Dalam proses mencari kerja, CV sering menjadi tahap pertama yang menentukan apakah kamu akan lanjut ke tahap berikutnya atau tidak, termasuk untuk posisi business development.
Namun, tidak sedikit pelamar yang sudah memiliki pengalaman dan kemampuan yang baik, tetapi tetap kesulitan karena CV yang disusun belum sesuai dengan standar yang biasa digunakan recruiter.
Nah, melalui artikel ini, kamu akan menemukan berbagai contoh CV business development dari level fresh graduate hingga managerial.
Tidak hanya itu, kamu juga akan memahami bagaimana struktur CV yang tepat, skill yang perlu ditonjolkan, serta cara membuat CV yang lebih siap bersaing di berbagai lowongan kerja terbaru dan job vacancy yang kamu incar.
Yuk, simak selengkapnya!
Apa Itu CV Business Development?

CV business development adalah dokumen yang berisi ringkasan pengalaman, keahlian, dan pencapaian kamu yang relevan dengan bidang pengembangan bisnis.
Dokumen ini biasanya digunakan saat kamu melamar posisi seperti CV business development manager, officer, atau executive di perusahaan.
Tidak seperti CV pada umumnya, contoh CV business development perlu menunjukkan kemampuan kamu dalam membaca peluang pasar, membangun relasi, hingga membantu pertumbuhan bisnis secara terukur.
Karena itu, isi CV tidak hanya daftar pekerjaan, tetapi juga dampak yang pernah kamu hasilkan. Artinya, CV untuk bidang ini perlu dibuat ringkas, jelas, dan menonjolkan hal yang paling relevan sejak awal agar tidak terlewat pada tahap screening.
Baca Juga: Apa Itu Business Development? Ini Tanggung Jawab, Skill, dan Gajinya
Struktur CV Business Development
Sebelum melihat berbagai contoh CV business development, kamu perlu memahami dulu struktur dasarnya.
Struktur yang rapi tidak hanya membantu recruiter membaca CV dengan mudah, tetapi juga memudahkan sistem ATS (Applicant Tracking System) dalam memproses informasi yang kamu cantumkan..
1. Data Diri dan Kontak
Bagian ini berisi informasi dasar seperti nama lengkap, nomor telepon, email aktif, dan tautan LinkedIn.
Letakkan di bagian paling atas agar mudah ditemukan oleh recruiter dari lowongan kerja terbaru yang kamu lamar.
Contoh penulisan:

2. Ringkasan Profil (Professional Summary)
Bagian ini biasanya terdiri dari 2–3 kalimat yang merangkum pengalaman, keahlian, dan pencapaian utama kamu di bidang business development.
Tulislah secara singkat, jelas, dan langsung menonjolkan nilai yang kamu miliki.
Contoh penulisan:
Profesional Business Development dengan pengalaman dalam pengembangan relasi klien dan analisis pasar. Terbiasa bekerja dengan target serta berhasil meningkatkan kerja sama bisnis melalui pendekatan strategis dan komunikasi efektif.
3. Pengalaman Kerja atau Organisasi
Di bagian ini, kamu menuliskan pengalaman kerja dari yang paling baru.
Gunakan poin-poin yang menekankan pencapaian, bukan hanya tugas harian, terutama jika kamu ingin bersaing di posisi seperti CV business development manager atau officer.
Contoh penulisan:
Business Development Officer | PT Contoh Sukses
2022 – 2024
- Mengembangkan 20+ kerja sama bisnis baru dalam 1 tahun
- Meningkatkan lead konversi sebesar 15%
- Menjalin hubungan strategis dengan mitra perusahaan
4. Pendidikan
Cantumkan nama institusi, jurusan, dan tahun kelulusan. Bagi fresh graduate, bagian ini bisa diletakkan lebih atas karena masih menjadi salah satu poin utama penilaian recruiter.
Contoh penulisan:
S1 Manajemen – Universitas Indonesia
2018 – 2022
IPK: 3.60 / 4.00
5. Keterampilan (Skills)
Bagian ini mencakup hard skill dan soft skill yang relevan dengan bidang business development.
Misalnya kemampuan negosiasi, komunikasi, analisis pasar, hingga penggunaan CRM yang sering dicari dalam CV business development skills.
Contoh penulisan:
Negotiation
Market Research
CRM (Customer Relationship Management)
Communication Skill
Problem Solving
6. Sertifikasi atau Pelatihan
Jika kamu memiliki sertifikasi atau pelatihan tambahan, bagian ini bisa menjadi nilai tambah yang memperkuat CV kamu.
Contohnya pelatihan sales, negosiasi, atau business development yang relevan dengan posisi yang kamu lamar.
Contoh penulisan:
Digital Marketing Certification – Google Digital Garage
Sales & Negotiation Training – RevoU
Business Development Workshop – Skill Academy
Baca Juga: 27 Contoh Isi ‘Tentang Saya’ di CV dan Tips Menulis agar Stand Out!
8 Contoh CV Business Development
Pada bagian ini, kamu akan melihat berbagai contoh CV business development berdasarkan level dan format yang berbeda.
Setiap contoh bisa kamu jadikan referensi untuk menyesuaikan CV dengan pengalaman dan kebutuhan posisi yang kamu lamar di berbagai website lowongan kerja terpercaya maupun platform lowongan kerja.
1. Contoh CV Business Development Fresh Graduate
Contoh ini ditujukan untuk kamu yang baru lulus dan belum memiliki banyak pengalaman kerja.
Fokus utama biasanya ada pada pendidikan, organisasi, magang, dan skill dasar yang relevan dengan bidang business development.

2. Contoh CV Business Development Junior
Contoh ini cocok untuk kamu yang sudah memiliki pengalaman kerja awal di bidang terkait.
Biasanya CV ini sudah mulai menampilkan pencapaian sederhana dalam pengembangan bisnis atau sales.

3. Contoh CV Business Development Officer
Contoh ini menggambarkan CV untuk posisi operasional di bidang business development.
Isi CV biasanya berfokus pada aktivitas mencari klien baru dan menjaga hubungan dengan mitra bisnis.

4. Contoh CV Business Development Manager
Contoh ini ditujukan untuk level yang lebih tinggi dengan tanggung jawab manajerial. CV biasanya menampilkan pengalaman memimpin tim, mengelola strategi, dan mencapai target bisnis perusahaan.

5. Contoh CV Business Development Executive
Contoh ini menunjukkan peran yang lebih fokus pada eksekusi strategi bisnis. Biasanya berisi pengalaman dalam negosiasi, ekspansi pasar, dan pengembangan kerja sama strategis.

6. Contoh CV Business Development Bahasa Inggris
Contoh ini digunakan untuk melamar ke perusahaan internasional atau yang menggunakan bahasa Inggris sebagai standar. Isi CV dibuat lebih ringkas, formal, dan berfokus pada pencapaian profesional.

7. Contoh CV Business Development Word
Contoh ini merujuk pada format CV yang dibuat menggunakan Microsoft Word. Format ini mudah diedit sehingga sering digunakan oleh pencari kerja di berbagai website cari kerja.

8. Contoh CV Business Development PDF
Contoh ini menggunakan format PDF yang lebih stabil saat dikirim ke recruiter. Format ini memastikan tampilan CV tetap rapi ketika dibuka di berbagai lowongan kerja terbaru atau job vacancy.

Download Template CV Business Development Gratis

Menyusun CV dari nol sering kali memakan waktu dan membuat kamu bingung harus mulai dari bagian mana terlebih dahulu.
Dengan menggunakan CV business development template yang sudah tersusun rapi, kamu bisa lebih mudah membuat CV yang sesuai standar recruiter dan sistem ATS yang digunakan di berbagai website lowongan kerja terpercaya maupun platform lowongan kerja.
Template ini membantu kamu menyusun informasi secara lebih terstruktur, mulai dari pengalaman, skill, hingga pencapaian yang relevan dengan posisi business development.
[Download Template CV Business Development Gratis]
Skill yang Sebaiknya Dicantumkan dalam CV Business Development
Skill menjadi salah satu bagian penting dalam contoh CV business development karena menunjukkan kemampuan kamu dalam menjalankan peran pengembangan bisnis secara langsung.
Agar lebih mudah dipahami recruiter di berbagai website lowongan kerja terpercaya maupun platform lowongan kerja, skill ini biasanya dibagi menjadi hard skill dan soft skill.
Hard Skill
Hard skill adalah kemampuan teknis yang berkaitan langsung dengan pekerjaan business development.
Skill ini menunjukkan seberapa jauh kamu memahami proses bisnis, analisis, dan strategi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
- Riset Pasar & Analisis Kompetitor: Kemampuan memahami tren industri, menganalisis pesaing, dan memetakan posisi produk di pasar.
- Strategi Penjualan & Lead Generation: Kemampuan menyusun alur penjualan dan mencari prospek klien potensial secara terarah.
- Pengembangan Kemitraan (Partnership): Kemampuan menjalin kerja sama bisnis yang saling menguntungkan dengan pihak lain.
- Business Intelligence & Analisis Data: Kemampuan membaca data bisnis seperti conversion rate, retention rate, dan indikator performa lainnya.
- Manajemen Proyek: Kemampuan mengelola inisiatif bisnis dari tahap perencanaan hingga evaluasi hasil.
Soft Skill
Soft skill adalah kemampuan interpersonal yang membantu kamu berinteraksi dengan klien, tim, dan partner bisnis.
Skill ini sangat berpengaruh dalam keberhasilan kamu di berbagai lowongan kerja terbaru di bidang business development.
- Negosiasi & Persuasi: Kemampuan mencapai kesepakatan bisnis yang menguntungkan kedua pihak.
- Komunikasi & Presentasi: Kemampuan menyampaikan ide dan penawaran secara jelas serta meyakinkan.
- Networking & Relationship Building: Kemampuan membangun dan menjaga hubungan jangka panjang dengan klien atau mitra bisnis.
- Problem Solving: Kemampuan mencari solusi dari tantangan bisnis secara cepat dan tepat.
- Manajemen Waktu & Prioritas: Kemampuan mengatur pekerjaan dan jadwal pertemuan secara efisien di tengah aktivitas yang padat.
Baca Juga: 10 Contoh CV Format Word & PDF, Plus Template Download Gratis!
Tips Membuat CV Business Development agar Lolos ATS
Sebelum CV kamu sampai ke tangan recruiter, sebagian besar perusahaan saat ini menggunakan sistem ATS (Applicant Tracking System) untuk menyaring kandidat secara otomatis.
Karena itu, kamu perlu memastikan contoh CV business development yang kamu buat sudah mudah dibaca oleh sistem agar peluang lolos ke tahap berikutnya.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
1. Gunakan Format Sederhana dan Satu Kolom
Format CV yang sederhana lebih mudah dipindai oleh sistem ATS dibandingkan desain yang terlalu kompleks.
Hindari penggunaan banyak kolom, ikon, atau elemen visual berlebihan yang bisa mengganggu proses pembacaan sistem.
2. Sesuaikan Kata Kunci dengan Lowongan
Kata kunci dalam CV sebaiknya disesuaikan dengan deskripsi pekerjaan yang kamu lamar.
Misalnya menyesuaikan dengan istilah seperti CV business development skills atau posisi yang relevan seperti CV business development manager.
Menurut Jobscan 2025 ATS Usage Report, resume yang dioptimalkan dengan kata kunci yang sesuai memiliki peluang sekitar 3x lebih besar untuk masuk ke tahap seleksi dibandingkan yang tidak dioptimalkan.
3. Hindari CV yang Sama untuk Semua Lamaran
Menggunakan satu CV untuk semua posisi dapat menurunkan peluang kamu dipanggil interview.
Setiap posisi di lowongan kerja terbaru biasanya memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga CV perlu disesuaikan.
4. Gunakan Format File yang Direkomendasikan
Simpan CV dalam format .docx atau PDF sederhana agar mudah dibaca oleh ATS. Hindari format gambar atau file dengan desain berat yang sulit diproses sistem.
5. Cantumkan Judul Posisi yang Relevan
Gunakan judul posisi yang sesuai dengan lowongan yang kamu lamar. ATS biasanya mencocokkan kesesuaian posisi sebagai salah satu indikator utama dalam proses screening kandidat.
6. Jaga Konsistensi Format CV
Pastikan font, ukuran teks, dan struktur penulisan konsisten dari awal hingga akhir. CV yang rapi akan lebih mudah dipahami baik oleh sistem maupun recruiter yang menilai di tahap akhir.
7. Hindari Tabel atau Kolom yang Terlalu Kompleks
Sistem ATS sering kesulitan membaca informasi yang disusun dalam tabel atau layout multi-kolom.
Sebaiknya gunakan format teks sederhana agar semua informasi terbaca dengan baik.
8. Manfaatkan AI CV Reviewer dari Dealls
Setelah kamu menyusun CV dengan struktur yang tepat dan menyesuaikannya dengan CV business development template yang ATS-friendly, langkah berikutnya adalah melakukan pengecekan akhir sebelum melamar kerja.
Untuk membantu proses tersebut, kamu bisa menggunakan AI CV Reviewer dari Dealls untuk mengevaluasi CV secara otomatis dan cepat.
Fitur ini akan menganalisis penggunaan keyword, struktur CV, serta memberikan saran perbaikan agar CV kamu lebih sesuai dengan standar recruiter dan sistem ATS yang digunakan perusahaan.
Dengan begitu, peluang kamu untuk lolos seleksi di berbagai lowongan kerja terbaru akan menjadi lebih besar dan lebih terarah.

