Apa Itu Bantuan Subsidi Upah (BSU)? Syarat & Cara Daftar di 2026

BSU adalah bantuan subsidi upah bagi pekerja formal. Cara daftar BSU pakai NIK KTP, BPJS Ketenagakerjaan, dan rekening bank. Ini cara cek BSU & jadwal cairnya!

Dealls
Ditulis oleh
Dealls February 03, 2026

Pemerintah dikabarkan akan kembali menggulirkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) Ketenagakerjaan di tahun 2026 sebagai bentuk dukungan nyata bagi para pekerja. Program ini bukan sekadar bantuan tunai biasa. 

BSU dirancang untuk menjaga daya beli pekerja formal, terutama mereka yang penghasilannya berada di level rentan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok dan dinamika ekonomi global.

Tidak sedikit pekerja yang menantikan bantuan ini, bahkan ada yang penasaran soal jumlah bantuannya, syarat penerima, hingga cara memastikan namanya terdaftar sebagai penerima BSU.

Kalau kamu salah satunya, artikel ini akan membantu kamu memahami apa itu BSU, siapa yang berhak menerima, serta bagaimana mekanisme penyalurannya secara lengkap dan jelas. Yuk, bahas satu per satu!

Apa Itu Bantuan Subsidi Upah (BSU)?

BSU adalah program bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah yang diberikan kepada pekerja atau buruh dengan kriteria tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup dan menjaga daya beli. 

Bantuan ini disalurkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan kepada peserta yang terdaftar di data kepesertaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam skema yang pernah diterapkan, BSU diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp600.000 yang berasal dari subsidi upah Rp300.000 per bulan selama dua bulan dan dibayarkan sekaligus dalam satu tahap langsung ke rekening penerima.

BSU termasuk dalam program jaring pengaman sosial yang difokuskan untuk pekerja sektor formal, bukan bantuan konsumtif tanpa sasaran. Artinya, penerima BSU sudah melalui proses verifikasi berbasis data ketenagakerjaan.

Latar Belakang dan Tujuan BSU

Program BSU pertama kali diperkenalkan pada tahun 2020 melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 14 Tahun 2020 sebagai respons terhadap krisis ekonomi akibat pandemi COVID-19.

Namun seiring waktu, fungsi BSU berkembang. Tidak hanya sebagai bantuan darurat, tetapi juga sebagai instrumen stabilisasi ekonomi, khususnya untuk:

  • Menahan penurunan daya beli pekerja bergaji terbatas
  • Mengurangi tekanan ekonomi akibat inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok
  • Menjaga konsumsi rumah tangga agar roda ekonomi tetap berputar

Karena itulah, meskipun konteksnya berbeda dari masa pandemi, BSU tetap relevan ketika kondisi ekonomi global berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja di dalam negeri.

Bantuan BSU Kapan Cair?

Untuk tahun 2026, BSU dari BPJS Ketenagakerjaan tidak dicairkan. Namun, terdapat BSU Kemenag yang dijadwalkan akan cair pada Maret hingga April 2026.

BSU Kemenag hanya diperuntukkan khusus bagi pegawai di lingkungan Kementerian Agama dengan gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan. Nominal bantuannya yaitu Rp1 juta per penerima.

Siapa yang Berhak Menerima BSU?

BSU tidak otomatis diterima oleh semua pekerja. Pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan ketat agar bantuan tepat sasaran dan berbasis data ketenagakerjaan.

Apabila di kemudian hari terbukti bahwa penerima tidak memenuhi ketentuan, maka dana BSU wajib dikembalikan ke Kas Negara. 

Syarat Penerima BSU

Mengacu pada Permenaker No. 5 Tahun 2025, berikut syarat penerima BSU yang berlaku:

  1. WNI yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan.
  2. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dengan kategori Pekerja Penerima Upah (PU).
  3. Menerima gaji atau upah paling banyak Rp3.500.000 per bulan.
  4. Diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada periode sebelum penyaluran BSU.
  5. Bukan ASN, bukan prajurit TNI, dan bukan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
  6. Apabila di kemudian hari ditemukan bahwa penerima tidak memenuhi persyaratan, maka wajib mengembalikan dana BSU ke Kas Negara.

