Cara Daftar Barcode Pertamina via Web dan Aplikasi, Ini Syaratnya!

Panduan cara daftar barcode Pertamina untuk Pertalite dan Solar subsidi, lengkap dengan login, syarat dokumen, cek status, dan cara pakainya.

Dealls
Ditulis oleh
Dealls April 24, 2026
Dealls App
Lamar Loker Prioritas. Dilirik HR Lebih Cepat.
Peluang kerja eksklusif dari perusahaan top, hanya di Dealls. Mulai karier impianmu hari ini!
Lihat Lowongan Prioritas

Table of Contents

Bagi kamu yang masih bingung soal cara daftar barcode Pertamina, tenang, prosesnya sebenarnya cukup jelas selama dokumen yang diminta sudah siap dan data yang kamu isi sesuai. 

Barcode ini berguna untuk kamu yang menggunakan BBM subsidi seperti Pertalite atau Solar, karena di banyak wilayah barcode atau QR Code jadi alat verifikasi saat transaksi di SPBU. 

Sistem ini dipakai supaya penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran. Bagi kamu yang baru pertama kali mencoba, pastikan pahami dulu cara daftar barcode Pertamina hingga cara menggunakannya!

Apa Itu Barcode Pertamina?

Barcode Pertamina.webp
Barcode Pertamina | Sumber: Detik.com

Barcode Pertamina adalah kode unik digital atau QR Code yang diberikan kepada kendaraan yang sudah terdaftar dalam program Subsidi Tepat MyPertamina. 

Fungsinya adalah untuk menandai bahwa kendaraan tersebut sudah masuk sistem dan bisa diverifikasi saat membeli BBM subsidi seperti Pertalite atau Solar di SPBU. 

Dengan begitu, Pertamina bisa mencocokkan data kendaraan, jenis BBM, dan histori transaksi secara lebih rapi. 

Barcode ini bukan hanya gambar kode untuk dipindai, melainkan di baliknya terdapat data kendaraan dan pemilik yang sudah didaftarkan sebelumnya. 

Saat dipakai di SPBU, petugas akan memindai kode tersebut untuk memastikan kendaraan yang datang memang sesuai dengan data yang tersimpan di sistem. 

Siapa yang Wajib Daftar Barcode Pertamina?

Tidak semua kendaraan otomatis wajib memiliki barcode Pertamina. Namun untuk pembelian BBM subsidi di wilayah yang sudah menerapkan sistem Subsidi Tepat. 

Program ini juga sudah diterapkan di Jawa, Madura, Bali, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. 

Jadi, kalau kendaraanmu berada di area penerapan Subsidi Tepat dan memakai BBM subsidi, besar kemungkinan kamu perlu mengikuti pendaftaran barcode.

Jika dipecah, mari simak pihak-pihak yang umumnya termasuk dalam kategori penerima:

1. Kendaraan Pribadi Roda Empat

Kendaraan pribadi roda empat dapat masuk dalam skema Subsidi Tepat, terutama untuk transaksi BBM subsidi di wilayah yang sudah menerapkan QR Code. 

Untuk kategori ini, acuan dasarnya adalah kendaraan bermotor perseorangan di jalan untuk angkutan orang atau barang dengan pelat dasar hitam tulisan putih. 

2. Angkutan Umum dan Kendaraan Plat Kuning

Adapun yang dimaksud adalah kendaraan bermotor umum di jalan untuk angkutan orang atau barang dengan pelat dasar kuning tulisan hitam. 

Ada pengecualian bahwa mobil barang untuk pengangkutan hasil kegiatan perkebunan dan pertambangan dengan jumlah roda lebih dari 6 tidak termasuk.

3. Angkutan Barang Tertentu

Angkutan barang yang termasuk adalah kendaraan umum pelat kuning untuk angkutan barang, kecuali mobil barang pengangkut hasil perkebunan dan pertambangan dengan roda lebih dari 6. Jadi, batasannya ada pada jenis muatan dan konfigurasi roda kendaraan. 

4. Layanan Umum seperti Ambulans dan Pemadam Kebakaran

Pihak yang termasuk antara lain mobil ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, dan mobil pengangkut sampah. 

Pasalnya, kendaraan ini diakui karena fungsi pelayanannya, bukan karena status kepemilikan pribadi atau komersial biasa.

5. Transportasi Air Tertentu

Transportasi air juga masuk, yaitu transportasi air dengan motor tempel yang diusahakan oleh WNI atau badan hukum Indonesia untuk angkutan umum/perseorangan.

Selain itu, kapal berbendera Indonesia dengan trayek dalam negeri untuk angkutan umum penumpang, angkutan sungai, danau, dan penyeberangan, serta kapal pelayaran rakyat/perintis. 

6. Nelayan dan Usaha Perikanan Kecil

Maksud dari kategori ini adalah nelayan yang menggunakan kapal ikan Indonesia ukuran maksimal 30 GT yang terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan atau SKPD terkait, serta pembudi daya ikan skala kecil (kincir). 

7. Petani dan Usaha Pertanian Tertentu

Adapun yang disebut dalam aturan adalah petani, kelompok tani, dan Usaha Pelayanan Jasa Alat Mesin Pertanian yang menjalankan usaha tani tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dengan luas maksimal 2 hektare, serta peternakan yang menggunakan mesin pertanian. 

8. Layanan Umum dan Fasilitas Sosial Tertentu

Untuk kelompok pelayanan umum, aturan menyebut krematorium dan tempat ibadah untuk proses pembakaran dan/atau penerangan, panti asuhan dan panti jompo untuk penerangan, serta rumah sakit tipe C, rumah sakit tipe D, dan puskesmas untuk penerangan. 

9. Usaha Mikro atau Home Industry

Usaha mikro juga termasuk penerima Solar subsidi, tetapi bukan untuk semua kebutuhan operasional usaha. 

Adapun yang disebut adalah mesin-mesin perkakas yang motor penggeraknya menggunakan Minyak Solar untuk keperluan usaha mikro, dan pembeliannya harus disertai verifikasi serta surat rekomendasi dari Kepala SKPD kabupaten/kota yang membidangi usaha mikro.

Baca Juga: Cara Kerja di Pertamina dan Kisaran Gaji 2026, Wajib Tahu!

Syarat Daftar Barcode Pertamina

Sebelum mulai daftar, kamu perlu tahu bahwa proses registrasi barcode Pertamina tidak bisa dilakukan asal isi. 

Semakin lengkap dokumennya, semakin kecil kemungkinan prosesmu tertahan di tahap verifikasi. Mari simak apa saja syarat pendaftaran barcode Pertamina:

1. Akun MyPertamina

Akun adalah syarat paling awal karena semua proses pendaftaran dilakukan setelah kamu masuk ke sistem. 

Kalau kamu belum punya akun, buat dulu melalui halaman registrasi resmi. Setelah akun aktif, baru kamu bisa mengakses menu pendaftaran kendaraan dan memantau status pengajuan.

2. Data Pribadi

Data pribadi seperti NIK, nomor telepon, email, dan informasi identitas lain harus diisi dengan benar. 

Informasi ini dipakai untuk mencocokkan identitas pendaftar dengan data yang dimasukkan ke sistem.

3. KTP

Foto KTP adalah dokumen yang diminta di halaman registrasi resmi. Pastikan foto dokumen terlihat jelas dan ukuran file sesuai batas yang ditentukan. 

4. STNK Depan dan Belakang

STNK depan dan belakang adalah dokumen yang diminta dalam pendaftaran Subsidi Tepat. Artinya jika kamu pertanya apaka ada cara daftar barcode Pertamina tanpa STNK, jawabannya tidak bisa karena STNK adalah syarat umum pendaftaran.

5. Foto Kendaraan

Selain data identitas, sistem juga meminta foto kendaraan. Tujuannya untuk membantu pencocokan antara data kendaraan, nomor polisi, dan kondisi fisik kendaraan yang didaftarkan. Jadi, jangan asal unggah foto yang gelap, blur, atau tidak memperlihatkan nomor polisi.

6. Koneksi Internet

Karena seluruh proses dilakukan secara online, koneksi internet juga jadi syarat yang tidak bisa diabaikan. 

Kamu memerlukannya saat registrasi akun, unggah dokumen, login ke dashboard, sampai mengecek status pendaftaran.

Kalau kamu ingin daftar, gunakan link resmi supaya data yang kamu masukkan aman dan prosesnya benar. 

Pendaftaran barcode atau QR Code untuk pembelian BBM subsidi dilakukan melalui situs resmi Subsidi Tepat MyPertamina, yaitu di halaman subsiditepat.mypertamina.id

Dari sana, kamu bisa membuat akun, login, mendaftarkan kendaraan, sampai mengunduh QR Code setelah disetujui.

Jika kamu mencari cara daftar barcode Pertamina yang sudah terdaftar, biasanya maksudnya adalah bagaimana masuk lagi ke akun yang pernah dibuat. 

Untuk kebutuhan seperti itu, kamu tidak perlu daftar ulang dulu. Cukup masuk ke akun resmi melalui halaman login, lalu cek status atau kode QR yang tersedia di akunmu.

Kalau sekarang kamu masih harus bolak-balik mengatur budget untuk kebutuhan sehari-hari seperti BBM, bisa jadi ini juga waktu yang tepat untuk mempertimbangkan langkah karier yang lebih stabil atau bahkan lebih menjanjikan.

Kamu tidak harus terus berada di kondisi yang sama. Ada banyak peluang kerja baru yang bisa membantu kamu meningkatkan penghasilan sekaligus memberikan jenjang karier yang lebih jelas.

Yuk, mulai cari lowongan kerja terbaru di website cari kerja yang sesuai dengan minat dan keahlianmu sekarang juga!

Kalau kamu ingin peluangmu lebih besar dilirik HR di platform lowongan kerja, pastikan CV kamu sudah optimal dan sesuai standar ATS. Kamu bisa cek dan evaluasi CV-mu dengan bantuan AI agar lebih siap bersaing.

Jangan tunda terlalu lama, siapa tahu loker terbaikmu ada di job vacany yang kamu lihat hari ini 

CARI LOKER TERBARU SEKARANG!

button cari lowongan kerja di dealls.png

Cara Daftar Barcode Pertamina

Secara umum, ada dua cara yang bisa kamu pakai untuk daftar barcode Pertamina, yaitu melalui website resmi Subsidi Tepat dan lewat aplikasi MyPertamina. 

Keduanya sama-sama dipakai untuk mengajukan QR Code BBM subsidi. Jadi, kamu bisa memilih cara yang menurutmu paling nyaman.

Simak penjelasannya satu per satu:

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website

Situs resmi Subsidi Tepat menyediakan alur mulai dari buat akun sampai unggah dokumen kendaraan. 

Berikut langkah-langkah umumnya.

1. Masuk ke situs resmi Subsidi Tepat MyPertamina. Lalu, klik Daftar Akun Baru.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (3).webp
Halaman Website | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

2. Beri tanda centang pada bagian pernyataan untuk memulai pendaftaran.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (9).webp
Beri Centang Pernyataan | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

3. Isi data seperti NIK, email, nomor telepon, dan kata sandi. Pastikan semua data sesuai identitas resmi.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (5).webp
Isi Formulir Pendaftaran | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

5. Cek email untuk aktivasi alamat email.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (2).webp
Aktivasi Akun | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

6. Login ke akun dengan data yang sudah terdaftar.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (6).webp
Login ke Akun Kamu | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

7. Masukkan kode verifikasi yang dikirim ke email.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (4).webp
Kirim Kode Verifikasi | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

8. Masukkan dokumen dan data diri ke kolom yang diminta. Lalu pilih Daftarkan Kendaraan. 

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (7).webp
Unggah Dokumen yang Diminta | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

9. Tunggu verifikasi sampai selesai. Jika berhasil, kamu akan diminta mengunggah dokumen seperti STNK dan PKB Kendaraan. 

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (8).webp
Unggah Dokumen Kendaraan | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

10. Tunggu sampai verifikasi selesai. Jika berhasil, kamu bisa mengunduh QR code untuk membeli BBM subsidi.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Website (1).webp
Contoh Barcode Pertamina | Sumber: Subsidi Tepat MyPertamina

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina

Di aplikasi ini, kamu bisa membuat akun, login, masuk ke menu Subsidi Tepat, lalu melanjutkan pendaftaran kendaraan. 

Berikut alur umumnya:

1. Unduh aplikasi MyPertamina, lalu lakukan pendaftaran akun baru. Masukkan data yang diminta di layar.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (5).webp
Registrasi Akun | Sumber: YouTube/@AyuCatur

2. Setelah mendaftar, lakukan verifikasi melalui OTP, email, atau metode lain yang dikirim sistem supaya akunmu aktif.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (8).webp
Verifikasi melalui OTP | Sumber: YouTube/@AyuCatur

3. Setelah akun aktif, masuk menggunakan data yang sudah didaftarkan. 

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (4).webp
Masuk ke Akun | Sumber: YouTube/@AyuCatur

4. Dari dashboard aplikasi, klik menu Subsidi Tepat

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (3).webp
Klik Menu Subsidi Tepat | Sumber: YouTube/@AyuCatur

5. Lalu, lengkapi data diri dan unggah dokumen yang diminta.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (2).webp
Lengkapi Data Diri | Sumber: YouTube/@AyuCatur

6. Konfirmasi data yang muncul dan centang kotak pernyataan persetujuan.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (12).webp
Konfirmasi Data | Sumber: YouTube/@AyuCatur

7. Lakukan aktivasi akun melalui email yang dikirim ke akunmu.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (13).webp
Aktivasi Akun | Sumber: YouTube/@AyuCatur

8. Unggah dokumen yang diminta, lalu masuk ke akun.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (6).webp
Masuk ke Akun | Sumber: YouTube/@AyuCatur

8. Setelah berhasil masuk, klik Daftar Sekarang.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (11).webp
Klik Daftar Sekarang | Sumber: YouTube/@AyuCatur

9. Masukkan data kendaraan, termasuk STNK hingga foto kendaraan dengan nomor polisi yang terlihat jelas.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (10).webp
Masukkan Data Kendaraan | Sumber: YouTube/@AyuCatur

10. Setelah semua lengkap, kirim data kendaraan untuk diproses. Kalau ada notifikasi bahwa status sedang menunggu verifikasi, berarti pengajuanmu sudah masuk ke sistem. 

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (7).webp
Kirim Data Kendaraan | Sumber: YouTube/@AyuCatur

10. Kalau verifikasi berhasil, QR Code akan muncul di akun dan bisa diunduh untuk dipakai saat isi BBM subsidi.

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (9).webp
Pindai QR Code | Sumber: YouTube/@AyuCatur

Cara Cek Status Pendaftaran

Cara Daftar Barcode Pertamina via Aplikasi MyPertamina (1).webp
Cek Status Pendaftaran | Sumber: Subsidi Tepat 

Setelah mendaftar, kamu bisa memantau progresnya lewat halaman cek status Subsidi Tepat di https://subsiditepat.mypertamina.id/cekstatus/home/

Caranya cukup masuk ke laman tersebut, lalu isi informasi yang diminta seperti nomor polisinomor handphone, dan NIK

Setelah itu klik Cari  dan sistem akan menampilkan hasil status pendaftaranmu. Jadi, kalau kamu merasa sudah pernah daftar dan ingin tahu perkembangan pengajuan, halaman cek status adalah tempat pertama yang sebaiknya kamu buka.

Cara Menggunakan Barcode Pertamina

Cara Menggunakan Barcode Pertamina.webp
Barcode Pertamina | Sumber: Telkomsel

Setelah barcode atau QR Code disetujui, langkah selanjutnya adalah memakainya di lapangan. Barcode ini tidak bisa dipakai sembarangan untuk kendaraan lain. 

Artinya, QR Code bersifat pribadi, rahasia, dan hanya digunakan untuk satu kendaraan terdaftar di SPBU. Adapun cara menggunakannya yaitu:

1. Buka Barcode di Aplikasi atau Unduh

Barcode bisa diakses dari akun dan pada beberapa alur bisa diunduh untuk disimpan. Menyimpan barcode di aplikasi tetap lebih aman karena datanya terhubung langsung dengan sistem.

2. Datang ke SPBU yang melayani BBM Subsidi

Setelah barcode siap, kamu bisa datang ke SPBU. Sampaikan kepada petugas bahwa ingin mengisi BBM.

Tunjukkan QR Code kepada petugas. Petugas akan memindainya untuk memverifikasi kendaraan yang terdaftar.

3. Tunggu Petugas Verifikasi Data Kendaraan

Setelah dipindai, sistem akan mencocokkan barcode dengan data kendaraan seperti nomor polisi dan identitas terkait. Jika sesuai, transaksi BBM subsidi bisa dilanjutkan.

Kalau verifikasi lolos, kamu bisa melanjutkan pengisian BBM subsidi. Sistem ini akan membantu pencatatan kuota dan histori transaksi secara digital.

Baca Juga: Gaji Pertamina Terbaru 2026 untuk Berbagai Posisi beserta Tunjangannya

Tips Agar Pendaftaran Barcode Pertamina Cepat Disetujui

Walau proses pendaftarannya mudah, hasil verifikasi bergantung pada data yang kamu masukkan. Jadi, jika ingin proses lebih mulus, simak beberapa tips sederhana berikut:

1. Gunakan Dokumen yang Tidak Buram

Pastikan foto KTP, STNK, dan kendaraan diambil dalam kondisi tidak blur. Kalau perlu, ambil ulang foto beberapa kali sampai hasilnya benar-benar terbaca. Jangan memaksakan unggah foto yang buram hanya karena ingin cepat selesai.

2. Isi Data sesuai Dokumen Resmi

Nama, NIK, nomor polisi, dan nomor rangka sebaiknya diisi seperti yang tertera di dokumen. Perbedaan kecil, termasuk salah huruf atau angka, bisa membuat data tidak cocok saat diverifikasi. 

3. Pastikan Kategori Pengguna dan Jenis BBM Tidak Salah

Saat daftar, pilih kategori pengguna dan jenis BBM sesuai kondisi kendaraanmu. Kesalahan memilih antara Pertalite dan Solar, atau memilih tipe pengguna yang tidak sesuai, bisa membuat pengajuan tidak cocok dengan data yang diverifikasi.

4. Pakai Nomor HP dan Email yang Aktif

Nomor HP dan email aktif penting untuk menerima OTP, notifikasi, atau informasi hasil verifikasi. 

Kalau kontak yang dipakai sudah tidak aktif, kamu bisa kesulitan saat login ulang atau menerima pemberitahuan dari sistem.

5. Cek Ukuran File sebelum Unggah

Platform resmi mengingatkan bahwa dokumen yang diunggah harus memenuhi batas ukuran file tertentu. 

Kalau ukuran terlalu besar atau formatnya bermasalah, proses unggah bisa gagal dan kamu harus mengulang dari awal.

6. Pantau Status secara Berkala

Setelah pengajuan dikirim, jangan langsung dibiarkan begitu saja. Cek status pendaftaran secara berkala melalui halaman resmi supaya kamu tahu apakah pengajuan masih diproses, sudah disetujui, atau ada hal yang perlu ditindaklanjuti.

FAQ Seputar Barcode Pertamina

Masih ada beberapa pertanyaan yang muncul soal barcode Pertamina, apalagi dari orang yang baru pertama kali daftar. Agar lebih jelas, mari simak jawaban untuk pertanyaan yang paling sering dicari sebagai berikut:

1. Apakah Semua Kendaraan Harus Daftar?

Tidak semua kendaraan otomatis harus daftar barcode Pertamina. Namun, jika kendaraanmu termasuk segmen penerima BBM subsidi di wilayah yang sudah menerapkan Subsidi Tepat, maka wajib mendaftar barcode.

2. Berapa Lama Proses Verifikasi?

Hasil verifikasi data kendaraan dikirim maksimal 14 hari kerja sejak data unit subsidi di-submit. Namun bisa saja lebih cepat, jadi sebaiknya kamu memantau status secara berkala.

3. Apakah Bisa Daftar tanpa Aplikasi?

Bisa. Pendaftaran tidak harus selalu lewat aplikasi karena situs resmi Subsidi Tepat juga menyediakan halaman registrasi langsung melalui web. 

Jadi, kalau kamu lebih nyaman pakai browser, kamu tetap bisa mendaftar dari sana tanpa harus bergantung pada aplikasi.

4. Apakah Barcode Berlaku Selamanya?

Barcode tidak dianggap berlaku selamanya tanpa syarat. QR Code terhubung dengan data kendaraan dan Pertamina berhak memblokir bila ada pelanggaran atau ketidaksesuaian penggunaan.

5. Bagaimana Jika Ganti Kendaraan?

Kalau kamu ganti kendaraan, data kendaraan lama tentu tidak bisa otomatis dipakai untuk kendaraan baru. Barcode terhubung ke satu kendaraan tertentu berdasarkan identitas kendaraan dan nomor polisi, jadi kendaraan baru perlu didaftarkan sesuai data barunya. 

6. Apakah Bisa Daftar Barcode di SPBU?

Tidak ada cara daftar barcode Pertamina di SPBU, pasalnya pendaftaran semuanya dilakukan secara online melalui website atau aplikasi MyPertamina. Di SPBU, barcode hanya digunakan untuk transaksi.

Jenuh dengan Tempat Kerja yang Sekarang? Yuk, Upgrade Karier lewat Dealls!

Setelah urusan kendaraan beres, mungkin kamu juga mulai berpikr untuk membereskan arah kariermu. 

Kalau kamu merasa tempat kerja sekarang sudah tidak lagi sejalan dengan targetmu, itu bukan berarti kamu harus diam di situ-situ saja.

Kamu bisa mulai cari lowongan di perusahaan baru lewat Dealls! Di sini kamu bisa menemukan 100.000+ lowongan kerja terbaru dari 7.000+ perusahaan besar seperti BCA, JAPFA, MAP, Vidio, Mandiri dan masih banyak lagi. 

Selengkapnya bisa dicek di bawah ini!

Kalau kamu belum yakin CV-mu sudah cukup kuat, coba review CV dulu dengan AI CV Analyzer agar CV kamu lebih ATS-friendly sebelum melamar.

Langsung saja cek info loker terdekat agar perjalananmu lebih singkat, sehingga lebih hemat ongkos!

CARI LOKER TERBARU SEKARANG!

button cari lowongan kerja di dealls.png

Referensi:

Panduan Pendaftaran Barcode BBM Pertamina 

Gaya Hidup
Bagikan

Lamar ke Lowongan Kerja Terbaru Setiap Harinya