Banyak perusahaan tidak menyadari bahwa praktik titip absen (buddy punching) masih sering terjadi di lingkungan kerja.
Data Synerion menunjukkan bahwa hampir 1 dari 5 karyawan melakukan buddy punching, yaitu mencatatkan kehadiran untuk rekan kerjanya.
Praktik ini berkontribusi pada kerugian hingga 2,2% dari total biaya payroll perusahaan, sehingga berdampak langsung pada efisiensi bisnis.
Karena itu, penggunaan aplikasi absensi online dengan verifikasi wajah dan lokasi dari HP karyawan menjadi solusi untuk mencegah kecurangan absensi sejak awal.
Jika kamu mencari rekomendasi aplikasi absensi online terbaik, artikel ini akan membahas satu per satu secara lengkap!
Apa Itu Aplikasi Absensi Online?
Aplikasi absensi online adalah sistem absensi berbasis cloud yang memungkinkan karyawan melakukan absen langsung dari HP, tablet, atau perangkat kerja lainnya.
Data kehadiran yang dikirimkan melalui jaringan internet akan otomatis tersimpan di server cloud dan masuk ke database perusahaan.
Dengan sistem ini, HR bisa memantau kehadiran karyawan kapan saja dan dari mana saja tanpa perlu mengelola absensi secara manual.
Proses rekap dan perhitungan absensi untuk gaji pun menjadi lebih praktis, karena semuanya langsung terintegrasi dan berjalan sendiri.
Karena seluruh data tersimpan di cloud, aplikasi absensi online tidak membutuhkan instalasi perangkat rumit.
Cukup daftarkan karyawan, atur akses, dan sistem sudah bisa langsung digunakan oleh manajer, supervisor, maupun karyawan sesuai hak akses masing-masing.
20 Aplikasi Absensi Online
Memilih aplikasi absensi online yang tepat tidak bisa asal murah atau populer. Setiap bisnis punya kebutuhan manajemen kehadiran berbeda. Oleh karena itu, kamu bisa melihat daftar aplikasi absensi online berikut untuk menemukan mana yang sesuai dengan kebutuhanmu:
1. KantorKu HRIS

Harga: Mulai dari Rp4.999/karyawan/bulan
KantorKu HRIS adalah aplikasi absensi online yang memungkinkan perusahaan memiliki sistem absensi digital tanpa biaya infrastruktur yang mahal.
Dengan aplikasi ini, karyawan bisa melakukan absensi hanya dengan bermodalkan ponsel mereka dan koneksi internet, menggantikan mesin fingerprint yang mahal dan rentan antre.
Absensi yang dilakukan oleh karyawan telah dilengkapi dengan validitas GPS dan selfie, sehingga sulit untuk dimanipulasi.
Saat ini, KantorKu HRIS telah dipercaya oleh 5.000+ perusahaan dari berbagai sektor mulai dari BUMN seperti Pertamina hingga organisasi Tzu Chi Hospital.
Setiap data kehadiran tercatat secara aman dengan standar keamanan internasional ISO 27001. Ini adalah pilihan ideal untuk karyawan yang bekerja di kantor, rumah (WFH), maupun petugas lapangan.
Fitur Unggulan KantorKu HRIS:
Sebagai salah satu aplikasi absensi online terbaik, KantorKu HRIS dilengkapi dengan berbagai fitur untuk kemudahan pengelolaan absensi, seperti:
- Absensi Berbasis Selfie & GPS: Validasi kehadiran menggunakan pengenalan wajah dan titik lokasi akurat untuk mencegah manipulasi.
- Pengajuan Mandiri (Self-Service): Sistem ESS memungkinkan karyawan untuk mengajukan cuti, izin, hingga lembur langsung dari ponsel tanpa perlu formulir kertas.
- Penjadwalan Shift Fleksibel: Memudahkan HR melakukan pembuatan jadwal kerja yang dinamis, termasuk shift malam atau jadwal bergilir secara massal.
- Pelacakan Tim Lapangan: Memungkinkan tim sales atau teknisi melakukan check-in digital saat mengunjungi lokasi klien sebagai bukti kunjungan nyata.
- Monitoring Istirahat Real-time: Fitur untuk memantau waktu istirahat karyawan agar manajemen waktu tetap efektif selama jam kerja.
- Hitung Gaji Otomatis: Integrasi langsung ke software payroll yang menghitung gaji berdasarkan kehadiran, keterlambatan, dan lembur secara instan.

7. Memungkinkan Pasang Loker Gratis: KantorKu HRIS juga terhubung dengan ekosistem rekrutmen Dealls yang memungkinkan kamu untuk pasang loker gratis, lalu mengelola rekrutmennya secara otomatis dengan bantuan screening oleh AI.
Kelebihan KantorKu HRIS:
Terdapat beberapa kelebihan menggunakan KantorKu HRIS sebagai aplikasi absensi, di antaranya:
- Aksesibilitas Tinggi: Karyawan hanya butuh sinyal internet dan ponsel untuk lapor kehadiran dalam hitungan detik.
- Efisiensi Biaya: Harga yang terjangkau, lebih murah dari menggunakan mesin fingerprint, sehingga ramah bagi anggaran UMKM maupun korporasi.
- Keamanan Data Terjamin: Perlindungan data karyawan dengan sertifikasi ISO 27001 menjamin kerahasiaan informasi perusahaan.
- Tanpa Rekap Manual: Tidak lagi perlu melakukan rekap absen manual karena sistem bisa berjalan secara otomatis.
Siapa yang Cocok Menggunakan KantorKu HRIS?
KantorKu cocok bagi bisnis yang mengutamakan kecepatan. Jika Anda ingin membebaskan tim dari antrean mesin absen, silakan coba kemudahannya dengan book demo gratis sekarang atau hubungi tim kami via WhatsApp untuk konsultasi gratis.
Baca Juga: 7 Aplikasi Absensi Karyawan Pakai HP Terbaik (Android & iOS)
2. Sling

Harga: Mulai ±Rp32.000/user/bulan (USD 2)
Sling adalah aplikasi manajemen karyawan yang menggabungkan fitur penjadwalan, absensi, dan komunikasi tim dalam satu platform.
Aplikasi ini memungkinkan karyawan melakukan clock in dan clock out langsung dari ponsel mereka, sehingga bisa digunakan untuk tim lapangan maupun kerja remote. HR juga dapat mengatur jam masuk, auto clock-out, hingga jadwal istirahat berbayar maupun tidak berbayar.
Fitur Sling:
- Clock in & clock out via mobile
- Geofencing untuk validasi lokasi
- Pengaturan lembur & jam istirahat
- Penjadwalan shift fleksibel
- Chat tim & task management
- Integrasi payroll & HR tools
Tentu, ini dia versi yang sudah diperbaiki dengan istilah bahasa Inggris yang dicetak miring (italic):
3. Vacation Tracker

Harga: Gratis, atau mulai ±Rp32.000/user/bulan (USD 2)
Vacation Tracker adalah aplikasi absensi online yang berfokus pada pengelolaan cuti dan kehadiran karyawan.
Aplikasi ini terintegrasi langsung dengan Slack dan Microsoft Teams, sehingga pengajuan dan persetujuan cuti bisa dilakukan tanpa keluar dari tools komunikasi harian.
Keunggulan Vacation Tracker terletak pada fleksibilitas kebijakan cuti, mulai dari annual leave, sick leave, hingga cuti khusus seperti ulang tahun atau tugas negara.
Fitur Vacation Tracker:
- Integrasi Slack & Microsoft Teams
- Custom jenis cuti & aturan accrual
- Kalender cuti terpusat
- Employee self-service
- Laporan cuti & absensi detail
- Export data ke CSV
4. Buddy Punch

