATS dan kebutuhan rekruter.
Dengan begitu, peluang kamu untuk lolos seleksi di berbagai lowongan kerja terbaru, job vacancy, atau website lamaran kerja bisa jadi lebih besar.

FAQ Seputar CV Copywriter
Sebelum kamu mulai menyusun contoh CV copywriter, mungkin masih ada beberapa hal yang sering bikin bingung. Di bagian ini, kamu bisa menemukan jawaban dari pertanyaan yang paling umum ditanyakan seputar CV copywriter.
1. Apakah CV copywriter harus selalu dilengkapi portofolio?
Sebaiknya iya, karena portofolio membantu rekruter melihat langsung kualitas tulisan kamu, bukan hanya dari deskripsi yang ditulis di CV.
2. Berapa halaman idealnya CV copywriter?
Idealnya 1–2 halaman saja agar tetap ringkas, jelas, dan mudah dipindai oleh rekruter maupun sistem ATS di berbagai website cari kerja.
3. Apakah CV copywriter harus dibuat kreatif secara visual?
Tidak selalu. Untuk perusahaan yang menggunakan ATS, desain sederhana justru lebih aman. CV kreatif lebih cocok untuk kebutuhan agensi atau portofolio tambahan.
4. Bagaimana cara menunjukkan kemampuan menulis kalau belum punya pengalaman kerja formal?
Kamu bisa menampilkan tulisan dari blog pribadi, tugas kuliah, atau proyek freelance sebagai bagian dari portofolio awal untuk melengkapi copywriter CV kamu.
5. Apakah CV copywriter bahasa Inggris dibutuhkan jika melamar ke perusahaan lokal?
Tergantung kebutuhan perusahaan. Jika perusahaan memiliki klien internasional atau menggunakan bahasa kerja Inggris, versi ini bisa menjadi nilai tambah saat melamar di berbagai lowongan kerja terbaru.
Tingkatkan Peluang Diterima Kerja dengan CV yang Tepat lewat Dealls!
Menyusun contoh CV copywriter yang rapi, relevan, dan sesuai standar ATS adalah langkah awal yang penting sebelum kamu mulai melamar pekerjaan di bidang ini, terutama di berbagai lowongan kerja terbaru atau job vacancy yang tersedia saat ini.
Namun, sebelum CV tersebut dikirim ke rekruter, pastikan kembali bahwa setiap informasi di dalamnya sudah tersusun dengan jelas, mudah dipahami, dan mampu menunjukkan nilai yang bisa kamu berikan sebagai seorang copywriter.
CV yang baik tidak hanya berisi daftar pengalaman kerja, tetapi juga mampu menampilkan kemampuan menulis, portofolio, serta skill seperti SEO writing, storytelling, dan copywriting yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif.
Sayangnya, banyak pelamar yang sebenarnya memiliki kemampuan bagus, tetapi gagal di tahap awal karena CV belum dioptimalkan sesuai standar rekrutmen dan sistem ATS yang digunakan perusahaan di berbagai website cari kerja dan platform lowongan kerja.
Untuk membantu memastikan hal tersebut, kamu bisa memanfaatkan AI CV Reviewer dari Dealls.
Fitur ini akan menganalisis CV kamu secara otomatis, mulai dari struktur penulisan, penggunaan keyword, hingga memberikan rekomendasi perbaikan agar CV kamu lebih sesuai dengan standar rekruter dan sistem ATS.
Setelah CV kamu lebih optimal kamu juga bisa langsung mencari pekerjaan melalui Dealls, sebuah website lowongan kerja terpercaya yang telah dipercaya oleh 7.000+ perusahaan ternama dan menyediakan 100.000+ lowongan kerja terbaru dari berbagai industri.
Di dalamnya, kamu bisa menemukan berbagai lowongan kerja terbaru, job vacancy, info loker terdekat, hingga peluang karier di bidang copywriting dan digital marketing yang sesuai dengan pengalaman maupun jenjang karier kamu.
Dengan satu platform, kamu tidak hanya bisa memastikan CV sudah siap bersaing, tetapi juga langsung melamar pekerjaan secara lebih praktis, terarah, dan efisien.
Jadi, sebelum mengirim lamaran kerja, pastikan CV kamu sudah benar-benar siap untuk memberikan kesan terbaik di mata rekruter.
Yuk, cek CV kamu lewat AI CV Reviewer dan temukan lowongan kerja terbaru yang sesuai dengan karier impianmu bersama Dealls!
LAMAR LOWONGAN KERJA TERBARU SEKARANG DI DEALLS

Referensi
The 6-second resume test you need to pass (according to experts) | TheLadders
