Tertarik bekerja di Korea Selatan? Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara dengan upah minimum tertinggi di Asia.
Namun, meskipun gaji minimum di Korea tergolong tinggi, biaya hidup di kota besar seperti Seoul dan Busan juga tidak murah.
Oleh karena itu, penting bagi calon pekerja untuk memahami gaji antar kota, sektor pekerjaan, biaya hidup di sana, serta perbandingan dengan negara lain sebelum memutuskan untuk bekerja di Korea Selatan.
Lantas, berapa UMR di Korea Selatan? Bagaimana perbandingan UMR Korea dengan negara lain di Asia? Yuk, simak pembahasannya lebih lanjut di artikel ini!
UMR Korea Selatan Terbaru 2026

Upah minimum Korea Selatan | Sumber: Minimum Wage KR
Berapa gaji UMR Korea? Pada tahun 2026, upah minimum resmi di Korea Selatan ditetapkan sebesar 10.320 won per jam, meningkat 2.9% won dari tahun sebelumnya.
Jika dirinci, upah minimum Korea Selatan 2026:
- Per Jam: 10.320 won
- Per Hari: 82.560 won (berdasarkan 8 jam kerja)
- Per Bulan: 2.156.880 won (berdasarkan 209 jam kerja)
Dengan kurs 1 KRW = Rp11,56 (kurs pasar 4 Feb 2026), hasil konversinya kira-kira:
Komponen Upah Minimum | Nilai KRW | Estimasi ke IDR |
Per jam | ₩10.320 | = Rp119.350 |
Per hari (8 jam) | ₩82.560 | = Rp953.580 |
Per bulan (209 jam) | ₩2.156.880 | = Rp24.928.390 |
Lalu, berapa gaji satu bulan kerja di Korea Selatan? Jika dikonversikan ke Rupiah menggunakan kurs terbaru per hari ini (1 won ≈ Rp11,56), maka upah minimum per bulan di Korea Selatan 2026 sekitar Rp24.928.390.
Upah Minimum Korea Selatan dari Tahun ke Tahun (2021–2026)
Korea Selatan mengalami tren kenaikan upah minimum yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir, meskipun tingkat kenaikan setiap tahunnya bervariasi.
Berikut adalah data upah minimum dari tahun ke tahun:
Tahun | Upah Minimum per Jam (KRW) | Upah Minimum per Bulan (KRW, 209 jam) | Upah Minimum per Bulan (IDR) | Kenaikan (%) |
2021 | 8.720 won | 1.822.480 won | Rp20.047.000 | 1,57% |
2022 | 9.160 won | 1.913.440 won | Rp21.047.000 | 5,00% |
2023 | 9.620 won | 2.010.580 won | Rp22.116.000 | 5,07% |
2024 | 9.860 won | 2.062.740 won | Rp22.690.000 | 2,59% |
2025 | 10.030 won | 2.096.270 won | Rp23.058.970 | 1,72% |
2026 | 10.320 won | 2.156.880 won | Rp24.928.390 | 2,90% |
Upah minimum Korea Selatan terus meningkat setiap tahun, meskipun dengan persentase kenaikan yang bervariasi.
Kenaikan tertinggi terjadi pada 2022 dan 2023 (sekitar 5%), sementara pada 2026, upah minimum kembali meningkat sekitar 2,9%, menandakan adanya pemulihan kenaikan meski belum setinggi periode 2022–2023.
UMR di Berbagai Kota di Korea Selatan
Di Korea Selatan, upah minimum (UMR) berlaku secara nasional sehingga setiap daerah memiliki besaran UMR yang sama.
Namun, dalam praktiknya, gaji rata-rata (average salary) di berbagai kota berbeda tergantung pada sektor industri, tingkat perkembangan ekonomi, dan biaya hidup di daerah tersebut.
Berikut adalah beberapa kota di Korea Selatan dengan rata-rata gaji tertinggi dilansir dari Leverage Edu.