Harga: Mulai ±Rp72.000/user/bulan (USD 4.49)
Ini adalah aplikasi absensi dan time tracking yang disarankan untuk mencegah kecurangan kehadiran, termasuk praktik titip absen.
Sistem ini mendukung GPS tracking dan verifikasi webcam untuk memastikan karyawan hadir di lokasi kerja saat melakukan absensi.
Selain pencatatan jam kerja, Buddy Punch juga mendukung pengelolaan cuti, jadwal kerja, dan integrasi payroll.
Fitur Buddy Punch:
- Clock in/out via web & mobile
- GPS tracking & webcam verification
- Route tracking karyawan lapangan
- Manajemen cuti & absensi
- Penjadwalan shift
- Integrasi payroll (Gusto, QuickBooks, dll.)
5. TMetric

Harga: Gratis untuk tim kecil, mulai ±Rp94.000/user/bulan (USD 5.83)
TMetric adalah tools time tracking yang banyak digunakan oleh agensi dan tim berbasis proyek. Meski dikenal sebagai pelacak waktu kerja, TMetric juga dapat difungsikan sebagai sistem absensi dengan aturan jam kerja yang fleksibel.
Aplikasi ini cocok untuk perusahaan yang ingin menggabungkan data kehadiran dengan produktivitas proyek, karena satu timer bisa digunakan untuk kebutuhan HR sekaligus penagihan klien (client billing).
Fitur TMetric:
- One-click timer otomatis
- Dashboard real-time kehadiran
- Aturan jam kerja fleksibel
- Integrasi Jira, Trello, Asana, ClickUp
- Laporan waktu & produktivitas
- Standar keamanan GDPR & SOC-2
6. On The Clock

Harga: Gratis (≤2 karyawan), mulai ±Rp56.000/karyawan/bulan (USD 3.50)
Jika mencari aplikasi yang dirancang khusus untuk bisnis kecil dengan kebutuhan absensi sederhana, maka bisa pilih On The Clock.
Aplikasi absensi online ini memungkinkan karyawan melakukan punch in melalui HP, tablet, atau web tanpa perangkat tambahan seperti mesin fingerprint.
Fitur On The Clock:
- Punch in & timecard manual
- GPS tracking kehadiran
- Notifikasi lembur otomatis
- Time off management
- Fingerprint punching
- Laporan jam kerja karyawan
7. edays

Harga: Estimasi Rp64.000–Rp128.000/user/bulan (USD 4–8)
edays merupakan aplikasi absensi dan manajemen cuti yang dirancang untuk perusahaan dengan struktur kehadiran yang kompleks.
Keunggulan utama edays terletak pada fleksibilitas pengaturan kebijakan cuti yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi.
Dengan dashboard real-time, manajer dapat langsung melihat ketersediaan karyawan untuk memastikan tidak ada shift yang understaffed.
Fitur edays:
- Custom absence types sesuai kebijakan perusahaan
- Sickness & overtime tracking terintegrasi
- Timesheet otomatis untuk payroll & proyek
- Mobile dan QR-based time tracking
- Integrasi HRIS, ERP, dan payroll enterprise
Baca Juga: 7 Aplikasi Absensi dengan Integrasi Payroll Terbaik
8. Sloneek

Harga: Estimasi Rp72.000–Rp112.000/user/bulan (USD 4.50–7)
Sloneek adalah platform HR yang menggabungkan absensi, cuti, dan data karyawan dalam satu sistem terpadu.
Aplikasi ini memberikan tampilan kalender kehadiran mingguan dan bulanan yang memudahkan HR memantau jam masuk, jam pulang, serta pola kerja hybrid.
Dengan pendekatan all-in-one HR, Sloneek mengurangi kebutuhan penggunaan banyak aplikasi terpisah dalam pengelolaan karyawan.
Fitur Sloneek:
- Kalender kehadiran mingguan & bulanan
- Custom rules cuti dan izin karyawan
- People analytics & laporan absensi
- Manajemen dokumen digital HR
- Akses mobile untuk karyawan & HR
9. LeaveBoard

