Klaten dikenal sebagai salah satu sentra industri konveksi dan tekstil terbesar di Jawa Tengah, sekaligus wilayah yang berbatasan langsung dengan Yogyakarta dan kawasan Soloraya.
Setiap akhir tahun, isu Upah Minimum Kabupaten (UMK) selalu jadi topik yang dinanti, baik oleh pekerja maupun pelaku usaha di daerah ini.
UMK sendiri menjadi acuan gaji minimum yang wajib dibayarkan perusahaan kepada pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun.
Dengan memahami angka terbarunya, kamu bisa menilai kewajaran tawaran gaji sekaligus lebih siap bernegosiasi soal kompensasi kerja.
Yuk, simak besaran UMK Klaten 2026, dasar hukumnya, tren lima tahun terakhir, posisinya dibanding daerah Soloraya lain, sampai gambaran peluang kerja di Klaten!
Berapa UMK Klaten 2026?

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi resmi menetapkan UMK Klaten 2026 sebesar Rp2.538.691 per bulan, lewat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505 Tahun 2025 yang diumumkan pada 24 Desember 2025.
Angka ini naik 6,2% atau setara Rp148.818,22 dari UMK Klaten 2025 yang sebesar Rp2.389.872,78, dan sudah berlaku efektif sejak 1 Januari 2026.
Dengan kenaikan ini, UMK Klaten 2026 menempati posisi tertinggi ketiga se-Soloraya, menggeser posisi Boyolali yang sebelumnya berada di urutan ketiga pada 2025.
Sebagai pembanding, UMP Jawa Tengah 2026 sendiri ditetapkan sebesar Rp2.327.386,07, naik 7,28% dari Rp2.169.349,00 di tahun sebelumnya, lewat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/504 Tahun 2025.
Menariknya, meski UMP Jateng 2026 justru naik lebih tinggi secara persentase (7,28%) dibanding UMK Klaten (6,2%), besaran UMK Klaten tetap jauh di atas UMP karena kontribusi sektor industri konveksi dan manufaktur di kabupaten ini.
Baca Juga: UMP Jawa Tengah 2026 Naik Jadi Rp2,3 Juta! Berapa Rinciannya?
Dasar Hukum dan Faktor Penentu UMK Klaten 2026
Penetapan UMK Klaten 2026 mengikuti regulasi resmi dari pemerintah pusat dan daerah.
Dasar hukumnya merujuk pada PP No. 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan, yang menjadi perubahan terbaru dari formula sebelumnya di PP No. 51 Tahun 2023.
Berikut faktor-faktor yang memengaruhi penetapan UMK Klaten 2026:
1. Rekomendasi Dewan Pengupahan
Usulan UMK dibahas lewat rapat Dewan Pengupahan Klaten yang melibatkan akademisi, Disperinaker, BPS, Konfederasi Serikat Pekerja, dan Apindo Klaten, sebelum disampaikan ke Gubernur Jawa Tengah.
2. Perdebatan Nilai Alfa
Apindo Klaten sempat mengusulkan alfa 0,6, Serikat Pekerja mengusulkan alfa 0,9, hingga akhirnya disepakati alfa 0,7 sebagai titik tengah yang digunakan dalam formula akhir.
3. Formula Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Sesuai PP No. 49 Tahun 2025, kenaikan upah dihitung dari inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi daerah yang dikalikan indeks alfa tersebut.
4. Karakteristik Industri Konveksi dan Manufaktur
Struktur ekonomi Klaten yang ditopang sektor konveksi, tekstil, dan lurik membuat kemampuan dunia usaha dalam menyerap kenaikan upah relatif kompetitif dibanding daerah agraris di sekitarnya.
Baca Juga: UMK Kota & Kabupaten Semarang 2026 Resmi Naik! Cek Rinciannya
Tren UMK Klaten 5 Tahun Terakhir
Melihat riwayat kenaikan UMK Klaten dari tahun ke tahun bisa membantumu memahami pola kebijakan pengupahan di kabupaten ini.
Berikut rincian UMK Klaten dari 2022 sampai 2026:
- UMK Klaten 2026: Rp2.538.691 — naik 6,2% dari 2025
- UMK Klaten 2025: Rp2.389.872,78 — naik 6,5% dari 2024
- UMK Klaten 2024: Rp2.244.012 — naik 4,26% dari 2023
- UMK Klaten 2023: Rp2.152.322,94 — naik 6,78% dari 2022
- UMK Klaten 2022: Rp2.015.623,36 — naik tipis 0,2% dari 2021
Kalau diperhatikan, UMK Klaten sempat nyaris tidak naik sama sekali di 2022 akibat dampak ekonomi pasca-pandemi, lalu melonjak signifikan di 2023, dan kembali stabil di kisaran 4,3-6,8% pada tiga tahun terakhir.
Baca Juga: UMK Boyolali 2026 Naik 5,90 Persen, Jadi Berapa?
CARI LOWONGAN KERJA TERBARU DAN TERDEKAT LEWAT DEALLS!

Posisi UMK Klaten 2026 Dibanding Daerah Sekitarnya
Sebagai bagian dari kawasan Soloraya, penting untuk mengetahui posisi UMK Klaten dibanding daerah tetangganya.
Berikut perbandingannya dengan seluruh kabupaten/kota se-Soloraya:
1. Kabupaten Karanganyar
UMK 2026 ditetapkan sebesar Rp2.592.154,06, menjadi yang tertinggi se-Soloraya berkat basis industri manufaktur yang kuat.
2. Kota Surakarta (Solo)
UMK 2026 sebesar Rp2.570.000, berada di posisi kedua tertinggi sebagai pusat ekonomi dan jasa terbesar di kawasan Soloraya.
3. Kabupaten Klaten
UMK 2026 sebesar Rp2.538.691, menempati posisi ketiga tertinggi, menggeser Boyolali yang sebelumnya berada di urutan ini pada 2025.
4. Kabupaten Boyolali
UMK 2026 ditetapkan Rp2.537.949, hanya berselisih tipis di bawah Klaten. Sebagai daerah berjuluk Kota Susu dengan basis industri tekstil yang juga kuat, upah minimumnya cenderung kompetitif dibanding daerah lain di Soloraya.
5. Kabupaten Sukoharjo
UMK 2026 sebesar Rp2.500.000, naik 5,96% dari tahun sebelumnya. Sebagai sentra tekstil dan garmen, kenaikan ini dinilai sejumlah pekerja masih belum sebanding dengan kebutuhan hidup layak.
6. Kabupaten Sragen
UMK 2026 sebesar Rp2.337.700, berada di posisi keenam se-Soloraya. Struktur ekonominya yang masih banyak ditopang pertanian dan garmen skala menengah membuat UMK-nya relatif lebih rendah dibanding Klaten atau Karanganyar.
7. Kabupaten Wonogiri
UMK 2026 ditetapkan Rp2.335.126, menjadi yang terendah se-Soloraya. Basis ekonominya yang lebih mengandalkan pertanian dan perkebunan mete membuat banyak warganya memilih merantau untuk bekerja.
Selisih antara UMK tertinggi (Karanganyar) dan terendah (Wonogiri) di Soloraya mencapai lebih dari Rp257 ribu per bulan, mencerminkan variasi struktur ekonomi antar wilayah meski secara geografis berdekatan.
Baca Juga: Nominal UMK Tegal 2026 Resmi Naik 6% Lebih! Cek Besaran untuk Kota/Kabupaten!
Prospek Kerja di Klaten

Sebagai salah satu sentra industri konveksi dan tekstil terbesar di Jawa Tengah, peluang kerja di Klaten cukup beragam.
Berikut beberapa sektor yang bisa jadi pertimbanganmu saat mencari kerja di Klaten.
1. Konveksi dan Tekstil
Sebagai identitas ekonomi utama Klaten, sektor ini menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, terutama di kawasan Bayat, Cawas, dan Ngawen yang dikenal sebagai sentra konveksi dan lurik.
Estimasi Gaji: Rp2.600.000–Rp4.500.000, tergantung posisi dan keahlian teknis.
Contoh Posisi:
- Operator Jahit/Konveksi: Mengoperasikan mesin jahit sesuai standar produksi pakaian.
- Quality Control Produk: Memeriksa kualitas hasil jahitan sebelum didistribusikan.
- Staf Desain dan Pola: Merancang pola pakaian sesuai tren dan kebutuhan produksi.
2. Pertanian dan Pengolahan Pangan
Klaten juga dikenal sebagai lumbung padi Jawa Tengah, sekaligus sentra produksi keripik dan makanan olahan lokal.
Estimasi Gaji: Rp2.200.000–Rp4.000.000, tergantung posisi dan skala usaha.
Contoh Posisi:
- Staf Produksi Olahan Pangan: Mengolah hasil pertanian menjadi produk makanan siap jual.
- Staf Distribusi Hasil Tani: Mengelola distribusi beras atau produk pertanian ke pasar lokal.
- Quality Control Pangan: Memastikan kualitas produk olahan sesuai standar keamanan pangan.
3. Pariwisata dan Kuliner
Kedekatan dengan Candi Prambanan dan destinasi seperti Umbul Ponggok membuat sektor pariwisata dan kuliner terus berkembang, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.
Estimasi Gaji: Rp2.300.000–Rp4.000.000, tergantung posisi dan jenis usaha wisata.
Contoh Posisi:
- Staf Wisata Air/Umbul: Mengelola operasional dan keamanan pengunjung di destinasi wisata air.
- Pemandu Wisata: Mendampingi wisatawan menjelajahi destinasi sejarah dan budaya di Klaten.
- Staf Kuliner/Kafe: Melayani pelanggan di restoran atau kafe yang menyasar wisatawan.
4. UMKM dan Perdagangan
Usaha kecil menengah berbasis produk lurik, keripik, dan kerajinan lokal jadi salah satu penopang ekonomi rumah tangga di Klaten.
Estimasi Gaji: Rp1.900.000–Rp3.500.000, tergantung skala usaha dan posisi.
Contoh Posisi:
- Staf Produksi UMKM: Membantu proses produksi tenun lurik atau makanan olahan lokal.
- Kasir/Admin Toko: Mengelola transaksi dan pencatatan penjualan di toko oleh-oleh atau retail lokal.
- Staf Pemasaran Digital: Mengelola media sosial dan platform e-commerce untuk memasarkan produk UMKM.
5. Kesehatan dan Layanan Publik
Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk cukup besar, kebutuhan tenaga kesehatan dan administrasi layanan publik di Klaten juga cukup tinggi.
Estimasi Gaji: Rp2.500.000–Rp5.000.000, tergantung jenjang dan kualifikasi.
Contoh Posisi:
- Perawat/Bidan: Memberikan layanan medis di puskesmas maupun rumah sakit daerah.
- Staf Administrasi Kecamatan: Mengelola data dan pelayanan publik di tingkat lokal.
- Tenaga Kesehatan Masyarakat: Mendukung program kesehatan di wilayah pedesaan Klaten.
Baca Juga: UMK Solo 2026 Naik 6,66%! Cek Besaran & Perbandingannya di Solo Raya
Tips Melamar Kerja di Klaten
Karena Klaten punya basis industri konveksi yang kuat, kamu perlu strategi yang tepat sasaran saat melamar kerja di daerah ini.
1. Pahami Sektor Industri yang Dituju
Sebelum melamar, cari tahu profil perusahaan dan jenis industrinya, apakah konveksi, pertanian, atau pariwisata, karena masing-masing sektor punya kualifikasi berbeda.
2. Sesuaikan CV dengan Standar Industri
Buat CV yang menonjolkan keahlian teknis atau pengalaman produksi jika melamar di sektor konveksi dan tekstil. Untuk posisi pariwisata, tonjolkan kemampuan komunikasi dan pelayanan.
3. Tulis Surat Lamaran yang Personal
Surat lamaran sebaiknya ringkas dan menjelaskan alasan spesifik kamu tertarik pada posisi serta perusahaan yang dituju, bukan template umum yang asal kirim ke banyak platform lowongan kerja.
4. Siapkan Diri untuk Tes Kompetensi
Banyak perusahaan konveksi di Klaten menerapkan tes kompetensi teknis sebelum wawancara, jadi pastikan kamu memahami dasar-dasar operasional mesin jahit atau standar produksi terkait.
5. Jadikan UMK sebagai Acuan Negosiasi
Sebelum menerima tawaran kerja, pastikan gaji yang ditawarkan minimal sesuai UMK Klaten 2026 sebagai standar dasar perlindungan upah.
6. Manfaatkan Website Lowongan Kerja Terpercaya
Cari info loker terdekat lewat website cari kerja atau platform lowongan kerja yang kredibel, supaya kamu terhindar dari info lowongan palsu yang sering beredar di media sosial.
Baca Juga: UMK Sleman 2026 Resmi Naik 6,4%! Simak Update Terbarunya di Sini!
Sanksi Jika Perusahaan Tidak Membayar UMK Klaten 2026
Meski sudah ditetapkan secara resmi, perusahaan tetap wajib mematuhi ketentuan UMK yang berlaku.
1. Sanksi Pidana
Mengacu pada UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, pengusaha yang membayar upah di bawah UMK bisa dijerat pidana penjara 1–4 tahun, ditambah denda Rp100 juta hingga Rp400 juta.
2. Sanksi Administratif
Selain pidana, perusahaan juga berisiko dikenai sanksi administratif berupa teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, hingga pencabutan izin usaha.
3. Kewajiban Membayar Kekurangan Upah
Sanksi apa pun yang dijatuhkan tidak menghapus kewajiban perusahaan untuk tetap melunasi kekurangan gaji pekerja sesuai UMK yang berlaku.
4. Larangan Menurunkan Upah di Atas UMK
Perusahaan yang sudah membayar upah di atas ketentuan UMK dilarang menurunkannya, sesuai penegasan dalam Keputusan Gubernur Jawa Tengah terkait.
5. Saluran Pengaduan bagi Pekerja
Kalau kamu menemukan indikasi pelanggaran, kamu berhak melaporkannya ke Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Klaten untuk ditindaklanjuti.
FAQ Seputar UMK Klaten 2026
Masih ada beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar UMK Klaten 2026? Berikut jawabannya biar kamu makin siap sebelum melamar kerja atau bernegosiasi gaji.
1. Berapa UMK Klaten 2026?
UMK Klaten 2026 ditetapkan sebesar Rp2.538.691, naik 6,2% dari UMK 2025 yang sebesar Rp2.389.872,78.
2. Apa dasar hukum UMK Klaten 2026?
Penetapannya mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505 Tahun 2025 dan PP No. 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.
3. Apakah UMK Klaten termasuk yang tertinggi di Soloraya?
Ya, UMK Klaten 2026 menempati posisi tertinggi ketiga se-Soloraya, setelah Kabupaten Karanganyar dan Kota Surakarta, menggeser posisi Boyolali yang sebelumnya berada di urutan ketiga.
4. Apakah UMK Klaten berlaku untuk semua pekerja?
UMK hanya berlaku untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari 1 tahun. Untuk masa kerja di atas itu, pengupahan mengikuti struktur dan skala upah masing-masing perusahaan.
5. Bagaimana kalau perusahaan menawarkan gaji di bawah UMK Klaten?
Kamu berhak melaporkannya ke Disperinaker Kabupaten Klaten, karena perusahaan dilarang membayar upah di bawah UMK kecuali usaha mikro dan kecil dengan kesepakatan khusus.
Yuk, Cari Kerja dengan Gaji Sesuai UMK di Dealls!
Setelah tahu besaran dan posisi UMK Klaten 2026, sekarang saatnya kamu mengambil langkah nyata untuk mengembangkan karier.
Lewat Dealls, kamu bisa menjelajahi 100.000+ lowongan kerja dari 7.000+ perusahaan ternama di berbagai industri, termasuk peluang kerja di Kabupaten Bandung dan sekitarnya dengan gaji yang variatif, bahkan banyak yang melebihi UMK.
Fitur pencarian Dealls memudahkan kamu menyaring lowongan kerja terbaru berdasarkan lokasi, posisi, dan pengalaman kerja, jadi proses melamar jadi lebih efisien.
Sebelum mengirim lamaran, cek dulu kesiapan CV kamu lewat fitur AI CV Reviewer untuk memastikan dokumenmu sudah sesuai standar rekruter dan ramah sistem ATS.
Nah, kalau CV sudah siap, kamu bisa langsung melamar pekerjaan hanya dengan beberapa klik. Prosesnya praktis dan peluang untuk mendapatkan panggilan kerja juga lebih besar.
Yuk, mulai langkah kariermu sekarang dan temukan lowongan kerja terbaru di Garut melalui Dealls!

Referensi
Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/505 Tahun 2025