Kategori Pekerja yang Umumnya Menjadi Sasaran BSU

Secara umum, BSU menyasar pekerja formal yang terdaftar aktif dalam sistem ketenagakerjaan. Lantas, siapa yang dapat BSU? Berikut kategorinya:

  • Karyawan swasta
  • Buruh pabrik
  • Pekerja kontrak
  • Guru honorer
  • Pekerja lain yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan

Pada skema sebelumnya, BSU diberikan kepada pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan.

Namun, jika pada tahun 2026 pemerintah kembali mengucurkan BSU, maka targetnya akan fokus kepada pekerja yang paling terdampak tekanan ekonomi, dengan basis data BPJS Ketenagakerjaan dan data bantuan sosial sebagai acuan utama.

Baca Juga: Iuran & Potongan BPJS Ketenagakerjaan 2026: JHT, JP, JKK, JKM, JKP 

Cara Cek BSU

Mengingat BSU adalah program yang tidak diberikan kepada semua orang, kamu perlu mengecek status secara mandiri agar tahu apakah termasuk penerima atau tidak. Berikut beberapa cara cek BSU yang bisa dilakukan:

1. Cara Cek BSU di Website Kemnaker

Pengecekan melalui website Kemnaker bisa jadi cara yang cepat dan bisa dilakukan hanya dengan NIK.

Adapun langkah-langkah cek BSU di website Kemnaker yaitu:

  • Buka situs resmi pengecekan BSU.
  • Masukkan NIK sesuai KTP pada kolom yang tersedia. Lalu, masukkan kode verifikasi (captcha) dengan benar. Klik tombol Cek Status.
Cara Cek BSU di Website Kemnaker (3).webp
Masukkan NIK | Sumber: Detik
  • Jika muncul notifikasi bahwa kamu terdaftar, artinya kamu termasuk calon penerima BSU.
Cara Cek BSU di Website Kemnaker (2).webp
Notifikasi Jika Terdaftar BSU | Sumber: Detik
  • Namun jika muncul notifikasi bukan penerima, maka kamu tidak akan mendapatkannya.
Cara Cek BSU di Website Kemnaker (1).webp
Notifikasi Jika Tidak Terdaftar BSU | Sumber: Detik
  • Informasi pencairan biasanya akan disertai keterangan penyaluran melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN), Bank Syariah Indonesia, atau kantor pos.

2. Cara Cek BSU di Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)

Selain website, pemerintah juga menyediakan pengecekan BSU melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan. 

Simak urutan langkah-langkah cek BSU lewat JMO:

Cara Cek BSU di Aplikasi JMO (2).webp
Buka Halaman Login | Sumber: @KajiTutorial (YouTube)
  • Pada halaman utama, klik menu “Cek BSU”.
Cara Cek BSU di Aplikasi JMO (3).webp
Klik “Cek BSU” | Sumber: @KajiTutorial (YouTube)
  • Isi data yang diminta, meliputi NIK, nama lengkap sesuai KTP, tanggal lahir, dan lainnya. Jika sudah, klik Lanjutkan.
Cara Cek BSU di Aplikasi JMO (4).webp
Isi Data yang Diminta | Sumber: @KajiTutorial (YouTube)
  • Sistem akan menampilkan informasi apakah NIK kamu terdaftar sebagai penerima BSU atau tidak.
Cara Cek BSU di Aplikasi JMO (1).webp
Notifikasi Terdaftar/Tidak Terdaftar BSU | Sumber: iNews Banten

3. Cara Cek BSU di Website BPJS Ketenagakerjaan

Website BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan fitur khusus untuk mengecek status calon penerima BSU, terutama pada tahap verifikasi awal sebelum data dikirim ke Kemnaker.

