UMP Maluku 2026 Naik 6,1%! Berapa UMK Kota/Kabupaten di Sekitarnya?

UMP Maluku 2026 naik signifikan sebesar 6,1% dari tahun sebelumnya. Yuk, ketahui rincian dan besaran nominalnya.

Dealls
Ditulis oleh
Dealls January 19, 2026

Siapa sih yang tidak senang kalau mendengar kabar gajinya naik? Tentu aja, semua pekerja pasti akan suka. 

Salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan gaji setiap tahun adalah keputusan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP). 

Kenaikan UMP selalu jadi perbincangan hangat setiap tahunnya, apalagi bagi mereka yang bergantung pada penghasilan bulanan.

Hal ini juga berlaku bagi pekerja di Maluku, di mana keputusan terbaru soal UMP memberikan dampak yang cukup signifikan. 

Sama seperti provinsi lain, Maluku juga mengalami kenaikan upah minimum sebesar 6,1%.

Nah, kira-kira berapa sih kenaikan UMP Maluku tahun 2026? Apakah besarannya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pekerja? 

Yuk, kita kupas lebih dalam di artikel ini!

Jangan Lewatkan Loker Terbaru Hari Ini!

Apa Itu UMP?

pemandangan Maluku.png
Maluku I Sumber: Expedia.co.id

Sebelum lebih jauh membahas tentang UMP Maluku terbaru 2026, ada baiknya kita pahami terlebih dahulu apa itu UMP. 

Upah Minimum Provinsi (UMP) merujuk pada jumlah gaji terendah yang ditentukan oleh pemerintah untuk para pekerja di setiap provinsi. 

UMP ini menjadi acuan bagi perusahaan dalam menetapkan besaran upah yang akan diberikan kepada karyawan.

Penetapan UMP didasarkan pada sejumlah faktor, seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kondisi sosial ekonomi di daerah tersebut.

UMP bertujuan untuk memastikan pekerja mendapatkan upah yang layak dan untuk mencegah terjadinya eksploitasi, khususnya di sektor-sektor dengan potensi pekerja yang rentan. 

Namun, perlu diingat bahwa UMP bisa saja tidak berlaku untuk semua pekerja. Di sektor dan daerah tertentu, ditetapkan pula Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP).

Berapa UMP Maluku 2026?

Berdasarkan keputusan resmi Pemerintah Provinsi Maluku, Upah Minimum Provinsi (UMP) Maluku Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3.334.490 per bulan. Angka ini mengalami kenaikan sekitar Rp 192.791 dari UMP tahun 2025 yang sebesar sekitar Rp3.141.699.

Penetapan UMP 2026 ini tercantum dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku Nomor 5430 Tahun 2025 dan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026.

Penyesuaian UMP didasarkan pada perhitungan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan ketentuan terkait pengupahan yang diatur dalam peraturan pemerintah terbaru.

Dengan adanya kenaikan UMP ini, diharapkan pekerja di Maluku dapat memperoleh penghasilan yang lebih layak di tahun 2026. Perusahaan di wilayah tersebut juga diimbau untuk mematuhi ketentuan UMP terbaru sesuai peraturan yang berlaku.

Baca Juga: Apa Itu UMR? Pelajari Perbedaannya dengan UMP dan UMK

Dasar Penetapan UMP 2026

pemandangan Maluku.png
Kota Ambon, Maluku I Sumber : Kompas

Dasar penetapan UMP 2026 tidak lagi hanya mengacu pada ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) seperti pada tahun 2025, tetapi menggunakan regulasi yang lebih tinggi yaitu Peraturan Pemerintah (PP) yang memperbarui mekanisme penetapan upah minimum.

Pada 2026, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, yang menjadi payung hukum dalam menetapkan upah minimum provinsi dan sektoral pada 2026.

Beberapa poin penting dari dasar penetapan UMP 2026:

1. Dasar Hukum Utama

Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan sebagai landasan penetapan upah minimum untuk 2026.

2. Peran Kebijakan Nasional

Pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah mendorong penetapan UMP 2026 berbasis kondisi tiap daerah agar mencerminkan pertumbuhan ekonomi, biaya hidup layak (KHL), serta realitas ekonomi di masing-masing provinsi.

3. Peran Dewan Pengupahan Daerah

Usulan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi menjadi salah satu pertimbangan dalam penetapan besaran UMP oleh gubernur sehingga lebih sesuai konteks daerah.

4. Kriteria Pertimbangan Lain

Penetapan UMP mempertimbangkan tingkat inflasi, pertumbuhan ekonomi, kebutuhan hidup layak (KHL), serta kontribusi tenaga kerja terhadap perekonomian daerah.

Dengan dasar tersebut, penetapan UMP 2026 diharapkan dapat menciptakan hubungan industrial yang harmonis, adil bagi pekerja, serta tetap menjaga keberlangsungan usaha di Maluku dan di seluruh Indonesia.

Daftar UMK di Maluku 2026

Setelah penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Maluku 2026 sebesar Rp3.334.490 per bulan, beberapa daerah di provinsi ini juga telah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), meskipun hanya sebagian kecil wilayah yang melakukannya secara mandiri.