FAQ Seputar CV Business Development
Bagian ini membantu kamu memahami beberapa pertanyaan yang paling sering muncul saat membuat contoh CV business development.
1. Apakah CV business development harus selalu mencantumkan pengalaman kerja?
Tidak selalu. Jika kamu masih fresh graduate, kamu tetap bisa membuat CV dengan menonjolkan pengalaman organisasi, magang, atau proyek yang relevan dengan business development.
Hal yang terpenting adalah menunjukkan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan posisi.
2. Apakah fresh graduate bisa melamar posisi business development?
Bisa. Banyak perusahaan membuka lowongan kerja terbaru untuk entry level seperti junior atau intern business development.
Biasanya mereka lebih fokus pada potensi, komunikasi, dan kemampuan belajar kandidat.
3. Apakah CV business development harus menggunakan angka atau data?
Sangat disarankan. Penggunaan angka membantu menunjukkan pencapaian secara lebih konkret, misalnya peningkatan jumlah klien atau target yang berhasil dicapai.
Hal ini membuat CV kamu lebih meyakinkan di mata recruiter.
4. Apakah portofolio wajib untuk posisi business development?
Tidak wajib, tetapi sangat disarankan. Portofolio business development bisa membantu menunjukkan hasil kerja nyata seperti kerja sama, proyek, atau strategi yang pernah kamu jalankan.
5. Lebih baik CV dalam format Word atau PDF?
Format PDF sebenarnya lebih disarankan karena tampilannya lebih stabil saat dibuka di berbagai perangkat. Namun, beberapa website cari kerja juga masih menerima format Word untuk kebutuhan ATS.
Tingkatkan Peluang Diterima Kerja dengan CV yang Tepat lewat Dealls!
Membuat contoh CV Business Development yang rapi, relevan, dan sesuai standar ATS merupakan langkah awal yang penting sebelum kamu mulai melamar pekerjaan di bidang ini.
Namun, sebelum CV tersebut dikirim ke recruiter, pastikan kembali bahwa setiap informasi di dalamnya sudah tersusun dengan jelas, mudah dipahami, dan mampu menunjukkan nilai yang bisa kamu berikan kepada perusahaan.
CV yang baik tidak hanya berisi daftar pengalaman kerja, tetapi juga mampu menampilkan pencapaian, CV business development skills, serta kemampuan membangun relasi dan mengembangkan peluang bisnis secara terukur.
Hal inilah yang sering menjadi pertimbangan recruiter ketika memilih kandidat untuk melanjutkan ke tahap interview.
Sayangnya, tidak sedikit pelamar yang memiliki kemampuan baik, tetapi gagal lolos tahap awal karena CV belum dioptimalkan sesuai standar rekrutmen dan sistem ATS yang digunakan perusahaan.
Untuk membantu memastikan hal tersebut, kamu bisa memanfaatkan AI CV Reviewer dari Dealls.
Fitur ini akan menganalisis CV kamu secara otomatis, mulai dari struktur penulisan, kelengkapan informasi, penggunaan keyword yang relevan dengan posisi business development, hingga memberikan rekomendasi perbaikan agar CV lebih sesuai dengan standar recruiter dan ATS.
Setelah CV kamu lebih optimal, kamu juga bisa langsung mencari pekerjaan melalui Dealls, sebuah website lowongan kerja terpercaya yang telah dipercaya oleh 7.000+ perusahaan ternama dan menyediakan 100.000+ lowongan kerja terbaru dari berbagai industri.
Di dalamnya, kamu dapat menemukan berbagai lowongan kerja terbaru, job vacancy, info loker terdekat, hingga peluang karier di bidang Business Development, Sales, Marketing, dan posisi lainnya yang sesuai dengan pengalaman maupun jenjang karier kamu.
Dengan satu platform, kamu tidak hanya bisa memastikan CV sudah siap bersaing, tetapi juga langsung melamar pekerjaan secara lebih praktis, terarah, dan efisien.
Jadi, sebelum mengirim lamaran kerja, pastikan CV kamu sudah benar-benar siap untuk memberikan kesan terbaik di mata recruiter.
Yuk, cek CV kamu lewat AI CV Reviewer dan temukan lowongan kerja terbaru yang sesuai dengan karier impianmu bersama Dealls!
LAMAR LOWONGAN KERJA TERBARU SEKARANG DI DEALLS