Kota | Rata-rata Gaji per Tahun (KRW) | Per Bulan (KRW) | Per Tahun (IDR) | Per Bulan (IDR) |
Seoul | 52,319,400 | 4,360,000 | Rp590.000.000 | Rp49.000.000 |
Busan | 51,479,800 | 4,290,000 | Rp570.000.000 | Rp48.000.000 |
Incheon | 50,519,600 | 4,210,000 | Rp570.000.000 | Rp47.000.000 |
Daegu | 49,561,800 | 4,130,000 | Rp560.000.000 | Rp46.500.000 |
Daejeon | 48,721,100 | 4,060,000 | Rp550.000.000 | Rp45.500.000 |
*) Catatan: konversi menggunakan asumsi 1 KRW = Rp11, bisa berubah tergantung nilai tukar aktual.
Dari tabel di atas, Seoul memiliki rata-rata gaji tertinggi dibandingkan kota lain di Korea Selatan, yaitu sekitar 52,3 juta KRW per tahun atau sekitar Rp590 juta per tahun (Rp49 juta per bulan).
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor utama, seperti Seoul adalah pusat ekonomi Korea Selatan, dengan konsentrasi perusahaan besar serta industri hiburan dan teknologi yang berkembang pesat.
Selain itu, biaya hidup di Seoul juga paling tinggi, sehingga perusahaan harus menawarkan gaji yang lebih besar
Baca Juga: 15 Jenis Pekerjaan yang Paling Diminati di Korea Selatan
UMR Korea Selatan Berdasarkan Sektor Pekerjaan
Di Korea Selatan, upah minimum ditetapkan secara nasional dan berlaku untuk semua sektor pekerjaan.
Namun, gaji rata-rata dapat berbeda tergantung pada sektor pekerjaan dan jenis industri.
Berikut adalah beberapa sektor pekerjaan beserta perkiraan gaji rata-ratanya bersumber dari Flip.
Sektor Pekerjaan | Rata-rata Gaji per Bulan (IDR) |
Akuntansi | Rp90.000.000 |
Perhotelan | Rp60.000.000 |
Guru | Rp21.000.000 |
Customer Support | Rp37.000.000 |
Administrasi Publik | Rp38.000.000 |
Industri Jasa | Rp49.000.000 |
Teknologi Informasi (IT) | Rp80.000.000 |
Konstruksi & Real Estate | Rp46.000.000 |
Industri Kimia | Rp42.000.000 |
Perencanaan Bisnis | Rp80.000.000 |
Konstruksi Teknik Bangunan | Rp100.000.000 |
Staf IT | Rp100.000.000 |
Pekerja Migran Indonesia (PMI) | Rp23.000.000–Rp30.000.000 |
Berdasarkan tabel di atas, pekerjaan di sektor teknologi, konstruksi, dan perencanaan bisnis menawarkan gaji tertinggi, mencapai Rp100 juta per bulan.
Sektor pendidikan (guru) memiliki gaji yang lebih rendah, sekitar Rp21 juta per bulan.
Lalu, berapa gaji TKI di Korea Selatan? Bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan, standar gaji TKI pada tahun 2024 berkisar antara Rp23 juta hingga Rp30 juta per bulan untuk pekerjaan formal.
Perlu dicatat bahwa angka-angka di atas merupakan perkiraan dan dapat berbeda tergantung pada pengalaman kerja, kualifikasi, lokasi pekerjaan, dan perusahaan tempat bekerja.
Selain itu, beberapa sektor mungkin menawarkan tunjangan tambahan seperti akomodasi, transportasi, dan bonus, yang dapat mempengaruhi total pendapatan.
Baca Juga: Simak 30 Jenis Pekerjaan di Korea untuk TKI beserta Gajinya!
Kebijakan Pemerintah Korea Selatan tentang UMR
Korea Selatan menerapkan sistem upah minimum nasional, yang berarti besaran upah minimum ditetapkan secara seragam di seluruh negeri tanpa perbedaan berdasarkan wilayah atau kota.
Sistem upah minimum di Korea Selatan diperkenalkan pada tahun 1988 untuk melindungi hak dan kesejahteraan pekerja.