UMK di Provinsi Maluku 2026

Hingga informasi terbaru, hanya Kota Ambon yang secara resmi menetapkan UMK sendiri untuk tahun 2026 melalui keputusan bersama Dewan Pengupahan dan Disnaker setempat:

  • UMK Kota Ambon: Rp 3.381.225

Ditetapkan naik sekitar 6,13 % dari tahun 2025 serta dilaporkan sudah diajukan dan disetujui sebagai UMK 2026.

Untuk Kabupaten/Kota lain di Maluku, sebagian besar belum menetapkan UMK tersendiri, sehingga menggunakan besaran UMP Provinsi Maluku 2026 yaitu sebesar Rp3.334.490 sebagai acuan minimum upah di daerahnya.

Ini sama dengan pola penetapan upah pada tahun-tahun sebelumnya di mana hanya Ambon yang mengusulkan UMK spesifik, sementara lainnya mengikuti UMP.

Contoh ringkasan daerah yang masih mengikuti UMP:

  • Kota Tual
  • Kabupaten Buru
  • Kabupaten Buru Selatan
  • Kabupaten Kepulauan Aru
  • Kabupaten Maluku Barat Daya
  • Kabupaten Maluku Tengah
  • Kabupaten Maluku Tenggara
  • Kabupaten Maluku Tenggara Barat
  • Kabupaten Seram Bagian Barat
  • Kabupaten Seram Bagian Timur

UMSP di Maluku Tahun 2026

Selain UMP dan UMK, Pemerintah Provinsi Maluku juga menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 yang berbeda menurut sektor tertentu.

Berdasarkan SK Gubernur Maluku Tahun 2025, beberapa nilai UMSP 2026 yang sudah diumumkan antara lain:

Besaran UMSP 2026 di Maluku:

  • Sektor Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan: Rp3.357.221
  • Sektor Jasa Keuangan: Rp3.372.301

(Daftar lengkap UMSP sektor lain biasanya tercantum dalam Lampiran SK Gubernur atau dokumen resmi Disnaker, namun dua sektor ini sudah dirilis publik).

UMSP diterapkan untuk sektor-sektor tertentu yang memiliki karakteristik pekerjaan, risiko, atau kebutuhan keahlian khusus, sehingga upah minimum di sektor tersebut lebih tinggi dari UMP umum.

Dampak UMP Terhadap Pekerja dan Jobseeker

Penetapan UMP akan membawa dampak yang signifikan bagi pekerja, terutama mereka yang baru memasuki dunia kerja. 

Berikut adalah dampak yang dapat dirasakan oleh pekerja dan pencari kerja terkait dengan kebijakan ini:

1. Peningkatan Penghasilan Pekerja

Dengan adanya kenaikan, pekerja akan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. Hal ini akan meningkatkan daya beli mereka, yang tentunya berdampak pada peningkatan kualitas hidup. 

Kenaikan ini diharapkan dapat membantu pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari kebutuhan pokok hingga tabungan.

2. Meningkatkan Minat Calon Pekerja

Dengan adanya kenaikan upah ini, jobseeker akan merasa lebih yakin dengan prospek gaji yang lebih layak. 

Hal ini tentu menjadi faktor penting dalam keputusan mereka memilih tempat kerja.

3. Meningkatkan Semangat Kerja Pekerja

Kenaikan upah yang wajar cenderung meningkatkan semangat dan motivasi pekerja untuk memberikan kinerja terbaik. 

Ketika pekerja merasa dihargai dan mendapatkan upah yang sesuai dengan kontribusinya, mereka lebih cenderung untuk bekerja dengan lebih produktif dan berkomitmen pada perusahaan.

4. Pencegahan Eksploitasi Pekerja

Penetapan UMP ini juga bertujuan untuk mencegah eksploitasi pekerja dengan memberikan standar gaji minimum yang harus dipatuhi oleh semua perusahaan. 

Tanpa adanya kebijakan seperti ini, ada kemungkinan perusahaan dengan sengaja membayar pekerjanya di bawah upah yang layak.

5. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Kenaikan upah yang diberikan dapat meningkatkan daya beli pekerja, yang selanjutnya mendorong permintaan barang dan jasa di pasar lokal. 

Hal ini berkontribusi pada peningkatan aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Baca juga: UMP Maluku Utara 2026 Naik 6,5%, Segini Besarannya 

Itulah tadi penjelasan mengenai besaran UMP Maluku terbaru 2026. Perlu diingat, upah minimum ini pada dasarnya hanya berlaku untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun di perusahaan tersebut.

Jadi, jika kamu sudah bekerja lebih dari 1 tahun, pengupahan harus didasarkan pada struktur dan skala upah yang berlaku di perusahaan tersebut.

Jika kamu sedang mencari peluang baru di Maluku, kamu bisa gunakan Dealls! Dealls menyediakan berbagai info lowongan kerja dari berbagai kota di Maluku, seperti Ambon.

Dengan fitur priority slot, kamu bisa melihat transparansi gaji yang ditawarkan.

Jangan lewatkan kesempatan mendapatkan career mentoring dari profesional, serta optimalkan peluangmu dengan AI CV Reviewer dan Career Mentoring.

Ayo, capai karier impianmu bersama Dealls!

button buat akun & lamar loker sekarang
Tips Pengembangan Karir
Bagikan

Lamar ke Lowongan Kerja Terbaru Setiap Harinya