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

Cara Cek BSU di Website BPJS Ketenagakerjaan (4).webp
Tampilan Website BPJS Ketenagakerjaan | Sumber: @DzikriChannel (YouTube)
  • Pilih menu Cek Status Calon Penerima BSU.
Cara Cek BSU di Website BPJS Ketenagakerjaan (3).webp
Klik “Cek Status Calon Penerima BSU” | Sumber: @DzikriChannel (YouTube)
  • Isi data yang diminta, seperti NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, dan lainnya. Klik Lanjutkan.
Cara Cek BSU di Website BPJS Ketenagakerjaan (2).webp
Isi Data yang Diminta | Sumber: @DzikriChannel (YouTube)
  • Jika muncul keterangan “Lolos Verifikasi BPJS Ketenagakerjaan”, artinya kamu sudah memenuhi syarat di tahap BPJS.
Cara Cek BSU di Website BPJS Ketenagakerjaan (1).webp
Notifikasi Lolos/Tidak Lolos Calon Penerima BSU | Sumber: @DzikriChannel (YouTube)
  • Perlu dicatat, status lolos di BPJS belum final, karena data masih akan diverifikasi ulang oleh Kemnaker untuk memastikan tidak menerima bantuan pemerintah lain.

4. Cara Cek BSU Secara Offline

Bagi pekerja yang mengalami kendala akses internet atau ingin memastikan langsung, pengecekan BSU juga bisa dilakukan secara offline.

Berikut langkah pengecekan BSU offline:

  • Datang langsung ke bagian HRD atau petugas yang mengurus BPJS Ketenagakerjaan di perusahaan kamu bekerja.
  • Tanyakan status kepesertaan dan apakah kamu terdaftar sebagai penerima BSU.
  • HRD biasanya memiliki akses atau informasi terkait pengajuan dan verifikasi BSU karyawan.
  • Jika terdaftar, pekerja akan menerima bantuan tunai sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Jika tidak terdaftar, berarti belum memenuhi kriteria sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025.

Perusahaanmu tidak mendaftarkanmu ke BPJS Ketenagakerjaan? Saatnya cari loker terbaru di perusahaan yang tepat!

Kamu bisa menemukan info loker terdekat melalui Dealls, yaitu website lowongan kerja terpercaya dengan filter berbasis benefit untuk menemukan loker dengan fasilitas seperti BPJS, asuransi kesehatan, makan siang, dan lainnya!

DS - 4 (Filter Benefit) (1).png

Baca Juga: 6 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak secara Online Offline 

Cara Daftar BSU 2026

Ingat, BSU tidak menggunakan sistem pendaftaran mandiri seperti bantuan pada umumnya. Artinya, kamu tidak bisa daftar BSU 2026 dengan mengisi formulir baru. 

Lantas, siapa yang mendaftarkan BSU? Proses penentuan penerima tergantung data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Meski begitu, kamu tetap perlu mengecek status dan memastikan datanya valid agar bisa masuk sebagai calon penerima. Berikut alur pemutakhiran data:

1. Akses Laman Resmi BSU di BPJS Ketenagakerjaan

Langkah pertama adalah mengakses kanal laman BSU Kemnaker untuk memastikan apakah data kamu termasuk dalam basis calon penerima, bukan untuk mendaftar dari nol.

  • Masuk ke laman cek BSU di bpjsketenagakerjaan.go.id.
  • Pilih menu Cek Status Calon Penerima BSU
Cara Daftar BSU 2026 (5).webp
Cara Daftar BSU 2026 | Sumber: @ZuhriNex (YouTube)

2. Isi Data Diri Sesuai BPJS Ketenagakerjaan

Pada halaman cek status, kamu akan diminta mengisi data yang identik dengan data kepesertaan BPJS, karena sistem akan langsung melakukan pencocokan otomatis. 

Adapun data yang diminta mencakup:

  • NIK sesuai KTP
  • Nama lengkap
  • Tanggal lahir
  • Nama ibu kandung
  • Nomor HP aktif
  • Alamat email yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
Cara Daftar BSU 2026 (4).webp
Cara Daftar BSU 2026 | Sumber: @ZuhriNex (YouTube)

3. Perbarui Data Rekening Bank Penyalur

Jika lolos tahap awal, sistem akan meminta kamu mengisi atau memperbarui nomor rekening. Perlu diingat bahwa:

  • Rekening wajib berasal dari Bank Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri) atau BSI
  • Rekening harus aktif dan sesuai NIK
  • Rekening di luar bank tersebut tidak bisa digunakan
Cara Daftar BSU 2026 (3).webp
Cara Daftar BSU 2026 | Sumber: @ZuhriNex (YouTube)

Jika pembaruan berhasil, akan muncul notifikasi bahwa rekening sudah tersimpan dengan benar.

Cara Daftar BSU 2026 (2).webp
Cara Daftar BSU 2026 | Sumber: @ZuhriNex (YouTube)

4. Pantau Status Verifikasi Secara Berkala

Setelah data tersimpan, kamu perlu melakukan pengecekan berkala. Jika lolos, sistem akan menampilkan status:

“Kamu lolos verifikasi BPJS Ketenagakerjaan sebagai calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU).”

Cara Daftar BSU 2026 (1).webp
Cara Daftar BSU 2026 | Sumber: @ZuhriNex (YouTube)

Cara Pencairan BSU 2026

Pencairan BSU tidak pernah dilakukan secara tunai. Pemerintah menyediakan dua metode pencairan, yaitu transfer bank atau aplikasi Pos. Mari bedah masing-masing skemanya

1. Pencairan BSU melalui Transfer Bank

Metode ini digunakan untuk penerima yang memiliki rekening aktif di bank penyalur. Metode ini adalah metode paling utama karena paling cepat dan minim kendala administratif.

Kamu tidak perlu melakukan apa-apa, hanya menunggu dana BSU ditransfer langsung ke rekening,

Untuk memastikan, kamu hanya perlu memantau statusnya di laman bsu.kemnaker.go.idJika status “ditetapkan sebagai penerima”, dana akan otomatis masuk.

Setelah dana masuk, kamu bisa menariknya lewat ATM atau kantor cabang bank

2. Pencairan BSU melalui Aplikasi Pos

Untuk mempermudah penerima, pemerintah menyediakan jalur pencairan digital yaitu melalui aplikasi Pos atau Pospay milik Kantor Pos Indonesia. 

Berikut langkah-langkah pencairannya:

  • Buka aplikasi Pospay tanpa perlu login
  • Masuk ke menu informasi Kemnaker
  • Masukkan NIK untuk cek status penerima
  • Jika terdaftar, aplikasi akan menampilkan QR Code pencairan
  • QR Code ini digunakan saat mengambil dana di kantor pos atau tempat penyaluran yang ditentukan
  • Jangan lupa membawa e-KTP asli
  • Data akan diverifikasi langsung oleh petugas sebelum dana diserahkan

Jika data valid, dana BSU akan diberikan secara langsung oleh petugas setelah tanda tangan bukti penerimaan.

Baca Juga: 5 Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, Bisa Online Offline

Bantuan BSU 2026 Cair Berapa?

Banyak pekerja bertanya-tanya, bantuan BSU berapa sebenarnya? Apalagi setelah beredar klaim di media sosial yang menyebut bantuan hingga Rp900 ribu dan diklaim cair di awal tahun.

Mengacu pada Permenaker Nomor 5 Tahun 2025, skema BSU memang diproyeksikan tetap sebesar:

  • Rp300.000 per bulan
  • Diberikan selama 2 bulan
  • Total bantuan Rp600.000, dibayarkan sekaligus dalam satu tahap

Skema ini juga diterapkan pada penyaluran BSU tahun 2025, dengan pencairan pada kisaran 7–14 Juni 2025, sebagaimana disampaikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan saat itu.

Namun, Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, dalam keterangan resmi Kamis, 22 Januari 2026, menegaskan bahwa:

  • Tidak ada penyaluran BSU di tahun 2026
  • Tidak ada pendaftaran mandiri BSU
  • Informasi BSU hanya disampaikan lewat kanal resmi Kemnaker

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengklik tautan tidak resmi yang mengatasnamakan BSU. Artinya, tidak ada nominal BSU yang cair di tahun 2026.

Daftar Bank Penyalur BSU 2026

Walaupun BSU tidak disalurkan lagi di 2026, informasi bank penyalur tetap penting untuk kamu pahami sebagai referensi dari skema sebelumnya, terutama jika BSU kembali digulirkan di masa depan.

Pada penyaluran terakhir, pemerintah menggunakan bank-bank Himbara dan Bank Syariah Indonesia sebagai mitra resmi.

Berikut daftar bank penyalur BSU:

  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI)
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)

Karena itu, pekerja wajib memiliki rekening aktif di bank penyalur dan memastikan:

  • Data rekening sesuai NIK
  • Nama rekening sama dengan data BPJS
  • Status rekening tidak dormant

FAQ Seputar BSU

Selanjutnya, karena masih banyak pertanyaan yang sering muncul terkait BSU, berikut rangkuman jawaban dan penjelasan penting yang perlu kamu pahami seputar program BSU.

1. Kenapa BSU Belum Cair?

Biasanya karena data NIK atau BPJS Ketenagakerjaan tidak sinkron, proses verifikasi bank belum selesai, atau pencairan dilakukan bertahap. Kamu perlu rutin cek status dan memastikan data kepesertaan valid. 

2. Kenapa Tidak Dapat Bantuan BSU?

Umumnya karena tidak memenuhi syarat, seperti gaji di atas batas, bukan WNI, atau sudah menerima bantuan lain. Masalah rekening tidak aktif dan data perusahaan yang tidak valid juga sering jadi penyebab. Di 2026, tidak dapat BSU karena tidak ada penyaluran resmi.

3. Kenapa BSU Tidak Terdaftar?

Status “Tidak Terdaftar” berarti kamu tidak memenuhi syarat atau data kamu belum masuk tahap pengusulan dari BPJS ke Kemnaker. Jika merasa memenuhi syarat, kamu bisa menghubungi BPJS Ketenagakerjaan melalui website, telepon 175, atau WhatsApp resmi. 

4. Kenapa BSU Belum Masuk Rekening?

Penyebab umumnya karena NIK tidak valid, data BPJS salah, proses verifikasi bank, atau kamu tercatat menerima bantuan sosial lain. Kadang juga terjadi kendala teknis di bank penyalur. 

5. Kenapa BSU Tidak Cair Padahal Sudah Lolos?

Pencairan dilakukan bertahap dan tetap melewati verifikasi ulang Kemnaker serta bank. Masalah rekening atau pemadanan data antar-instansi bisa menunda transfer. Di tahun 2026, meski status lama “lolos”, dana tidak akan cair karena programnya tidak aktif.

Sudah Dapat BSU, Tapi Masih Ingin Penghasilan Lebih Baik? Saatnya Cari Kerja di Dealls! 

Bantuan Subsidi Upah (BSU) memang bisa menjadi solusi sementara bagi pekerja dengan penghasilan terbatas.

Namun, jika kamu ingin meningkatkan kualitas hidup secara jangka panjang, mencari pekerjaan dengan penghasilan yang lebih baik tentu menjadi langkah berikutnya.

Melalui Dealls, kamu bisa menemukan 100.000+ loker terbaru setiap harinya dari 7.000+ perusahaan swasta ternama, seperti SinarmasMoneeJAPFA, AstraThe Arnott’s dan lainnya. 

Setiap lowongan yang ditampilkan sudah melalui proses kurasi, sehingga kamu tidak perlu khawatir soal kredibilitas perusahaannya.

Kamu juga bisa melihat estimasi penghasilan sebelum melamar, bahkan memfilter lowongan berdasarkan rentang gaji yang sesuai ekspektasimu. Dengan begitu, kamu dapat melamar secara lebih tepat sasaran.

DS - 3 (Filter Gaji) (1).png

Jangan lupa untuk review CV gratis dengan AI CV Analyzer supaya CV-mu lolos screening ATS perusahaan.

Jika kamu merasa penghasilan saat ini belum mencukupi, atau masih bergantung pada bantuan pemerintah, mungkin ini saatnya membuka peluang karir untuk memperbaiki kondisi finansial melalui pekerjaan yang lebih sesuai dengan potensi dan harapanmu.

Yuk, temukan lowongan kerja terbaikmu sekarang di Dealls!

button buat akun & lamar loker sekarang
Tips Pengembangan Karir
Bagikan

Lamar ke Lowongan Kerja Terbaru Setiap Harinya