Setiap tahun, pemerintah meninjau dan menetapkan upah minimum baru melalui Komite Upah Minimum, yang terdiri dari perwakilan buruh, pengusaha, dan pemerintah.
Penetapan upah minimum ini berlaku untuk semua jenis pekerja tanpa memandang kewarganegaraan atau jenis pekerjaan.
Kapan Biasanya Korea Selatan Mengumumkan Upah Minimum?
Penetapan upah minimum di Korea Selatan diumumkan oleh Komite Upah Minimum pada bulan Juli setiap tahunnya.
Upah minimum yang baru ini mulai diberlakukan per tanggal 1 Januari di tahun berikutnya.
Hal ini memberikan waktu bagi perusahaan dan pekerja untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan besaran upah tersebut.
Sistem Pengupahan di Korea Selatan
Korea Selatan umumnya menerapkan sistem pengupahan per jam. Negara ini menganut sistem 5 hari kerja dengan durasi 40 jam per minggu sehingga setiap harinya seorang pekerja memiliki 8 jam kerja.
Namun, hukum ketenagakerjaan di Korea Selatan menetapkan batas maksimal 52 jam kerja dalam seminggu, termasuk lembur.
Dengan sistem upah minimum nasional yang ditetapkan per jam, pekerja di Korea Selatan menerima upah yang sesuai dengan jumlah jam kerja yang mereka lakukan, tanpa perbedaan regional.
Biaya Hidup di Korea Selatan
Biaya hidup di Korea Selatan dapat bervariasi tergantung pada lokasi, gaya hidup, dan kebutuhan individu.
Berapa biaya hidup di Korea 1 bulan? Mengutip dari Biro Statistik Korea Selatan, rata-rata biaya hidup per bulan di Korea Selatan bagi satu orang pekerja berada di angka 1.652.000 won atau sekitar Rp18 juta per bulan.
Berikut adalah rincian perkiraan biaya hidup per bulan di Korea Selatan.
1. Akomodasi
Biaya tempat tinggal bervariasi tergantung pada jenis akomodasi dan lokasinya.
- Asrama Universitas: ₩150.000–₩280.000 per bulan (sekitar Rp1.800.000–Rp3.360.000), biasanya tanpa kamar mandi pribadi.
- Goshiwon (kamar kecil): ₩300.000–₩600.000 per bulan (sekitar Rp3.600.000–Rp7.200.000), dengan fasilitas lebih luas dan mungkin termasuk kamar mandi pribadi.
- Apartemen 1 Kamar Tidur di Seoul: ₩975.000 per bulan (sekitar Rp11.700.000).
2. Makanan
Biaya makan dapat bervariasi tergantung pada kebiasaan makan dan pilihan tempat makan.
- Makan di Restoran Murah: ₩8.000 per sekali makan (sekitar Rp96.000).
- Belanja Bahan Makanan: ₩600.000–₩900.000 per bulan (sekitar Rp7.200.000–Rp10.800.000).
3. Transportasi
Transportasi umum di Korea Selatan sangat efisien dan terjangkau.
- Tiket Sekali Jalan (Bus/Kereta): ₩1.200–₩1.500 (sekitar Rp14.400–Rp18.000).
- Tiket Transportasi Umum Bulanan: ₩55.000 (sekitar Rp660.000)
4. Utilitas (Listrik, Air, Gas, Internet)
Biaya utilitas dapat berbeda tergantung pada penggunaan dan jenis akomodasi.
Rata-rata biaya bulanan ₩200.000 (sekitar Rp2.400.000).
5. Asuransi Kesehatan
Asuransi kesehatan penting untuk menutupi biaya medis yang tidak terduga.
Biaya tahunan ₩150.000 (sekitar Rp1.800.000).
6. Komunikasi (Internet dan Pulsa)
Biaya komunikasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Biasanya, biaya bulanan ₩36.000–₩69.000 (sekitar Rp432.000–Rp828.000).
7. Belanja Bulanan
Biaya untuk kebutuhan sehari-hari seperti alat mandi, camilan, dan lain-lain.
