Saat bekerja sebagai karyawan, meminta kenaikan gaji menjadi hal yang lumrah. Dengan meminta kenaikan gaji, mereka bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka. Namun, meminta kenaikan ini juga membutuhkan persiapan matang dan strategi yang tepat.
Untuk itu, kamu perlu menerapkan pendekatan yang profesional. Yuk simak artikel ini untuk mengetahui apa saja alasan rasional dan cara minta naik gaji dengan tepat!
Alasan Minta Naik Gaji
Sebelum mengetahui cara minta naik gaji, sebaiknya kita pahami dulu alasan yang tepat mendasarinya.
Dengan alasan yang kuat, kamu bisa meyakinkan atasan bahwa permintaanmu dapat dipertimbangkan.
1. Peningkatan Tanggung Jawab
Adanya tanggung jawab atau peran tambahan tertentu menandakan perusahaan percaya dengan kinerjamu.
Biasanya, peningkatan ini sejalan dengan ekspektasi mereka terhadap kontribusimu yang lebih besar. Jadi, kamu bisa mempertimbangkan faktor ini untuk meminta kenaikan gaji.
2. Pencapaian Kinerja yang Signifikan
Pertimbangkan prestasi yang pernah dicapai, target yang berhasil dicapai, dan apa saja kontribusimu kepada perusahaan.
Semua ini bisa menunjukkan bahwa dirimu berhak meminta kenaikan gaji karena setara dengan nilai tambah yang diberikan pada perusahaan.
3. Perbandingan dengan Standar Industri
Lakukanlah riset terkait standar gaji untuk posisi dan industrimu sekarang. Jika gajimu ternyata di bawah rata-rata, jadikanlah alasan ini untuk meminta penyesuaian gaji kepada HRD.
Baca juga: Apa Itu Slip Gaji: Pengertian, Komponen dan Contohnya
Cara Minta Naik Gaji kepada Atasan dengan Sopan
Menurut informasi dari website Builtin, terdapat 10 langkah yang perlu kamu ikuti saat ingin meminta naik gaji kepada atasan. Yuk, simak panduan singkatnya di bawah ini.
1. Pilihlah Waktu yang Tepat
Sebaiknya, hindari waktu yang krusial seperti saat perusahaan sedang banyak masalah atau atasan kerjamu dilanda kesibukan.
Untuk itu, pilihlah momen setelah menyelesaikan proyek besar atau perusahaanmu mencapai kesuksesan tertentu.
2. Jadwalkan Pertemuan dengan HRD
Aturlah sesi pertemuan formal dengan atasan untuk mendiskusikan evaluasi kinerja dan kompensasimu. Hal ini menunjukkan profesionalisme dan keseriusanmu dalam membahas topik tersebut.
3. Teliti Rata-Rata Gaji di Pasar
Lakukan riset mendalam terkait standar gaji untuk posisimu di industri. Informasi ini akan membantumu menentukan angka yang realistis dan mendukung argumen kamu saat bernegosiasi dengan HRD.
4. Pertimbangkan Benefit Lain
Selain gaji pokok, perhatikan juga benefit lain yang mereka tawarkan seperti tunjangan, saham, atau cuti tambahan.
Apabila perusahaanmu tidak dapat memberikan kenaikan gaji yang signifikan, bisa saja mereka menawarkan benefit lain sebagai kompensasi.
5. Pertimbangkan Kinerja dan Dampakmu Terhadap Perusahaan
Sebelum melangsungkan pertemuan, susunlah daftar pencapaian dan kontribusimu yang berdampak positif bagi perusahaan. Data ini akan memperkuat argumenmu saat meminta kenaikan gaji.
6. Latihlah Menyampaikan Poin-Poin yang Akan Diajukan
Jangan lupa untuk melatih caramu saat menyampaikan permohonan naik gaji dengan jelas dan percaya diri. Alih-alih gugup, persiapan yang matang membuat kamu bisa menyampaikan semua poin tersebut dengan baik.
7. Gunakan Prestasimu sebagai Dasar Kenaikan Gaji
Fokuskan argumenmu pada pencapaian dan kontribusi yang telah diberikan. Hindari menyebutkan alasan pribadi seperti kebutuhan finansial karena alasan profesional cenderung lebih efektif.
8. Berikan Angka atau Persentase Kenaikan yang Kamu Inginkan
Sampaikan jumlah atau persentase kenaikan gaji yang kamu harapkan dengan jelas. Pastikan juga angka ini realistis dan didukung oleh data dari riset rata-rata gaji yang dilakukan.
9. Tanyakan Perihal Kemungkinan Promosi
Jika kamu merasa telah memenuhi kualifikasi untuk posisi yang lebih tinggi, diskusikan apakah ada kemungkinan promosi jabatan dengan atasan. Promosi biasanya disertai dengan kenaikan gaji yang lebih signifikan.
10. Lakukan Negosiasi Jika Permohonanmu Ditolak
Bagaimana jika permintaanmu tidak dapat dipenuhi saat ini? Coba tanyakan langkah apa yang perlu diambil untuk mencapai kenaikan gaji di masa depan.
Dengan ini, HRD melihat komitmenmu supaya terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan.
Hal yang Harus Dihindari Saat Minta Naik Gaji
Selain itu, kamu juga perlu menghindari beberapa hal berikut saat meminta kenaikan gaji. Berikut adalah 7 hal yang harus dihindari berdasarkan informasi dari website Highrise.
1. Resign saat Tidak Mendapat Kenaikan Gaji
Mengajukan resign karena permintaan kenaikan gaji ditolak menjadi tindakan yang kurang bijak.