Harga: Gratis (Hingga 9 karyawan), mulai ±Rp22.000/user/bulan (USD 1.35)
LeaveBoard adalah aplikasi pelacak kehadiran berbasis web yang menawarkan pendekatan sederhana tanpa fitur yang berlebihan.
Aplikasi ini berfokus pada sistem manajemen cuti yang mencakup pengajuan, persetujuan, dan kalender ketersediaan dalam antarmuka yang bersih dan tidak rumit.
Fitur LeaveBoard:
- Antarmuka web yang intuitif
- Shared calendar view untuk memantau bentrokan jadwal cuti antar karyawan
- Custom leave types yang mendukung berbagai jenis izin unik
- Watcher notifications untuk memberi tahu pihak terkait saat ada pengajuan cuti
- Laporan kehadiran dan sisa jatah cuti otomatis
- Self-service bagi karyawan untuk memantau saldo cuti mereka
10. Officely

Harga: Estimasi Rp45.000–Rp75.000/user/bulan
Officely dirancang untuk perusahaan dengan sistem kerja hybrid yang mengandalkan Slack atau Microsoft Teams.
Alih-alih check-in manual, kehadiran karyawan tercatat secara otomatis saat mereka menandai status kerja atau memesan meja kantor (desk booking).
Officely ideal untuk perusahaan yang ingin mengoptimalkan penggunaan ruang kantor sekaligus memantau kehadiran tim secara natural.
Fitur Officely:
- Absensi langsung via Slack & MS Teams
- Status kerja WFO, WFH, dan hybrid
- Desk & parking booking system
- Laporan penggunaan kantor (office analytics)
- Tanpa instal aplikasi tambahan
11. Deputy

Harga: Estimasi Rp80.000–Rp140.000/user/bulan
Kamu bisa pilih Deputy untuk mengelola absensi dan penjadwalan karyawan untuk bisnis berbasis shift menggunakan AI-powered scheduling.
Karyawan dapat melakukan clock-in dan clock-out langsung dari ponsel, sementara sistem otomatis menghasilkan timesheet untuk payroll.
Aplikasi ini cocok untuk kebutuhan industri ritel, F&B, manufaktur, dan layanan dengan jam kerja yang dinamis.
Fitur Deputy:
- Clock-in mobile & timesheet otomatis
- AI-powered shift scheduling
- Monitoring lembur & jam kerja
- Komunikasi dan pengumuman tim (newsfeed)
- Integrasi payroll & POS
12. OneTap

Harga: Sekitar Rp298.000/bulan (USD 19)
OneTap awalnya adalah aplikasi check-in konferensi yang kini berkembang menjadi sistem pelacakan kehadiran untuk berbagai acara atau kantor kecil.
Aplikasi absen karyawan ini mendukung pembuatan dan pemindaian kode QR tanpa mengharuskan peserta mengunduh aplikasi tambahan.
Terdapat fitur headcount yang memberikan peringatan otomatis jika jumlah orang di lokasi sudah melebihi kapasitas keamanan (fire code warnings).
Fitur OneTap:
- Scan QR code instan tanpa instal aplikasi
- Headcount real-time pantau jumlah orang di lokasi
- Offline sync simpan data saat sinyal hilang
- Export CSV kirim data ke Google Sheets
- Fire code warnings peringatan otomatis kapasitas ruangan
13. Parim

Harga: Pricing by request (Estimasi mulai Rp60.000/user/bulan atau USD 4–7)
Parim adalah platform yang dirancang untuk industri berbasis shift seperti keamanan, event, dan perhotelan.
Aplikasi ini menggabungkan pelacakan waktu dengan fitur otomatisasi jadwal untuk memastikan setiap shift terisi tanpa perlu pengawasan manual yang melelahkan.
Manajer dapat memantau siapa yang sedang clock-in dan di mana mereka bekerja secara instan melalui mobile app.
Fitur Parim:
- Automated shift scheduling & coverage
- Absence management untuk pengajuan cuti
- Mobile clock-in/out dengan lokasi real-time
- Compliance tools untuk aturan ketenagakerjaan
- Incident reporting untuk keselamatan kerja
- Integrasi Zapier, ADP, dan BambooHR
14. Agendrix

Harga: Mulai ±Rp47.000/user/bulan (USD 2.93) – Billed annually
Agendrix adalah aplikasi absensi online asal Kanada yang berfungsi memudahkan sistem clock-in dan clock-out karyawan.
Dengan aplikasi ini, HR bisa juga mengintegrasikan absensi online dengan validasi biometrik, hingga pelacakan berbasis geolokasi.
Selain absensi, Agendrix bisa memantau lembur dan PTO (Paid Time Off) untuk menjaga akurasi payroll.
Fitur Agendrix:
- Flexible clock-in (Mobile, Biometrik, GPS)
- Automated timesheets untuk ekspor ke payroll
- Overtime & PTO tracking
- Bilingual interface (Inggris & Prancis)
- Penugasan shift tasks untuk akuntabilitas
Baca Juga: 10 Aplikasi Absensi Karyawan Multi-Lokasi, Akurat & Data Terpusat
15. Ubeya

Harga: Mulai ±Rp780.000/bulan (USD 49)
Rekomendasi aplikasi absensi online berikutnya yaitu Ubeya yang dikhususkan untuk industri event dan staf per jam.
Platform ini menyatukan pelacakan waktu, penjadwalan, dan payroll dalam satu sistem terpadu, membuatnya efektif untuk kebutuhan tim lapangan yang tersebar di berbagai lokasi acara.
Fitur Ubeya:
- QR code clock-in/out
- GPS & geofencing verification
- Electronic timesheet approvals
- AI-powered shift planning
- Analisis data kehadiran & risiko kepatuhan
16. Hubstaff

Harga: Mulai ±Rp95.000/user/bulan (USD 6)
Jika kamu membutuhkan pengawasan yang ketat, Hubstaff adalah pilihan yang bisa kamu gunakan.
Aplikasi ini menawarkan fitur background tracker hingga pelacakan lokasi GPS dan geofencing. Meskipun fiturnya lengkap, Hubstaff mungkin terasa terlalu kompleks bagi tim yang hanya membutuhkan absensi sederhana.
Fitur Hubstaff:
- GPS location tracking & geofencing
- Background time tracking otomatis
- Productivity insights & pelacakan aktivitas
- Online timesheets & payroll
- Penjadwalan tim & manajemen shift
17. Calamari

Harga: Mulai ±Rp32.000/user/bulan (USD 2)
Calamari adalah aplikasi pelacak kehadiran yang terbagi menjadi dua modul utama, yaitu clock in/out dan manajemen absensi.
Aplikasi ini membantu HR dalam mendokumentasikan waktu kerja secara otomatis. Salah satu keunikannya adalah teknologi iBeacon yang memungkinkan karyawan melakukan absensi secara otomatis saat berada di area kantor tanpa perlu menekan tombol apapun.
Fitur Calamari:
- Automatic clock-in dengan teknologi iBeacon
- Kiosk dengan QR code, kartu NFC, atau PIN
- Pelacakan waktu berdasarkan proyek
- Integrasi ketat dengan Slack & Google Workspace
- Multi-office configuration untuk banyak cabang
18. Monitask