Perkiraan biaya bulanan ₩80.000–₩100.000 (sekitar Rp960.000–Rp1.200.000).
Nah, berdasarkan rincian di atas, total biaya hidup per bulan di Korea Selatan berkisar antara ₩1.000.000–₩1.500.000 (sekitar Rp12.000.000–Rp18.000.000).
Baca Juga: 15+ Tempat Wisata di Korea Selatan yang Terkenal!
Perbandingan UMR Korea Selatan dengan Negara Lain

Upah minimum nasional Korea Selatan menjadi yang paling tinggi di kawasan Asia | Sumber: CNBC Indonesia
Berdasarkan data dari Country Economy, Korea Selatan memiliki upah minimum tertinggi di Asia, mencapai Rp23,62 juta per bulan.
Jepang berada di posisi kedua, dengan upah minimum US$1.413,4 per bulan atau sekitar Rp20,73 juta.
Sementara itu, Indonesia menempati peringkat ke-8 dari 12 negara yang dibandingkan, dengan upah minimum sekitar Rp2,76 juta per bulan.
Ingin Kuliah atau Kerja ke Luar Negeri? Ikut SFL ke Jepang Gratis!
Selain LPDP, ada alternatif program internasional yang tak kalah menarik untuk kamu coba, yaitu SejutaCita Future Leaders (SFL) Chapter 12 ke Jepang. Program ini menjadi kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia untuk merasakan pengalaman global secara gratis.
SFL merupakan program leadership trip internasional ke Jepang yang didanai sepenuhnya (100% fully funded).
Peserta terpilih tidak hanya mendapatkan pengalaman internasional, tetapi juga berkesempatan memperoleh beasiswa pendidikan untuk berbagai jenjang, mulai dari sekolah menengah hingga umum.
Keuntungan Menjadi Peserta SFL Chapter 12:
Berikut berbagai benefit yang akan kamu dapatkan sebagai peserta SFL ke Jepang:
Beasiswa Pendidikan
Hingga Rp6 juta/semester (D4/S1) dan hingga Rp15 juta/semester (S2).Leadership Trip 5D4N ke Jepang
Perjalanan ke Tokyo, Osaka, dan Kyoto, termasuk tiket pesawat, akomodasi, konsumsi, visa, hingga uang saku.Kunjungan Kampus Bergengsi
Campus visit ke University of Tokyo dan Osaka University.Wisata Budaya Jepang
Mengunjungi destinasi ikonik seperti Disneyland, Shibuya, Akihabara, Fushimi Inari, dan Dotonbori.Networking & Leadership Training
Workshop eksklusif serta pelatihan kepemimpinan bersama peserta terpilih dari seluruh Indonesia.
Cara Mengikuti Seleksi SFL:
Program SFL Chapter 12 terbuka untuk pelajar, mahasiswa, hingga profesional muda usia 13–35 tahun. Salah satu jalur seleksi yang bisa diikuti adalah penulisan esai, dengan pilihan tema:
Makna kepemimpinan dari sudut pandang Generasi Z
Membangun Indonesia 2045 melalui inspirasi teknologi dan etos kerja budaya Jepang
Sambil mempersiapkan diri untuk beasiswa dan pengalaman internasional, jangan lupa untuk terus mengembangkan karier profesionalmu. Dealls adalah platform pengembangan karier yang telah dipercaya oleh 7.000+ perusahaan ternama.
Di Dealls, kamu bisa menemukan 100.000+ lowongan kerja terbaru yang dapat disesuaikan dengan bidang studi dan rencana kariermu ke depan.
Ingin CV terlihat lebih profesional di mata HRD? Manfaatkan fitur AI CV Reviewer di Dealls untuk mendapatkan evaluasi instan agar profilmu semakin menonjol.
Jika kamu serius mengembangkan diri melalui jalur beasiswa dan kepemimpinan internasional, maka SFL Chapter 12 ke Jepang bisa menjadi langkah awal yang strategis. Segera daftarkan dirimu dan jangan lupa cek lowongan terbaru di Dealls agar masa depanmu semakin terarah!

Atau

Sumber:

