Chief Strategy Officer (CSO) adalah eksekutif C-level yang penting dalam mendukung kesuksesan strategi bisnis suatu perusahaan.
Seorang CSO harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang luas tentang perencanaan dan pengembangan strategi bisnis.
Lantas, apa saja tugas utama seorang CSO dan bagaimana perannya dapat memberikan dampak signifikan bagi perusahaan? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!
Apa Itu CSO dalam Perusahaan?
Chief Strategy Officer atau biasa disingkat CSO adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk merumuskan, memfasilitasi, dan mengomunikasikan strategi dan tujuan jangka panjang perusahaan.
Seorang CSO akan melaporkan kinerjanya kepada Chief Executive Officer (CEO) atau Chief Financial Officer (CFO).
Posisi CSO bekerja sama dengan tim kepemimpinan senior serta dewan direksi untuk mengembangkan inisiatif strategis jangka pendek ataupun jangka panjang, serta membimbing perusahaan dalam proses perencanaan.
Peran seorang CSO dalam perusahaan biasanya tak hanya sekedar pengembangan strategi, tetapi juga bekerjasama dengan berbagai bidang untuk eksekusi strategi dan manajemen proyek.
Walaupun masih tergolong baru, pertumbuhan lowongan kerja pada posisi CSO terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir seiring bertambahnya kompleksitas strategi bisnis perusahaan.
Beberapa sebutan lain untuk posisi Chief Strategy Officer ini adalah Chief Strategist, Vice President of Corporate Strategy, atau Vice President of Strategic Development.
Apa Perbedaan Chief Executive Officer (CEO) dengan Chief Strategy Officer (CSO)?
Karena berada pada jajaran eksekutif C-level, mungkin sebagian orang salah mengira bahwa CEO dan CSO adalah posisi yang sama.
Sebenarnya posisi keduanya sama-sama sangat penting bagi perusahaan. Namun, terdapat perbedaan utama pada fokus dan ruang lingkup tanggung jawab.
Seorang CEO berperan memimpin seluruh organisasi dan bertanggungjawab atas semua kinerja perusahaan secara keseluruhan.
Sementara itu, CSO berperan mengarahkan strategi bisnis dan mendukung CEO dalam membuat keputusan strategis.
CEO memiliki kendali penuh atas semua eksekutif C-level termasuk CSO, sehingga keputusan akhir tetap berada di tangan CEO.
Apa Saja Tanggung Jawab CSO?
Setelah mengetahui pengertian CSO, kamu mungkin bertanya tanya apa yang menjadi tanggung jawab kepala strategi. Setiap perusahaan biasanya memiliki tanggung jawab CSO yang spesifik dan bervariasi.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Deloitte, terdapat “enam wajah CSO” atau peran utamanya dalam perusahaan yang mencakup:
1. Advisor (Penasihat)
Sebagai penasihat utama CEO dan eksekutif lainnya seperti COO dan CFO, CSO bertanggung jawab untuk menentukan prioritas strategis organisasi.
CSO akan memberikan pendampingan dan wawasan mendalam tentang tren industri, inovasi, serta peluang bisnis yang dapat mendukung pertumbuhan perusahaan.
Selain itu, CSO juga berperan dalam menyeimbangkan tujuan jangka panjang dan jangka pendek agar tetap selaras dengan visi perusahaan.
2. Sentinel (Pengamat Pasar)
Selain sebagai penasihat, CSO juga bertanggung jawab sebagai pengamat pasar sehingga mereka harus memiliki kepekaan terhadap dinamika pasar.
Beberapa tugasnya mencakup memantau tren industri, pergerakan kompetitor, serta perubahan regulasi yang dapat berdampak pada bisnis.
Dengan adanya pengamatan, CSO dapat mengidentifikasi risiko potensial sekaligus mencari peluang baru yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan.
3. Banker (Penyusun Strategi Keuangan)
Peran CSO sebagai banker, adalah memahami implikasi finansial dari sebuah strategi bisnis.
Caranya dengan memastikan bahwa setiap keputusan strategis memiliki dasar keuangan yang kuat dan selaras dengan kemampuan anggaran perusahaan.
Selain itu, CSO juga terlibat bersama Chief Financial Officer (CFO) dalam melakukan evaluasi investasi, alokasi sumber daya, serta analisis risiko keuangan untuk memastikan keberlanjutan strategi jangka panjang.
4. Engineer (Arsitek Strategi)
Selanjutnya, Chief Strategy Officer bertanggung jawab sebagai arsitek yang membangun strategi. Mereka menyusun rencana strategis secara rinci dan mengawasi implementasinya oleh seluruh tim perusahaan.
CSO menciptakan kerangka kerja yang memastikan setiap divisi menjalankan strategi secara efektif dan menyusun indikator kinerja utama berupa Key Performance Indicator (KPI) untuk mengukur keberhasilan strategi.
5. Aide-de-camp (Pendamping CEO)
Jika diibaratkan, CSO adalah tangan kanan dari CEO yang memberikan dukungan dalam berbagai aktivitas eksekutif, mulai dari presentasi kepada dewan direksi, pertemuan strategis, hingga lokakarya kepemimpinan.
6. Special Project Leader (Pemimpin Proyek Khusus)
Terakhir, selain peran utamanya sebagai perencana strategi, CSO juga dapat ditugaskan untuk memimpin inisiatif bisnis yang bersifat prioritas tinggi dan ad hoc. Contohnya, ketika perusahaan ingin melakukan ekspansi pasar, restrukturisasi organisasi, atau akuisisi perusahaan lain.
Baca Juga: Apa Itu Account Executive? Ini Tugas, Skill, Gaji, dan Kariernya
Skill yang Dibutuhkan CSO
CSO memiliki tanggung jawab yang besar dalam sebuah perusahaan sehingga seseorang yang menduduki posisi ini tentunya harus memiliki kemampuan khusus.
Beberapa skill yang harus dimiliki seorang CSO, yaitu:
- Strategic planning, kemampuan ini adalah skill penting yang harus dimiliki untuk menentukan arah suatu perusahaan dengan menetapkan tujuan, merumuskan tindakan, dan mengalokasikan sumber daya.
- Data analysis, tentunya seorang CSO harus bisa mengolah raw data menjadi actionable insight untuk memudahkan pengambilan keputusan perusahaan.
- Market analysis, kemampuan menganalisis pasar mencakup evaluasi market size, tren, dan lanskap persaingan sebagai bahan utama mengambil keputusan, mengidentifikasi peluang, dan menilai risiko.
- Time management, merupakan kemampuan yang sangat penting bagi CSO untuk memastikan semua proyek berjalan sesuai timeline dan penggunaan sumber daya yang efektif.
- Financial management, seorang CSO harus memiliki wawasan dan keterampilan mengelola keuangan dengan baik. Pada pelaksanaanya, CSO akan berkolaborasi dengan CFO untuk menetapkan prioritas anggaran dan memastikan keselarasan antara strategi keuangan dan tujuan bisnis secara keseluruhan.
Berapa Gaji CSO di Indonesia?
Chief Strategy Officer salary di Indonesia bervariasi bergantung dengan skala perusahaan, industri, dan beban pekerjaan.
Namun, gaji CSO umumnya berada di kisaran Rp 150.000.000 hingga Rp 250.000.000. Besaran gaji tersebut hanyalah estimasi dan dapat berubah sesuai dengan kondisi dari pasar kerja dan kebijakan yang dimiliki masing-masing perusahaan.
Baca Juga: Apa Itu Chief Technology Officer (CTO) dan Apa Saja Tugasnya?
Demikian pembahasan tentang pengertian Chief Strategy Officer, tanggung jawab, skill yang harus dimiliki dan penghasilannya.
Peran seorang CSO dalam sebuah perusahaan sangat penting untuk mendukung implementasi strategi bisnis dalam jangka panjang.
Kamu berminat untuk berkarier sebagai seorang Chief Strategy Officer? Temukan lowongan pekerjaan dari perusahaan impianmu hanya di Dealls! #1 Job Portal Indonesia. Tersedia ratusan lowongan pekerjaan setiap harinya dari perusahaan terkemuka dan tepercaya. Yuk, daftar sekarang!
Sumber