Harga: Mulai ±Rp102.000/user/bulan (USD 6.49)
Monitask adalah sistem absensi berbasis cloud yang dirancang untuk memantau kehadiran, terutama bagi perusahaan dengan sistem kerja remote.
Berbeda dengan absensi biasa, aplikasi ini memberikan visibilitas live terhadap aktivitas karyawan melalui fitur pengambilan screenshot secara acak.
Sistem ini juga melacak tingkat aktivitas berdasarkan penggunaan keyboard dan mouse, sehingga manajer dapat mengidentifikasi periode tidak aktif.
Fitur Monitask:
- Automatic time tracking & idle time monitoring
- Randomized screenshots untuk verifikasi kerja
- Deteksi aplikasi dan situs web yang digunakan
- Online timesheets otomatis untuk payroll
- Analisis produktivitas dan laporan kustom
19. ClockShark

Harga: Mulai ±Rp110.000/user/bulan (USD 7)
Aplikasi satu ini cocok untuk pekerja lapangan seperti industri konstruksi dan renovasi. Fiturnya mempermudah manajemen kru melalui kalender penjadwalan yang mendukung fitur drag-and-drop untuk perubahan shift secara cepat.
Karyawan dapat melakukan absensi langsung dari smartphone mereka, di mana sistem akan mencatat data lokasi GPS dan geofencing.
Fitur verifikasi wajah (facial recognition) juga tersedia untuk memastikan tidak ada kecurangan identitas saat melakukan clock-in.
Fitur ClockShark:
- GPS & geofencing tracking lokasi tim lapangan
- Facial recognition & Individual PINs untuk keamanan
- Crew-based time tracking untuk pemimpin regu
- Pelacakan biaya tenaga kerja (labor cost tracking)
- Penjadwalan shift dengan notifikasi push otomatis
20. Harvest

Harga: Sekitar Rp173.000/user/bulan (USD 11)
Harvest dikenal sebagai aplikasi pelacakan waktu yang intuitif. Karyawan dapat menggunakan stopwatch untuk mencatat jam kerja secara real-time atau memasukkan data secara manual jika lupa mengaktifkan timer.
Kelebihan Harvest adalah kemampuannya mengubah jam kerja yang terlacak menjadi invoice siap pakai hanya dengan beberapa klik.
Aplikasi ini cocok untuk agensi atau konsultan yang membutuhkan transparansi jam kerja untuk proses pembayaran.
Fitur Harvest:
- Stopwatch timer untuk pelacakan waktu instan
- Invoicing & payments langsung dari data jam kerja
- Expense tracking & manajemen tugas proyek
- Laporan kapasitas tim dan dasbor produktivitas
- Integrasi luas dengan Asana, Trello, dan Slack
Tips Memilih Absensi Online
Mengingat banyaknya pilihan dan perbedaan fitur di setiap aplikasi absensi online, kamu perlu memastikan mana sistem yang selaras dengan kebutuhan perusahaan. Untuk membantumu menemukan yang tepat, simak beberapa tips berikut:
1. Pilih Aplikasi yang Mendukung Karyawan Remote
Jika perusahaan menerapkan sistem hybrid, remote, atau memiliki tim lapangan, pastikan aplikasi absensi online dilengkapi GPS tracking, geotagging, atau geofencing.
Fitur ini membantu HR memvalidasi lokasi absensi secara akurat meski karyawan tidak bekerja dari kantor.
2. Pastikan Terintegrasi dengan Payroll
Sebagai HR, sebaiknya kamu memilih absensi dengan integrasi payroll untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Dengan integrasi ini, data jam kerja, lembur, keterlambatan, dan ketidakhadiran bisa langsung dikonversi menjadi perhitungan gaji tanpa input ulang.
3. Cek Fitur Self-Service untuk Karyawan
Fitur employee self-service memungkinkan karyawan mengajukan cuti, koreksi absen, melihat jadwal shift, hingga mengecek riwayat kehadiran secara mandiri. Ini akan mengurangi beban administratif HR dan mempercepat alur approval.
4. Sesuaikan dengan Sistem Shift Perusahaan
Bagi perusahaan yang memiliki sistem shift kompleks seperti retail dan rumah sakit, pertimbangkan memilih aplikasi dengan fitur manajemen shift. Dengan begitu, kamu bisa mengelola multi-shift dan jadwal berubah dengan mudah.
5. Perhatikan Keamanan dan Penyimpanan Data
Karena berbasis cloud, keamanan data menjadi kunci. Pilihlah aplikasi absensi online dengan enkripsi data dan server yang andal. Keamanan ini berguna untuk melindungi data sensitif karyawan.
6. Pilih yang Mudah Digunakan oleh Semua Pihak
Aplikasi yang rumit justru bisa memicu penolakan dan kesalahan penggunaan. Idealnya, karyawan bisa absen hanya dalam beberapa klik, dan HR di sisi lain dapat memantau data melalui satu dashboard yang praktis.
7. Pastikan Aplikasi Bisa Diskalakan
Perusahaan yang berkembang membutuhkan sistem yang fleksibel. Pastikan aplikasi absensi online bisa diskalakan seiring bertambahnya jumlah karyawan atau struktur organisasi berubah.
Sistem ini menghindari kamu dari migrasi ulang yang memakan waktu dan biaya di kemudian hari.
FAQ Seputar Absensi Online
Masih banyak yang ragu beralih dari sistem manual ke digital. Untuk membantumu mengambil keputusan, simak beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar aplikasi absensi berikut.
1. Apakah Absensi Online Bisa Diakses lewat HP?
Bisa. Sebagian besar aplikasi absensi online sudah berbasis mobile, baik Android maupun iOS. Karyawan cukup menggunakan HP pribadi untuk melakukan absensi.
2. Apakah Aplikasi Absensi Online Cocok untuk UMKM?
Ya, cocok. Implementasinya cepat, biaya lebih hemat, dan tidak memerlukan infrastruktur khusus. Hasilnya, UMKM bisa langsung mengelola absensi secara profesional sejak awal.
3. Apakah Perusahaan Perlu Membeli Mesin Fingerprint Tambahan?
Tidak selalu. Absensi online bisa berjalan tanpa perangkat tambahan seperti mesin fingerprint karena sudah memanfaatkan kamera dan GPS di smartphone karyawan. Namun kamu juga bisa menggunakannya untuk memperkuat validasi absensi.
4. Apakah Absensi Online Bisa Digunakan untuk Karyawan Lapangan?
Ya, bisa. Banyak aplikasi absensi online sudah dilengkapi fitur GPS dan selfie untuk memvalidasi lokasi dan identitas karyawan. Hal ini berguna untuk perusahaan dengan tim sales atau operasional lapangan.
Saatnya Kirim Email & Take Home Test Otomatis ke Kandidat Anda di Dealls
Setelah pengelolaan kehadiran karyawan kamu lebih rapi dengan menggunakan aplikasi absensi online di atas, kini saatnya fokus pada hal yang tidak kalah penting, seperti membangun tim yang tepat sesuai kebutuhan bisnis.
Di sinilah Dealls bisa membantumu untuk mengelola rekrutmen yang lebih praktis. Kamu bisa pasang loker gratis di Dealls hari ini!
Nantinya, iklan pekerjaan kamu akan otomatis tampil di Google Jobs dan LinkedIn Job Posts tanpa perlu repot melakukan posting ulang. Proses rekrutmen pun jadi lebih cepat.
Selain itu, Dealls juga mendukung screening kandidat hingga pengiriman email dan take home test secara otomatis dengan bantuan AI, sehingga HR bisa fokus pada pengambilan keputusan strategis, bukan pekerjaan administratif.
Jika kamu ingin proses rekrutmen yang lebih sederhana dan otomatis, coba pasang loker gratis di Dealls! Isi namamu di formulir berikut supaya lokermu bisa langsung tampil!