Sebelum mengambil keputusan besar, pertimbangkan alasan perusahaan menolak permintaanmu. Bisa jadi, ada faktor ekonomi atau kebijakan internal yang sedang diterapkan.
Untuk itu, evaluasi kembali kontribusimu dan coba ajukan kenaikan gaji lagi di waktu yang lebih tepat.
2. Menyampaikan Bahwa Penghasilan Rekan Kerjamu Lebih Tinggi
Membandingkan gajimu dengan rekan kerja saat negosiasi cenderung dianggap tidak profesional. Ini disebabkan karena setiap karyawan memiliki penilaian kinerja dan latar belakang pengalamannya masing-masing.
Sebaiknya, fokuslah untuk meraih pencapaian dan kontribusi terbaikmu sendiri sebagai dasar permintaan kenaikan gaji.
3. Menyampaikan Kalau Kamu Ingin Lebih Banyak Uang
Meskipun gaji menjadi motivasi utama bekerja, kamu tidak bisa minta naik gaji tanpa alasan yang jelas. Hal ini bisa membuat atasan menolak permintaanmu.
Pastikan kamu menyampaikan alasan yang lebih kuat, seperti tanggung jawab yang bertambah atau pencapaian tertentu.
4. Terus Terang karena Masalah Pribadi
Hindari menjadikan masalah pribadi sebagai alasan untuk meminta kenaikan gaji. Perusahaan hanya akan mempertimbangkan kenaikan gaji berdasarkan kinerja dan kontribusi, bukan masalah pribadimu.
5. Menyampaikan Jika Telah Menerima Tawaran dari Perusahaan Lain
Jangan memberitahu atasan kalau kamu menerima offering dari perusahaan lain dengan harapan bisa mendapat kenaikan gaji.
Saat tidak bisa memenuhi permintaanmu, mereka justru membiarkanmu pergi. Untuk itu, hindari menggunakan ancaman terselubung saat negosiasi kenaikan gaji.
6.Terus Terang Bahwa Nominal Gaji Terlalu Rendah
Terakhir, jangan mengatakan bahwa gajimu terlalu rendah dibandingkan dengan ekspektasimu, apalagi jika tidak adanya data atau pencapaian konkret.
Sebaliknya, lakukan riset pasar dan sertakan alasan objektif supaya permintaanmu lebih meyakinkan.
Baca juga: Perbedaan Gaji Kotor dan Gaji Bersih, Ini Cara Menghitungnya
Contoh Template Kalimat Minta Naik Gaji
Sudah siap untuk mengajukan kenaikan gaji? Berikut adalah beberapa contoh template kalimat minta naik gaji yang bisa kamu gunakan sebagai referensi:
1. Template Formal melalui Email
Subject: Permohonan Pertemuan untuk Membahas Kenaikan Gaji
Yth. [Nama Atasan],
Saya ingin mengajukan permohonan pertemuan untuk mendiskusikan kemungkinan penyesuaian gaji saya. Selama [jumlah tahun] tahun bekerja di [Nama Perusahaan], saya telah berkontribusi dalam [sebutkan pencapaian]. Berdasarkan riset dan tanggung jawab saya saat ini, saya ingin mendiskusikan kemungkinan kenaikan gaji yang sesuai.
Saya berharap dapat bertemu dengan Anda untuk membahas ini lebih lanjut. Mohon kesediaannya untuk menjadwalkan waktu yang sesuai bagi Anda.
Terima kasih atas perhatian dan waktu Anda.
Hormat saya,
[Nama Kamu]
2. Template Percakapan Langsung
"Pak/Bu [Nama Atasan], saya ingin mendiskusikan mengenai gaji saya. Selama bekerja di perusahaan ini, saya telah meningkatkan performa saya dengan [sebutkan pencapaian]. Saya juga telah mengambil tanggung jawab tambahan yang berkontribusi pada pertumbuhan tim.
Berdasarkan riset saya, kisaran gaji untuk posisi saya di industri ini adalah [kisaran gaji]. Saya ingin mendiskusikan apakah ada kemungkinan untuk penyesuaian gaji saya agar lebih sesuai dengan kontribusi saya."
3. Template untuk Negosiasi Setelah Evaluasi Kinerja
"Terima kasih atas kesempatan untuk berdiskusi mengenai evaluasi kinerja saya. Saya sangat menghargai umpan balik yang diberikan dan berkomitmen untuk terus berkembang.
Mengingat hasil evaluasi yang positif serta kontribusi saya terhadap perusahaan, saya ingin membahas kemungkinan kenaikan gaji sebagai apresiasi atas usaha saya.
Apakah saya bisa mendapatkan gambaran mengenai kemungkinan tersebut dalam waktu dekat?"
Ingin Kerja dengan Gaji Tinggi? Cari Lokernya di Dealls!
Itulah cara minta naik gaji yang dilakukan dengan tepat. Meskipun meminta kenaikan gaji merupakan hal yang wajar, kamu harus menerapkannya dengan strategi yang tepat. Pastikan kamu menghindari beberapa kesalahan di atas dan gunakan pendekatan profesional.

Negosiasi gaji hanyalah satu aspek dari perkembangan kariermu. Untuk mencapai kesuksesan jangka panjang, kamu perlu mengembangkan keterampilan dalam career planning, leadership & management, serta goal setting agar lebih siap menghadapi tantangan profesional di masa depan.
Yuk bergabung dengan program career mentor Dealls untuk mendapatkan wawasan seputar ilmu-ilmu di atas dengan para mentor berpengalaman. Setelah itu, jangan lupa juga untuk cari lowongan kerja dengan gaji besar di job platform kami!
Sumber: